<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Energi Terbarukan untuk Industri Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/category/energi-terbarukan-untuk-industri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/category/energi-terbarukan-untuk-industri/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2026 11:51:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Aktivitas Manufaktur RI Tertinggi dalam 7 Bulan</title>
		<link>https://arventra.id/2026/10/01/aktivitas-manufaktur-ri-tertinggi-dalam-7-bulan/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/10/01/aktivitas-manufaktur-ri-tertinggi-dalam-7-bulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 11:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=596</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manufaktur Indonesia Menguat pada September 2026 Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mencatat pertumbuhan pada September 2026. Berdasarkan laporan S&#38;P Global, Purchasing Managers’ Index atau PMI manufaktur Indonesia mencapai 52,4. Baca Juga &#8220;PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,4, Tertinggi dalam 7 Bulan&#8220; Angka tersebut meningkat cukup tajam dari posisi Agustus yang berada di level 49,8. Kenaikan itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/10/01/aktivitas-manufaktur-ri-tertinggi-dalam-7-bulan/">Aktivitas Manufaktur RI Tertinggi dalam 7 Bulan</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Indonesia Menguat pada September 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mencatat pertumbuhan pada September 2026. Berdasarkan laporan S&amp;P Global, Purchasing Managers’ Index atau PMI manufaktur Indonesia mencapai 52,4.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://nasional.kontan.co.id/news/pmi-manufaktur-indonesia-naik-ke-524-tertinggi-dalam-7-bulan">PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,4, Tertinggi dalam 7 Bulan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut meningkat cukup tajam dari posisi Agustus yang berada di level 49,8. Kenaikan itu sekaligus membawa PMI manufaktur ke tingkat tertinggi dalam tujuh bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI berada dalam zona ekspansi ketika angkanya menembus level 50. Sebaliknya, angka di bawah 50 menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbaikan pada September menunjukkan kondisi sektor manufaktur mulai menguat setelah mengalami pelemahan pada bulan sebelumnya. Peningkatan terutama terlihat dari pesanan baru, produksi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesanan Baru Mendorong Pemulihan Produksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global mencatat pertumbuhan permintaan menjadi salah satu faktor utama yang menopang kinerja manufaktur Indonesia pada September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volume pesanan baru meningkat hingga mencapai level tertinggi sejak Februari 2026. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi produsen untuk meningkatkan aktivitas produksi guna memenuhi kebutuhan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan dari pasar luar negeri juga menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan pesanan ekspor tercatat sebagai yang tercepat sejak Mei 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan permintaan ekspor menjadi tambahan dukungan bagi produsen Indonesia. Pasar internasional dapat membantu menjaga utilisasi produksi ketika permintaan domestik menghadapi perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan pesanan kemudian diikuti kenaikan output manufaktur. S&amp;P Global mencatat laju pertumbuhan produksi September menjadi yang tercepat sejak Februari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbaikan produksi juga berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja. Dunia usaha menambah jumlah pekerja seiring bertambahnya beban pekerjaan yang harus diselesaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya Produksi Lebih Terkendali</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kenaikan permintaan, kondisi biaya input juga memberikan ruang bagi perusahaan manufaktur untuk meningkatkan aktivitasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>S&amp;P Global mencatat tekanan biaya input pada September melambat hingga mencapai tingkat terendah dalam enam bulan.</mark> Kondisi tersebut dapat membantu perusahaan mengelola biaya operasional dengan lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku industri kemudian meningkatkan persediaan bahan baku. Laju penambahan stok tercatat sebagai yang tercepat sejak Februari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut menunjukkan perusahaan mulai mengantisipasi kebutuhan produksi yang lebih tinggi. Persediaan bahan baku yang memadai juga dapat membantu produsen merespons peningkatan pesanan dengan lebih cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pergerakan tersebut menjadi bagian penting dari pemulihan manufaktur pada kuartal III 2026. Produsen tidak hanya meningkatkan output, tetapi juga menyesuaikan persediaan dan tenaga kerja berdasarkan perkembangan permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia Usaha Masih Optimistis terhadap Produksi</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>S&amp;P Global juga mencatat sentimen pelaku usaha terhadap prospek manufaktur masih positif hingga akhir 2026.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspektasi tersebut didukung sejumlah faktor. Pelaku industri melihat peluang peningkatan produksi, membaiknya permintaan, rencana ekspansi bisnis, serta kemungkinan harga bahan baku yang lebih terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Trevor Balchin, Direktur Ekonomi S&amp;P Global Market Intelligence, menyebut sektor manufaktur Indonesia mengakhiri kuartal III 2026 dengan kondisi yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Balchin, peningkatan produksi dan tenaga kerja berlangsung solid. Pertumbuhan tersebut juga memperoleh dukungan dari permintaan ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai prospek produksi dalam jangka pendek masih memberikan ruang pertumbuhan. Pelaku usaha juga mempertahankan pandangan positif terhadap kondisi bisnis dalam 12 bulan mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja PMI September memberikan gambaran bahwa sektor manufaktur Indonesia memasuki akhir kuartal III dengan momentum yang lebih baik dibandingkan Agustus. Namun, keberlanjutan ekspansi tetap akan bergantung pada perkembangan pesanan, ekspor, biaya input, dan kondisi ekonomi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan PMI sebesar 52,4, aktivitas manufaktur Indonesia kembali berada di atas ambang ekspansi. Perkembangan pada bulan berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah penguatan tersebut dapat dipertahankan hingga akhir 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.cnbcindonesia.com/research/20261001074728-128-772349/kabar-baik-awal-oktober-pmi-manufaktur-ri-ngebut-tertinggi-7-bulan">Kabar Baik Awal Oktober: PMI Manufaktur RI Ngebut, Tertinggi 7 Bulan</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/10/01/aktivitas-manufaktur-ri-tertinggi-dalam-7-bulan/">Aktivitas Manufaktur RI Tertinggi dalam 7 Bulan</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/10/01/aktivitas-manufaktur-ri-tertinggi-dalam-7-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenperin: IKI September 2026 Masih Ekspansif</title>
		<link>https://arventra.id/2026/10/01/kemenperin-iki-september-2026-masih-ekspansif/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/10/01/kemenperin-iki-september-2026-masih-ekspansif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 11:35:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansif]]></category>
		<category><![CDATA[IKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[September]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kinerja Manufaktur Tetap Ekspansif pada September 2026 Aktivitas industri manufaktur Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan pada September 2026. Kementerian Perindustrian mencatat Indeks Kepercayaan Industri atau IKI berada di level 51,93. Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan capaian Agustus 2026 yang mencapai 52,30. Namun, posisi IKI masih berada di atas level 50 yang menjadi batas antara ekspansi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/10/01/kemenperin-iki-september-2026-masih-ekspansif/">Kemenperin: IKI September 2026 Masih Ekspansif</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kinerja Manufaktur Tetap Ekspansif pada September 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas industri manufaktur Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan pada September 2026. Kementerian Perindustrian mencatat Indeks Kepercayaan Industri atau IKI berada di level 51,93.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan capaian Agustus 2026 yang mencapai 52,30. Namun, posisi IKI masih berada di atas level 50 yang menjadi batas antara ekspansi dan kontraksi aktivitas industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menunjukkan sektor manufaktur tetap memiliki aktivitas produksi dan permintaan yang relatif terjaga. Perkembangan ini berlangsung ketika pelaku industri menghadapi perubahan kondisi ekonomi, baik dari pasar dalam negeri maupun perdagangan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://otomotif.kompas.com/read/2026/10/01/151200115/industri-motor-jadi-penopang-ekspansi-manufaktur-september-2026">Industri Motor Jadi Penopang Ekspansi Manufaktur September 2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayoritas Subsektor Masih Mencatat Pertumbuhan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan kinerja manufaktur nasional masih bertahan di zona ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Febri, perkembangan IKI September memperlihatkan bahwa aktivitas industri pengolahan tetap berjalan meski menghadapi berbagai tekanan. Perlambatan indeks juga tidak mengubah posisi mayoritas subsektor yang masih mencatat pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin mencatat 15 dari 23 subsektor industri pengolahan berada dalam fase ekspansi pada September. Delapan subsektor lainnya mengalami kontraksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lima belas subsektor yang masih tumbuh memiliki kontribusi sebesar 84,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto industri pengolahan nonmigas pada kuartal II 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komposisi tersebut menunjukkan bahwa subsektor yang mengalami ekspansi masih memiliki peran besar terhadap keseluruhan aktivitas industri pengolahan nonmigas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri minuman menjadi salah satu subsektor dengan capaian IKI tertinggi. Industri alat angkutan lainnya juga mencatat kinerja yang kuat pada periode yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, kontraksi terjadi pada sejumlah subsektor. Beberapa di antaranya mencakup industri kulit, kayu, kertas, karet dan plastik, komputer, elektronik dan optik, peralatan listrik, serta mesin dan perlengkapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesanan Industri Naik, Produksi Mengalami Perlambatan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pergerakan IKI September 2026 juga terlihat dari tiga variabel utama pembentuk indeks, yaitu pesanan, produksi, dan persediaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indeks pesanan meningkat menjadi 53,40 dari 53,13 pada Agustus. Kenaikan tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk industri masih memberikan dukungan terhadap aktivitas manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, indeks produksi tercatat 53,78. Angka tersebut masih menunjukkan ekspansi, meski mengalami penurunan sebesar 1,32 poin dibandingkan bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan pesanan dan produksi, indeks persediaan masih berada dalam zona kontraksi. Indikator tersebut tercatat sebesar 45,45 pada September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan pergerakan ketiga indikator tersebut menggambarkan kondisi manufaktur yang tidak sepenuhnya seragam. Permintaan masih tumbuh, tetapi sebagian pelaku industri menghadapi penyesuaian pada tingkat produksi dan pengelolaan stok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar Domestik dan Ekspor Sama-Sama Ekspansif</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja industri berdasarkan orientasi pasar juga masih menunjukkan kondisi positif. Industri yang berorientasi ekspor mencatat IKI sebesar 52,60 pada September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, kelompok industri yang menyasar pasar domestik mencatat indeks 50,94. Kedua kelompok tersebut masih berada di atas ambang ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, capaian September menunjukkan perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pelaku industri perlu mempertahankan permintaan dari kedua pasar untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan juga datang dari persaingan dengan produk impor, kenaikan biaya produksi, serta perubahan kondisi perdagangan internasional. Faktor tersebut dapat memengaruhi keputusan produksi dan ekspansi industri dalam beberapa bulan berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan IKI yang masih berada di zona ekspansi, perkembangan manufaktur pada akhir 2026 akan sangat dipengaruhi kemampuan industri mempertahankan pesanan, mengelola biaya, dan menyesuaikan kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin menilai kondisi tersebut perlu terus dipantau agar aktivitas industri tetap terjaga. Penguatan pasar domestik dan kemampuan mempertahankan pasar ekspor menjadi bagian penting dalam menjaga momentum manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://epaper.mediaindonesia.com/detail/manufaktur-masih-di-fase-ekspansi">Manufaktur masih di Fase Ekspansi</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/10/01/kemenperin-iki-september-2026-masih-ekspansif/">Kemenperin: IKI September 2026 Masih Ekspansif</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/10/01/kemenperin-iki-september-2026-masih-ekspansif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ALLPrint 2026 Integrasikan Teknologi Cetak 2D dan 3D</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/27/allprint-2026-integrasikan-teknologi-cetak-2d-dan-3d/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/27/allprint-2026-integrasikan-teknologi-cetak-2d-dan-3d/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 08:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ALLPrint 2026]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=590</guid>

					<description><![CDATA[<p>ALLPrint Indonesia 2026 Padukan Teknologi Cetak 2D dan 3D Industri percetakan dan manufaktur Indonesia mulai memperluas pemanfaatan teknologi melalui integrasi proses cetak dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). Kolaborasi tersebut akan ditampilkan dalam ajang ALLPrint Indonesia 2026 di Jakarta. Asosiasi PRINTRIDI menggandeng Krista Exhibitions Group melalui PT Kristamedia Pratama untuk mengembangkan kolaborasi jangka panjang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/27/allprint-2026-integrasikan-teknologi-cetak-2d-dan-3d/">ALLPrint 2026 Integrasikan Teknologi Cetak 2D dan 3D</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint Indonesia 2026 Padukan Teknologi Cetak 2D dan 3D</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri percetakan dan manufaktur Indonesia mulai memperluas pemanfaatan teknologi melalui integrasi proses cetak dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). Kolaborasi tersebut akan ditampilkan dalam ajang ALLPrint Indonesia 2026 di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asosiasi PRINTRIDI menggandeng Krista Exhibitions Group melalui PT Kristamedia Pratama untuk mengembangkan kolaborasi jangka panjang di bidang percetakan dan manufaktur. Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan teknologi cetak lintas sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260926/257/2007474/target-ekonomi-8-kontribusi-manufaktur-wajib-tembus-30-pdb">Target Ekonomi 8%, Kontribusi Manufaktur Wajib Tembus 30% PDB</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran tersebut akan menghadirkan sesi berbagi wawasan dan demonstrasi yang memperlihatkan penerapan teknologi 2D serta 3D dalam berbagai kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi Teknologi Cetak Perluas Aplikasi Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggabungan teknologi 2D dan 3D memungkinkan pelaku industri melihat percetakan dari perspektif yang lebih luas. Teknologi 2D selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan grafika, kemasan, promosi, dan berbagai produk berbasis permukaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, teknologi 3D memungkinkan proses produksi objek dengan bentuk dan struktur tiga dimensi. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat prototipe, komponen, produk personalisasi, hingga kebutuhan produksi dengan desain tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi kedua teknologi membuka peluang penerapan secara lintas sektor. Pelaku usaha dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sesuai kebutuhan produksi, skala bisnis, serta karakteristik produk yang dikembangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui ALLPrint Indonesia 2026, integrasi tersebut akan diperlihatkan melalui showcase interaktif. Pengunjung dapat melihat bagaimana teknologi cetak diterapkan dalam proses produksi secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint 2026 Hadirkan Demonstrasi Teknologi</p>



<p class="wp-block-paragraph">CEO Krista Exhibitions Group, Daud D Salim, mengatakan kolaborasi dengan Asosiasi PRINTRIDI bertujuan memperluas ekosistem industri percetakan dan manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui ALLPrint Indonesia 2026, kami ingin mempertemukan teknologi, pelaku industri, dan pengguna dalam satu platform untuk berbagi pengetahuan, melihat perkembangan teknologi secara langsung, serta membuka peluang kolaborasi dan bisnis baru,” ujar Daud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep pameran tidak hanya menampilkan mesin dan peralatan percetakan. Pengunjung juga dapat menyaksikan contoh penerapan teknologi 2D dan 3D dalam sejumlah kebutuhan produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa contoh aplikasi yang akan diperlihatkan mencakup pembuatan prototipe, mainan, merchandise, signage, hingga komponen alat produksi. Teknologi tersebut juga memiliki peluang penerapan dalam bidang medis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format demonstrasi secara langsung memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memahami proses dan potensi teknologi. Pendekatan tersebut juga dapat membantu pelaku usaha mengidentifikasi aplikasi yang relevan dengan kebutuhan bisnis mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PRINTRIDI Dorong Pemanfaatan 3D Printing</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Asosiasi PRINTRIDI, Eric Rudolf Thedjasurya, menilai kolaborasi tersebut dapat membuka peluang pemanfaatan 3D printing yang lebih luas di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini adalah kali pertama pameran 2D printing dan 3D printing berkolaborasi secara terintegrasi di Indonesia,” ujar Eric.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Eric, penggabungan teknologi 2D dan 3D dapat menciptakan ruang baru untuk pengembangan produk. Pelaku industri juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint Indonesia 2026 menjadi salah satu ruang untuk memperlihatkan penerapan teknologi secara praktis. Pengunjung dari berbagai sektor dapat melihat kemungkinan penggunaan 3D printing tanpa harus memisahkannya dari ekosistem percetakan yang sudah berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi tersebut juga dapat mendukung proses pengembangan produk. Teknologi 3D, misalnya, dapat digunakan untuk menghasilkan prototipe sebelum produk masuk ke tahapan produksi atau penyempurnaan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran B2B Buka Peluang Kolaborasi Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asosiasi PRINTRIDI mengundang praktisi, akademisi, produsen, serta pengguna teknologi 3D printing untuk berpartisipasi dalam ALLPrint Indonesia 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan berbagai kelompok tersebut dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan perkembangan teknologi. Produsen dapat memperoleh masukan dari pengguna, sedangkan pelaku usaha dapat mengenal solusi yang sesuai dengan kebutuhan produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format Business to Business (B2B) juga membuka ruang untuk membangun jaringan bisnis. Pertemuan antara pelaku industri, penyedia teknologi, dan pengguna dapat menghasilkan peluang kerja sama baru di tingkat nasional maupun internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi UMKM, pengenalan teknologi produksi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pengembangan produk. Pemanfaatan teknologi yang sesuai dapat membantu pelaku usaha menghasilkan produk dengan desain dan spesifikasi yang lebih beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Manufaktur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi PRINTRIDI dan Krista Exhibitions Group menunjukkan bahwa perkembangan industri percetakan semakin beririsan dengan teknologi manufaktur digital. Integrasi 2D dan 3D memperluas ruang pemanfaatan teknologi dari sekadar proses cetak menjadi bagian dari pengembangan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ALLPrint Indonesia 2026 akan menjadi ruang untuk memperlihatkan perkembangan tersebut secara langsung. Selain menyaksikan mesin dan peralatan, pengunjung dapat mempelajari contoh penggunaan teknologi untuk berbagai kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pengembangan ekosistem percetakan dan manufaktur membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, penyedia teknologi, akademisi, dan pengguna. Pertukaran pengetahuan dapat membantu industri memahami teknologi sekaligus menentukan penerapan yang sesuai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan agenda pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, ALLPrint Indonesia 2026 diarahkan menjadi wadah pertemuan teknologi, pelaku industri, dan pengguna. Integrasi cetak 2D dan 3D diharapkan membuka peluang baru bagi inovasi, pengembangan produk, dan jaringan bisnis manufaktur Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.ditjenpas.go.id/keterampilan-jadi-bekal-warga-binaan-lapas-narkotika-karang-intan-tekuni-mebel-dan-manufaktur">Keterampilan Jadi Bekal, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Tekuni Mebel dan Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/27/allprint-2026-integrasikan-teknologi-cetak-2d-dan-3d/">ALLPrint 2026 Integrasikan Teknologi Cetak 2D dan 3D</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/27/allprint-2026-integrasikan-teknologi-cetak-2d-dan-3d/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bio Farma Dorong Manufaktur Vaksin untuk Ketahanan Kesehatan</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/27/bio-farma-dorong-manufaktur-vaksin-untuk-ketahanan-kesehatan/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/27/bio-farma-dorong-manufaktur-vaksin-untuk-ketahanan-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 08:46:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Bio Farma]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=587</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bio Farma Perkuat Manufaktur Vaksin untuk Ketahanan Kesehatan Global Kemampuan memproduksi vaksin di dalam kawasan sendiri semakin penting dalam membangun ketahanan kesehatan. Bio Farma menilai manufaktur vaksin perlu dipandang sebagai bagian dari infrastruktur strategis, bukan sekadar fasilitas industri untuk memenuhi kebutuhan pasokan. Pandangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, dalam side [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/27/bio-farma-dorong-manufaktur-vaksin-untuk-ketahanan-kesehatan/">Bio Farma Dorong Manufaktur Vaksin untuk Ketahanan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma Perkuat Manufaktur Vaksin untuk Ketahanan Kesehatan Global</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan memproduksi vaksin di dalam kawasan sendiri semakin penting dalam membangun ketahanan kesehatan. Bio Farma menilai manufaktur vaksin perlu dipandang sebagai bagian dari infrastruktur strategis, bukan sekadar fasilitas industri untuk memenuhi kebutuhan pasokan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, dalam side event bertajuk “Promoting Regional Integration through South-South and Triangular Cooperation”. Acara tersebut berlangsung di sela-sela 81st Session of the United Nations General Assembly (UNGA 81) di New York pada 22 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://tekno.kompas.com/read/2026/03/23/09310027/bukan-pekerja-kantoran-lulusan-kampus-bergengsi-china-kini-incar-kerjaan-pabrik">Bukan Pekerja Kantoran, Lulusan Kampus Bergengsi China Kini Incar Kerjaan Pabrik</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum tersebut membahas penguatan integrasi kawasan melalui South-South and Triangular Cooperation (SSTrC). Kerja sama ini menghubungkan negara-negara Global South melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, keahlian, pembiayaan, serta kapasitas pelaksanaan pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Vaksin Menjadi Bagian dari Infrastruktur Kesehatan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Shadiq menjelaskan bahwa pengalaman pandemi menunjukkan pentingnya kapasitas produksi vaksin di tingkat domestik dan regional. Gangguan distribusi internasional dapat memengaruhi ketersediaan produk kesehatan ketika negara terlalu bergantung pada pasokan dari luar kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika kita berbicara tentang integrasi kawasan, biasanya yang terlintas adalah jalan, pelabuhan, dan jaringan listrik. <mark>Namun, pandemi menunjukkan kepada kita sesuatu yang lain,” ujar Shadiq.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, kemampuan memproduksi vaksin di dalam negeri memiliki fungsi strategis ketika terjadi krisis kesehatan. Kapasitas tersebut dapat membantu negara mempertahankan pasokan ketika perdagangan dan distribusi lintas batas mengalami gangguan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan manufaktur lokal juga memiliki dampak yang lebih luas. Selain mendukung ketersediaan vaksin, kapasitas tersebut dapat meningkatkan kemampuan industri, memperkuat sistem kesehatan, serta membuka peluang integrasi ekonomi antarnegara berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum di New York itu diselenggarakan Islamic Development Bank (IsDB) bersama United Nations Office for South-South Cooperation (UNOSSC). Pesertanya mencakup pembuat kebijakan, lembaga pembangunan, organisasi internasional dan regional, serta perwakilan sektor swasta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma Dorong Ekosistem 4S + 1F</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam forum tersebut, Bio Farma memperkenalkan perspektif industri melalui pendekatan Reverse Linkage. Mekanisme kerja sama IsDB ini mempertemukan kebutuhan suatu negara dengan pengetahuan, teknologi, keahlian, kapasitas kelembagaan, dan sumber daya dari negara Global South lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma menilai pembangunan fasilitas produksi saja belum cukup untuk menciptakan industri vaksin yang berkelanjutan. <mark>Negara juga membutuhkan sumber daya manusia, regulator yang kuat, sistem kesehatan yang memadai, pengadaan berkelanjutan, serta dukungan pembiayaan.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, Bio Farma mendorong kerangka 4S + 1F. Kerangka tersebut terdiri atas Stronger Health Systems, Stronger Regulators, Stronger Procurement, Stronger Manufacturing, dan Financing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menempatkan kebutuhan pasar sebagai salah satu unsur penting dalam pembangunan manufaktur vaksin. Fasilitas produksi membutuhkan permintaan yang berkelanjutan agar dapat terus beroperasi setelah proyek pembangunan selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Tanpa demand yang berkelanjutan, fasilitas produksi baru tidak akan dapat bertahan,” kata Shadiq.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bio Farma, keberadaan pasar yang jelas perlu berjalan beriringan dengan penguatan sistem kesehatan dan regulasi. Mekanisme pengadaan serta pembiayaan juga perlu disiapkan agar kapasitas produksi dapat berkembang dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan Value Chain Dilakukan Secara Bertahap</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma juga mendorong negara-negara berkembang membangun rantai nilai vaksin secara bertahap. Tahap awal dapat dimulai dari aktivitas packaging dan filling sebelum berkembang menuju formulation dan produksi bahan aktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguasaan seed atau bahan awal vaksin menjadi bagian lain dari proses peningkatan kemampuan industri. Setiap negara dapat menentukan tahapan berdasarkan kesiapan teknologi, sumber daya manusia, regulasi, dan kapasitas industrinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model bertahap tersebut memungkinkan negara meningkatkan tingkat kemandirian tanpa harus membangun seluruh kemampuan produksi sekaligus. Pada saat yang sama, pendekatan ini dapat membuka peluang pembentukan rantai nilai kesehatan di tingkat regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan value chain juga berpotensi meningkatkan keterlibatan negara berkembang dalam industri kesehatan global. Negara tidak hanya berperan sebagai pasar, tetapi dapat mengambil bagian dalam proses produksi dan pengembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kerja Sama Bio Farma dengan Institut Pasteur de Dakar</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu contoh penerapan Reverse Linkage dilakukan Bio Farma bersama Institut Pasteur de Dakar (IPD) di Senegal. Kemitraan tersebut bermula dari kebutuhan IPD untuk mempelajari pengalaman dan kemampuan produksi vaksin yang dimiliki Bio Farma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Desember 2019, tim IPD mengunjungi fasilitas produksi Bio Farma di Bandung. Kunjungan tersebut menjadi bagian awal dari proses pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua institusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kerja sama kami tidak dimulai dengan Bio Farma menawarkan sesuatu. Kerja sama ini dimulai ketika Institut Pasteur de Dakar datang ke Bandung,” jelas Shadiq.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemitraan kemudian berkembang melalui penandatanganan kerja sama pada September 2024 di Bali. Kolaborasi tersebut berlanjut pada Februari 2026 ketika tim Bio Farma bekerja bersama tim IPD di Dakar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan tersebut, Bio Farma berbagi pengalaman mengenai pengoperasian fasilitas berdasarkan standar Good Manufacturing Practices (GMP). Materi kerja sama juga mencakup pengendalian mutu, proses persetujuan produk, serta pengembangan sumber daya manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa transfer kemampuan manufaktur membutuhkan proses yang lebih luas daripada sekadar pemindahan teknologi. Penguatan kompetensi tenaga kerja, sistem mutu, dan kelembagaan menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan produksi yang dapat bertahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reverse Linkage Didorong Menjadi Kolaborasi Multinasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pengalaman di Senegal, Bio Farma mendorong pengembangan Reverse Linkage menjadi konsep yang lebih luas melalui Reverse Linkage 2.0. Model ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan berbagai negara dengan kapasitas yang tersedia di negara Global South.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma menyatakan kesiapan memperluas kerja sama dengan sejumlah mitra. Kolaborasi tersebut mencakup berbagai negara dan kawasan, termasuk Ghana, negara-negara di Timur Tengah, ASEAN, anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC), serta Amerika Latin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Senegal hanyalah langkah awal. Kami telah berbagi teknologi polio dengan India. <mark>Kami juga sedang bekerja sama dengan Ghana dan mitra-mitra di Timur Tengah,” ujar Shadiq.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bio Farma juga membuka peluang untuk menjalankan peran sebagai training hub bagi negara mitra. Kapabilitas tersebut dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan industri melalui pertukaran pengalaman serta pelatihan teknis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga menyatakan kesiapan menawarkan kemampuan tersebut melalui Global Alliance for South-South and Triangular Cooperation. Inisiatif ini dapat memperkuat hubungan antara kebutuhan pembangunan dan solusi yang tersedia di negara-negara Global South.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan Industri Vaksin Perlu Berlanjut Jangka Panjang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, penguatan manufaktur dan kerja sama kesehatan global menjadi bagian dari upaya Bio Farma memperluas manfaat industri kesehatan. Peningkatan kapasitas produksi dapat mendukung akses vaksin sekaligus memperkuat kemampuan industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Namun, pembangunan kapasitas juga membutuhkan pengembangan sumber daya manusia, kelembagaan, regulasi, pengadaan, dan pembiayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat penguatan manufaktur vaksin tidak berhenti pada pembangunan fasilitas produksi. Tujuannya adalah membangun ekosistem yang mampu menjaga keberlanjutan industri dan meningkatkan ketahanan pasokan kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="Ekspansi industri China tekan perusahaan manufaktur Jerman">ECB: Ekspansi industri China tekan perusahaan manufaktur Jerman</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/27/bio-farma-dorong-manufaktur-vaksin-untuk-ketahanan-kesehatan/">Bio Farma Dorong Manufaktur Vaksin untuk Ketahanan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/27/bio-farma-dorong-manufaktur-vaksin-untuk-ketahanan-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FDI Indonesia Tertinggal, Investor Global Bidik Teknologi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/23/fdi-indonesia-tertinggal-investor-global-bidik-teknologi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/23/fdi-indonesia-tertinggal-investor-global-bidik-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:02:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[FDI Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Investor Global]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=584</guid>

					<description><![CDATA[<p>FDI Indonesia Tertinggal, Indonesia Perlu Perkuat Daya Saing Investasi Persaingan negara-negara ASEAN dalam menarik foreign direct investment (FDI) semakin berkembang seiring perubahan arah investasi global. Modal asing kini tidak hanya mengejar pasar dan sumber daya alam, tetapi mulai mengarah ke teknologi, pusat data, kecerdasan buatan (AI), serta industri manufaktur. Perubahan tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/fdi-indonesia-tertinggal-investor-global-bidik-teknologi/">FDI Indonesia Tertinggal, Investor Global Bidik Teknologi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">FDI Indonesia Tertinggal, Indonesia Perlu Perkuat Daya Saing Investasi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Persaingan negara-negara ASEAN dalam menarik foreign direct investment (FDI) semakin berkembang seiring perubahan arah investasi global. Modal asing kini tidak hanya mengejar pasar dan sumber daya alam, tetapi mulai mengarah ke teknologi, pusat data, kecerdasan buatan (AI), serta industri manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia. Posisi Indonesia masih memiliki sejumlah keunggulan, terutama dari ukuran pasar domestik dan kekayaan sumber daya alam. Namun, investor global semakin mempertimbangkan kualitas infrastruktur, ketersediaan tenaga kerja terampil, efisiensi biaya, serta kepastian regulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data FDI semester I 2026 menunjukkan perbedaan capaian investasi di antara sejumlah negara ASEAN. Singapura mencatat investasi asing sekitar 86,2 miliar dolar AS, sedangkan Thailand mencapai 40,5 miliar dolar AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vietnam membukukan FDI sebesar 34,65 miliar dolar AS. Malaysia mencatat sekitar 30,2 miliar dolar AS, sementara Indonesia berada di angka 28,45 miliar dolar AS atau sekitar Rp507,6 triliun dengan asumsi kurs Rp17.836 per dolar AS.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Investasi Teknologi Mengubah Persaingan FDI ASEAN</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pergeseran investasi menuju sektor teknologi membuat kesiapan ekosistem menjadi semakin penting. Infrastruktur digital, pasokan listrik, jaringan telekomunikasi, pusat data, dan tenaga kerja berkompetensi tinggi menjadi bagian dari pertimbangan investor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan perkembangan tersebut memberi keuntungan bagi negara yang sudah memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia sesuai kebutuhan industri baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut David, pertumbuhan investasi pada data center dan AI berlangsung pesat. Kondisi ini membuat negara dengan kemampuan menyediakan infrastruktur serta tenaga kerja yang relevan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan proyek investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Thailand, Malaysia, dan Singapura termasuk negara yang dapat memanfaatkan perubahan tersebut. Sementara itu, Vietnam mempunyai keunggulan lain karena lokasinya berdekatan dengan China dan telah menjadi bagian dari rantai pasok regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Posisi tersebut menunjukkan bahwa investor kini mempertimbangkan faktor yang lebih luas ketika memilih lokasi penanaman modal. Keberadaan pasar besar tetap penting, tetapi tidak selalu menjadi satu-satunya penentu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">FDI Indonesia Masih Bertumpu pada Pasar dan Komoditas</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia tetap mempunyai modal kuat untuk menarik investasi asing. Jumlah penduduk yang besar memberikan basis konsumen luas bagi perusahaan global yang ingin mengembangkan bisnis di Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor pertambangan dan komoditas seperti crude palm oil (CPO) juga masih menjadi bagian penting dari daya tarik investasi Indonesia. Namun, karakter investasi tersebut berbeda dengan proyek berbasis teknologi dan manufaktur bernilai tambah tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tren global membuat Indonesia perlu memperluas sumber pertumbuhan FDI. Investasi yang masuk diharapkan tidak berhenti pada eksploitasi sumber daya, tetapi turut mendorong pengembangan industri pengolahan, teknologi, dan rantai pasok domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Ekonom Maybank Indonesia Juniman menilai persoalan FDI Indonesia tidak hanya berkaitan dengan jumlah modal asing yang berhasil dihimpun. Menurutnya, daya saing dan efisiensi investasi juga menjadi aspek penting.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perizinan dan Kepastian Regulasi Masih Menjadi Tantangan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu persoalan yang perlu diperhatikan adalah proses investasi dari tahap perencanaan hingga kegiatan usaha berjalan. Investor membutuhkan kepastian mengenai aturan, waktu pengurusan izin, serta penerapan kebijakan di berbagai wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan regulasi dan perbedaan implementasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dapat meningkatkan ketidakpastian bagi pelaku usaha. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keputusan perusahaan ketika membandingkan Indonesia dengan negara tujuan investasi lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi investasi juga menjadi perhatian. Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia disebut mendekati angka 6, sedangkan rata-rata negara pesaing di ASEAN berada di bawah 4.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ICOR yang lebih tinggi menunjukkan kebutuhan modal yang lebih besar untuk menghasilkan tambahan output. Dalam konteks persaingan investasi, efisiensi tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat memengaruhi daya tarik suatu negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, peningkatan FDI tidak cukup dilakukan dengan menawarkan insentif. Pemerintah juga perlu memastikan investasi dapat menghasilkan aktivitas ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Investasi Padat Modal Perlu Terhubung dengan Industri Lokal</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya nilai investasi belum otomatis menunjukkan besarnya dampak ekonomi bagi masyarakat. Proyek dengan kebutuhan modal tinggi perlu memiliki keterkaitan kuat dengan industri pendukung dan pemasok dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juniman menyoroti struktur investasi Indonesia yang masih menghadapi tantangan tersebut. Investasi di sektor pertambangan, misalnya, belum selalu memberikan multiplier effect yang optimal apabila kebutuhan tenaga ahli dan rantai pasok masih banyak dipenuhi dari luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterhubungan dengan industri lokal menjadi penting agar investasi asing dapat menciptakan manfaat yang lebih luas. Peningkatan penggunaan pemasok domestik juga dapat membantu memperkuat kapasitas industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pemerintah perlu memastikan komitmen investasi benar-benar berlanjut menjadi kegiatan usaha. Pabrik, fasilitas produksi, pusat teknologi, atau proyek lainnya harus dapat beroperasi sesuai rencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, ukuran keberhasilan FDI tidak hanya dilihat dari nilai investasi yang tercatat. Realisasi proyek, penyerapan tenaga kerja, pengembangan pemasok lokal, dan peningkatan kapasitas produksi juga menjadi indikator penting.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kualitas SDM Menentukan Investasi Bernilai Tambah</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan terhadap tenaga kerja terampil semakin meningkat seiring bertambahnya proyek berbasis teknologi. Perusahaan yang membangun fasilitas berteknologi tinggi membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan teknis yang sesuai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia menghadapi tantangan untuk memastikan kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari dalam negeri. Apabila keterampilan lokal belum sesuai dengan kebutuhan industri, posisi tertentu dalam proyek investasi asing berpotensi tetap ditempati tenaga ahli dari negara asal investor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan pendidikan vokasi, pelatihan industri, dan peningkatan kompetensi digital menjadi bagian penting dalam strategi menarik investasi berkualitas. Ketersediaan SDM yang sesuai dapat membantu perusahaan mengurangi biaya pelatihan sekaligus mempercepat pengoperasian fasilitas baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan tersebut semakin relevan untuk sektor seperti AI dan data center. Industri tersebut membutuhkan kombinasi keahlian teknologi, infrastruktur digital, keamanan sistem, hingga pengelolaan operasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ekosistem Industri Terintegrasi Dibutuhkan Investor</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain tenaga kerja, investor membutuhkan kawasan industri yang mampu menyediakan berbagai kebutuhan bisnis secara terintegrasi. Infrastruktur dasar harus didukung akses logistik, energi, jaringan komunikasi, tenaga kerja, serta industri pemasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model kawasan industri semacam itu dapat membantu perusahaan mengurangi biaya dan waktu dalam membangun rantai produksi. Integrasi tersebut juga membuka peluang bagi perusahaan domestik untuk masuk sebagai pemasok barang maupun jasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Indonesia, pembangunan ekosistem tersebut menjadi semakin penting ketika investasi global bergerak menuju teknologi dan manufaktur. Persaingan tidak lagi hanya berlangsung berdasarkan besarnya insentif yang ditawarkan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investor juga mempertimbangkan kualitas lingkungan usaha dalam jangka panjang. Kepastian kebijakan, efisiensi biaya, kemampuan SDM, dan kesiapan infrastruktur menjadi faktor yang saling berkaitan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Strategi FDI Indonesia Perlu Mengikuti Pergeseran Investasi Global</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Capaian FDI Indonesia pada semester I 2026 menunjukkan bahwa persaingan regional masih menjadi tantangan. Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia mencatat nilai investasi yang lebih tinggi dalam periode tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, perbedaan tersebut juga menunjukkan ruang bagi Indonesia untuk memperbaiki kualitas investasi yang masuk. Keunggulan pasar domestik dan sumber daya alam dapat tetap dipertahankan sambil memperluas daya tarik ke sektor dengan nilai tambah lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah perlu menjaga konsistensi kebijakan dari pusat hingga daerah. Penyederhanaan proses investasi juga perlu berjalan beriringan dengan kepastian aturan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat yang sama, pembangunan SDM dan ekosistem industri perlu menjadi bagian dari strategi investasi. Langkah tersebut penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi lokasi penanaman modal, tetapi mampu memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas dari setiap proyek yang masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pergeseran FDI menuju teknologi, AI, pusat data, dan manufaktur menunjukkan bahwa persaingan investasi ASEAN akan semakin bergantung pada kesiapan ekosistem. Indonesia memiliki pasar dan sumber daya yang besar, tetapi perlu memperkuat faktor pendukung agar peluang investasi baru dapat direalisasikan secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/fdi-indonesia-tertinggal-investor-global-bidik-teknologi/">FDI Indonesia Tertinggal, Investor Global Bidik Teknologi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/23/fdi-indonesia-tertinggal-investor-global-bidik-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Daihatsu Perkuat Manufaktur Indonesia dan Perluas Pasar Ekspor PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus memperkuat perannya sebagai salah satu basis produksi otomotif di Indonesia. Strategi tersebut dijalankan melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas manufaktur, serta perluasan pasar kendaraan produksi dalam negeri. Baca Juga &#8220;PMI manufaktur Australia menyusut di September, jasa melambat&#8220; Selama lima tahun terakhir, produksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/">Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Daihatsu Perkuat Manufaktur Indonesia dan Perluas Pasar Ekspor</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus memperkuat perannya sebagai salah satu basis produksi otomotif di Indonesia. Strategi tersebut dijalankan melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas manufaktur, serta perluasan pasar kendaraan produksi dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://id.investing.com/news/stock-market-news/pmi-manufaktur-australia-menyusut-di-september-jasa-melambat-93CH-3077163">PMI manufaktur Australia menyusut di September, jasa melambat</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama lima tahun terakhir, produksi ADM rata-rata menyumbang sekitar 35% terhadap keseluruhan produksi otomotif nasional. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran fasilitas Daihatsu dalam mendukung rantai industri kendaraan bermotor di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Marketing Director &amp; Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi mengatakan perusahaan ingin mempertahankan kontribusi tersebut melalui penguatan manufaktur dan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selama 48 tahun hadir di Indonesia, Daihatsu terus tumbuh bersama masyarakat dan industri otomotif nasional,” ujar Rokky dalam Astra Media Day 2026, Rabu (23/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapasitas Produksi Daihatsu Mencapai 530.000 Unit per Tahun</p>



<p class="wp-block-paragraph">ADM telah membangun basis produksi di Indonesia sejak mulai beroperasi pada 1978. Saat ini, perusahaan mengoperasikan 10 fasilitas yang mendukung kegiatan manufaktur dan operasional perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Enam fasilitas produksi Daihatsu berada di Jakarta, Cibitung, dan Karawang. Seluruh fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 530.000 unit kendaraan setiap tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan kapasitas menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar. ADM juga menambah fasilitas produksi melalui pembangunan pabrik baru di Karawang pada 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pabrik tersebut dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp2,9 triliun. Kehadiran fasilitas baru diharapkan memperkuat kemampuan produksi Daihatsu sekaligus meningkatkan daya saing manufakturnya di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi Kumulatif ADM Tembus 9 Juta Unit</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan panjang ADM di Indonesia turut tercermin dari jumlah produksi kumulatif perusahaan. Hingga Agustus 2025, total produksi ADM telah mencapai 9 juta unit kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi tersebut tidak seluruhnya ditujukan untuk pasar domestik. Selama lima tahun terakhir, sekitar 70% kendaraan yang diproduksi ADM diserap konsumen Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, sekitar 30% produksi dialokasikan untuk kebutuhan ekspor. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa fasilitas manufaktur ADM juga berfungsi sebagai bagian dari rantai pasok kendaraan untuk pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspor Daihatsu dari Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar ekspor menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan manufaktur ADM. Kendaraan yang diproduksi di Indonesia kini telah menjangkau lebih dari 60 negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah tujuan ekspor mencakup ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Selatan. Perluasan pasar tersebut membuat Indonesia memiliki peran dalam jaringan produksi dan distribusi Daihatsu secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volume Ekspor Naik 11 Persen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga Agustus 2026, ADM mencatat volume ekspor lebih dari 85.000 unit. Jumlah tersebut meningkat sekitar 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SUV menjadi kelompok kendaraan dengan kontribusi terbesar terhadap ekspor ADM. Jenis kendaraan tersebut menyumbang sekitar 50% dari keseluruhan ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hatchback berada di posisi berikutnya dengan kontribusi sekitar 26%. Sementara itu, kendaraan komersial menyumbang sekitar 24% dari total ekspor perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi negara tujuan, sekitar 60% ekspor ADM terkonsentrasi di tiga pasar. Filipina menyumbang sekitar 29%, Jepang 18%, dan Peru 12%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jaringan Ekspor Menjangkau Berbagai Kawasan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaran negara tujuan ekspor menunjukkan bahwa kendaraan produksi ADM memiliki pasar yang cukup beragam. Produk tersebut tidak hanya dikirim ke negara-negara Asia, tetapi juga menjangkau kawasan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan pasar ekspor memberikan ruang bagi manufaktur Indonesia untuk meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi. Aktivitas tersebut juga mendukung keterhubungan industri komponen lokal dengan kebutuhan produksi kendaraan untuk pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi ADM, penguatan ekspor menjadi bagian dari strategi mempertahankan daya saing manufaktur. Perusahaan dapat memanfaatkan basis produksi Indonesia untuk melayani permintaan dari berbagai negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan Daihatsu Domestik Capai 97.000 Unit</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengandalkan pasar ekspor, ADM tetap mempertahankan fokus pada konsumen Indonesia. Penjualan ritel Daihatsu hingga Agustus 2026 tercatat lebih dari 97.000 unit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut tumbuh sekitar 9% secara tahunan. Pada periode yang sama, penjualan ritel otomotif nasional mencapai sekitar 594.000 unit atau meningkat 14% dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan realisasi tersebut, Daihatsu mencatat pangsa pasar domestik sebesar 16,3%. Posisi tersebut menempatkan Daihatsu pada peringkat kedua dalam penjualan otomotif nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gran Max Menjadi Kontributor Utama Penjualan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komposisi penjualan Daihatsu di pasar domestik masih didominasi oleh beberapa kelompok produk. Lebih dari 90% penjualan perusahaan berasal dari tiga kelompok kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gran Max Series memberikan kontribusi terbesar dengan sekitar 52% penjualan. Produk LCGC yang terdiri atas Sigra dan Ayla menyumbang sekitar 30%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, SUV Terios memberikan kontribusi sekitar 10%. Komposisi tersebut menunjukkan peran kendaraan komersial, mobil LCGC, dan SUV dalam portofolio penjualan Daihatsu di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan Tersebar hingga Luar Jawa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar Daihatsu juga tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sekitar 55% penjualan perusahaan berasal dari wilayah luar Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi karakter wilayah, sekitar 45% penjualan berasal dari kawasan rural. Sebaran tersebut memperlihatkan pentingnya jaringan distribusi dalam menjangkau konsumen di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ADM mendukung distribusi kendaraan melalui jaringan yang mencakup lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam mendekatkan produk dan layanan Daihatsu kepada konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rantai Pasok Daihatsu Libatkan Ribuan Pemasok Lokal</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur ADM juga memberikan dampak terhadap ekosistem industri pendukung. Perusahaan melibatkan lebih dari 2.000 pemasok dan UMKM lokal dalam rantai pasok produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingkat local purchase ADM tercatat lebih dari 80%. Penggunaan komponen dan pasokan dari dalam negeri memperkuat keterlibatan industri lokal dalam kegiatan manufaktur kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem industri Daihatsu juga disebut memiliki potensi membuka sekitar 1 juta lapangan kerja. Dampaknya tidak hanya berasal dari aktivitas pabrik, tetapi juga dari jaringan pemasok dan kegiatan pendukung lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan pemasok lokal menjadi salah satu faktor penting dalam membangun industri otomotif yang terintegrasi. Rantai pasok yang kuat juga dapat mendukung keberlanjutan produksi ketika perusahaan meningkatkan kapasitas manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi Menjadi Penopang Pengembangan Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi pabrik baru di Karawang senilai Rp2,9 triliun menjadi salah satu langkah ADM dalam memperkuat basis produksinya. Pengembangan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan perluasan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rokky mengatakan perusahaan ingin menjaga kontribusi Daihatsu terhadap industri nasional melalui manufaktur yang kompetitif. Pengembangan produk dan kemudahan akses mobilitas masyarakat juga menjadi bagian dari arah perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Kami ingin menjaga kontribusi tersebut melalui manufaktur yang kompetitif, produk yang relevan, serta dukungan mobilitas yang semakin mudah diakses oleh masyarakat,” kata Rokky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kapasitas produksi hingga 530.000 unit per tahun, ADM memiliki basis manufaktur yang cukup besar untuk mendukung pasar domestik dan ekspor. Pertumbuhan volume ekspor serta jaringan distribusi domestik menjadi bagian dari strategi perusahaan ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.industry.co.id/read/156405/allprint-indonesia-2026-menjadi-pusat-b2b-cetak-digital-hingga-manufaktur-cerdas">ALLPrint Indonesia 2026: Menjadi Pusat B2B Cetak Digital hingga Manufaktur Cerdas</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/">Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Xi Jinping Dorong Manufaktur Canggih untuk Modernisasi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/20/xi-jinping-dorong-manufaktur-canggih-untuk-modernisasi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/20/xi-jinping-dorong-manufaktur-canggih-untuk-modernisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 14:26:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur Canggih]]></category>
		<category><![CDATA[Modernisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Xi Jinping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Xi Jinping Dorong Penguatan Manufaktur Canggih China Presiden China Xi Jinping menyerukan penguatan berkelanjutan terhadap sektor manufaktur canggih untuk mendukung proses modernisasi China. Seruan tersebut disampaikan Xi dalam instruksi yang dibacakan pada konferensi nasional mengenai manufaktur canggih di Beijing pada 17 September 2026. Baca Juga &#8220;Pelajari Inovasi Toyota di Nagoya, Kemenko Perekonomian Dorong Penguatan Manufaktur [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/20/xi-jinping-dorong-manufaktur-canggih-untuk-modernisasi/">Xi Jinping Dorong Manufaktur Canggih untuk Modernisasi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Xi Jinping Dorong Penguatan Manufaktur Canggih China</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden China Xi Jinping menyerukan penguatan berkelanjutan terhadap sektor manufaktur canggih untuk mendukung proses modernisasi China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seruan tersebut disampaikan Xi dalam instruksi yang dibacakan pada konferensi nasional mengenai manufaktur canggih di Beijing pada 17 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://investortrust.id/business/116846/pelajari-inovasi-toyota-di-nagoya-kemenko-perekonomian-dorong-penguatan-manufaktur-dan-ekosistem-ev">Pelajari Inovasi Toyota di Nagoya, Kemenko Perekonomian Dorong Penguatan Manufaktur dan Ekosistem EV</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Xi juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China dan Ketua Komisi Militer Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam arahannya, Xi menekankan pentingnya menjaga pembangunan industri berkualitas tinggi sekaligus memperkuat keamanan sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">China juga diarahkan untuk mengembangkan manufaktur yang lebih cerdas, hijau, dan terintegrasi. Pemerintah China turut mendorong penguatan rantai industri dan pasokan agar lebih mandiri serta tangguh menghadapi berbagai risiko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Teknologi Tinggi Tumbuh Lebih Cepat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan manufaktur canggih berlangsung ketika sektor tersebut semakin berperan dalam pertumbuhan industri China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam delapan bulan pertama 2026, nilai tambah output industri perusahaan-perusahaan besar meningkat 5,3 persen secara tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada periode yang sama, manufaktur teknologi tinggi mencatat pertumbuhan sebesar 14,2 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data tersebut menunjukkan perbedaan laju pertumbuhan antara manufaktur secara umum dan sektor berteknologi tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para pakar melihat manufaktur cerdas, hijau, dan terintegrasi sebagai arah penting transformasi industri China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi pintar berperan meningkatkan efisiensi produksi. Sementara itu, teknologi hijau diarahkan untuk mengurangi penggunaan sumber daya dan emisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi teknologi juga membantu industri tradisional meningkatkan kemampuan produksi tanpa harus meninggalkan peran ekonominya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Percepat Transformasi Industri China</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bian Yongzu, Wakil Pemimpin Redaksi Eksekutif Modernization of Management, mengatakan teknologi cerdas menjadi fondasi penting dalam transformasi manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bian, kecerdasan buatan atau AI semakin terintegrasi dengan big data, peralatan pintar, dan robotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggabungan teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan efisiensi, presisi, serta otomatisasi proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan AI juga mengubah kebutuhan industri terhadap kemampuan tenaga kerja. Perusahaan semakin membutuhkan pekerja yang mampu mengoperasikan dan mengembangkan teknologi produksi berbasis digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bian menilai aspek lingkungan juga menjadi bagian penting dalam perkembangan manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses produksi yang lebih hemat sumber daya dan rendah karbon dapat membantu perusahaan menghadapi tuntutan efisiensi sekaligus meningkatkan daya saing dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi Teknologi Dorong Industri Tradisional</p>



<p class="wp-block-paragraph">China memiliki basis manufaktur yang sangat besar dengan karakteristik industri yang beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di satu sisi, negara tersebut memiliki perusahaan dengan teknologi produksi maju. Di sisi lain, industri tradisional masih menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, transformasi manufaktur tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi pintar dan teknologi hijau juga diterapkan pada sistem produksi yang telah berjalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Chen Jing, Wakil Presiden Technology and Strategy Research Institute, mengatakan berbagai elemen peningkatan manufaktur dapat saling memperkuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi cerdas dapat meningkatkan kemampuan teknologi sekaligus membantu mengurangi emisi. Sementara itu, agenda manufaktur hijau menciptakan permintaan terhadap teknologi dengan nilai tambah lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persaingan industri juga semakin bergeser dari faktor kapasitas produksi dan harga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan inovasi, kualitas produk, keamanan industri, kekuatan merek, dan efisiensi emisi menjadi aspek yang semakin penting dalam persaingan manufaktur global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot Humanoid Mulai Masuk Lini Produksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan teknologi baru menjadi salah satu bukti perkembangan manufaktur canggih China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AGIBOT menyebut robot humanoid Genie G2 telah digunakan pada lini produksi tablet di Nanchang, Provinsi Jiangxi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot tersebut menjalankan tugas pemuatan dan pembongkaran dengan tingkat keberhasilan yang dilaporkan mencapai 99 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yao Maoqing, salah satu pendiri AGIBOT sekaligus CEO Maniformer Technology, menyebut penerapan tersebut sebagai contoh integrasi AI dengan manufaktur canggih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan robotika China juga mencakup sektor di luar proses perakitan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DEEP Robotics mengembangkan teknologi yang menggabungkan AI dengan kendali gerak, persepsi lingkungan, dan navigasi otonom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi tersebut diarahkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk sektor energi, inspeksi jaringan listrik, tanggap darurat, dan operasi di lingkungan kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem Robotika China Terus Berkembang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan robotika turut didukung oleh terbentuknya ekosistem industri yang mencakup berbagai komponen teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot Valley di Shenzhen memiliki luas sekitar 28 kilometer persegi dan telah menghimpun lebih dari 200 perusahaan yang berkaitan dengan robotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam kawasan tersebut terdapat lebih dari 25 produsen robot humanoid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rantai industri robotika mencakup model AI, sensor taktil, lidar, motor servo, modul sendi, lengan robot, hingga tangan robotik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingkat lokalisasi komponen utama disebut telah melampaui 90 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut memperlihatkan upaya China membangun rantai pasok teknologi robotika yang semakin terintegrasi di dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi Robot Industri Tumbuh Pesat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan manufaktur canggih juga tercermin dalam data produksi industri pada Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Output manufaktur peralatan meningkat 12,1 persen secara tahunan. Sementara itu, manufaktur teknologi tinggi tumbuh 16,7 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi robot industri bahkan meningkat 34,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur teknologi tinggi dan manufaktur produk digital menyumbang lebih dari 60 persen pertumbuhan output industri pada bulan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan kemajuan sejumlah proyek teknologi dan manufaktur strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">China, misalnya, melanjutkan pengembangan kereta cepat CR450 yang telah menyelesaikan pengujian kendaraan secara menyeluruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">China juga mencatat perkembangan pada teknologi antariksa melalui roket pembawa yang dapat digunakan kembali Zhuque-3 Y2.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sektor maritim, kapal pesiar besar kedua buatan China, Adora Flora City, dijadwalkan diserahkan pada November.</p>



<p class="wp-block-paragraph">China Percepat Pengembangan Manufaktur Hijau</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain digitalisasi dan otomatisasi, China mempercepat transformasi menuju manufaktur yang lebih ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam periode Rencana Lima Tahun ke-15 2026-2030, pemerintah China berencana membangun 500 pabrik tanpa emisi karbon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga mendorong pengembangan model manufaktur hijau yang dapat diterapkan secara lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri tradisional seperti baja, logam nonferrous, dan petrokimia akan diarahkan untuk menggunakan bahan baku serta bahan bakar yang lebih bersih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga didorong mengoptimalkan struktur produk dan menerapkan teknologi rendah karbon dalam proses produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">China menargetkan output dari pabrik hijau di berbagai tingkatan mencapai 45 persen dari total output perusahaan manufaktur besar pada 2030.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Target tersebut menunjukkan bahwa agenda transformasi manufaktur tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aspek efisiensi energi, pengurangan emisi, dan penggunaan sumber daya juga menjadi bagian dari kebijakan industri China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Canggih Jadi Bagian Strategi Modernisasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bian Yongzu menilai peningkatan kapasitas manufaktur canggih China semakin berhubungan dengan daya saing negara tersebut di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan teknologi, efisiensi produksi, dan kualitas produk menjadi faktor penting dalam memperluas pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produsen China tidak hanya diarahkan memenuhi kebutuhan domestik. Industri juga dituntut menghasilkan produk berteknologi tinggi yang mampu bersaing di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut memperlihatkan pergeseran fokus manufaktur China dari sekadar memperbesar skala produksi menuju peningkatan kandungan teknologi dan nilai tambah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan manufaktur canggih juga berkaitan dengan ketahanan rantai pasok. China berupaya meningkatkan kemandirian industri sekaligus mengurangi kerentanan terhadap gangguan eksternal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompas.id/artikel/bunga-the-fed-naik-tekan-industri">Kenaikan Bunga The Fed Bisa Tekan Industri Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/20/xi-jinping-dorong-manufaktur-canggih-untuk-modernisasi/">Xi Jinping Dorong Manufaktur Canggih untuk Modernisasi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/20/xi-jinping-dorong-manufaktur-canggih-untuk-modernisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDA Sign Dipakai 17.000 Akun, Manufaktur Tertinggi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/17/vida-sign-dipakai-17-000-akun-manufaktur-tertinggi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/17/vida-sign-dipakai-17-000-akun-manufaktur-tertinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[VIDA Sign]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=568</guid>

					<description><![CDATA[<p>VIDA Sign Tembus 17.000 Akun, Manufaktur Jadi Pengguna TerbesarPengguna VIDA Sign Mencapai 17.000 Akun PT Indonesia Digital Identity (VIDA) mencatat pertumbuhan penggunaan VIDA Sign sepanjang 2026.&#160;Hingga Agustus 2026, platform tanda tangan digital tersebut telah digunakan oleh sekitar 17.000 akun dari berbagai sektor usaha. Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyebut manufaktur, ritel, dan teknologi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/17/vida-sign-dipakai-17-000-akun-manufaktur-tertinggi/">VIDA Sign Dipakai 17.000 Akun, Manufaktur Tertinggi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">VIDA Sign Tembus 17.000 Akun, Manufaktur Jadi Pengguna Terbesar<br>Pengguna VIDA Sign Mencapai 17.000 Akun</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Indonesia Digital Identity (VIDA) mencatat pertumbuhan penggunaan VIDA Sign sepanjang 2026.&nbsp;<mark>Hingga Agustus 2026, platform tanda tangan digital tersebut telah digunakan oleh sekitar 17.000 akun dari berbagai sektor usaha.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyebut manufaktur, ritel, dan teknologi menjadi tiga sektor dengan jumlah pengguna terbesar. Ketiga sektor tersebut menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap proses administrasi dan penandatanganan dokumen secara digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://investor.id/business/454261/capai-produksi-3-juta-unit-pabrik-baru-midea-perkuat-investasi-manufaktur-di-indonesia">Capai Produksi 3 Juta Unit, Pabrik Baru Midea Perkuat Investasi Manufaktur di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor keuangan juga mencatat adopsi yang signifikan. Menurut Niki, perusahaan di sektor tersebut menggunakan tanda tangan digital terutama untuk dokumen dan proses yang membutuhkan keamanan serta perlindungan terhadap risiko fraud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Sementara itu sektor keuangan menjadi salah satu area dengan adopsi yang signifikan, terutama untuk penggunaan tanda tangan digital pada dokumen dan proses yang membutuhkan tingkat keamanan serta perlindungan terhadap risiko fraud yang tinggi,” kata Niki kepada Bisnis, Rabu (16/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">VIDA Sign Integrasikan Tanda Tangan Digital dan e-Meterai</p>



<p class="wp-block-paragraph">VIDA Sign merupakan platform tanda tangan elektronik tersertifikasi yang dikembangkan VIDA.&nbsp;<mark>Layanan tersebut dirancang untuk mendukung proses penandatanganan dokumen secara digital.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform ini juga menggabungkan tanda tangan elektronik dengan e-Meterai dalam satu alur kerja. Integrasi tersebut memungkinkan pengguna mengelola dua kebutuhan administratif dalam satu platform.</p>



<p class="wp-block-paragraph">VIDA menyebut tanda tangan elektronik pada platformnya memiliki kekuatan hukum yang setara dengan tanda tangan basah sesuai ketentuan UU ITE di Indonesia. Aspek legalitas tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penggunaan dokumen elektronik untuk kegiatan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Digitalisasi proses juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik. Perusahaan dapat mengelola proses persetujuan dan penandatanganan tanpa harus melalui seluruh tahapan administrasi berbasis kertas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Miniso Kelola Ratusan Dokumen Secara Digital</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan VIDA Sign terlihat pada sektor ritel melalui PT Miniso Trading Indonesia. Perusahaan tersebut menggunakan layanan VIDA Sign untuk mendigitalisasi pengelolaan berbagai dokumen operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">VIDA mencatat Miniso Trading Indonesia menangani lebih dari 400 dokumen kontrak kerja dan pernyataan setiap bulan menggunakan sistem digital.&nbsp;<mark>Proses tersebut mencakup pengelolaan dokumen yang sebelumnya membutuhkan penanganan administratif secara manual.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan tanda tangan digital memungkinkan proses dokumen berlangsung dalam alur kerja elektronik. Cara tersebut membantu perusahaan mengelola volume dokumen secara lebih terstruktur tanpa bergantung sepenuhnya pada pencetakan dokumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kyrim Pangkas Waktu Pemrosesan Dokumen hingga 80 Persen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Implementasi lainnya dilakukan PT Kiriman Dana Pandai atau Kyrim.&nbsp;<mark>Perusahaan yang bergerak sebagai Penyedia Jasa Pembayaran tersebut menggunakan VIDA Sign untuk mendigitalisasi proses penandatanganan dan pembubuhan e-Meterai.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah proses tersebut dialihkan ke sistem digital, Kyrim mencatat waktu pemrosesan dokumen berkurang hingga 80 persen. Durasi yang sebelumnya mencapai satu hingga dua minggu menjadi sekitar satu hingga tiga hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Sebelum menggunakan VIDA Sign, Kyrim masih menjalankan penandatanganan dan pembubuhan meterai secara manual.</mark>&nbsp;Prosedur tersebut membutuhkan sejumlah tahapan administratif sebelum dokumen dapat dinyatakan selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses manual juga melibatkan pencetakan dan pengiriman dokumen. Selain menambah waktu pengerjaan, mekanisme tersebut menghadirkan risiko seperti dokumen hilang atau informasi yang terdapat di dalamnya terekspos.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi e-Meterai Memangkas Tahapan Administrasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kyrim kini menggabungkan proses tanda tangan elektronik dan e-Meterai melalui satu platform. Perubahan tersebut membuat penyelesaian dokumen tidak lagi bergantung pada rangkaian proses fisik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi tersebut juga membantu memastikan kebutuhan pembubuhan meterai masuk dalam alur kerja digital. Dengan demikian, proses administrasi dapat berlangsung lebih terkoordinasi dari tahap penandatanganan hingga penyelesaian dokumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Fadli dari Kyrim mengatakan pertimbangan perusahaan dalam memilih solusi digital tidak hanya berkaitan dengan administrasi.</mark>&nbsp;Faktor keamanan dan kenyamanan para pihak yang terlibat dalam penandatanganan juga menjadi perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Pertimbangan utama kami bukan hanya kemudahan administrasi, tetapi juga kenyamanan dan keamanan bagi pihak-pihak yang melakukan penandatanganan,” ujar Fadli.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Adopsi Digital Mendorong Efisiensi Pengelolaan Dokumen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan pengguna VIDA Sign menunjukkan kebutuhan perusahaan terhadap proses penandatanganan dokumen yang semakin terdigitalisasi. Manufaktur, ritel, dan teknologi tercatat sebagai sektor dengan jumlah pengguna terbesar hingga Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, sektor keuangan memiliki kebutuhan khusus karena sebagian prosesnya berkaitan dengan keamanan dokumen dan pengendalian risiko fraud. Integrasi tanda tangan digital serta e-Meterai menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan untuk kebutuhan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh penggunaan di Miniso dan Kyrim memperlihatkan penerapan teknologi dalam skala operasional yang berbeda. Miniso memanfaatkannya untuk mengelola ratusan dokumen setiap bulan, sedangkan Kyrim mencatat pengurangan waktu pemrosesan setelah proses manual didigitalisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, perkembangan layanan tanda tangan digital akan berkaitan dengan kebutuhan perusahaan terhadap efisiensi, keamanan, dan pengelolaan dokumen elektronik. Bagi penyedia layanan seperti VIDA, pertumbuhan penggunaan juga menjadi bagian dari perluasan penerapan identitas digital dalam aktivitas bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.marketeers.com/resmikan-pabrik-grease-shell-perkuat-kapasitas-manufaktur/">Resmikan Pabrik Grease, Shell Perkuat Kapasitas Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/17/vida-sign-dipakai-17-000-akun-manufaktur-tertinggi/">VIDA Sign Dipakai 17.000 Akun, Manufaktur Tertinggi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/17/vida-sign-dipakai-17-000-akun-manufaktur-tertinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 09:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kontraksi]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur Turun ke 49,8, DPR Ingatkan Risiko PHKAktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. PMI Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan membawa sektor industri nasional kembali berada di bawah ambang ekspansi. Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah tidak mengabaikan penurunan tersebut. Menurutnya, PMI dapat menjadi indikator awal untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/">Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Turun ke 49,8, DPR Ingatkan Risiko PHK<br>Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. PMI Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan membawa sektor industri nasional kembali berada di bawah ambang ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah tidak mengabaikan penurunan tersebut. Menurutnya, PMI dapat menjadi indikator awal untuk melihat kondisi industri dan potensi dampaknya terhadap tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri padat karya menjadi perhatian karena sektor tersebut menampung jutaan pekerjaAmin mengatakan kontraksi PMI Agustus terutama berkaitan dengan penurunan produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kedua indikator tersebut tercatat mengalami pele. Pelemahan aktivitas produksi yang berlangsung berulang berpotensi memengaruhi keputusan perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://infobanknews.com/menavigasi-ulang-arah-kebijakan-di-tengah-ketidakpastian-global-yang-berkelanjutan">Menavigasi Ulang Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global yang Berkelanjutan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi dan Penyerapan Tenaga Kerja Melemah<br>Amin mengatakan kontraksi PMI Agustus terutama berkaitan dengan penurunan produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kedua indikator tersebut tercatat mengalami pelemahan dalam lima dari enam periode survei terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pola tersebut menunjukkan tekanan terhadap industri cukup persisten. Kondisi itu berbeda dengan pelemahan yang hanya muncul akibat perubahan aktivitas dalam satu periode tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika PMI kembali terkontraksi, itu sinyal yang harus direspons cepat oleh pemerintah, bukan ditunggu sampai dampaknya membesar,” ujar Amin di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai pemerintah perlu membaca perkembangan PMI sebagai sinyal terhadap kondisi sektor riil. Respons lebih awal dinilai penting agar tekanan terhadap industri tidak berkembang menjadi persoalan ketenagakerjaan yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Pernah Anjlok ke Level 46,9<br>Kekhawatiran terhadap kondisi manufaktur juga muncul setelah PMI sempat jatuh ke level 46,9 pada pertengahan 2026. Penurunan tersebut sebelumnya memicu perhatian ekonom terhadap kemungkinan meningkatnya PHK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko tersebut diperkirakan dapat terjadi pada periode Agustus hingga Desember 2026. Industri padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan produk konsumsi menjadi sektor yang paling mendapat perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amin menilai perkembangan PMI terbaru memperkuat kebutuhan untuk melakukan langkah antisipatif. Ia mengingatkan bahwa tekanan terhadap produksi dapat berlanjut ke pasar tenaga kerja apabila tidak segera diatasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Korelasi antara pelemahan PMI dan risiko PHK ini sudah mulai terlihat di lapangan,” kata Amin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Kebijakan konkret diperlukan untuk menjaga aktivitas industri sekaligus mencegah tekanan lebih besar terhadap pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Soroti Efisiensi Tenaga Kerja<br>Kementerian Perindustrian sebelumnya mengaitkan pelemahan PMI Agustus dengan langkah efisiensi yang dilakukan sejumlah pelaku industri. Kebijakan tersebut muncul di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa tekanan manufaktur tidak hanya berkaitan dengan permintaan. Perusahaan juga melakukan penyesuaian internal untuk menjaga efisiensi dan daya saing bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Amin meminta pemerintah melihat dampak efisiensi tersebut secara lebih menyeluruh. Menurutnya, pengurangan kebutuhan tenaga kerja tetap dapat meningkatkan risiko hilangnya pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai istilah efisiensi tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan kondisi pekerja. Jika perusahaan mengurangi jumlah tenaga kerja, dampaknya dapat merembet pada pendapatan rumah tangga dan daya beli masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak Kontraksi<br>Penurunan PMI menjadi perhatian karena industri manufaktur memiliki keterkaitan luas dengan perekonomian. Aktivitas pabrik memengaruhi rantai pasok, distribusi, perdagangan, serta kebutuhan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, tekanan yang berlangsung dalam beberapa periode perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Upaya menjaga produksi sekaligus mempertahankan tenaga kerja menjadi penting ketika industri menghad PMI seharusnya menjadi salah satu indikator yang digunakan pemerintah untuk membaca perkembangan sektor riil. Respons kebijakan yang lebih cepat diharapkan dapat mencegah pelemahan industri berkembang menjadi gel tekanan produksi tidak berlanjut dan penyesuaian tenaga kerja tidak berkembang menjadi kehilangan pekerjaan dalam skala dalam menjaga permintaan, produksi, dan daya saing akan menentukan seberapa besar risiko PHK dapat ditekan.api persaingan yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amin menekankan bahwa PMI seharusnya menjadi salah satu indikator yang digunakan pemerintah untuk membaca perkembangan sektor riil. Respons kebijakan yang lebih cepat diharapkan dapat mencegah pelemahan industri berkembang menjadi gelombang PHK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan PMI Agustus yang kembali berada di zona kontraksi, kondisi manufaktur masih membutuhkan perhatian. Pemerintah perlu memastikan tekanan produksi tidak berlanjut dan penyesuaian tenaga kerja tidak berkembang menjadi kehilangan pekerjaan dalam skala lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan PMI pada periode berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah industri mampu kembali memasuki fase ekspansi. Di sisi lain, kebijakan pemerintah dalam menjaga permintaan, produksi, dan daya saing akan menentukan seberapa besar risiko PHK dapat ditekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://industri.kontan.co.id/news/pasokan-gas-dibatasi-80-industri-keramik-kurangi-produksi-dan-tenaga-kerja">Pasokan Gas Dibatasi 80%, Industri Keramik Kurangi Produksi dan Tenaga Kerja</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/">Sektor Manufaktur Kontraksi, Risiko PHK Meningkat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/14/sektor-manufaktur-kontraksi-risiko-phk-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur Botanikal]]></category>
		<category><![CDATA[Rempah Lokal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=558</guid>

					<description><![CDATA[<p>KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal, Dorong Hilirisasi Rempah Danau TobaPT Kebaikan Alam Indonesia (KAI) memperluas bisnis berbasis rempah dari produk minuman herbal menjadi manufaktur botanikal dan penyedia botanical ingredients. Perusahaan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, itu juga mendorong hilirisasi rempah dari kawasan Danau Toba. Baca Juga &#8220;Midea Genjot Investasi Manufaktur di Indonesia, Produksi Tembus 3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal, Dorong Hilirisasi Rempah Danau Toba<br>PT Kebaikan Alam Indonesia (KAI) memperluas bisnis berbasis rempah dari produk minuman herbal menjadi manufaktur botanikal dan penyedia botanical ingredients. Perusahaan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, itu juga mendorong hilirisasi rempah dari kawasan Danau Toba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.industry.co.id/read/155772/midea-genjot-investasi-manufaktur-di-indonesia-produksi-tembus-3-juta-unit">Midea Genjot Investasi Manufaktur di Indonesia, Produksi Tembus 3 Juta Unit</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut dilakukan dengan mengembangkan produk konsumen, bahan botanikal, konsentrat, hingga layanan manufaktur untuk pelaku usaha. KAI juga mengembangkan merek ARAMU sebagai lini yang berhubungan langsung dengan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan model bisnis itu membuat rempah tidak lagi berhenti sebagai komoditas mentah. Bahan alam diolah menjadi produk dengan nilai tambah sekaligus menjadi bahan baku bagi produk milik perusahaan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Minuman Herbal Menuju Manufaktur Botanikal<br>Owner PT Kebaikan Alam Indonesia, Agustine, mengatakan pengembangan lini bisnis KAI mengikuti kebutuhan pasar yang semakin beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi kita kan dulu cuma lini produksi ready to drink sama tea bag. Nah, yang tea bag itu sekarang kita sudah banyak varian, sudah ada enam variannya. Terus kita ada kembangkan lini bisnis sirup,” ujarnya di rumah produksi KAI, Kamis (10/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan sirup menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan sektor hotel, restoran, dan kafe atau HOREKA. Produk tersebut memungkinkan pelaku usaha menghadirkan menu berbasis rempah tanpa harus melakukan seluruh proses pengolahan dari bahan mentah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agustine, minat terhadap produk wellness dan pangan fungsional turut membuka peluang tersebut. KAI kemudian menawarkan bahan yang lebih praktis untuk digunakan dalam pengembangan menu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kesulitannya bikin produk ini kan ribet banget. Mau parut lah, bikin kotor dapur lah. Nah, jadi kita kasih solusi,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut diterapkan pada produk seperti kunyit asam. Pelaku usaha dapat menggunakan produk berbentuk sirup tanpa harus memarut dan mengolah kunyit sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ARAMU Jadi Merek Konsumen, KAI Fokus pada Solusi B2B<br>KAI tidak hanya menjual produk siap konsumsi. Perusahaan juga mengembangkan kemampuan manufaktur untuk memenuhi kebutuhan bisnis lain melalui skema business-to-business atau B2B.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu fasilitas yang dikembangkan adalah ARAMU Origin Flagship. Tempat tersebut berfungsi sebagai ruang demonstrasi produk sekaligus pusat pelatihan bagi pelaku HOREKA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Para pebisnis HOREKA itu tidak tahu mau racik kayak mana, menu dasarnya kayak mana. Nah, inilah kita training centernya kita bikin di sini,” ujar Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI juga menyediakan layanan private label. Pelaku usaha dapat meminta penyesuaian bentuk produk, kemasan, hingga merek sesuai kebutuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan bahkan menerima kebutuhan pengolahan bahan yang lebih sederhana. Layanan tersebut mencakup pembuatan simplisia atau penggilingan bahan menjadi bubuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model tersebut membuat KAI memiliki dua jalur bisnis. ARAMU menyasar konsumen akhir, sedangkan KAI menyediakan manufaktur, pengembangan produk, dan bahan botanikal bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Botanical Ingredients Perluas Pasar Industri<br>Salah satu fokus pengembangan KAI berada pada botanical ingredients. Bahan tersebut ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan komponen berbasis tanaman tanpa harus membangun fasilitas ekstraksi sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mencontohkan kebutuhan produsen permen yang ingin menambahkan karakter herbal pada produknya. Perusahaan tersebut harus menyiapkan fasilitas, keahlian, dan investasi jika ingin melakukan ekstraksi sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI kemudian menawarkan ekstrak botanikal sebagai bahan yang dapat digunakan dalam proses produksi pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau kita di PT Kebaikan Alam Indonesia, kita bikin ekstraknya. Jadi mereka tidak usah bikin ekstraksi,” jelas Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, pendekatan tersebut dapat membantu perusahaan menghemat investasi dan menyederhanakan proses pengembangan produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama B2B dapat dimulai dari penyediaan bahan, pengolahan, pengemasan, hingga pengembangan merek. KAI juga dapat menyesuaikan bentuk produk berdasarkan kebutuhan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hilirisasi Rempah Danau Toba Jadi Agenda Utama<br>Pengembangan manufaktur KAI juga berkaitan dengan upaya meningkatkan nilai tambah rempah dari kawasan Danau Toba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita mengusung temanya itu, kita mau hilirisasi rempah dari Danau Toba,” kata Agustine.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai sebagian rempah dari kawasan tersebut masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebelum dipasarkan. Pengolahan lebih lanjut dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan penjualan bahan mentah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jahe merah menjadi salah satu bahan utama yang digunakan KAI. Selain itu, perusahaan mengoptimalkan kunyit, temulawak, serai, dan rosella dalam pengembangan produknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bahan utama yang kita gunakan itu jahe merah. Jahe merah di kawasan Danau Toba itu the best. Kemudian kita pakai kunyit, kemudian temulawak, ada serai, sama rosella,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI bekerja sama dengan petani dan pengepul lokal untuk memenuhi sebagian kebutuhan bahan baku. Pola tersebut menghubungkan kegiatan manufaktur dengan rantai pasok komoditas lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan itu, hilirisasi tidak hanya berkaitan dengan proses produksi. Pengembangan tersebut juga dapat memperkuat hubungan antara pelaku manufaktur dan pemasok bahan baku di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Standar Produksi Diperkuat untuk Membuka Pasar Ekspor<br>Ekspansi manufaktur juga mendorong KAI memperkuat standar produksi. Perusahaan sebelumnya telah mengantongi izin BPOM dan sertifikasi halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, KAI menyebut telah memiliki standar Hazard Analysis and Critical Control Points atau HACCP serta Good Manufacturing Practices atau GMP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mengatakan HACCP menjadi salah satu persyaratan yang kerap diminta calon mitra luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Biasanya permintaan luar negeri itu mereka harus minta bukan sekadar BPOM, halal yang diminta. Mereka harus minta itu ada HACCP-nya,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI memperoleh sertifikasi HACCP pada 2025. Penguatan standar tersebut menjadi bagian dari persiapan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk ARAMU sebelumnya telah dibawa konsumen ke sejumlah negara melalui mekanisme hand carry. Negara yang disebut antara lain Singapura, Malaysia, Australia, Filipina, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, perusahaan membedakan pengalaman tersebut dari kegiatan ekspor resmi. Saat ini, KAI masih menjalani proses persyaratan untuk pasar Malaysia dan melakukan penjajakan lebih serius ke Afrika Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Business Matching Jadi Jalur Penjajakan Pasar Global<br>Untuk memperluas jaringan internasional, KAI memanfaatkan forum perdagangan dan business matching. Perusahaan dijadwalkan mengikuti Trade Expo Indonesia 2026 melalui UMKM binaan Bank Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KAI juga akan mengikuti Indonesia Sharia Economic Festival atau ISEF 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Forum tersebut menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan perusahaan dengan calon mitra dan pembeli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustine mengatakan business matching selama ini menjadi salah satu jalur yang membantu perusahaan menemukan calon pembeli dari luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita kebanyakan dapat buyer-nya dari business matching,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, peluang kerja sama dapat terbentuk setelah pertemuan awal. Namun, proses realisasinya tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan dan waktu pengurusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk ARAMU Menyesuaikan Selera Konsumen Muda<br>Di tengah pengembangan bisnis B2B, KAI tetap mempertahankan ARAMU sebagai merek consumer. Produk empon-empon menjadi salah satu produk utama yang masih memiliki pelanggan loyal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ARAMU empon-empon menggunakan tiga bahan rimpang utama, yakni jahe merah, kunyit, dan temulawak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rri.co.id/ekonomi/bisnis/2722525/catat-produksi-3-juta-unit-midea-perkuat-investasi-manufaktur-di-indonesia">Catat Produksi 3 Juta Unit, Midea Perkuat Investasi Manufaktur di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/">KAI Kembangkan Manufaktur Botanikal untuk Rempah Lokal</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/11/kai-kembangkan-manufaktur-botanikal-untuk-rempah-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
