<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Otomasi &amp; Robotika Industri Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/category/otomasi-robotika-industri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/category/otomasi-robotika-industri/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 14:56:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Pemerintah Kaji Model Toyota untuk Tingkatkan Daya Saing Otomotif RI</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/20/pemerintah-kaji-model-toyota-untuk-tingkatkan-daya-saing-otomotif-ri/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/20/pemerintah-kaji-model-toyota-untuk-tingkatkan-daya-saing-otomotif-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 14:56:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=577</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia menjadikan pengalaman Toyota dalam mengembangkan industri manufaktur sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat sektor otomotif nasional. Kajian tersebut mencakup cara perusahaan membangun teknologi, tenaga kerja, pemasok, hingga jaringan produksi yang terintegrasi. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso melihat pengembangan kemampuan industri sebagai faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia. Menurutnya, pengalaman Toyota dapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/20/pemerintah-kaji-model-toyota-untuk-tingkatkan-daya-saing-otomotif-ri/">Pemerintah Kaji Model Toyota untuk Tingkatkan Daya Saing Otomotif RI</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Indonesia menjadikan pengalaman Toyota dalam mengembangkan industri manufaktur sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat sektor otomotif nasional. Kajian tersebut mencakup cara perusahaan membangun teknologi, tenaga kerja, pemasok, hingga jaringan produksi yang terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso melihat pengembangan kemampuan industri sebagai faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia. Menurutnya, pengalaman Toyota dapat memberikan gambaran mengenai pembangunan industri dengan orientasi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Toyota Menjadi Pelajaran bagi Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Susiwijono mempelajari perkembangan industri Toyota ketika mengunjungi Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology (TCMIT) di Nagoya. Kunjungan itu turut membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan manufaktur dan otomotif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://prohealth.id/plts-100-gw-batam-di-persimpangan-basis-industri-hijau-atau-pasar-produk-impor/">PLTS 100 GW: Batam di Persimpangan, Basis Industri Hijau atau Pasar Produk Impor</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai Toyota berhasil mengembangkan kekuatan industrinya melalui kombinasi inovasi, teknologi, kompetensi tenaga kerja, dan jaringan pemasok. Pendekatan tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan kebutuhan Indonesia untuk meningkatkan kapasitas manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengalaman tersebut relevan bagi Indonesia dalam terus memperkuat industri manufaktur dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” ujar Susiwijono.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga melihat perjalanan Toyota di Indonesia sebagai bagian dari perkembangan industri otomotif nasional. Kehadiran perusahaan selama lebih dari 50 tahun telah membentuk jaringan produksi serta pemasok yang cukup luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Toyota Indonesia Terhubung dengan Ribuan Pemasok</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur Toyota di Indonesia telah menghasilkan sekitar 10 juta kendaraan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 3 juta unit telah dipasarkan ke luar negeri melalui ekspor ke lebih dari 100 negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Toyota Group juga telah menanamkan investasi sekitar Rp100 triliun di Indonesia. Kegiatan industrinya melibatkan ekosistem tenaga kerja yang mencapai lebih dari 360.000 orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya aktivitas produksi tersebut berjalan bersama peningkatan penggunaan komponen lokal. Kandungan lokal dalam ekosistem produksi Toyota di Indonesia kini berada di atas 80 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jaringan pemasok menjadi salah satu komponen penting dalam ekosistem tersebut. Toyota Indonesia bekerja dengan lebih dari 240 perusahaan pemasok Tier-1 serta sekitar 520 pemasok Tier-2 dan Tier-3.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Struktur tersebut memperlihatkan keterkaitan antara produsen kendaraan dan industri komponen domestik. Rantai pasok yang terbentuk juga memberikan ruang bagi perusahaan lokal untuk terlibat dalam kegiatan produksi yang berorientasi ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendaraan Listrik Ubah Arah Industri Otomotif</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan teknologi kendaraan menjadi perhatian berikutnya bagi pemerintah. Peralihan menuju kendaraan elektrifikasi menciptakan kebutuhan terhadap jenis komponen, teknologi produksi, dan keterampilan tenaga kerja yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia memiliki peluang untuk memperluas peran dalam rantai nilai kendaraan listrik. Pemerintah melihat peluang tersebut tidak hanya berada pada proses perakitan kendaraan, tetapi juga pada produksi baterai, komponen, pengolahan material, dan kegiatan daur ulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Susiwijono, pengembangan ekosistem elektrifikasi perlu dilakukan secara menyeluruh. Penguatan rantai pasok dari sektor hulu hingga hilir dapat membantu Indonesia meningkatkan keterlibatan dalam industri kendaraan elektrifikasi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari rantai nilai kendaraan elektrifikasi global,” kata Susiwijono.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut juga membuat kebutuhan terhadap tenaga kerja terampil semakin besar. Penguasaan teknologi baru perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi agar industri nasional mampu memenuhi kebutuhan produksi kendaraan generasi berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Toyota Siapkan Produksi Baterai di Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah pengembangan ekosistem elektrifikasi juga terlihat dari kerja sama Toyota dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL). Kemitraan tersebut berkaitan dengan pengembangan manufaktur baterai kendaraan elektrifikasi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengumumkan kerja sama strategis tersebut pada April 2026. Nilai investasi yang disiapkan mencapai Rp1,3 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana tersebut meliputi produksi sel dan modul baterai. Indonesia juga diproyeksikan menjadi salah satu basis ekspor baterai Toyota untuk pasar internasional mulai semester II 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan fasilitas baterai dapat memperluas struktur industri otomotif dalam negeri. Aktivitas manufaktur nantinya tidak hanya berpusat pada kendaraan, tetapi juga mencakup komponen utama yang mendukung teknologi elektrifikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Perkuat Ekosistem Manufaktur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah selanjutnya berencana meningkatkan kerja sama dengan pelaku industri untuk memperkuat kemampuan manufaktur nasional. Pengembangan teknologi, kualitas SDM, jaringan pemasok, dan akses ekspor menjadi bagian dari agenda tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi otomotif juga menuntut industri untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi. Karena itu, pemerintah perlu mendorong hubungan yang lebih erat antara investasi, pengembangan industri komponen, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan ke TCMIT menjadi bagian dari pembahasan pemerintah dan Toyota mengenai masa depan manufaktur. Topik yang dibicarakan mencakup inovasi, teknologi, rantai pasok, kendaraan elektrifikasi, pengembangan SDM, dan ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan basis produksi yang telah terbentuk, Indonesia memiliki modal industri untuk mengembangkan sektor otomotif ke tahap berikutnya. Penguatan kemampuan pemasok dan penguasaan teknologi menjadi bagian penting agar pertumbuhan industri turut meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://wartaekonomi.co.id/read635683/kemenko-perekonomian-dorong-manufaktur-ri-perkuat-teknologi-dan-rantai-pasok">Kemenko Perekonomian Dorong Manufaktur RI Perkuat Teknologi dan Rantai Pasok</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/20/pemerintah-kaji-model-toyota-untuk-tingkatkan-daya-saing-otomotif-ri/">Pemerintah Kaji Model Toyota untuk Tingkatkan Daya Saing Otomotif RI</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/20/pemerintah-kaji-model-toyota-untuk-tingkatkan-daya-saing-otomotif-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Astra Otoparts (AUTO) Ekspansi Bisnis Otomasi ke Filipina</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/17/astra-otoparts-auto-ekspansi-bisnis-otomasi-ke-filipina/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/17/astra-otoparts-auto-ekspansi-bisnis-otomasi-ke-filipina/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:21:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Astra Otoparts (AUTO)]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansi]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Otomasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=571</guid>

					<description><![CDATA[<p>Astra Otoparts Perluas Bisnis Otomasi Manufaktur ke FilipinaWINTEQ Kirim Mesin Otomasi ke Pasar Filipina PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mulai memperluas kapabilitas engineering dan otomasi manufaktur yang dikembangkan di Indonesia ke pasar Asia Tenggara. Ekspansi tersebut dilakukan melalui Divisi WINTEQ dengan mengirim sejumlah mesin industri ke Filipina. Mesin yang dikirim mencakup Automation Machining Line, Automation [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/17/astra-otoparts-auto-ekspansi-bisnis-otomasi-ke-filipina/">Astra Otoparts (AUTO) Ekspansi Bisnis Otomasi ke Filipina</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Astra Otoparts Perluas Bisnis Otomasi Manufaktur ke Filipina<br>WINTEQ Kirim Mesin Otomasi ke Pasar Filipina</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mulai memperluas kapabilitas engineering dan otomasi manufaktur yang dikembangkan di Indonesia ke pasar Asia Tenggara. Ekspansi tersebut dilakukan melalui Divisi WINTEQ dengan mengirim sejumlah mesin industri ke Filipina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mesin yang dikirim mencakup Automation Machining Line, Automation Casting Line, dan Special Purpose Machinery. Peralatan tersebut ditujukan untuk Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP), yang merupakan anak usaha AUTO di Filipina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://industri.kontan.co.id/news/astra-otoparts-auto-bawa-teknologi-otomasi-manufaktur-ke-filipina">Astra Otoparts (AUTO) Bawa Teknologi Otomasi Manufaktur ke Filipina</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengiriman tersebut menjadi bagian dari strategi WINTEQ untuk mengembangkan bisnis otomasi dan special purpose machinery di luar Indonesia. Perusahaan juga membawa kemampuan engineering lokal dalam proses ekspansi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Chief Operating Officer WINTEQ, Fadli Hari Purnomo, mengatakan ekspansi regional menjadi bagian dari pengembangan jangkauan bisnis perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ekspansi ini merupakan langkah penting bagi WINTEQ dalam memperluas kapabilitas dan jangkauan bisnis otomasi dan special purpose machinery ke pasar regional,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Engineering Indonesia Dibawa ke Rantai Produksi Regional</p>



<p class="wp-block-paragraph">WINTEQ tidak hanya mengirim produk berupa mesin ke Filipina. Divisi tersebut turut menawarkan kemampuan engineering yang telah dikembangkan selama beroperasi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan itu mencakup perancangan mesin, integrasi sistem, serta penyediaan solusi otomasi sesuai kebutuhan industri. Pendekatan tersebut membuat ekspansi WINTEQ tidak berhenti pada aktivitas perdagangan mesin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan solusi berdasarkan kebutuhan pengguna menjadi bagian dari kemampuan WINTEQ selama menjalankan bisnis engineering. Kompetensi tersebut kini diarahkan untuk mendukung kebutuhan manufaktur di pasar Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WINTEQ sendiri telah beroperasi sekitar dua dekade dalam bidang engineering, system integration, dan factory automation. Selama periode tersebut, perusahaan mengembangkan lebih dari 1.800 unit produk dan solusi untuk berbagai sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Filipina Jadi Bagian dari Ekspansi Asia Tenggara</p>



<p class="wp-block-paragraph">Filipina bukan merupakan pasar pertama di kawasan yang dijangkau WINTEQ. Sebelumnya, divisi engineering AUTO tersebut telah mengirim mesin precision grinding ke Thailand dan Vietnam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan pasar ke tiga negara tersebut memperlihatkan arah pengembangan bisnis WINTEQ di kawasan Asia Tenggara. Kompetensi yang dibangun di Indonesia mulai digunakan untuk memenuhi kebutuhan manufaktur di luar pasar domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspansi ini juga beriringan dengan pengembangan basis produksi Astra Otoparts di Filipina. Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan terhadap dukungan engineering dan solusi manufaktur untuk menunjang aktivitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi AUTO, pengembangan bisnis regional menjadi salah satu bagian dari diversifikasi sumber pertumbuhan. Perseroan tidak hanya mengandalkan bisnis komponen otomotif di pasar domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan Pasar Motor Filipina Buka Peluang Otomasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Potensi pasar Filipina turut dipengaruhi perkembangan industri kendaraan roda dua. Data Motorcycle Development Program Participants Association Inc. (MDPPA) menunjukkan penjualan sepeda motor di Filipina mencapai sekitar 939.528 unit hingga Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah tersebut meningkat 3,58% dibandingkan periode yang sama pada 2025. Dalam periode 2020 hingga 2025, pasar kendaraan roda dua Filipina juga mencatat rata-rata pertumbuhan sekitar 7,5% per tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan pasar kendaraan dapat meningkatkan kebutuhan kapasitas produksi. Produsen juga menghadapi kebutuhan untuk menjaga efisiensi proses ketika volume produksi berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menciptakan ruang bagi teknologi otomasi dalam kegiatan manufaktur. Mesin dan sistem otomatis dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas serta mengoptimalkan proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja AUTO Semester I-2026 Tetap Tumbuh</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspansi WINTEQ berlangsung ketika kinerja keuangan Astra Otoparts menunjukkan pertumbuhan pada semester I-2026. AUTO membukukan laba bersih konsolidasian Rp1,2 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laba tersebut meningkat 22,6% dibandingkan capaian Rp939 miliar pada semester I-2025. Pada periode yang sama, pendapatan bersih konsolidasian AUTO tumbuh 13,2% menjadi Rp10,9 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, pendapatan bersih perseroan tercatat Rp9,6 triliun pada semester I-2025. Pertumbuhan tersebut berasal dari sejumlah aktivitas bisnis yang dijalankan perseroan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Segmen manufaktur menyumbang pendapatan Rp5,6 triliun atau tumbuh 11,6% secara tahunan. Sementara itu, segmen perdagangan menghasilkan pendapatan Rp5,3 triliun dengan pertumbuhan 15,1%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur dan Perdagangan Jadi Penopang Pendapatan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja segmen perdagangan turut memperoleh dukungan dari permintaan aftermarket di dalam negeri. Kontribusi ekspor juga menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan segmen tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman, mengatakan perseroan akan melanjutkan penguatan kemampuan manufaktur. AUTO juga akan meningkatkan sinergi dengan pelanggan OEM serta memperluas jaringan dan portofolio aftermarket.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pertumbuhan kinerja positif pada semester I 2026 mencerminkan resiliensi fundamental usaha Perseroan di tengah dinamika berbagai faktor eksternal seperti kenaikan harga bahan baku dan volatilitas nilai tukar Rupiah,” ujar Yusak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menggambarkan fokus perseroan dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah perubahan kondisi eksternal. Penguatan manufaktur menjadi salah satu bagian dari strategi pengembangan AUTO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AUTO Kembangkan Komponen Kendaraan Listrik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjalankan bisnis komponen kendaraan konvensional, Astra Otoparts juga memperluas portofolio ke kendaraan listrik atau xEV. Produk yang dikembangkan mencakup general parts dan specific parts.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perseroan juga memproduksi perangkat pengisian daya kendaraan listrik melalui merek ALTRO. Pengembangan tersebut memperluas cakupan produk AUTO seiring perubahan teknologi pada industri otomotif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diversifikasi juga dilakukan di luar sektor otomotif. Astra Otoparts mengembangkan sejumlah bisnis nonotomotif, termasuk alat kesehatan dan bidang industri lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut menunjukkan upaya perseroan memperluas sumber pendapatan melalui portofolio bisnis yang lebih beragam. Di sisi lain, WINTEQ berperan dalam pengembangan kemampuan engineering dan otomasi yang dapat digunakan lintas sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WINTEQ Perluas Solusi Engineering ke Pasar Regional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengiriman mesin ke Filipina memperkuat posisi WINTEQ sebagai salah satu bagian dari pengembangan kapabilitas teknologi Astra Otoparts. Solusi yang dikembangkan di Indonesia mulai diarahkan untuk menjangkau pelanggan dan kebutuhan manufaktur di kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspansi ke Filipina, Thailand, dan Vietnam juga memperluas penggunaan kemampuan engineering WINTEQ. Pasar yang dituju tidak hanya berasal dari lingkungan Grup Astra, tetapi juga mencakup pelanggan eksternal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi AUTO, pengembangan tersebut menjadi bagian dari agenda memperkuat bisnis dan mencari sumber pertumbuhan baru. Penguasaan teknologi, kemampuan manufaktur, dan ekspansi regional menjadi beberapa aspek yang dikembangkan secara bersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yusak mengatakan Astra Otoparts akan terus bertransformasi menjadi “Diversified Components Powerhouse”. Strategi tersebut dilakukan melalui penguatan bisnis, pengembangan teknologi, serta penciptaan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan masuknya solusi otomasi WINTEQ ke Filipina, kemampuan yang dikembangkan di Indonesia memperoleh ruang untuk diterapkan di pasar regional. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada kebutuhan manufaktur, ekspansi bisnis, dan penerimaan solusi otomasi di kawasan Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://disway.id/read/968635/kinza-masuk-asia-tenggara-buka-peluang-kemitraan-manufaktur-hingga-distribusi-di-indonesia">Kinza Masuk Asia Tenggara, Buka Peluang Kemitraan Manufaktur hingga Distribusi di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/17/astra-otoparts-auto-ekspansi-bisnis-otomasi-ke-filipina/">Astra Otoparts (AUTO) Ekspansi Bisnis Otomasi ke Filipina</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/17/astra-otoparts-auto-ekspansi-bisnis-otomasi-ke-filipina/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PICO Gandeng Posco Amankan Pasokan Baja CRC</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/23/pico-gandeng-posco-amankan-pasokan-baja-crc/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/23/pico-gandeng-posco-amankan-pasokan-baja-crc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Baja CRC]]></category>
		<category><![CDATA[PICO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=510</guid>

					<description><![CDATA[<p>PICO Gandeng Posco Amankan Pasokan Baja CRC Industri KemasanPT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) memperkuat strategi ekspansi bisnis melalui kerja sama dengan produsen baja asal Korea Selatan, Posco. Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman strategis di Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 20 Agustus 2026. Kerja sama tersebut berfokus pada penguatan pasokan bahan baku cold rolled coil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/23/pico-gandeng-posco-amankan-pasokan-baja-crc/">PICO Gandeng Posco Amankan Pasokan Baja CRC</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PICO Gandeng Posco Amankan Pasokan Baja CRC Industri Kemasan<br>PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) memperkuat strategi ekspansi bisnis melalui kerja sama dengan produsen baja asal Korea Selatan, Posco. Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman strategis di Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 20 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama tersebut berfokus pada penguatan pasokan bahan baku cold rolled coil (CRC). Material baja gulungan ini menjadi salah satu komponen penting untuk menopang keberlanjutan produksi drum baja PICO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga stabilitas rantai pasok. Kepastian bahan baku diharapkan membantu PICO mengelola biaya produksi dan mempertahankan kualitas produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Posco Jadi Pemasok Utama Baja CRC PICO<br>Melalui kerja sama ini, Posco akan berperan sebagai pemasok utama CRC bagi PICO. Pasokan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produksi dengan standar kualitas yang sesuai kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://investortrust.id/business/113714/ieu-cepa-buka-jalan-investasi-eropa-ri-incar-sektor-energi-manufaktur-hingga-teknologi">IEU-CEPA Buka Jalan Investasi Eropa, RI Incar Sektor Energi, Manufaktur hingga Teknologi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan bahan baku yang konsisten menjadi faktor penting bagi produsen kemasan berbasis baja. Gangguan pasokan atau perubahan harga komoditas dapat memengaruhi biaya produksi dan kemampuan perusahaan memenuhi permintaan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PICO berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan kepastian pasokan sekaligus mendukung rencana peningkatan kapasitas produksi. Perusahaan juga dapat mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok melalui hubungan yang lebih terstruktur dengan pemasok bahan baku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja Sama PICO dan Posco Tekan Risiko Harga<br>Direktur PICO Rubianto mengatakan kerja sama dengan Posco memiliki peran strategis dalam menghadapi risiko perubahan harga komoditas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pasokan CRC yang berkualitas dan konsisten dapat membantu perusahaan menjaga kelancaran produksi. Efisiensi pada rantai pasok juga diharapkan memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sinergi dengan Posco merupakan pilar penting dalam rencana ekspansi bisnis PICO ke depan,” ujar Rubianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa kepastian bahan baku memungkinkan PICO meningkatkan kapasitas produksi tanpa mengorbankan mutu produk. Perusahaan juga menargetkan efisiensi biaya secara terintegrasi untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Posco Siapkan Dukungan Distribusi di Indonesia<br>Senior Vice President Posco Group Hong Sam Soo menyatakan kesiapan Posco mendukung ekspansi PICO. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan jaringan distribusi Posco yang tersebar di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Posco juga berkomitmen menyediakan CRC dengan pasokan yang stabil dan memenuhi standar industri. Aspek keberlanjutan menjadi salah satu perhatian dalam dukungan bahan baku tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berkomitmen menyediakan pasokan CRC yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan industri yang tinggi,” kata Hong Sam Soo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi ini memberikan keuntungan bagi kedua pihak. PICO memperoleh dukungan pasokan bahan baku, sedangkan Posco memperkuat hubungan bisnis dengan perusahaan manufaktur kemasan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan Drum Baja Diproyeksikan Tumbuh<br>Manajemen PICO melihat peluang pertumbuhan permintaan drum baja sepanjang 2026. Kebutuhan tersebut terutama berasal dari sektor energi, kimia, dan logistik yang menggunakan drum untuk berbagai kebutuhan penyimpanan serta distribusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan aktivitas di sektor-sektor tersebut dapat meningkatkan kebutuhan terhadap kemasan industri. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan PICO dalam memperkuat kapasitas dan rantai pasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PICO juga perlu memastikan ketersediaan bahan baku sejalan dengan peningkatan permintaan. Karena itu, kerja sama dengan pemasok baja menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan menghadapi peluang pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PICO Fokus Perluas Pasar dan Kapasitas Produksi<br>Selain mengamankan bahan baku, PICO berencana meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar. Strategi tersebut mengikuti perkembangan kebutuhan industri serta tren keberlanjutan dalam rantai pasok global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan menjaga kualitas produk menjadi faktor penting dalam ekspansi tersebut. Pasokan CRC yang konsisten dapat membantu perusahaan mempertahankan standar produksi ketika volume permintaan meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PICO juga dapat memperoleh manfaat dari efisiensi rantai pasok. Pengelolaan biaya bahan baku yang lebih baik dapat membantu perusahaan menghadapi perubahan harga komoditas dan menjaga daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Baja Dukung Penguatan Industri Kemasan<br>Kerja sama PICO dan Posco menunjukkan pentingnya kepastian bahan baku bagi industri manufaktur kemasan. Produsen perlu menjaga keseimbangan antara kapasitas produksi, kualitas material, efisiensi biaya, dan keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi PICO, pasokan CRC yang stabil menjadi fondasi untuk menjalankan rencana ekspansi. Perusahaan dapat meningkatkan kapasitas produksi ketika permintaan drum baja dari sektor energi, kimia, dan logistik berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, efektivitas kerja sama akan bergantung pada kemampuan kedua perusahaan menjaga kesinambungan pasokan dan memenuhi standar kualitas. Jika berjalan sesuai rencana, kolaborasi ini dapat memperkuat rantai pasok PICO sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis kemasan berbasis baja di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://voi.id/ekonomi/590702/aktivitas-bisnis-zona-euro-tertinggi-9-bulan-manufaktur-jadi-motor">Aktivitas Bisnis Zona Euro Tertinggi 9 Bulan, Manufaktur Jadi Motor</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/23/pico-gandeng-posco-amankan-pasokan-baja-crc/">PICO Gandeng Posco Amankan Pasokan Baja CRC</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/23/pico-gandeng-posco-amankan-pasokan-baja-crc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Manufaktur Indonesia Naik pada Juli 2026</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/01/produksi-manufaktur-indonesia-naik-pada-juli-2026/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/01/produksi-manufaktur-indonesia-naik-pada-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 14:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Juli]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=458</guid>

					<description><![CDATA[<p>Produksi Manufaktur Indonesia Menguat pada Juli 2026 Ditopang Kenaikan PermintaanIKI Naik Jadi 53,10, Sebagian Besar Subsektor Industri Pengolahan Masuk Fase Ekspansi Aktivitas industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Juli 2026. Peningkatan tersebut tercermin dari kenaikan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang mencapai level 53,10 atau meningkat 0,20 poin dibandingkan Juni 2026 yang berada pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/01/produksi-manufaktur-indonesia-naik-pada-juli-2026/">Produksi Manufaktur Indonesia Naik pada Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Produksi Manufaktur Indonesia Menguat pada Juli 2026 Ditopang Kenaikan Permintaan<br>IKI Naik Jadi 53,10, Sebagian Besar Subsektor Industri Pengolahan Masuk Fase Ekspansi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Juli 2026. Peningkatan tersebut tercermin dari kenaikan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang mencapai level 53,10 atau meningkat 0,20 poin dibandingkan Juni 2026 yang berada pada angka 52,90.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian mencatat penguatan sektor manufaktur terjadi di tengah berbagai tantangan global, mulai dari tekanan biaya produksi, dinamika pasar internasional, hingga perubahan kondisi rantai pasok. Kenaikan IKI menunjukkan industri nasional masih memiliki daya tahan dalam menjaga aktivitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://money.kompas.com/read/2026/07/31/142849326/investasi-manufaktur-mengalir-152-perusahaan-baru-mulai-produksi-pada-semester">Investasi Manufaktur Mengalir, 152 Perusahaan Baru Mulai Produksi pada Semester I 2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga Juli 2026, sebanyak 22 dari 23 subsektor industri pengolahan tercatat berada dalam fase ekspansi. Kontribusi subsektor tersebut mencapai 98,6 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nonmigas, menunjukkan peran besar sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief mengatakan kenaikan IKI menjadi indikator bahwa industri dalam negeri mampu mempertahankan pertumbuhan meski menghadapi tekanan dari sisi produksi maupun permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Industri dalam negeri kembali menunjukkan resiliensinya menghadapi berbagai tekanan pada sisi produksi ataupun demand pada pasar domestik dan global yang ditunjukkan oleh kenaikan IKI sebesar 0,20 dari 52,90 pada bulan</mark><mark>Juni menjadi 53,10 bulan Juli 2026,” ujar Febri dalam Rilis IKI Juli 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan Baru Manufaktur Meningkat Didukung Pasar Domestik</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan aktivitas manufaktur pada Juli 2026 adalah kenaikan permintaan baru. Berdasarkan komponen pembentuk IKI, variabel permintaan baru meningkat sebesar 0,45 poin menjadi 53,80.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan tersebut terutama berasal dari meningkatnya kebutuhan pasar domestik terhadap berbagai produk manufaktur. Pertumbuhan permintaan dalam negeri menjadi penopang utama ketika industri global masih menghadapi berbagai ketidakpastian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa faktor yang mendorong peningkatan permintaan antara lain meningkatnya kebutuhan produk manufaktur dari berbagai sektor ekonomi nasional. Selain itu, konsumsi rumah tangga juga mengalami penguatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang masa liburan dan tahun ajaran baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program pemerintah turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas industri. Sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Merah Putih, pengembangan Kampung Nelayan, transformasi biodiesel dari B30 menuju B50, serta pembangunan tiga juta rumah subsidi menjadi faktor pendorong permintaan produk manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pasar domestik, pesanan ekspor juga menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan permintaan industri. Kondisi tersebut menunjukkan produk manufaktur Indonesia masih memiliki peluang untuk bersaing di pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi Industri Baru Capai Rp157,6 Triliun</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan aktivitas manufaktur juga didukung oleh masuknya investasi baru di sektor industri. Kementerian Perindustrian mencatat terdapat 152 industri baru yang mulai beroperasi di Indonesia sepanjang semester pertama 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi dari industri baru tersebut mencapai Rp157,6 triliun. Kehadiran investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja baru, khususnya pada sektor produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 56.347 tenaga kerja baru tercatat terserap dari aktivitas industri yang mulai beroperasi tersebut. Penambahan kapasitas industri baru menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat struktur manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Febri, pertumbuhan aktivitas manufaktur pada Juli 2026 banyak dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan domestik serta implementasi berbagai program pemerintah yang berdampak terhadap sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Kenaikan aktivitas manufaktur Indonesia pada bulan Juli 2026 terutama ditopang oleh kenaikan dari sisi permintaan domestik, terutama mulai jalannya program pemerintah seperti MBG, kelanjutan pembangunan koperasi merah putih, B50, kampung</mark>&nbsp;nelayan, serta program tiga juta rumah subsidi,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi Manufaktur Naik Meski Hadapi Tantangan Biaya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain permintaan, indikator produksi juga mengalami peningkatan pada Juli 2026. Variabel produksi naik sebesar 0,27 poin dari 54,28 menjadi 54,55.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan tersebut menunjukkan kemampuan industri dalam menjaga aktivitas produksi serta memperbaiki kondisi rantai pasok. Sebelumnya, sejumlah industri menghadapi tantangan seperti gangguan pasokan listrik, kenaikan harga gas industri, serta peningkatan biaya bahan baku impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian menilai tekanan tersebut mulai dapat diatasi oleh pelaku industri. Perusahaan manufaktur mampu melakukan penyesuaian operasional sehingga kegiatan produksi kembali berjalan lebih stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Rantai pasok industri dalam negeri pada bulan Juli 2026 menunjukkan aktivitas lebih kuat dibandingkan bulan sebelumnya. Pada bulan Juni lalu, industri dalam negeri mengalami masalah pada sisi produksi seperti pemadaman listrik, kenaikan harga gas industri dan kenaikan harga bahan baku impor telah teratasi dengan baik,” kata Febri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbaikan rantai pasok menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi. Dengan kondisi yang lebih stabil, industri memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memenuhi peningkatan permintaan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persediaan Industri Masih Mengalami Kontraksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun permintaan dan produksi mengalami peningkatan, indikator persediaan industri pada Juli 2026 masih berada dalam fase kontraksi. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian perusahaan masih menahan stok barang hasil produksi sebelumnya di gudang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku industri memilih menunggu perkembangan kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, serta berbagai insentif yang dapat memengaruhi strategi produksi dan distribusi. Setelah situasi dinilai lebih mendukung, perusahaan akan kembali menyalurkan produk ke pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian menilai langkah tersebut merupakan strategi bisnis yang dilakukan sebagian industri untuk mengatur ketersediaan barang. Penahanan stok tidak menunjukkan pelemahan permintaan, mengingat indikator permintaan baru justru terus mengalami peningkatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebagian industri masih menahan sebagian stok barang hasil produksi di bulan sebelumnya, karena masih menunggu perkembangan industri makro, kebijakan atau insentif dari pemerintah pada produksinya. Setelah ada perkembangan, industri akan segera mendistribusikan hasil produksi ke pasar mengingat permintaan terus meningkat,” ungkap Febri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Indonesia Tetap Menjadi Penggerak Ekonomi Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja manufaktur pada Juli 2026 menunjukkan sektor industri nasional masih memiliki fondasi yang kuat. Kenaikan IKI, pertumbuhan permintaan baru, serta peningkatan produksi menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan industri pengolahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan investasi baru, program pemerintah, dan perbaikan rantai pasok menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan.&nbsp;<mark>Pemerintah juga terus mendorong penguatan industri agar mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mayoritas subsektor industri pengolahan berada dalam fase ekspansi, sektor manufaktur diperkirakan tetap menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ke depan, stabilitas biaya produksi, peningkatan investasi, dan penguatan pasar domestik akan menjadi kunci menjaga kinerja industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/nganh-san-xuat-duc-truoc-bai-toan-tai-cau-truc">Sektor manufaktur Jerman menghadapi tantangan restrukturisasi.</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/01/produksi-manufaktur-indonesia-naik-pada-juli-2026/">Produksi Manufaktur Indonesia Naik pada Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/01/produksi-manufaktur-indonesia-naik-pada-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 11:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemnaker]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=392</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur Indonesia Kembali Kontraksi, Kemnaker Siapkan Antisipasi Potensi Gelombang PHK Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan pelemahan pada Juni 2026. Penurunan Purchasing Managers&#8217; Index (PMI) Manufaktur ke level kontraksi memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi industri nasional, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengakui perlambatan tersebut dapat memengaruhi penyerapan tenaga kerja [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/">PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Indonesia Kembali Kontraksi, Kemnaker Siapkan Antisipasi Potensi Gelombang PHK</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan pelemahan pada Juni 2026. Penurunan Purchasing Managers&#8217; Index (PMI) Manufaktur ke level kontraksi memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi industri nasional, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengakui perlambatan tersebut dapat memengaruhi penyerapan tenaga kerja dan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data terbaru menunjukkan sektor manufaktur menghadapi tekanan dari melemahnya permintaan domestik, penurunan pesanan ekspor, serta kenaikan biaya produksi. Kombinasi faktor tersebut membuat aktivitas produksi melambat dan meningkatkan risiko efisiensi tenaga kerja di berbagai perusahaan manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://journalarta.com/news/2026/07/05/pmi-manufaktur-juni-2026-turun-sinyal-kontraksi-sektor-industri/">PMI Manufaktur Juni 2026 Turun ke 46,9: Sinyal Serius Sektor Industri Masuk Zona Kontraksi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker Antisipasi Dampak Pelemahan Industri dengan Reskilling dan Peluang Kerja Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan perlambatan sektor manufaktur berpotensi berdampak langsung terhadap pasar tenaga kerja. Menurutnya, ketika aktivitas produksi menurun, kebutuhan tenaga kerja di sektor industri juga dapat berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengakui kemungkinan terjadinya peningkatan PHK seiring melemahnya aktivitas manufaktur. Namun, pemerintah berupaya menekan dampak tersebut agar tidak berkembang menjadi gelombang PHK yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah antisipasi, Kemnaker menyiapkan berbagai program penempatan kerja di sektor lain yang masih membutuhkan tenaga kerja. Pemerintah juga memperkuat program pelatihan bagi pekerja terdampak agar memiliki kompetensi baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program reskilling dan upskilling menjadi salah satu fokus utama. Melalui pelatihan tersebut, pekerja yang kehilangan pekerjaan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan atau menguasai bidang baru sehingga memiliki peluang lebih besar untuk kembali bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pelatihan, pemerintah juga terus memperluas akses informasi lowongan kerja dan mendorong kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klaim JKP Meningkat, Sinyal Pasar Tenaga Kerja Perlu Diwaspadai</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kemnaker juga mencermati perkembangan data Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebagai salah satu indikator kondisi pasar tenaga kerja.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, sekitar 36.000 pekerja mengajukan klaim manfaat JKP selama Mei 2026. Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah karena mencerminkan adanya pekerja yang kehilangan pekerjaan dan membutuhkan perlindungan sosial selama masa transisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program JKP memberikan manfaat berupa bantuan uang tunai, akses informasi pasar kerja, serta pelatihan kerja bagi peserta yang memenuhi persyaratan. Skema tersebut diharapkan dapat membantu pekerja memperoleh pekerjaan baru dalam waktu yang lebih cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, pemerintah terus memantau perkembangan jumlah klaim untuk memastikan kondisi ketenagakerjaan tetap terkendali di tengah perlambatan sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Turun ke Level 46,9, Kontraksi Terdalam dalam Setahun</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan terhadap industri tercermin dari hasil survei S&amp;P Global Market Intelligence yang menunjukkan PMI Manufaktur Indonesia turun menjadi 46,9 pada Juni 2026. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan level 50,0 pada Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam metodologi PMI, angka di atas 50 menunjukkan ekspansi aktivitas manufaktur, sedangkan angka di bawah 50 menandakan kontraksi. Dengan capaian 46,9, industri manufaktur Indonesia kembali memasuki fase perlambatan setelah sempat berada di ambang ekspansi pada bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekonom S&amp;P Global Market Intelligence, Usamah Bhatti, menyebut kontraksi Juni menjadi yang terdalam dalam satu tahun terakhir. Penurunan tersebut juga merupakan kontraksi kedua dalam tiga bulan terakhir yang menutup kinerja sektor manufaktur sepanjang semester pertama 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, melemahnya pesanan baru menjadi penyebab utama penurunan aktivitas industri. Berkurangnya permintaan membuat perusahaan mengurangi volume produksi sehingga laju output mengalami penurunan terbesar sejak April 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan Domestik dan Ekspor Sama-sama Melemah</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global menilai lemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang menekan aktivitas manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga berbagai kebutuhan membuat konsumsi rumah tangga melambat sehingga permintaan terhadap produk manufaktur ikut menurun. Kondisi tersebut berdampak langsung pada berkurangnya pesanan baru yang diterima perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pasar ekspor juga belum memberikan dukungan yang kuat. Permintaan dari luar negeri tercatat mengalami penurunan paling dalam sejak Agustus 2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan permintaan global terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi internasional, perlambatan aktivitas perdagangan dunia, serta perubahan kebijakan perdagangan di sejumlah negara mitra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turunnya permintaan dari pasar domestik dan ekspor secara bersamaan mempersempit ruang pertumbuhan industri manufaktur. Akibatnya, banyak perusahaan memilih menyesuaikan kapasitas produksi sambil menunggu perbaikan kondisi pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya Produksi Naik, Produsen Hadapi Tekanan Ganda</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadapi penurunan permintaan, pelaku industri juga dibebani oleh meningkatnya biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harga bahan baku yang lebih tinggi serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing membuat biaya operasional perusahaan meningkat. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap margin keuntungan produsen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga keberlangsungan usaha, sebagian perusahaan terpaksa menyesuaikan harga jual produknya. Namun, kenaikan harga juga berpotensi menekan permintaan karena daya beli konsumen belum sepenuhnya pulih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan dari sisi biaya dan permintaan menciptakan tantangan ganda bagi industri manufaktur. Situasi ini membuat perusahaan harus lebih selektif dalam mengelola produksi, investasi, hingga kebutuhan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri Bergantung pada Pemulihan Permintaan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur memiliki peran strategis terhadap perekonomian Indonesia karena menjadi salah satu penyumbang utama produk domestik bruto (PDB), investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, perbaikan kinerja manufaktur akan sangat bergantung pada pemulihan konsumsi domestik, membaiknya permintaan ekspor, serta stabilitas biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi ketenagakerjaan, langkah pemerintah melalui program reskilling, upskilling, dan perluasan kesempatan kerja menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak perlambatan industri terhadap pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pelaku usaha akan mencermati perkembangan permintaan pasar, inflasi, nilai tukar, serta kebijakan ekonomi yang dapat mendukung aktivitas produksi. Jika indikator tersebut mulai membaik, sektor manufaktur berpeluang kembali memasuki fase ekspansi dan memperkuat penyerapan tenaga kerja pada paruh kedua 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://industri.kontan.co.id/news/bogasari-perkuat-bisnis-pangan-lewat-umkm-dorong-nilai-tambah-produk-lokal">Bogasari Perkuat Bisnis Pangan Lewat UMKM, Dorong Nilai Tambah Produk Lokal</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/">PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahlil Pertimbangkan Penyesuaian Harga Batu Bara</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/18/bahlil-pertimbangkan-penyesuaian-harga-batu-bara/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/18/bahlil-pertimbangkan-penyesuaian-harga-batu-bara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 16:02:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Bara]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bahlil Lahadalia Pertimbangkan Revisi Harga Batu Bara DMO untuk Jaga Keseimbangan PLN dan Industri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuka peluang untuk merevisi harga batu bara dalam skema domestic market obligation (DMO). Langkah ini dipertimbangkan karena adanya kenaikan biaya produksi yang dirasakan oleh perusahaan tambang batu bara. Pemerintah saat ini masih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/18/bahlil-pertimbangkan-penyesuaian-harga-batu-bara/">Bahlil Pertimbangkan Penyesuaian Harga Batu Bara</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Bahlil Lahadalia Pertimbangkan Revisi Harga Batu Bara DMO untuk Jaga Keseimbangan PLN dan Industri</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuka peluang untuk merevisi harga batu bara dalam skema domestic market obligation (DMO). Langkah ini dipertimbangkan karena adanya kenaikan biaya produksi yang dirasakan oleh perusahaan tambang batu bara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah saat ini masih menghitung skema harga baru dengan mempertimbangkan kepentingan dua pihak, yakni PT PLN (Persero) sebagai pengguna utama batu bara domestik dan pelaku usaha pertambangan sebagai pemasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil menyatakan pemerintah ingin menciptakan kebijakan yang adil agar tidak ada pihak yang mengalami kerugian akibat penyesuaian harga tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lagi kita hitung plus minus agar PLN-nya juga tidak dirugikan dan pengusahanya tidak dirugikan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/17/bbm-jenis-baru-meluncur-1-juli-2026-hasil-uji-positif/"><strong><em>BBM Jenis Baru Meluncur 1 Juli 2026, Hasil Uji Positif</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Harga Batu Bara DMO Berpotensi Disesuaikan dengan Kondisi Industri</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, harga batu bara untuk kebutuhan DMO ditetapkan sebesar US$ 70 per ton. Sementara itu, Harga Batu Bara Acuan (HBA) pada Juni 2026 mencapai US$ 123,91 per ton. Selisih harga tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah mengevaluasi skema harga bagi pasar domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, pemerintah perlu menjaga keberlanjutan industri pertambangan. Penetapan harga yang terlalu rendah berpotensi meningkatkan tekanan biaya bagi perusahaan tambang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan kondisi pelaku usaha agar aktivitas produksi batu bara tetap berjalan secara sehat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kementerian ESDM Bentuk Tim Khusus Awasi Pasokan Batu Bara untuk PLN</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membahas revisi harga, Kementerian ESDM juga membentuk tim khusus untuk mengawasi pengadaan batu bara bagi pembangkit listrik PLN. Tim tersebut melibatkan Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembentukan tim ini bertujuan memastikan seluruh penugasan pasokan batu bara dapat berjalan sesuai kontrak dan tidak mengalami hambatan teknis dalam proses pengiriman ke pembangkit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil menjelaskan bahwa pengawasan diperlukan agar batu bara yang telah dialokasikan benar-benar sampai ke fasilitas pembangkit listrik dan tidak berhenti pada tahap transaksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Perkuat Transparansi karena Listrik PLN Mengandung Subsidi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai pengawasan yang ketat diperlukan karena sektor kelistrikan mendapat dukungan negara melalui berbagai skema. Dari sisi hulu, PLN memperoleh dukungan harga energi seperti batu bara DMO dan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara dari sisi hilir, pemerintah juga memberikan kompensasi dan subsidi listrik untuk menjaga tarif tetap terjangkau bagi masyarakat. Oleh sebab itu, transparansi pengadaan energi menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi biaya operasional PLN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil menilai pengawasan yang tepat dapat mencegah pembengkakan biaya yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan beban negara.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pasokan Batu Bara PLN Dinilai Masih Aman Meski Ada Kekurangan Kontrak</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil memastikan kebutuhan batu bara untuk pembangkit PLN secara umum masih dalam kondisi aman. Dari total kebutuhan sekitar 154 juta ton batu bara, PLN telah mengamankan kontrak pasokan sekitar 134 juta ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, masih terdapat kebutuhan sekitar 18 hingga 20 juta ton yang perlu dipenuhi. Pemerintah saat ini terus mencari tambahan pasokan, terutama batu bara dengan tingkat kalori menengah yang sesuai dengan kebutuhan pembangkit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengakui kualitas kalori batu bara domestik mengalami tren penurunan sehingga pemerintah perlu mencari solusi jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pasokan energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, evaluasi harga batu bara DMO dan penguatan pengawasan pasokan diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara keberlangsungan industri tambang, ketahanan energi nasional, serta efisiensi biaya listrik bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7892899/lepas-peserta-magang-nasional-2025-batch-iii-kemnaker-siapkan-sertifikasi-kompetensi"><em><strong>Lepas Peserta Magang Nasional 2025 Batch III, Kemnaker Siapkan Sertifikasi Kompetensi</strong></em></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/18/bahlil-pertimbangkan-penyesuaian-harga-batu-bara/">Bahlil Pertimbangkan Penyesuaian Harga Batu Bara</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/18/bahlil-pertimbangkan-penyesuaian-harga-batu-bara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Minyak Pertamina Hulu Energi Tembus 1 Juta Barel</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 09:36:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertamina Hulu Energi Capai Produksi Migas 1 Juta Barel Setara Minyak per Hari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat pencapaian penting dalam sektor energi nasional dengan berhasil membukukan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD) sepanjang 2025. Capaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/">Produksi Minyak Pertamina Hulu Energi Tembus 1 Juta Barel</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pertamina Hulu Energi Capai Produksi Migas 1 Juta Barel Setara Minyak per Hari</h2>



<p class="wp-block-paragraph">PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat pencapaian penting dalam sektor energi nasional dengan berhasil membukukan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD) sepanjang 2025. Capaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Total produksi tersebut berasal dari minyak sebesar 556 ribu barel minyak per hari (MBOPD) serta produksi gas mencapai 2.757 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Kinerja ini menjadi salah satu indikator keberhasilan PHE dalam mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas di dalam maupun luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/13/kajian-13-proyek-hilirisasi-ditargetkan-rampung-juli-2026/"><strong><em>Kajian 13 Proyek Hilirisasi Ditargetkan Rampung Juli 2026</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peningkatan Produksi dan Penemuan Sumber Daya Baru Jadi Fokus PHE</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y. Nasroen, menyampaikan bahwa pencapaian produksi di atas 1 juta BOEPD disertai penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar barel setara minyak merupakan bukti komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Hermansyah, kinerja tersebut mencerminkan strategi perusahaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat cadangan serta sumber daya migas untuk menjamin keberlangsungan energi di masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pencapaian ini menunjukkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan dan sumber daya guna mendukung pertumbuhan di masa depan,” ujar Hermansyah dalam keterangan resmi pada Senin (15/6/2026).</p>



<h3 class="wp-block-heading">Aktivitas Pengeboran dan Eksplorasi Dorong Pertumbuhan Cadangan Migas</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga tingkat produksi, PHE menjalankan berbagai kegiatan operasional sepanjang 2025. Perusahaan menyelesaikan pemboran eksploitasi sebanyak 887 sumur, melakukan kegiatan workover pada 1.288 sumur, serta menjalankan layanan perawatan sumur atau well service terhadap 37.266 sumur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi eksplorasi, PHE juga melakukan pemboran terhadap 20 sumur eksplorasi. Selain itu, perusahaan menyelesaikan survei seismik dua dimensi sepanjang 2.931 kilometer dan survei seismik tiga dimensi dengan cakupan area mencapai 855 kilometer persegi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya eksplorasi tersebut menghasilkan tambahan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE). Kontribusi terbesar berasal dari penemuan Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang menyumbang sumber daya sekitar 724,22 juta barel minyak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tambahan Cadangan dan Kinerja Keuangan Perkuat Posisi Perusahaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menemukan sumber daya baru, PHE juga berhasil menambah cadangan terbukti atau P1 sebesar 314 MMBOE. Penambahan tersebut diperoleh melalui berbagai strategi pengembangan aset, termasuk aktivitas merger dan akuisisi yang mencakup kontribusi proyek MLN Phase 5 di Blok 405a, Aljazair.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi finansial, PHE membukukan laba bersih sebesar USD 2,175 miliar selama 2025. Pencapaian tersebut merupakan hasil kontribusi dari seluruh entitas afiliasi perusahaan, mulai dari Regional Sumatera, Jawa, Kalimantan, Jawa Timur dan Indonesia Timur, wilayah internasional, hingga anak usaha pendukung seperti Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Strategi PHE Menjaga Ketahanan Energi Indonesia di Masa Depan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai subholding hulu Pertamina, PHE terus memperkuat strategi peningkatan produksi melalui penerapan teknologi, inovasi operasional, serta pengembangan sumber daya migas secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan menilai keberhasilan menjaga produksi tidak hanya bergantung pada optimalisasi lapangan yang telah beroperasi, tetapi juga pada kemampuan menemukan cadangan baru dan memperluas portofolio energi secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, PHE akan terus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kegiatan eksplorasi untuk mendukung target produksi migas nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi sekaligus memperkokoh ketahanan energi Indonesia dalam menghadapi kebutuhan yang terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7286451/pertamina-mulai-bor-sumur-migas-natuna-tahun-ini"><strong><em>Pertamina Mulai Bor Sumur Migas Natuna Tahun Ini</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/">Produksi Minyak Pertamina Hulu Energi Tembus 1 Juta Barel</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:27:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pipa Cisem II]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=297</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menandai kesiapan operasional penuh Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap II (Cisem II). Infrastruktur energi strategis ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas jaringan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/">Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menandai kesiapan operasional penuh Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap II (Cisem II). Infrastruktur energi strategis ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional sekaligus meningkatkan ketahanan energi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peresmian kesiapan operasi penuh dilakukan melalui seremoni commissioning Pipa Cisem II dan integrasi sistem transmisi gas yang digelar di Stasiun Kandang Haur Timur (KHT), Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada 6 Juni 2026. Acara tersebut melibatkan Kementerian ESDM, PT Pertamina Gas (Pertagas), PT PGN Tbk, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/"><strong><em>Bioetanol E5 Wajib Digunakan di Jawa pada Semester 2 2026</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pipa Cisem II Menjadi Penghubung Strategis Jaringan Gas Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pipa Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat sistem transmisi gas bumi yang menghubungkan berbagai sumber pasokan dengan pusat-pusat konsumsi energi di Pulau Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pipa sepanjang sekitar 242 kilometer tersebut membentang dari Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Kehadirannya melengkapi jaringan Cisem I yang telah beroperasi sejak 2023 dan menjadi tulang punggung distribusi gas bumi di wilayah Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan beroperasinya Cisem II, pemerintah semakin dekat mewujudkan integrasi jaringan transmisi gas bumi dari Sumatera hingga Jawa. Integrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem energi yang lebih efisien, fleksibel, dan andal dalam memenuhi kebutuhan nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Commissioning Cisem II Tingkatkan Keandalan Pasokan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut operasional penuh Cisem II sebagai pencapaian penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, proyek ini akan memperkuat konektivitas jaringan pipa gas bumi nasional sekaligus meningkatkan fleksibilitas penyaluran gas dari berbagai sumber pasokan ke wilayah yang membutuhkan energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laode menegaskan bahwa keberhasilan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, kontraktor, dan seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian konstruksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, tahap commissioning awal telah dilaksanakan pada Maret 2026 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Tahapan lanjutan di Kandang Haur Timur memastikan seluruh sistem terintegrasi dan siap beroperasi secara penuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Integrasi Jaringan Gas Bumi Dukung Industri dan Kelistrikan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Operasional Cisem II memberikan manfaat strategis bagi berbagai sektor ekonomi. Jaringan yang semakin terhubung memungkinkan distribusi gas bumi dilakukan secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan pasar dan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasokan gas dapat dialirkan secara optimal untuk mendukung sektor manufaktur, pembangkit listrik, industri pupuk, kilang, hingga kawasan industri strategis yang membutuhkan energi berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan infrastruktur ini juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Komersial PT PGN Tbk, Aldiansyah Idham, menyatakan bahwa operasional Cisem II menjadi tonggak penting bagi pengembangan sistem gas bumi Indonesia yang semakin terintegrasi dan modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan memperkuat keandalan pasokan energi nasional serta membuka peluang optimalisasi pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor ekonomi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Proyek Cisem II Catat Kinerja Keselamatan dan TKDN yang Tinggi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memberikan manfaat energi, pembangunan Cisem II juga mencatat sejumlah capaian penting dari sisi pelaksanaan proyek. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono, menjelaskan bahwa proyek ini berhasil mencatat lebih dari 4,65 juta jam kerja aman tanpa insiden fatal atau zero accident.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada masa puncak konstruksi antara Juni hingga Juli 2025, proyek ini menyerap hampir 2.000 tenaga kerja. Kehadiran proyek tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan aktivitas pendukung lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi industri nasional, proyek Cisem II juga menunjukkan komitmen terhadap penggunaan produk dalam negeri. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dicapai mencapai 60,58 persen dan masih dalam proses verifikasi akhir.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pertagas Ditunjuk Sebagai Operator Pipa Cisem II</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan optimal, Menteri ESDM telah menetapkan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS) sebagai pengelola Pipa Cisem II melalui keputusan resmi yang diterbitkan pada Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, melalui proses pemilihan mitra strategis yang dilakukan LEMIGAS, PT Pertamina Gas ditunjuk sebagai operator jaringan tersebut. Penunjukan ini melanjutkan peran Pertagas yang sebelumnya juga mengoperasikan Cisem I sejak 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan infrastruktur pendukung, sistem operasi, dan personel yang tersebar di berbagai wilayah Jawa untuk menjamin pengoperasian jaringan berjalan aman dan andal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, integrasi penuh Cisem II akan meningkatkan fleksibilitas sistem transmisi gas serta memperkuat konektivitas antarwilayah dalam jaringan gas bumi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pasokan Awal Berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahap awal operasional, pasokan gas yang mengalir melalui Pipa Cisem II berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), salah satu sumber gas strategis nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Interkoneksi antara JTB dan jaringan transmisi Cisem memungkinkan distribusi gas dilakukan secara lebih efisien menuju berbagai pusat konsumsi energi. Salah satu penerima manfaat utama adalah Kawasan Industri Terpadu Batang yang tengah berkembang sebagai pusat investasi manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan pasokan energi yang stabil dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing kawasan industri serta menarik investasi baru ke Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Operasional Cisem II Perkuat Ketahanan Energi Indonesia</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Beroperasinya Pipa Cisem II menandai langkah penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. Selain memperkuat jaringan transmisi gas bumi, proyek ini juga mendukung peningkatan pemanfaatan energi domestik dan pertumbuhan sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sistem distribusi yang semakin terhubung, pemerintah berharap pasokan energi dapat tersalurkan secara lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Ke depan, pengembangan jaringan gas bumi nasional akan terus menjadi salah satu fondasi utama dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/news/read/7345111/istana-buka-suara-soal-sapi-kurban-dari-presiden-pakai-banpres"><strong><em>Istana Buka Suara soal Sapi Kurban dari Presiden Pakai Banpres</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/">Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/24/pelemahan-rupiah-tekan-industri-manufaktur-nasional/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/24/pelemahan-rupiah-tekan-industri-manufaktur-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 11:11:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=251</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelemahan Rupiah Dinilai Membebani Industri Manufaktur dan Mendorong Kenaikan Harga Barang Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menjadi perhatian pelaku industri nasional. Kondisi tersebut dinilai tidak selalu membawa keuntungan bagi perekonomian Indonesia, terutama bagi sektor manufaktur yang masih bergantung pada bahan baku impor. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pelemahan rupiah justru berpotensi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/24/pelemahan-rupiah-tekan-industri-manufaktur-nasional/">Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan Rupiah Dinilai Membebani Industri Manufaktur dan Mendorong Kenaikan Harga Barang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menjadi perhatian pelaku industri nasional. Kondisi tersebut dinilai tidak selalu membawa keuntungan bagi perekonomian Indonesia, terutama bagi sektor manufaktur yang masih bergantung pada bahan baku impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pelemahan rupiah justru berpotensi meningkatkan biaya produksi industri. Dampaknya dapat meluas hingga memicu kenaikan harga barang di pasar domestik dan memperbesar tekanan inflasi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menilai pandangan yang menyebut rupiah lemah otomatis menguntungkan ekonomi nasional perlu dilihat secara lebih objektif.&nbsp;<mark>Menurut dia, struktur industri Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada impor bahan baku dan barang penolong.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/tiep-suc-cho-doanh-nghiep-san-xuat-kinh-doanh">Mendukung perusahaan manufaktur dan bisnis</a></em></strong>.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketergantungan Impor Jadi Tantangan Besar Industri Manufaktur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya di Makassar, Jumat (22/5/2026), Josua menjelaskan pelemahan rupiah memang dapat menguntungkan eksportir berbasis komoditas. Perusahaan yang menerima pendapatan dalam dolar AS akan memperoleh nilai tukar lebih tinggi ketika dikonversi ke rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun kondisi tersebut tidak sepenuhnya berlaku bagi sektor manufaktur. Banyak industri di Indonesia masih mengimpor bahan baku utama untuk mendukung proses produksi dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika rupiah melemah terhadap dolar AS, biaya pembelian bahan baku impor ikut meningkat. Perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mempertahankan kapasitas produksi yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Kalau kita bicara industri manufaktur yang mesti mengimpor dulu bahan baku, ini pasti akan memberatkan,” ujar Josua.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan sebagian besar impor Indonesia bukan hanya digunakan untuk barang ekspor, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan produksi domestik. Karena itu, kenaikan harga impor akan langsung memengaruhi biaya produksi industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini memicu apa yang disebut sebagai import inflation atau inflasi impor. Ketika harga bahan baku naik akibat pelemahan rupiah, perusahaan cenderung menaikkan harga jual produk agar margin usaha tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan Biaya Produksi Bisa Tekan Daya Beli Masyarakat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan biaya produksi dinilai dapat menciptakan efek berantai terhadap perekonomian nasional. Harga barang yang lebih mahal berpotensi menekan daya beli masyarakat, terutama pada kelompok konsumen menengah dan bawah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika daya beli melemah, konsumsi rumah tangga dapat melambat. Padahal konsumsi domestik masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pelaku industri juga menghadapi tantangan tambahan berupa kenaikan biaya logistik dan energi. Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat tekanan terhadap sektor manufaktur semakin besar ketika nilai tukar rupiah mengalami pelemahan tajam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Josua, anggapan bahwa rupiah lemah otomatis memberikan keuntungan bagi Indonesia menjadi kurang relevan jika melihat struktur ekonomi saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Pernyataan bahwa Indonesia diuntungkan dengan adanya kelemahan rupiah itu menyesatkan kalau kita melihat struktur ekonomi kita,” katanya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Stabilitas Nilai Tukar Lebih Penting bagi Dunia Usaha</p>



<p class="wp-block-paragraph">Josua menilai dunia usaha sebenarnya lebih membutuhkan stabilitas nilai tukar dibanding rupiah yang terlalu kuat atau terlalu lemah. Kepastian kurs sangat penting agar perusahaan dapat menyusun strategi bisnis dan menghitung biaya operasional secara akurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak perusahaan manufaktur merencanakan impor bahan baku untuk kebutuhan produksi beberapa bulan ke depan. Fluktuasi kurs yang terlalu tinggi membuat perusahaan sulit menentukan anggaran dan harga jual produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagi para pebisnis, yang diharapkan adalah stabilitas.&nbsp;<mark>Mereka perlu mengatur impor tiga bulan lagi atau enam bulan lagi, sehingga ada kepastian dalam perencanaan biaya,” jelasnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketidakpastian nilai tukar juga dapat memengaruhi keputusan investasi. Investor cenderung menahan ekspansi usaha ketika kondisi pasar valuta asing terlalu bergejolak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jangka panjang, situasi tersebut bisa memengaruhi penciptaan lapangan kerja dan kapasitas produksi industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peran Bank Indonesia Menjaga Stabilitas Rupiah</p>



<p class="wp-block-paragraph">Josua juga menekankan pentingnya peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Menurut dia, tugas utama bank sentral bukan mempertahankan rupiah pada angka tertentu, tetapi menjaga volatilitas agar tetap terkendali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stabilitas kurs diperlukan untuk menjaga kepercayaan pasar dan menciptakan iklim usaha yang sehat. Nilai tukar yang terlalu fluktuatif dapat meningkatkan risiko bisnis dan mengganggu aktivitas perdagangan maupun investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan rupiah dipengaruhi berbagai faktor global. Kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, ketegangan geopolitik, hingga perlambatan ekonomi dunia turut memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arus modal asing yang keluar dari pasar negara berkembang juga dapat memperburuk tekanan terhadap rupiah. Ketika investor global memilih aset yang dianggap lebih aman, permintaan dolar meningkat dan membuat mata uang domestik melemah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Nasional Perlu Kurangi Ketergantungan Impor</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengamat ekonomi menilai pelemahan rupiah menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk memperkuat struktur industri dalam negeri. Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor membuat sektor manufaktur rentan terhadap gejolak eksternal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan penggunaan bahan baku lokal dan pengembangan industri hulu dinilai dapat membantu mengurangi tekanan biaya produksi. Langkah tersebut juga penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, diversifikasi sumber bahan baku dan peningkatan efisiensi produksi dapat menjadi strategi untuk menghadapi fluktuasi nilai tukar. Pelaku usaha juga perlu memperkuat manajemen risiko terhadap perubahan kurs mata uang asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah dan pelaku industri diharapkan dapat bekerja sama mempercepat hilirisasi dan pengembangan sektor manufaktur domestik. Dengan struktur industri yang lebih kuat, dampak pelemahan rupiah terhadap ekonomi nasional dapat ditekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan Rupiah Jadi Alarm bagi Ketahanan Ekonomi Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan rupiah tidak hanya berdampak pada sektor keuangan, tetapi juga memengaruhi aktivitas industri dan konsumsi masyarakat. Ketika biaya impor meningkat, tekanan terhadap harga barang dan inflasi menjadi semakin besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, stabilitas nilai tukar tetap menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Dunia usaha membutuhkan kepastian agar dapat menjalankan produksi, investasi, dan ekspansi bisnis secara lebih terukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, penguatan industri dalam negeri menjadi langkah penting agar ekonomi Indonesia tidak terlalu rentan terhadap gejolak eksternal. Dengan ketahanan industri yang lebih baik, tekanan akibat pelemahan rupiah dapat diminimalkan di masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://id.investing.com/news/company-news/globalfoundries-meluncurkan-bisnis-manufaktur-kuantum-93CH-2971616">GlobalFoundries meluncurkan bisnis manufaktur kuantum</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/24/pelemahan-rupiah-tekan-industri-manufaktur-nasional/">Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/24/pelemahan-rupiah-tekan-industri-manufaktur-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SES (ERAL) Serahkan Bisnis Manufaktur EV ke XPENG</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/20/ses-eral-serahkan-bisnis-manufaktur-ev-ke-xpeng/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/20/ses-eral-serahkan-bisnis-manufaktur-ev-ke-xpeng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 14:17:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=248</guid>

					<description><![CDATA[<p>XPENG Resmi Kuasai Bisnis Manufaktur EV SES (ERAL) di IndonesiaAlih Kendali EIDO Jadi Langkah Strategis Perkuat Produksi Kendaraan Listrik Nasional PT Sinar Eka Selaras Tbk (SES/ERAL) resmi mengalihkan kendali bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kepada XPENG International Limited. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kolaborasi jangka panjang antara Erajaya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/20/ses-eral-serahkan-bisnis-manufaktur-ev-ke-xpeng/">SES (ERAL) Serahkan Bisnis Manufaktur EV ke XPENG</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">XPENG Resmi Kuasai Bisnis Manufaktur EV SES (ERAL) di Indonesia<br>Alih Kendali EIDO Jadi Langkah Strategis Perkuat Produksi Kendaraan Listrik Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Sinar Eka Selaras Tbk (SES/ERAL) resmi mengalihkan kendali bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kepada XPENG International Limited. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kolaborasi jangka panjang antara Erajaya Active Lifestyle dan XPENG dalam mengembangkan industri kendaraan listrik di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalihan kendali dilakukan melalui perubahan struktur kepemilikan saham PT Era Industri Otomotif (EIDO), perusahaan yang selama ini menangani kegiatan manufaktur dan perakitan kendaraan listrik premium merek XPENG di Indonesia. Sebelum transaksi berlangsung, ERAL menguasai hampir seluruh saham EIDO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam struktur terbaru, XPENG International Limited kini menjadi pemegang saham mayoritas EIDO dengan kepemilikan sebesar 90,1 persen. Sementara itu, porsi kepemilikan ERAL turun signifikan dari 99,99 persen menjadi hanya 9,9 persen. Komisaris Utama ERAL, Budiarto Halim, juga tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham di perusahaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.idxchannel.com/playlists/penjualan-ev-melonjak-drastis-vietnam-ingin-perpanjang-insentif-pajak-hingga-2030">Penjualan EV Melonjak Drastis, Vietnam Ingin Perpanjang Insentif Pajak hingga 2030</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesepakatan perubahan kepemilikan itu tertuang dalam Perjanjian Jual Beli Saham EIDO yang ditandatangani oleh ERAL dan XPENG. Perubahan struktur saham tersebut telah memperoleh pengesahan resmi dari Menteri Hukum Republik Indonesia pada 13 Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Corporate Secretary ERAL, Badar Teguh Mancik Alam, menegaskan bahwa perubahan kepemilikan saham tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan. Menurutnya, seluruh kegiatan distribusi, penjualan, hingga layanan purna jual kendaraan XPENG tetap dijalankan oleh entitas usaha Erajaya lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Distribusi dan pemasaran kendaraan XPENG di Indonesia saat ini masih ditangani oleh PT Era Inovasi Otomotif (EIVO). Sementara layanan dealer dan purna jual tetap dikelola oleh PT Era Dealer Otomotif (EDOO). Dengan demikian, perubahan hanya terjadi pada lini bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik yang berada di bawah EIDO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badar menjelaskan bahwa struktur baru tersebut memberi ruang lebih besar bagi XPENG untuk memperkuat kapabilitas produksi kendaraan listrik di Indonesia. Kehadiran XPENG sebagai pemegang saham mayoritas dinilai dapat mempercepat transfer teknologi, pengembangan fasilitas perakitan, hingga peningkatan standar manufaktur kendaraan listrik premium.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Menurut perseroan, langkah strategis ini juga mencerminkan keseriusan XPENG dalam memperluas investasinya di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia.</mark>&nbsp;Pasar otomotif nasional dinilai memiliki potensi besar seiring meningkatnya permintaan kendaraan listrik dan dukungan pemerintah terhadap percepatan ekosistem EV.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia memang terus mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan. Dukungan tersebut meliputi insentif pajak kendaraan listrik, pengembangan infrastruktur pengisian daya, hingga penguatan industri baterai berbasis sumber daya mineral domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia juga dipandang sebagai pasar strategis karena memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Komoditas tersebut menjadi bahan utama dalam produksi baterai kendaraan listrik. Kondisi itu membuat banyak produsen otomotif global mulai memperluas investasi manufaktur EV di Tanah Air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masuknya XPENG sebagai pengendali mayoritas EIDO diperkirakan akan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di kawasan regional. XPENG dapat memanfaatkan fasilitas produksi lokal untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus mempercepat distribusi kendaraan ke pasar domestik dan regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">XPENG sendiri dikenal sebagai produsen kendaraan listrik premium asal China yang fokus mengembangkan teknologi mobilitas cerdas. Perusahaan tersebut memiliki lini kendaraan berbasis teknologi artificial intelligence (AI), autonomous driving, serta sistem konektivitas digital yang menjadi daya tarik utama di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi dengan Erajaya Active Lifestyle sebelumnya telah membuka jalan bagi XPENG untuk memperluas jaringan bisnisnya di Indonesia. Erajaya dinilai memiliki kekuatan distribusi dan pengalaman membangun jaringan ritel yang luas, termasuk dalam menghadirkan produk teknologi premium kepada konsumen nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ERAL menilai penguatan kerja sama dengan XPENG akan menciptakan sinergi yang lebih solid antara sektor manufaktur, distribusi, dan pengembangan teknologi kendaraan listrik. Perusahaan juga optimistis kolaborasi tersebut mampu menghadirkan solusi mobilitas modern yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperkuat kapasitas produksi, XPENG diperkirakan akan mendorong pengembangan sumber daya manusia di sektor kendaraan listrik nasional. Kehadiran investasi manufaktur baru biasanya diikuti peningkatan kebutuhan tenaga kerja terampil, transfer teknologi, dan pengembangan ekosistem industri pendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengamat industri otomotif menilai langkah XPENG mengambil alih kendali manufaktur EV di Indonesia menunjukkan perubahan strategi produsen kendaraan listrik global. Banyak perusahaan kini memilih membangun basis produksi langsung di negara tujuan untuk memperkuat efisiensi biaya dan mendekatkan layanan kepada konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren tersebut juga terlihat dari meningkatnya investasi otomotif asal China di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia menjadi salah satu tujuan utama karena memiliki pasar otomotif terbesar di kawasan serta dukungan regulasi yang relatif kompetitif untuk pengembangan kendaraan listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan struktur kepemilikan baru ini, XPENG memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menentukan arah pengembangan manufaktur kendaraan listrik di Indonesia. Di sisi lain, ERAL tetap mempertahankan perannya pada sektor distribusi dan layanan konsumen yang menjadi kekuatan utama perseroan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kerja sama antara XPENG dan Erajaya diproyeksikan tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan listrik premium. Kolaborasi tersebut juga berpotensi berkembang ke sektor teknologi mobilitas cerdas, ekosistem digital kendaraan, hingga layanan berbasis konektivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan struktur kepemilikan EIDO menjadi sinyal bahwa industri kendaraan listrik Indonesia terus berkembang dan semakin menarik bagi investor global. Dengan dukungan teknologi dan investasi dari XPENG, Indonesia berpeluang memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan industri kendaraan listrik di Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.idxchannel.com/playlists/mobil-wuling-ev-van-bakal-dirakit-di-cikarang-target-120000-unit-per-tahun">Mobil Wuling EV Van Bakal Dirakit di Cikarang, Target 120.000 Unit Per Tahun</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/20/ses-eral-serahkan-bisnis-manufaktur-ev-ke-xpeng/">SES (ERAL) Serahkan Bisnis Manufaktur EV ke XPENG</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/20/ses-eral-serahkan-bisnis-manufaktur-ev-ke-xpeng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
