<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Energi Terbarukan untuk Industri Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/category/energi-terbarukan-untuk-industri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/category/energi-terbarukan-untuk-industri/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2026 09:49:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 09:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kontraksi]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur Turun ke 49,8, DPR Ingatkan Risiko PHKAktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. PMI Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan membawa sektor industri nasional kembali berada di bawah ambang ekspansi. Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah tidak mengabaikan penurunan tersebut. Menurutnya, PMI dapat menjadi indikator awal untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/">Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Turun ke 49,8, DPR Ingatkan Risiko PHK<br>Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. PMI Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan membawa sektor industri nasional kembali berada di bawah ambang ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah tidak mengabaikan penurunan tersebut. Menurutnya, PMI dapat menjadi indikator awal untuk melihat kondisi industri dan potensi dampaknya terhadap tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri padat karya menjadi perhatian karena sektor tersebut menampung jutaan pekerjaAmin mengatakan kontraksi PMI Agustus terutama berkaitan dengan penurunan produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kedua indikator tersebut tercatat mengalami pele. Pelemahan aktivitas produksi yang berlangsung berulang berpotensi memengaruhi keputusan perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://infobanknews.com/menavigasi-ulang-arah-kebijakan-di-tengah-ketidakpastian-global-yang-berkelanjutan">Menavigasi Ulang Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global yang Berkelanjutan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi dan Penyerapan Tenaga Kerja Melemah<br>Amin mengatakan kontraksi PMI Agustus terutama berkaitan dengan penurunan produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kedua indikator tersebut tercatat mengalami pelemahan dalam lima dari enam periode survei terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pola tersebut menunjukkan tekanan terhadap industri cukup persisten. Kondisi itu berbeda dengan pelemahan yang hanya muncul akibat perubahan aktivitas dalam satu periode tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika PMI kembali terkontraksi, itu sinyal yang harus direspons cepat oleh pemerintah, bukan ditunggu sampai dampaknya membesar,” ujar Amin di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai pemerintah perlu membaca perkembangan PMI sebagai sinyal terhadap kondisi sektor riil. Respons lebih awal dinilai penting agar tekanan terhadap industri tidak berkembang menjadi persoalan ketenagakerjaan yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Pernah Anjlok ke Level 46,9<br>Kekhawatiran terhadap kondisi manufaktur juga muncul setelah PMI sempat jatuh ke level 46,9 pada pertengahan 2026. Penurunan tersebut sebelumnya memicu perhatian ekonom terhadap kemungkinan meningkatnya PHK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko tersebut diperkirakan dapat terjadi pada periode Agustus hingga Desember 2026. Industri padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan produk konsumsi menjadi sektor yang paling mendapat perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amin menilai perkembangan PMI terbaru memperkuat kebutuhan untuk melakukan langkah antisipatif. Ia mengingatkan bahwa tekanan terhadap produksi dapat berlanjut ke pasar tenaga kerja apabila tidak segera diatasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Korelasi antara pelemahan PMI dan risiko PHK ini sudah mulai terlihat di lapangan,” kata Amin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Kebijakan konkret diperlukan untuk menjaga aktivitas industri sekaligus mencegah tekanan lebih besar terhadap pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Soroti Efisiensi Tenaga Kerja<br>Kementerian Perindustrian sebelumnya mengaitkan pelemahan PMI Agustus dengan langkah efisiensi yang dilakukan sejumlah pelaku industri. Kebijakan tersebut muncul di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa tekanan manufaktur tidak hanya berkaitan dengan permintaan. Perusahaan juga melakukan penyesuaian internal untuk menjaga efisiensi dan daya saing bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Amin meminta pemerintah melihat dampak efisiensi tersebut secara lebih menyeluruh. Menurutnya, pengurangan kebutuhan tenaga kerja tetap dapat meningkatkan risiko hilangnya pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai istilah efisiensi tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan kondisi pekerja. Jika perusahaan mengurangi jumlah tenaga kerja, dampaknya dapat merembet pada pendapatan rumah tangga dan daya beli masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak Kontraksi<br>Penurunan PMI menjadi perhatian karena industri manufaktur memiliki keterkaitan luas dengan perekonomian. Aktivitas pabrik memengaruhi rantai pasok, distribusi, perdagangan, serta kebutuhan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, tekanan yang berlangsung dalam beberapa periode perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Upaya menjaga produksi sekaligus mempertahankan tenaga kerja menjadi penting ketika industri menghad PMI seharusnya menjadi salah satu indikator yang digunakan pemerintah untuk membaca perkembangan sektor riil. Respons kebijakan yang lebih cepat diharapkan dapat mencegah pelemahan industri berkembang menjadi gel tekanan produksi tidak berlanjut dan penyesuaian tenaga kerja tidak berkembang menjadi kehilangan pekerjaan dalam skala dalam menjaga permintaan, produksi, dan daya saing akan menentukan seberapa besar risiko PHK dapat ditekan.api persaingan yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amin menekankan bahwa PMI seharusnya menjadi salah satu indikator yang digunakan pemerintah untuk membaca perkembangan sektor riil. Respons kebijakan yang lebih cepat diharapkan dapat mencegah pelemahan industri berkembang menjadi gelombang PHK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan PMI Agustus yang kembali berada di zona kontraksi, kondisi manufaktur masih membutuhkan perhatian. Pemerintah perlu memastikan tekanan produksi tidak berlanjut dan penyesuaian tenaga kerja tidak berkembang menjadi kehilangan pekerjaan dalam skala lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan PMI pada periode berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah industri mampu kembali memasuki fase ekspansi. Di sisi lain, kebijakan pemerintah dalam menjaga permintaan, produksi, dan daya saing akan menentukan seberapa besar risiko PHK dapat ditekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://industri.kontan.co.id/news/pasokan-gas-dibatasi-80-industri-keramik-kurangi-produksi-dan-tenaga-kerja">Pasokan Gas Dibatasi 80%, Industri Keramik Kurangi Produksi dan Tenaga Kerja</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/">Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur Botanikal]]></category>
		<category><![CDATA[Rempah Lokal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=558</guid>

					<description><![CDATA[<p>KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal, Dorong Hilirisasi Rempah Danau TobaPT Kebaikan Alam Indonesia (KAI) memperluas bisnis berbasis rempah dari produk minuman herbal menjadi manufaktur botanikal dan penyedia botanical ingredients. Perusahaan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, itu juga mendorong hilirisasi rempah dari kawasan Danau Toba. Baca Juga &#8220;Midea Genjot Investasi Manufaktur di Indonesia, Produksi Tembus 3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal, Dorong Hilirisasi Rempah Danau Toba<br>PT Kebaikan Alam Indonesia (KAI) memperluas bisnis berbasis rempah dari produk minuman herbal menjadi manufaktur botanikal dan penyedia botanical ingredients. Perusahaan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, itu juga mendorong hilirisasi rempah dari kawasan Danau Toba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.industry.co.id/read/155772/midea-genjot-investasi-manufaktur-di-indonesia-produksi-tembus-3-juta-unit">Midea Genjot Investasi Manufaktur di Indonesia, Produksi Tembus 3 Juta Unit</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut dilakukan dengan mengembangkan produk konsumen, bahan botanikal, konsentrat, hingga layanan manufaktur untuk pelaku usaha. KAI juga mengembangkan merek ARAMU sebagai lini yang berhubungan langsung dengan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan model bisnis itu membuat rempah tidak lagi berhenti sebagai komoditas mentah. Bahan alam diolah menjadi produk dengan nilai tambah sekaligus menjadi bahan baku bagi produk milik perusahaan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Minuman Herbal Menuju Manufaktur Botanikal<br>Owner PT Kebaikan Alam Indonesia, Agustine, mengatakan pengembangan lini bisnis KAI mengikuti kebutuhan pasar yang semakin beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi kita kan dulu cuma lini produksi ready to drink sama tea bag. Nah, yang tea bag itu sekarang kita sudah banyak varian, sudah ada enam variannya. Terus kita ada kembangkan lini bisnis sirup,” ujarnya di rumah produksi KAI, Kamis (10/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan sirup menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan sektor hotel, restoran, dan kafe atau HOREKA. Produk tersebut memungkinkan pelaku usaha menghadirkan menu berbasis rempah tanpa harus melakukan seluruh proses pengolahan dari bahan mentah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agustine, minat terhadap produk wellness dan pangan fungsional turut membuka peluang tersebut. KAI kemudian menawarkan bahan yang lebih praktis untuk digunakan dalam pengembangan menu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kesulitannya bikin produk ini kan ribet banget. Mau parut lah, bikin kotor dapur lah. Nah, jadi kita kasih solusi,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut diterapkan pada produk seperti kunyit asam. Pelaku usaha dapat menggunakan produk berbentuk sirup tanpa harus memarut dan mengolah kunyit sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ARAMU Jadi Merek Konsumen, KAI Fokus pada Solusi B2B<br>KAI tidak hanya menjual produk siap konsumsi. Perusahaan juga mengembangkan kemampuan manufaktur untuk memenuhi kebutuhan bisnis lain melalui skema business-to-business atau B2B.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu fasilitas yang dikembangkan adalah ARAMU Origin Flagship. Tempat tersebut berfungsi sebagai ruang demonstrasi produk sekaligus pusat pelatihan bagi pelaku HOREKA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Para pebisnis HOREKA itu tidak tahu mau racik kayak mana, menu dasarnya kayak mana. Nah, inilah kita training centernya kita bikin di sini,” ujar Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI juga menyediakan layanan private label. Pelaku usaha dapat meminta penyesuaian bentuk produk, kemasan, hingga merek sesuai kebutuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan bahkan menerima kebutuhan pengolahan bahan yang lebih sederhana. Layanan tersebut mencakup pembuatan simplisia atau penggilingan bahan menjadi bubuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model tersebut membuat KAI memiliki dua jalur bisnis. ARAMU menyasar konsumen akhir, sedangkan KAI menyediakan manufaktur, pengembangan produk, dan bahan botanikal bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Botanical Ingredients Perluas Pasar Industri<br>Salah satu fokus pengembangan KAI berada pada botanical ingredients. Bahan tersebut ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan komponen berbasis tanaman tanpa harus membangun fasilitas ekstraksi sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mencontohkan kebutuhan produsen permen yang ingin menambahkan karakter herbal pada produknya. Perusahaan tersebut harus menyiapkan fasilitas, keahlian, dan investasi jika ingin melakukan ekstraksi sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI kemudian menawarkan ekstrak botanikal sebagai bahan yang dapat digunakan dalam proses produksi pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau kita di PT Kebaikan Alam Indonesia, kita bikin ekstraknya. Jadi mereka tidak usah bikin ekstraksi,” jelas Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, pendekatan tersebut dapat membantu perusahaan menghemat investasi dan menyederhanakan proses pengembangan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama B2B dapat dimulai dari penyediaan bahan, pengolahan, pengemasan, hingga pengembangan merek. KAI juga dapat menyesuaikan bentuk produk berdasarkan kebutuhan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hilirisasi Rempah Danau Toba Jadi Agenda Utama<br>Pengembangan manufaktur KAI juga berkaitan dengan upaya meningkatkan nilai tambah rempah dari kawasan Danau Toba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita mengusung temanya itu, kita mau hilirisasi rempah dari Danau Toba,” kata Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai sebagian rempah dari kawasan tersebut masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebelum dipasarkan. Pengolahan lebih lanjut dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan penjualan bahan mentah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jahe merah menjadi salah satu bahan utama yang digunakan KAI. Selain itu, perusahaan mengoptimalkan kunyit, temulawak, serai, dan rosella dalam pengembangan produknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bahan utama yang kita gunakan itu jahe merah. Jahe merah di kawasan Danau Toba itu the best. Kemudian kita pakai kunyit, kemudian temulawak, ada serai, sama rosella,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI bekerja sama dengan petani dan pengepul lokal untuk memenuhi sebagian kebutuhan bahan baku. Pola tersebut menghubungkan kegiatan manufaktur dengan rantai pasok komoditas lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan itu, hilirisasi tidak hanya berkaitan dengan proses produksi. Pengembangan tersebut juga dapat memperkuat hubungan antara pelaku manufaktur dan pemasok bahan baku di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Standar Produksi Diperkuat untuk Membuka Pasar Ekspor<br>Ekspansi manufaktur juga mendorong KAI memperkuat standar produksi. Perusahaan sebelumnya telah mengantongi izin BPOM dan sertifikasi halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, KAI menyebut telah memiliki standar Hazard Analysis and Critical Control Points atau HACCP serta Good Manufacturing Practices atau GMP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mengatakan HACCP menjadi salah satu persyaratan yang kerap diminta calon mitra luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Biasanya permintaan luar negeri itu mereka harus minta bukan sekadar BPOM, halal yang diminta. Mereka harus minta itu ada HACCP-nya,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI memperoleh sertifikasi HACCP pada 2025. Penguatan standar tersebut menjadi bagian dari persiapan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk ARAMU sebelumnya telah dibawa konsumen ke sejumlah negara melalui mekanisme hand carry. Negara yang disebut antara lain Singapura, Malaysia, Australia, Filipina, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, perusahaan membedakan pengalaman tersebut dari kegiatan ekspor resmi. Saat ini, KAI masih menjalani proses persyaratan untuk pasar Malaysia dan melakukan penjajakan lebih serius ke Afrika Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Business Matching Jadi Jalur Penjajakan Pasar Global<br>Untuk memperluas jaringan internasional, KAI memanfaatkan forum perdagangan dan business matching. Perusahaan dijadwalkan mengikuti Trade Expo Indonesia 2026 melalui UMKM binaan Bank Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI juga akan mengikuti Indonesia Sharia Economic Festival atau ISEF 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Forum tersebut menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan perusahaan dengan calon mitra dan pembeli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mengatakan business matching selama ini menjadi salah satu jalur yang membantu perusahaan menemukan calon pembeli dari luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita kebanyakan dapat buyer-nya dari business matching,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, peluang kerja sama dapat terbentuk setelah pertemuan awal. Namun, proses realisasinya tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan dan waktu pengurusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk ARAMU Menyesuaikan Selera Konsumen Muda<br>Di tengah pengembangan bisnis B2B, KAI tetap mempertahankan ARAMU sebagai merek consumer. Produk empon-empon menjadi salah satu produk utama yang masih memiliki pelanggan loyal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ARAMU empon-empon menggunakan tiga bahan rimpang utama, yakni jahe merah, kunyit, dan temulawak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rri.co.id/ekonomi/bisnis/2722525/catat-produksi-3-juta-unit-midea-perkuat-investasi-manufaktur-di-indonesia">Catat Produksi 3 Juta Unit, Midea Perkuat Investasi Manufaktur di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wahana Interfood (COCO) Gandeng IBM Modernisasi Manufaktur</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/08/wahana-interfood-coco-gandeng-ibm-modernisasi-manufaktur/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/08/wahana-interfood-coco-gandeng-ibm-modernisasi-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 15:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[IBM]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Modernisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Interfood (COCO)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wahana Interfood (COCO) Modernisasi Manufaktur Kakao dan Cokelat Bersama IBMPT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&#38;Co Group mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan menggandeng IBM Consulting untuk memodernisasi sistem enterprise resource planning (ERP) menggunakan SAP S/4HANA berbasis RISE with SAP. Baca Juga &#8220;Nasib Industri Manufaktur Kita&#8220; Langkah tersebut bertujuan mengintegrasikan berbagai proses [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/08/wahana-interfood-coco-gandeng-ibm-modernisasi-manufaktur/">Wahana Interfood (COCO) Gandeng IBM Modernisasi Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Wahana Interfood (COCO) Modernisasi Manufaktur Kakao dan Cokelat Bersama IBM<br>PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&amp;Co Group mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan menggandeng IBM Consulting untuk memodernisasi sistem enterprise resource planning (ERP) menggunakan SAP S/4HANA berbasis RISE with SAP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.kompas.id/artikel/nasib-industri-manufaktur-kita">Nasib Industri Manufaktur Kita</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut bertujuan mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam satu platform. Cakupannya meliputi keuangan, pengadaan, rantai pasok, manufaktur, hingga manajemen kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Win&amp;Co Integrasikan Proses Bisnis dalam Satu Platform ERP<br>Sebelum melakukan modernisasi, Win&amp;Co menjalankan beberapa platform ERP secara terpisah. Kondisi tersebut membuat data perusahaan tersebar di sejumlah sistem dan membatasi visibilitas terhadap kegiatan operasional secara menyeluruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah aktivitas penting juga masih mengandalkan spreadsheet. Proses tersebut mencakup perencanaan produksi, pemantauan persediaan, serta pengendalian kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketergantungan pada sistem yang tidak terhubung membuat proses rekonsiliasi dan pelaporan membutuhkan pekerjaan manual. Kondisi ini juga dapat memperlambat perusahaan saat membutuhkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui implementasi RISE with SAP, Win&amp;Co mengintegrasikan data dan alur kerja berbagai entitas anak perusahaan. Platform terpusat tersebut memberikan visibilitas operasional secara real-time dari satu sumber data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi ini memungkinkan perusahaan memperoleh informasi yang lebih menyeluruh mengenai aktivitas produksi, persediaan, kualitas, serta pelaporan. Perusahaan juga dapat mengurangi proses manual yang sebelumnya muncul akibat penggunaan sistem berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi Digital Perkuat Transparansi dan Tata Kelola<br>President Director Win&amp;Co Group Sugianto Soenario mengatakan transformasi digital menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun sistem operasional yang terintegrasi dan berbasis data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di BEI, membangun sistem berbasis data merupakan langkah penting untuk memperkuat transparansi, tata kelola, serta kualitas pelaporan dan pengambilan keputusan,&#8221; ujar Sugianto dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sugianto, penggunaan platform terintegrasi membantu Win&amp;Co meningkatkan visibilitas di berbagai area operasional. Perusahaan dapat memantau proses produksi, pengendalian kualitas, hingga aktivitas pelaporan melalui sistem yang saling terhubung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi operasional, integrasi tersebut diarahkan untuk memperbaiki perencanaan produksi dan pengelolaan persediaan. Sistem baru juga ditujukan untuk mempercepat proses pelaporan serta mengurangi kebutuhan rekonsiliasi manual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">IBM Siapkan Fondasi Digital untuk AI dan Otomatisasi<br>Managing Director IBM Indonesia Juvanus Tjandra mengatakan modernisasi ERP dapat membantu perusahaan manufaktur menyatukan data, proses, dan tim. Integrasi tersebut berlaku di berbagai fungsi bisnis dalam satu fondasi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan memodernisasi infrastruktur ERP, Win&amp;Co telah membangun fondasi digital yang terhubung dan terukur, yang dapat menyatukan data, proses, serta tim di seluruh fungsi bisnis,&#8221; ujar Juvanus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, fondasi digital yang terintegrasi juga membuka ruang bagi pengembangan kapabilitas artificial intelligence (AI) dan otomatisasi. Teknologi tersebut dapat dikembangkan perusahaan untuk mendukung kebutuhan operasional pada tahap berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Managing Director SAP Indonesia Sianto Wongjoyo menilai perusahaan manufaktur membutuhkan fondasi digital yang mampu menghubungkan data dan proses bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi tersebut penting untuk meningkatkan kelincahan operasional sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok. Menurut Sianto, implementasi RISE with SAP di Win&amp;Co menjadi bagian dari upaya membangun operasional yang lebih adaptif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sistem Terintegrasi Dukung Rencana Ekspansi Win&amp;Co<br>Transformasi ERP tidak hanya berfokus pada efisiensi proses internal. Win&amp;Co juga menyiapkan fondasi operasional untuk mendukung pengembangan bisnis sebagai perusahaan makanan dan fast-moving consumer goods (FMCG) terintegrasi di tingkat regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan tersebut semakin relevan bagi industri manufaktur makanan. Perusahaan harus mengelola produksi, persediaan, kualitas, rantai pasok, dan pelaporan secara terkoordinasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks Win&amp;Co, sistem yang terintegrasi dapat membantu perusahaan mengurangi kesenjangan informasi antarentitas. Data yang tersentralisasi juga memberikan dasar yang lebih konsisten untuk pemantauan kinerja dan pengambilan keputusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Modernisasi ERP menjadi langkah penting karena proses manufaktur melibatkan banyak fungsi yang saling berkaitan. Perubahan pada produksi dapat berdampak pada kebutuhan bahan baku, persediaan, pengadaan, kualitas, hingga pelaporan keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Modernisasi ERP Jadi Fondasi Pengembangan Operasional<br>Penerapan SAP S/4HANA berbasis RISE with SAP menandai perubahan dari penggunaan sistem yang terpisah menuju platform operasional yang lebih terintegrasi. Perubahan ini memberikan dasar bagi Win&amp;Co untuk mengelola data dan proses secara lebih terstruktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, perusahaan memiliki peluang memperluas pemanfaatan otomatisasi dan AI di atas fondasi digital tersebut. Pengembangan teknologi dapat diarahkan untuk mendukung efisiensi, visibilitas, serta kemampuan perusahaan merespons perubahan kebutuhan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Win&amp;Co, modernisasi sistem juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompleksitas industri makanan dan FMCG. Integrasi data dan proses diharapkan dapat memperkuat operasional sekaligus mendukung rencana pertumbuhan perusahaan di tingkat regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/chinh-sach-ho-tro-phat-trien-cong-nghiep-che-tao-thiet-bi-phuc-vu-nganh-dien-luc">Kebijakan untuk mendukung pengembangan industri manufaktur peralatan yang melayani sektor energi.</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/08/wahana-interfood-coco-gandeng-ibm-modernisasi-manufaktur/">Wahana Interfood (COCO) Gandeng IBM Modernisasi Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/08/wahana-interfood-coco-gandeng-ibm-modernisasi-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Subang Smartpolitan Jadi Basis Ekosistem Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/06/subang-smartpolitan-jadi-basis-ekosistem-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/06/subang-smartpolitan-jadi-basis-ekosistem-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:38:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Subang Smartpolitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Subang Smartpolitan Jadi Basis Ekosistem Kendaraan Listrik NasionalSubang Smartpolitan mulai memainkan peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik Indonesia. Kehadiran fasilitas manufaktur BYD Indonesia di kawasan tersebut menjadi bagian dari penguatan rantai industri kendaraan energi baru di Jawa Barat. Baca Juga &#8220;Pabrik BYD Beroperasi, Menperin: Perkuat Basis Manufaktur EV Dalam Negeri&#8220; Kawasan industri ini diproyeksikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/06/subang-smartpolitan-jadi-basis-ekosistem-kendaraan-listrik/">Subang Smartpolitan Jadi Basis Ekosistem Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Subang Smartpolitan Jadi Basis Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional<br>Subang Smartpolitan mulai memainkan peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik Indonesia. Kehadiran fasilitas manufaktur BYD Indonesia di kawasan tersebut menjadi bagian dari penguatan rantai industri kendaraan energi baru di Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.hetanews.com/article/310659/pabrik-byd-beroperasi-menperin-perkuat-basis-manufaktur-ev-dalam-negeri">Pabrik BYD Beroperasi, Menperin: Perkuat Basis Manufaktur EV Dalam Negeri</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kawasan industri ini diproyeksikan menjadi salah satu basis produksi kendaraan energi baru untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan mendukung peluang ekspor. Pengembangan tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan industri pendukung di sekitar kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut memperlihatkan arah pengembangan industri otomotif Indonesia yang semakin terintegrasi. Tidak hanya produksi kendaraan, pemerintah dan pelaku industri juga mendorong terbentuknya rantai pasok yang mendukung kebutuhan kendaraan listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Nilai Subang Punya Posisi Strategis<br>Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita menilai Subang memiliki posisi yang strategis dalam peta manufaktur nasional. Lokasi tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan industri otomotif sekaligus memperkuat konektivitas rantai pasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilihan Subang sebagai basis manufaktur juga sejalan dengan kebutuhan industri kendaraan energi baru. Produsen membutuhkan kawasan yang mampu menyediakan infrastruktur dan akses terhadap jaringan industri pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan kawasan industri secara terintegrasi dapat memberikan keuntungan bagi produsen. Infrastruktur yang tersedia dapat membantu perusahaan mengoptimalkan kegiatan produksi sekaligus memperluas jaringan pemasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Luhut Soroti Pentingnya Pembangunan Ekosistem<br>Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan turut menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem dalam pengembangan industri kendaraan listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Luhut, kehadiran fasilitas manufaktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan produksi kendaraan. Investasi tersebut juga dapat menjadi pemicu terbentuknya berbagai industri pendukung di sekitar kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hal ini merupakan momentum penting, karena mereka membangun ekosistem,” ujar Luhut dalam peresmian fasilitas produksi di Subang, 3 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya pendekatan berbasis ekosistem dalam membangun industri kendaraan listrik. Produksi kendaraan membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari komponen hingga layanan pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pabrik Kendaraan Listrik Berpotensi Dorong Industri Pendukung<br>Pengembangan manufaktur kendaraan energi baru dapat menciptakan kebutuhan terhadap berbagai komponen dan jasa industri. Kondisi tersebut membuka peluang bagi perusahaan lokal untuk masuk ke dalam rantai pasok otomotif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri pendukung dapat mencakup penyedia komponen kendaraan, logistik, manufaktur material, hingga berbagai layanan teknis. Pertumbuhan sektor tersebut berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru di sekitar kawasan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan industri lokal juga dapat memperluas manfaat investasi. Selain menciptakan lapangan kerja, penguatan rantai pasok domestik dapat membantu meningkatkan kemampuan industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Subang Berpeluang Menjadi Klaster Otomotif Masa Depan<br>Pengembangan Subang Smartpolitan sebagai basis manufaktur kendaraan energi baru dapat mendorong terbentuknya klaster industri otomotif. Konsep tersebut menghubungkan produsen utama dengan pemasok dan berbagai industri pendukung dalam satu kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model kawasan industri terintegrasi dapat membantu memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan efisiensi produksi. Kedekatan antara produsen dan pemasok juga memungkinkan koordinasi industri berlangsung lebih efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Indonesia, terbentuknya klaster kendaraan listrik memiliki arti strategis. Pemerintah dapat memperkuat kapasitas manufaktur sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem Kendaraan Listrik Membutuhkan Rantai Pasok yang Kuat<br>Pengembangan kendaraan listrik tidak berhenti pada pembangunan pabrik perakitan. Industri tersebut membutuhkan rantai pasok yang mampu menyediakan berbagai komponen secara konsisten dan memenuhi standar kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pengembangan industri pendukung menjadi faktor penting dalam keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik. Semakin banyak pemasok yang terlibat di dalam negeri, semakin besar peluang terciptanya nilai tambah domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain komponen kendaraan, ekosistem kendaraan listrik juga membutuhkan infrastruktur pendukung. Pengembangan fasilitas pengisian daya dan layanan purnajual menjadi bagian penting untuk mendukung pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Subang Smartpolitan Perkuat Arah Industri Otomotif Indonesia<br>Hadirnya pabrik manufaktur BYD di Subang Smartpolitan menandai perkembangan penting dalam pembangunan industri kendaraan energi baru Indonesia. Kawasan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai lokasi produksi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem industri yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan rantai pasok terpadu dapat memberikan dampak lanjutan terhadap kawasan sekitar. Industri pendukung berpeluang tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan manufaktur kendaraan energi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, keberhasilan Subang Smartpolitan sebagai basis ekosistem kendaraan listrik akan bergantung pada kemampuan kawasan tersebut menarik industri pendukung dan memperkuat kapasitas manufaktur lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika pengembangan tersebut berjalan konsisten, Subang berpotensi menjadi salah satu pusat penting industri otomotif masa depan Indonesia. Kehadiran produsen kendaraan energi baru dapat menjadi penggerak awal bagi terbentuknya ekosistem manufaktur yang lebih lengkap dan berdaya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://investasi.kontan.co.id/news/kembangkan-bisnis-terintegrasi-aman-agrindo-tbk-gula-perkuat-manufaktur-gula">Kembangkan Bisnis Terintegrasi, Aman Agrindo Tbk (GULA) Perkuat Manufaktur Gula</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/06/subang-smartpolitan-jadi-basis-ekosistem-kendaraan-listrik/">Subang Smartpolitan Jadi Basis Ekosistem Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/06/subang-smartpolitan-jadi-basis-ekosistem-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Manufaktur BYD di Subang dan Cara Kerjanya</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/06/teknologi-manufaktur-byd-di-subang-dan-cara-kerjanya/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/06/teknologi-manufaktur-byd-di-subang-dan-cara-kerjanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[subang]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=543</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengintip Teknologi Manufaktur BYD di SubangBYD Motor Indonesia memperkuat ekspansinya di pasar kendaraan energi baru melalui pembangunan fasilitas manufaktur di Subang, Jawa Barat. Pabrik ini dipersiapkan untuk mendukung produksi kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem industri kendaraan energi baru di Indonesia. Fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi kendaraan. BYD juga mengarahkannya untuk membangun kemampuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/06/teknologi-manufaktur-byd-di-subang-dan-cara-kerjanya/">Teknologi Manufaktur BYD di Subang dan Cara Kerjanya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mengintip Teknologi Manufaktur BYD di Subang<br>BYD Motor Indonesia memperkuat ekspansinya di pasar kendaraan energi baru melalui pembangunan fasilitas manufaktur di Subang, Jawa Barat. Pabrik ini dipersiapkan untuk mendukung produksi kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem industri kendaraan energi baru di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi kendaraan. BYD juga mengarahkannya untuk membangun kemampuan manufaktur dan meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kehadiran fasilitas manufaktur tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang BYD di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan menjadikan Indonesia sebagai bagian dari jaringan manufaktur BYD, kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan BYD juga dapat menciptakan nilai yang semakin besar bagi Indonesia,” ujar Eagle Zhao saat dijumpai awak media di pabrik BYD, Kamis (4/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="Subang Jadi Pusat Kendaraan Listrik, Merek China Diminta Bangun Pabrik, hingga Evolusi Manufaktur Otomotif">Terpopuler: Subang Jadi Pusat Kendaraan Listrik, Merek China Diminta Bangun Pabrik, hingga Evolusi Manufaktur Otomotif</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut akan berjalan seiring dengan peningkatan kapabilitas manufaktur di Indonesia. BYD juga mempersiapkan pengembangan fasilitas baterai dan berbagai elemen pendukung ekosistem kendaraan energi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga Tahap Utama Produksi Kendaraan BYD<br>Fasilitas manufaktur BYD di Subang mencakup tiga proses utama. Ketiganya meliputi welding, painting, dan final assembly.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap area menjalankan fungsi berbeda dalam rangkaian produksi kendaraan. Proses tersebut dimulai dari pembentukan bodi, dilanjutkan pengecatan, perakitan berbagai komponen, hingga pemeriksaan akhir kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi ketiga proses tersebut memungkinkan kegiatan manufaktur berlangsung secara terstruktur. Sistem produksi juga dirancang untuk menjaga kualitas kendaraan sebelum unit dikirim kepada konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi Robotik Mendukung Proses Welding<br>Area welding menjadi tahap awal dalam rangkaian manufaktur kendaraan. Pada tahap ini, komponen bodi disatukan untuk membentuk struktur kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BYD menerapkan sistem produksi fleksibel multi-model pada area tersebut. Sistem ini memungkinkan beberapa model kendaraan diproduksi dalam lini produksi yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses welding juga memanfaatkan teknologi otomatisasi dan robotik. Teknologi tersebut membantu menjaga tingkat presisi serta konsistensi ketika membentuk bodi kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan otomatisasi menjadi bagian penting dalam menjaga standar produksi. Sistem tersebut juga memungkinkan proses manufaktur berjalan lebih terukur ketika menangani berbagai model kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Painting Menjaga Perlindungan dan Tampilan Bodi<br>Setelah struktur bodi terbentuk, kendaraan memasuki area painting. Tahap ini tidak hanya berkaitan dengan tampilan eksterior, tetapi juga perlindungan permukaan bodi kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BYD mengintegrasikan sistem produksi dengan quality control dalam proses pengecatan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan permukaan kendaraan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kontrol kualitas pada tahap painting menjadi penting karena hasil pengecatan memengaruhi tampilan akhir kendaraan. Proses tersebut juga berperan dalam memberikan perlindungan pada permukaan bodi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Final Assembly Menyatukan Seluruh Komponen<br>Final assembly menjadi tahapan ketika berbagai komponen kendaraan disatukan menjadi kendaraan utuh. Proses ini mencakup pemasangan komponen, pemeriksaan, penyetelan, hingga pengecekan akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kendaraan menjalani pemeriksaan sebelum meninggalkan fasilitas produksi. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kendaraan memenuhi standar sebelum dikirim kepada pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahap final assembly menjadi bagian penting dalam keseluruhan proses manufaktur. Kesalahan pada tahap ini dapat memengaruhi fungsi dan kualitas kendaraan ketika digunakan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pabrik Subang Disiapkan untuk Ekosistem Kendaraan Energi Baru<br>BYD tidak hanya mempersiapkan fasilitas produksi kendaraan melalui pembangunan pabrik di Subang. Perusahaan juga menyatakan komitmen untuk mengembangkan kapabilitas manufaktur, fasilitas baterai, serta elemen pendukung ekosistem kendaraan energi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut sejalan dengan pertumbuhan pasar kendaraan energi baru di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan BYD, pangsa kendaraan energi baru meningkat dari sekitar 1 persen pada 2022 menjadi 23 persen pada Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan tersebut menunjukkan perubahan minat konsumen terhadap kendaraan energi baru. Kondisi pasar juga membuka peluang bagi produsen untuk memperkuat kapasitas produksi dan rantai pasok di dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan BYD Indonesia Terus Bertumbuh<br>Sejak memasuki pasar Indonesia pada Januari 2024, BYD terus memperluas jaringan penjualan dan layanan. Perusahaan mencatat penjualan 32.800 unit pada periode Januari hingga Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BYD menyebut angka tersebut menghasilkan pangsa pasar sekitar 35 persen. Perusahaan juga telah mengirimkan lebih dari 100.000 kendaraan energi baru kepada konsumen Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendukung layanan kepada konsumen, BYD kini memiliki lebih dari 100 jaringan penjualan dan layanan di berbagai wilayah Indonesia. Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian penting dari pengembangan bisnis kendaraan energi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Lokal Menjadi Bagian dari Strategi Jangka Panjang<br>Kehadiran fasilitas manufaktur di Subang menunjukkan bahwa strategi BYD di Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan. Perusahaan juga mulai membangun kapasitas produksi dan ekosistem pendukung kendaraan energi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eagle Zhao menegaskan bahwa pengembangan kemampuan manufaktur dan tenaga kerja lokal menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Investasi pada fasilitas dan sumber daya manusia diharapkan menciptakan nilai yang lebih besar bagi industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sejalan dengan perjalanan tersebut, kami terus mempersiapkan pengembangan kapabilitas manufaktur di Indonesia, termasuk pengembangan fasilitas baterai dan berbagai elemen pendukung ekosistem kendaraan energi baru untuk menghadirkan nilai tambah yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Eagle Zhao.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tiga proses utama berupa welding, painting, dan final assembly, pabrik Subang menjadi bagian penting dari strategi manufaktur BYD di Indonesia. Penggunaan otomatisasi, robotik, serta sistem kontrol kualitas mendukung proses produksi yang lebih konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pengembangan fasilitas manufaktur dan ekosistem kendaraan energi baru akan menjadi faktor penting dalam memperkuat industri kendaraan listrik Indonesia. Bagi BYD, Subang tidak hanya menjadi lokasi produksi, tetapi juga bagian dari upaya membangun basis manufaktur dan kemampuan industri di pasar Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.blackxperience.com/blackauto/autonews/byd-resmi-operasikan-fasilitas-mufaktur-subang-kapasitas-produksinya-mampu-150-ribu-unit">BYD Resmi Operasikan Fasilitas Manufaktur Subang, Kapasitas Produksinya Mampu 150 ribu Unit</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/06/teknologi-manufaktur-byd-di-subang-dan-cara-kerjanya/">Teknologi Manufaktur BYD di Subang dan Cara Kerjanya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/06/teknologi-manufaktur-byd-di-subang-dan-cara-kerjanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Manufaktur ASEAN Menguat, Optimisme Tertinggi 4 Tahun</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/03/pmi-manufaktur-asean-menguat-optimisme-tertinggi-4-tahun/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/03/pmi-manufaktur-asean-menguat-optimisme-tertinggi-4-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 09:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[optimisme]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=539</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur ASEAN Tetap Ekspansif pada Agustus 2026Aktivitas manufaktur di kawasan ASEAN mempertahankan pertumbuhan solid pada Agustus 2026. PMI manufaktur ASEAN tercatat 52,3, meski turun dari 52,8 pada Juli. Angka di atas 50 menunjukkan sektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi.&#160;Perlambatan indeks utama terutama dipengaruhi pertumbuhan produksi yang sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/03/pmi-manufaktur-asean-menguat-optimisme-tertinggi-4-tahun/">PMI Manufaktur ASEAN Menguat, Optimisme Tertinggi 4 Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur ASEAN Tetap Ekspansif pada Agustus 2026<br>Aktivitas manufaktur di kawasan ASEAN mempertahankan pertumbuhan solid pada Agustus 2026. PMI manufaktur ASEAN tercatat 52,3, meski turun dari 52,8 pada Juli.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Angka di atas 50 menunjukkan sektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi.</mark>&nbsp;Perlambatan indeks utama terutama dipengaruhi pertumbuhan produksi yang sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah perlambatan tersebut, kondisi permintaan tetap kuat. Pertumbuhan pesanan baru mendekati rekor survei, menunjukkan aktivitas manufaktur masih memperoleh dukungan dari permintaan domestik dan pasar yang relatif tangguh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi Melambat, tetapi Tetap Tumbuh Solid<br>S&amp;P Global mencatat pertumbuhan produksi manufaktur ASEAN sedikit melambat pada Agustus. Meski demikian, laju produksi masih tergolong kuat dan menunjukkan aktivitas industri tetap berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penurunan PMI utama tidak mencerminkan pelemahan menyeluruh pada sektor manufaktur. Sejumlah indikator justru menunjukkan perusahaan masih menghadapi permintaan yang kuat dan tekanan terhadap kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maryam Baluch, Ekonom S&amp;P Global Market Intelligence, mengatakan kondisi manufaktur ASEAN masih menunjukkan perbaikan yang solid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perbaikan didukung oleh kondisi permintaan yang tetap tangguh, terutama di pasar domestik,” ujar Baluch dalam rilis S&amp;P Global, Kamis (3/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, penguatan keyakinan bisnis dan meredanya tekanan harga turut memberikan ruang bagi sektor manufaktur untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesanan Baru Mendekati Rekor Survei<br>Pesanan baru menjadi salah satu pendorong utama kinerja manufaktur ASEAN pada Agustus. Pertumbuhan pesanan tercatat cepat dan mendekati rekor yang pernah dicapai dalam survei.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laju pertumbuhan pesanan baru hanya sedikit berada di bawah rekor yang tercatat pada Februari. Kondisi ini menunjukkan permintaan terhadap produk manufaktur masih relatif kuat meski pertumbuhan produksi sedikit melambat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kuatnya pesanan baru juga memberikan sinyal positif terhadap aktivitas produksi pada periode berikutnya. Perusahaan memiliki basis permintaan yang dapat mendukung peningkatan output apabila kapasitas produksi mampu mengikuti pertumbuhan pesanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas Pembelian Tetap Meningkat<br>Perusahaan manufaktur ASEAN masih meningkatkan aktivitas pembelian pada Agustus. Pertumbuhan aktivitas tersebut tetap solid meski kecepatannya sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas pembelian menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kebutuhan perusahaan terhadap bahan baku dan input produksi. Peningkatan pembelian menunjukkan perusahaan masih mempersiapkan aktivitas produksi di tengah permintaan yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, persediaan pembelian kembali mengalami penurunan marginal. Penurunan tersebut terjadi bersamaan dengan penurunan tenaga kerja yang juga relatif terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Backlog Meningkat dan Tekanan Kapasitas Tetap Tinggi<br>Pekerjaan yang belum terselesaikan atau backlog terus meningkat pada Agustus. Laju kenaikannya tercatat sama dengan Juli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan backlog menunjukkan perusahaan masih menghadapi tekanan dalam memenuhi seluruh pekerjaan yang masuk. Kondisi tersebut dapat mencerminkan tingginya permintaan dibandingkan kapasitas produksi yang tersedia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://akurat.co/riil/887059/pmi-manufaktur-indonesia-turun-ke-49-8-pada-agustus-2026">PMI Manufaktur Indonesia Turun ke 49,8 pada Agustus 2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baluch menilai perlambatan produksi tidak serta-merta menghilangkan prospek penguatan sektor manufaktur. Tekanan terhadap kapasitas dan aktivitas pembelian masih menunjukkan adanya permintaan yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pertumbuhan produksi sedikit melambat, tetapi tetap solid secara keseluruhan,” kata Baluch.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai penurunan tenaga kerja dan persediaan pembelian kemungkinan bersifat sementara. Tekanan kapasitas, aktivitas pembelian, serta tanda-tanda pemulihan rantai pasok menjadi sejumlah faktor pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keyakinan Bisnis Capai Level Tertinggi Hampir Empat Tahun<br>Optimisme perusahaan manufaktur ASEAN terhadap produksi dalam 12 bulan mendatang meningkat pada Agustus. Indeks Aktivitas Masa Depan naik selama dua bulan berturut-turut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indeks tersebut mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun. Kenaikan ini menunjukkan pelaku usaha semakin percaya diri terhadap prospek produksi meskipun kondisi ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan keyakinan bisnis menjadi sinyal positif bagi aktivitas manufaktur kawasan. Optimisme yang lebih tinggi dapat mendorong perusahaan mempersiapkan kapasitas dan aktivitas produksi untuk memenuhi permintaan mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan Harga Mulai Mereda<br>Selain permintaan yang kuat, tekanan harga juga menunjukkan perkembangan yang lebih positif. S&amp;P Global mencatat tekanan harga mereda pada Agustus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengelola biaya produksi dengan lebih baik. Meredanya tekanan harga juga menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan keyakinan pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baluch mengatakan kondisi tersebut menempatkan kawasan ASEAN pada posisi yang cukup baik untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Tingkat keyakinan juga menguat, sementara tekanan harga mereda, menunjukkan bahwa kawasan ini berada dalam posisi yang baik untuk terus meningkatkan momentum,” ujarnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Manufaktur ASEAN Tetap Positif<br>Kinerja manufaktur ASEAN pada Agustus memperlihatkan kombinasi antara perlambatan produksi dan penguatan permintaan. PMI memang turun dari 52,8 menjadi 52,3, tetapi indeks tetap berada dalam zona ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan pesanan baru yang mendekati rekor memberikan dukungan terhadap prospek aktivitas industri. Peningkatan backlog juga menunjukkan kapasitas produksi masih menghadapi tekanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Optimisme bisnis yang mencapai level tertinggi hampir empat tahun menjadi faktor tambahan yang memperkuat prospek kawasan. Perkembangan tersebut menunjukkan pelaku usaha melihat peluang pertumbuhan produksi dalam beberapa bulan mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global menilai kondisi manufaktur ASEAN memiliki peluang mempertahankan momentum pada paruh kedua 2026. Triwulan ketiga juga diperkirakan dapat mencatat kinerja lebih kuat dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kekuatan permintaan, kemampuan perusahaan meningkatkan produksi, kondisi rantai pasok, serta perkembangan harga akan menjadi faktor penting. Kombinasi faktor tersebut akan menentukan apakah ekspansi manufaktur ASEAN dapat bertahan hingga akhir 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://vibiznews.com/index.php/2026/09/02/indeks-kospi-rabu-ditutup-turun-tajam-saham-teknologi-dan-manufaktur-merosot/">Indeks Kospi Rabu Ditutup Turun Tajam; Saham Teknologi dan Manufaktur Merosot</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/03/pmi-manufaktur-asean-menguat-optimisme-tertinggi-4-tahun/">PMI Manufaktur ASEAN Menguat, Optimisme Tertinggi 4 Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/03/pmi-manufaktur-asean-menguat-optimisme-tertinggi-4-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Hijau Dorong Manufaktur RI Tembus Pasar Global</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/28/industri-hijau-dorong-manufaktur-ri-tembus-pasar-global/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/28/industri-hijau-dorong-manufaktur-ri-tembus-pasar-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=524</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Hijau Dorong Daya Saing Manufaktur IndonesiaKementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong sektor manufaktur Indonesia mempercepat transformasi menuju industri yang efisien dan berkelanjutan. Industri hijau kini tidak hanya dipandang sebagai upaya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkuat daya saing dan menarik investasi. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan efisiensi penggunaan sumber daya menjadi faktor [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/28/industri-hijau-dorong-manufaktur-ri-tembus-pasar-global/">Industri Hijau Dorong Manufaktur RI Tembus Pasar Global</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri Hijau Dorong Daya Saing Manufaktur Indonesia<br>Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong sektor manufaktur Indonesia mempercepat transformasi menuju industri yang efisien dan berkelanjutan. Industri hijau kini tidak hanya dipandang sebagai upaya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkuat daya saing dan menarik investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan efisiensi penggunaan sumber daya menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan industri global. Perusahaan perlu mengurangi penggunaan energi, bahan baku, dan air sekaligus menekan emisi serta limbah produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Transformasi menuju industri hijau merupakan sebuah keniscayaan,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Hijau Jadi Strategi Bisnis<br>Menurut Agus, perubahan standar perdagangan global membuat aspek keberlanjutan semakin penting. Industri Indonesia tidak cukup hanya menawarkan produk dengan harga kompetitif dan kualitas baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://investortrust.id/macro/114380/eks-menkeu-akui-merosotnya-kontribusi-manufaktur-ke-pertumbuhan-ekonomi">Eks Menkeu Akui Merosotnya Kontribusi Manufaktur ke Pertumbuhan Ekonomi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga perlu membuktikan bahwa proses produksinya mampu memenuhi tuntutan lingkungan dan keberlanjutan. Kondisi tersebut membuka peluang bagi industri yang lebih cepat beradaptasi dengan standar produksi hijau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita ingin industri Indonesia tidak hanya kompetitif dari sisi harga dan kualitas, tetapi juga unggul dalam aspek keberlanjutan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan prinsip industri hijau juga dapat memberikan manfaat ekonomi. Penggunaan energi dan bahan baku secara efisien berpotensi mengurangi biaya produksi serta membuat perusahaan lebih tangguh menghadapi perubahan harga sumber daya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Berikan Penghargaan Industri Hijau<br>Untuk mendorong penerapan praktik industri hijau, Kemenperin kembali menggelar Penghargaan Industri Hijau 2026. Program tersebut memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menerapkan efisiensi sumber daya dalam proses produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2010 hingga 2025, penghargaan tersebut telah diberikan kepada lebih dari 1.100 perusahaan dari berbagai sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agus menilai capaian tersebut menunjukkan semakin banyak perusahaan yang mulai menjadikan efisiensi dan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dan melakukan investasi nyata untuk menjalankan proses produksi yang semakin efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga Kategori Penghargaan Industri Hijau 2026<br>Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini memiliki tiga kategori.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau, bagi perusahaan yang telah memiliki Sertifikat Industri Hijau.<br>Transformasi Menuju Industri Hijau, bagi perusahaan yang belum memiliki Standar Industri Hijau tetapi telah menjalankan efisiensi sumber daya.<br>Pemerintah Daerah dengan Implementasi Industri Hijau Terbaik, bagi pemerintah daerah yang aktif mendukung penerapan industri hijau.<br>Menurut Emmy, pembagian kategori tersebut bertujuan memperluas ekosistem industri hijau. Program ini juga memberikan ruang bagi perusahaan yang sedang berada dalam tahap awal transformasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendaftaran Dibuka hingga September 2026<br>Kemenperin membuka pendaftaran Penghargaan Industri Hijau 2026 mulai 23 Juli hingga 9 September 2026 melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Penilaian dan penetapan pemenang dijadwalkan berlangsung pada September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Emmy mengajak perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi. Menurutnya, keterlibatan pelaku industri dapat menunjukkan perkembangan komitmen manufaktur nasional terhadap efisiensi sumber daya dan keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Hijau Jadi Modal Bersaing di Pasar Global<br>Transformasi industri hijau semakin relevan ketika pasar internasional memberikan perhatian lebih besar terhadap jejak lingkungan dalam rantai pasok. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial memiliki peluang lebih besar menghadapi perubahan tuntutan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi manufaktur Indonesia, efisiensi sumber daya juga dapat menjadi strategi menghadapi keterbatasan bahan baku, perubahan iklim, dan kenaikan biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, industri hijau tidak lagi sekadar kewajiban lingkungan. Penerapannya dapat menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan manufaktur yang lebih efisien, tangguh, dan kompetitif di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://suaragarut.id/kemenperin-pacu-tkdn-kendaraan-listrik">Kemenperin Pacu TKDN Kendaraan Listrik Industri Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/28/industri-hijau-dorong-manufaktur-ri-tembus-pasar-global/">Industri Hijau Dorong Manufaktur RI Tembus Pasar Global</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/28/industri-hijau-dorong-manufaktur-ri-tembus-pasar-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manufaktur RI Hadapi Tantangan Baru, Ini Solusinya</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/28/manufaktur-ri-hadapi-tantangan-baru-ini-solusinya/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/28/manufaktur-ri-hadapi-tantangan-baru-ini-solusinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur RI]]></category>
		<category><![CDATA[Solusinya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=520</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manufaktur RI Hadapi Tekanan Baru dari Biaya LogistikIndustri manufaktur Indonesia menghadapi tantangan baru di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas. Persoalan yang kini semakin dirasakan pelaku usaha bukan hanya ketersediaan bahan baku, tetapi juga tingginya biaya serta ketidakpastian logistik. Kenaikan ongkos pengiriman membuat biaya distribusi meningkat. Kondisi tersebut turut memengaruhi harga barang impor yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/28/manufaktur-ri-hadapi-tantangan-baru-ini-solusinya/">Manufaktur RI Hadapi Tantangan Baru, Ini Solusinya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur RI Hadapi Tekanan Baru dari Biaya Logistik<br>Industri manufaktur Indonesia menghadapi tantangan baru di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas. Persoalan yang kini semakin dirasakan pelaku usaha bukan hanya ketersediaan bahan baku, tetapi juga tingginya biaya serta ketidakpastian logistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan ongkos pengiriman membuat biaya distribusi meningkat. Kondisi tersebut turut memengaruhi harga barang impor yang masuk ke Indonesia, termasuk produk dari China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya Freight Mulai Menekan Industri<br>Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan biaya freight saat ini menjadi salah satu kendala yang dihadapi industri. Menurutnya, kenaikan biaya pengiriman membuat harga sejumlah barang impor ikut meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.stabilitas.id/kredit-sme-cimb-niaga-tembus-rp2701-triliun-sektor-perdagangan-dan-manufaktur-jadi-penopang/">Kredit SME CIMB Niaga Tembus Rp27,01 Triliun, Sektor Perdagangan dan Manufaktur Jadi Penopang</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Logistik, jadi sekarang freight-nya itu mahal-mahal semua.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar menjelaskan kondisi pengiriman yang belum sepenuhnya pasti membuat pelaku industri domestik mengambil sikap hati-hati. Mereka cenderung menunggu perkembangan biaya angkut, harga barang, dan ketersediaan pasokan sebelum mengambil keputusan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi tersebut menunjukkan bahwa biaya logistik memiliki pengaruh langsung terhadap rantai pasok. Ketika pengiriman menjadi lebih mahal atau tidak pasti, perusahaan harus memperhitungkan kembali biaya produksi dan distribusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ongkos Transportasi Jadi Beban Produksi<br>Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai biaya transportasi dan angkutan logistik perlu mendapat perhatian pemerintah. Menurut dia, komponen tersebut memiliki porsi besar dalam struktur biaya usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bambang menyebut kontribusi biaya transportasi dan logistik terhadap biaya produksi berada di kisaran 30 hingga 40 persen. Besarnya porsi tersebut membuat efisiensi transportasi menjadi penting untuk menjaga daya saing industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah dinilai perlu memastikan tarif angkutan tetap kompetitif. Kelancaran distribusi juga perlu diperkuat melalui infrastruktur dan konektivitas antardaerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi Energi dan Birokrasi Jadi Solusi<br>Penurunan biaya logistik tidak cukup dilakukan melalui tarif transportasi. Industri juga membutuhkan biaya energi yang kompetitif, termasuk listrik dan gas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bambang, kombinasi logistik yang murah dan cepat dengan energi yang terjangkau dapat memperkuat daya saing manufaktur Indonesia. Penyederhanaan perizinan juga diperlukan untuk mengurangi beban ekonomi biaya tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi tersebut penting bukan hanya bagi perusahaan yang sudah beroperasi. Struktur biaya yang kompetitif juga dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai lokasi investasi manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Masih Menunggu Kepastian Pasar<br>Di tengah tingginya biaya pengiriman dan harga yang berfluktuasi, pelaku industri memilih bersikap wait and see. Ketidakpastian pasokan membuat perusahaan lebih berhati-hati dalam menentukan pembelian bahan maupun strategi produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini dapat menjadi tantangan apabila berlangsung dalam waktu panjang. Industri membutuhkan kepastian agar dapat menyusun perencanaan produksi, mengelola persediaan, dan menentukan harga secara lebih akurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, penguatan logistik perlu berjalan bersama dengan perbaikan infrastruktur, efisiensi energi, serta penyederhanaan regulasi. Langkah tersebut dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus menjaga daya saing manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daya Saing Manufaktur Bergantung pada Efisiensi<br>Masalah logistik kini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan daya saing industri Indonesia. Ketika ongkos angkut meningkat, tekanan tidak hanya muncul pada produsen, tetapi juga pada distributor dan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah perlu menjaga agar biaya logistik tidak menjadi hambatan struktural bagi industri. Perbaikan konektivitas, kepastian distribusi, biaya energi, dan kemudahan perizinan dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan struktur biaya yang lebih efisien, manufaktur Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan produksi, menarik investasi, dan bersaing di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/7074/topang-ekonomi-nasional-kemenko-perekonomian-dorong-akselerasi-industri-manufaktur-di-jawa-tengah">Topang Ekonomi Nasional, Kemenko Perekonomian Dorong Akselerasi Industri Manufaktur di Jawa Tengah</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/28/manufaktur-ri-hadapi-tantangan-baru-ini-solusinya/">Manufaktur RI Hadapi Tantangan Baru, Ini Solusinya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/28/manufaktur-ri-hadapi-tantangan-baru-ini-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piranha Smart Center Buka Bootcamp Akuntansi Dagang-Manufaktur</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/26/piranha-smart-center-buka-bootcamp-akuntansi-dagang-manufaktur/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/26/piranha-smart-center-buka-bootcamp-akuntansi-dagang-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 06:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Bootcamp Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Dagang-Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Piranha Smart Center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=516</guid>

					<description><![CDATA[<p>Piranha Smart Center Gelar Bootcamp Akuntansi Dagang dan ManufakturPiranha Smart Center bersama Education Visionary Lab menghadirkan Bootcamp Accounting #12 untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan.&#160;Program ini menitikberatkan pada praktik siklus akuntansi untuk perusahaan dagang dan manufaktur. Pelatihan tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami proses pembukuan secara menyeluruh. Materi mencakup pencatatan transaksi hingga penyusunan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/26/piranha-smart-center-buka-bootcamp-akuntansi-dagang-manufaktur/">Piranha Smart Center Buka Bootcamp Akuntansi Dagang-Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Piranha Smart Center Gelar Bootcamp Akuntansi Dagang dan Manufaktur<br><mark>Piranha Smart Center bersama Education Visionary Lab menghadirkan Bootcamp Accounting #12 untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan.</mark>&nbsp;Program ini menitikberatkan pada praktik siklus akuntansi untuk perusahaan dagang dan manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami proses pembukuan secara menyeluruh. Materi mencakup pencatatan transaksi hingga penyusunan dan analisis laporan keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bootcamp Accounting #12 Fokus pada Praktik Akuntansi<br>Dikutip dari Detikcom, kebutuhan industri keuangan tidak hanya menuntut pemahaman teori akuntansi. Perusahaan juga membutuhkan tenaga profesional yang mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam proses pembukuan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://kabarsdgs.com/sustainability/2026/08/27590/posco-perkuat-pasokan-baja-untuk-industri-nasional/">POSCO Perkuat Pasokan Baja untuk Industri Nasional</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan itu mencakup sektor perdagangan dan manufaktur. Kedua sektor memiliki karakteristik transaksi yang berbeda sehingga membutuhkan pemahaman terhadap alur pencatatan dan pengolahan data keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bootcamp Accounting #12 hadir dengan pendekatan praktik langsung. Peserta akan mempelajari siklus akuntansi melalui latihan yang menggambarkan proses kerja di lingkungan perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode tersebut bertujuan mempersempit kesenjangan antara materi akademis dan kebutuhan pekerjaan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga berlatih menyelesaikan kasus pembukuan secara mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Materi Mencakup Jurnal hingga Harga Pokok Produksi<br>Peserta akan mempelajari berbagai tahapan dalam proses akuntansi bisnis. Materi mencakup entri jurnal, pemindahan data ke buku besar, hingga analisis laporan keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk perusahaan manufaktur, program juga membahas kalkulasi harga pokok produksi. Pemahaman mengenai komponen biaya produksi penting untuk membantu perusahaan menentukan biaya barang yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam pekerjaan staf keuangan. Kemampuan mengolah transaksi secara sistematis juga membantu perusahaan menjaga ketepatan informasi keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program pelatihan menggunakan latihan mandiri pada setiap tahapan pembelajaran. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada peserta untuk menguji pemahaman melalui penerapan langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan Berlangsung 12 Pertemuan Melalui Zoom<br><mark>Bootcamp Accounting #12 dijadwalkan berlangsung setiap Senin dan Selasa.</mark>&nbsp;Program tersebut terdiri atas 12 kali pertemuan interaktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan perdana akan berlangsung pada 14 September 2026. Sesi pembelajaran dimulai pukul 18.30 hingga 20.30 WIB melalui platform Zoom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format daring memungkinkan peserta mengikuti pelatihan tanpa harus datang ke lokasi tertentu. Peserta tetap memperoleh materi dan latihan secara terstruktur selama program berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggara juga memberikan e-sertifikat dan sertifikat fisik kepada peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Mendapat Konsultasi Pascapelatihan<br>Program tidak berhenti setelah sesi pembelajaran selesai. Penyelenggara menyediakan sesi konsultasi dan diskusi lanjutan untuk membantu peserta memperdalam materi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan peserta ketika membutuhkan penjelasan tambahan terkait materi pelatihan. Pendampingan lanjutan juga memberikan ruang untuk mendiskusikan penerapan pengetahuan akuntansi dalam pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sertifikat pelatihan dapat dicantumkan dalam daftar riwayat hidup. Dokumen tersebut dapat menjadi pelengkap portofolio ketika peserta melamar pekerjaan atau mengembangkan karier di bidang keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bootcamp Menyasar Pencari Kerja hingga Pelaku Usaha<br>Bootcamp Accounting #12 terbuka bagi beberapa kelompok yang membutuhkan keterampilan praktis akuntansi. Target peserta mencakup pencari kerja dan staf keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha juga dapat mengikuti program untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola pembukuan bisnis. Pengetahuan tersebut dapat membantu pemilik usaha memahami kondisi keuangan dan mencatat transaksi secara lebih teratur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pencari kerja, latihan berbasis kasus dapat menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan praktis. Sementara itu, staf keuangan dapat memanfaatkannya untuk memperdalam pemahaman terhadap siklus akuntansi dagang dan manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendaftaran Bootcamp Accounting #12<br>Piranha Smart Center dan Education Visionary Lab mengarahkan proses pendaftaran melalui saluran resmi DetikEvent. Calon peserta perlu mengikuti informasi pendaftaran yang tersedia melalui kanal tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini menawarkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan materi dan praktik. Fokus pada siklus akuntansi dagang serta manufaktur membuat pelatihan relevan bagi peserta yang ingin mengembangkan keterampilan pembukuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan jadwal yang dimulai pada September 2026, Bootcamp Accounting #12 dapat menjadi salah satu pilihan pelatihan bagi masyarakat yang ingin memperkuat kompetensi akuntansi praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan terhadap tenaga keuangan yang mampu mengolah transaksi dan laporan secara akurat terus menjadi bagian penting dalam operasional bisnis. Karena itu, penguasaan keterampilan praktis dapat membantu peserta lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan di sektor keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.theiconomics.com/art-of-execution/kemenaker-dampingi-20-perusahaan-dari-manufaktur-hingga-perhotelan-untuk-tingkatkan-produktivitas/">Kemenaker Dampingi 20 Perusahaan dari Manufaktur hingga Perhotelan untuk Tingkatkan Produktivitas</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/26/piranha-smart-center-buka-bootcamp-akuntansi-dagang-manufaktur/">Piranha Smart Center Buka Bootcamp Akuntansi Dagang-Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/26/piranha-smart-center-buka-bootcamp-akuntansi-dagang-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Manufaktur Adopsi AI, Investasi Tembus Miliaran</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/23/industri-manufaktur-adopsi-ai-investasi-tembus-miliaran/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/23/industri-manufaktur-adopsi-ai-investasi-tembus-miliaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=507</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Manufaktur Mulai Adopsi AI untuk Tingkatkan EfisiensiPelaku industri manufaktur Indonesia mulai meningkatkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas dan efisiensi. Langkah tersebut muncul ketika kondisi industri masih menghadapi berbagai tekanan dan membutuhkan peningkatan daya saing. AI dapat digunakan untuk membantu proses produksi, pengendalian kualitas, analisis data, hingga pemeliharaan peralatan. Namun, penerapannya membutuhkan investasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/23/industri-manufaktur-adopsi-ai-investasi-tembus-miliaran/">Industri Manufaktur Adopsi AI, Investasi Tembus Miliaran</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri Manufaktur Mulai Adopsi AI untuk Tingkatkan Efisiensi<br>Pelaku industri manufaktur Indonesia mulai meningkatkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas dan efisiensi. Langkah tersebut muncul ketika kondisi industri masih menghadapi berbagai tekanan dan membutuhkan peningkatan daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI dapat digunakan untuk membantu proses produksi, pengendalian kualitas, analisis data, hingga pemeliharaan peralatan. Namun, penerapannya membutuhkan investasi yang disesuaikan dengan skala perusahaan dan tingkat kompleksitas teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi AI Manufaktur Bisa Capai Miliaran Rupiah<br>Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmad Basuki mengatakan kebutuhan investasi AI berbeda pada setiap perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk manufaktur kecil-menengah bisa jadi ratusan juta, sedangkan manufaktur skala besar sampai miliaran rupiah,” kata Rachmad.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya investasi bergantung pada teknologi yang digunakan, kapasitas produksi, infrastruktur digital, serta kebutuhan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut. Karena itu, adopsi AI tidak hanya membutuhkan belanja perangkat lunak atau perangkat keras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Tingkatkan Produktivitas dan Akurasi Produksi<br>Menurut Rachmad, penggunaan AI dapat memberikan manfaat pada produktivitas dan efisiensi proses manufaktur. Teknologi tersebut juga berpotensi membantu perusahaan meningkatkan kualitas dan akurasi hasil produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.cnbcindonesia.com/opini/20260821165348-14-761378/menjaga-industri-manufaktur-menjaga-pertumbuhan-ekonomi/amp">Menjaga Industri Manufaktur, Menjaga Pertumbuhan Ekonomi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI dapat membantu perusahaan mengolah data produksi dalam jumlah besar. Hasil analisis tersebut kemudian dapat digunakan untuk mendeteksi pola, mengidentifikasi potensi masalah, dan mendukung pengambilan keputusan operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manfaat efisiensi juga dinilai semakin terasa dalam jangka panjang. Perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya sekaligus mengurangi potensi kesalahan dalam proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri China Jadi Contoh Pemanfaatan AI<br>Rachmad menyoroti perkembangan industri manufaktur China yang semakin banyak memanfaatkan AI. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut menjadi salah satu cara industri meningkatkan daya saing di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adopsi AI dapat membantu perusahaan mempercepat proses produksi dan meningkatkan konsistensi kualitas. Teknologi juga dapat mendukung perusahaan ketika harus merespons perubahan permintaan pasar secara lebih cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kondisi Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda. Struktur biaya tenaga kerja dan ketersediaan sumber daya manusia menjadi pertimbangan dalam menentukan kelayakan investasi AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya Investasi Jadi Tantangan Adopsi AI di Indonesia<br>Rachmad menilai investasi awal menjadi salah satu hambatan utama bagi manufaktur Indonesia. Biaya penerapan AI masih dianggap tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang pertama investasi awal cukup besar. Untuk Indonesia dirasa masih sangat mahal jika dibanding dengan tenaga kerja manusia,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut membuat perusahaan perlu menghitung manfaat investasi secara lebih cermat. Pengusaha harus membandingkan biaya teknologi dengan potensi peningkatan produktivitas, penghematan operasional, serta peningkatan kualitas produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga perlu mempertimbangkan jangka waktu pengembalian investasi. Teknologi yang membutuhkan biaya besar dapat lebih relevan jika mampu memberikan efisiensi berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adopsi AI Lebih Relevan di Negara dengan Upah Tinggi<br>Menurut Rachmad, penggunaan AI dalam manufaktur dapat lebih menarik bagi negara dengan biaya tenaga kerja tinggi. Teknologi tersebut juga dinilai relevan bagi negara yang menghadapi peningkatan populasi lanjut usia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi demografi dapat mengurangi ketersediaan tenaga kerja produktif. Dalam situasi tersebut, otomatisasi dan AI dapat membantu perusahaan mempertahankan kapasitas produksi tanpa sepenuhnya bergantung pada penambahan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia masih memiliki struktur tenaga kerja yang berbeda. Karena itu, perusahaan perlu memilih proses yang paling membutuhkan otomatisasi agar investasi AI memberikan manfaat optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Berpotensi Mengubah Kebutuhan Tenaga Kerja<br>Penerapan AI dalam skala besar juga membawa konsekuensi terhadap tenaga kerja. Otomatisasi dapat mengurangi kebutuhan terhadap pekerjaan tertentu, terutama pekerjaan yang memiliki proses berulang dan mudah distandardisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rachmad menilai perkembangan tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah dan industri perlu mempertimbangkan dampak sosial sebelum menerapkan AI secara luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jangka panjang, perubahan kebutuhan tenaga kerja juga dapat mendorong peningkatan kebutuhan keterampilan baru. Pekerja manufaktur akan semakin membutuhkan kemampuan digital untuk beradaptasi dengan lingkungan produksi yang lebih otomatis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan AI Perlu Seimbangkan Efisiensi dan Dampak Sosial<br>Peningkatan penggunaan AI juga berpotensi memunculkan diskusi mengenai kebijakan perpajakan. Menurut Rachmad, pemerintah dapat mempertimbangkan aspek tersebut apabila otomatisasi mengubah struktur tenaga kerja secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kebijakan terhadap AI perlu memperhatikan tujuan peningkatan produktivitas. Regulasi yang terlalu membebani investasi teknologi dapat mengurangi insentif perusahaan untuk melakukan transformasi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, pengembangan teknologi tanpa memperhatikan dampak sosial juga dapat menimbulkan tantangan baru. Karena itu, diperlukan keseimbangan antara peningkatan daya saing industri, efisiensi produksi, dan perlindungan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Perlu Menyiapkan Strategi Adopsi AI<br>Adopsi AI di sektor manufaktur Indonesia masih berada dalam tahap yang membutuhkan perhitungan matang. Perusahaan perlu menentukan proses yang paling membutuhkan teknologi sebelum mengalokasikan investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut dapat dimulai dari penggunaan AI pada proses dengan potensi manfaat yang jelas. Setelah hasilnya terukur, perusahaan dapat memperluas penerapan teknologi ke lini produksi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain investasi, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor penting. Pelatihan dan peningkatan keterampilan pekerja akan membantu perusahaan memaksimalkan manfaat AI sekaligus mengurangi risiko kesenjangan kompetensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, AI dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat daya saing manufaktur Indonesia. Namun, keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan perlu memastikan teknologi memberikan manfaat nyata bagi produktivitas dan kualitas. Pemerintah juga perlu menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi sembari mengantisipasi perubahan kebutuhan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan tersebut, transformasi AI di industri manufaktur dapat berkembang secara bertahap. Efisiensi teknologi tetap dapat dikejar tanpa mengabaikan kesiapan industri, pekerja, dan dampak sosial dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/linh-hoat-dong-von-tiep-suc-doanh-nghiep">Aliran modal yang fleksibel, mendukung bisnis.</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/23/industri-manufaktur-adopsi-ai-investasi-tembus-miliaran/">Industri Manufaktur Adopsi AI, Investasi Tembus Miliaran</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/23/industri-manufaktur-adopsi-ai-investasi-tembus-miliaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
