<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kemnaker Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/tag/kemnaker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/tag/kemnaker/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 05:47:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Kemnaker: Mitra MagangHub Wajib Terdaftar di WLKP</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/10/kemnaker-mitra-maganghub-wajib-terdaftar-di-wlkp/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/10/kemnaker-mitra-maganghub-wajib-terdaftar-di-wlkp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 05:47:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemnaker]]></category>
		<category><![CDATA[maganghub]]></category>
		<category><![CDATA[WLKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=406</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemnaker Wajibkan Perusahaan Terdaftar di WLKP untuk Menjadi Mitra MagangHub 2026 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026 wajib terdaftar dalam sistem Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP). Persyaratan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses verifikasi agar perusahaan yang bergabung memenuhi aspek legalitas, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/10/kemnaker-mitra-maganghub-wajib-terdaftar-di-wlkp/">Kemnaker: Mitra MagangHub Wajib Terdaftar di WLKP</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker Wajibkan Perusahaan Terdaftar di WLKP untuk Menjadi Mitra MagangHub 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026 wajib terdaftar dalam sistem Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP). Persyaratan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses verifikasi agar perusahaan yang bergabung memenuhi aspek legalitas, administrasi, dan kesiapan sebagai tempat belajar bagi peserta magang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. Menurutnya, kewajiban terdaftar di WLKP merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas penyelenggaraan program magang nasional sekaligus memastikan seluruh mitra memiliki data ketenagakerjaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://olenka.id/scg-lewat-pt-berjaya-nawaplastic-indonesia-hadirkan-solusi-perpipaan-dukung-sistem-utilitas-industri-manufaktur">SCG Lewat PT Berjaya Nawaplastic Indonesia Hadirkan Solusi Perpipaan Dukung Sistem Utilitas Industri Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui MagangHub, Kemnaker berupaya mempertemukan dunia usaha dengan calon tenaga kerja muda yang ingin memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Oleh karena itu, proses seleksi perusahaan mitra dilakukan secara bertahap agar peserta mendapatkan lingkungan belajar yang aman, profesional, dan sesuai dengan standar industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WLKP Menjadi Syarat Utama bagi Perusahaan yang Ingin Bergabung</p>



<p class="wp-block-paragraph">Darmawansyah menjelaskan bahwa perusahaan yang berminat menjadi mitra MagangHub harus memastikan status pendaftaran di WLKP sudah aktif sebelum mengajukan permohonan. Selain itu, seluruh informasi perusahaan yang tercantum dalam sistem juga harus diperbarui apabila terdapat perubahan data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, data perusahaan yang lengkap dan akurat akan mempermudah proses verifikasi administrasi. Langkah tersebut juga membantu Kemnaker memastikan bahwa perusahaan benar-benar menjalankan kegiatan usaha secara legal serta memenuhi ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan perusahaan perlu mengecek kembali informasi mengenai identitas usaha, alamat, bidang usaha, hingga data pendukung lainnya sebelum mengikuti proses pendaftaran. Kelengkapan administrasi menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran proses seleksi mitra penyelenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan dapat melakukan pengecekan maupun pembaruan data secara mandiri melalui sistem WLKP sebelum mengajukan pendaftaran ke Program MagangHub 2026. Dengan demikian, potensi kendala administratif dapat diminimalkan sejak awal proses.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Verifikasi Bertujuan Menjamin Kualitas Program Magang Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker menilai proses verifikasi tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksaan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk menjaga mutu pelaksanaan program magang. Pemerintah ingin memastikan setiap perusahaan mitra mampu memberikan pengalaman kerja yang sesuai dengan tujuan pembelajaran peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan yang telah memiliki legalitas jelas dinilai lebih siap menyediakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan kompetensi peserta magang. Hal tersebut mencakup pendampingan, pembelajaran di tempat kerja, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Darmawansyah menjelaskan bahwa validitas data perusahaan juga akan mendukung proses pengawasan selama program berlangsung. Dengan data yang terdokumentasi secara baik, Kemnaker dapat melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program secara lebih efektif dan transparan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, sistem administrasi yang tertata juga memberikan kepastian bagi perusahaan maupun peserta magang. Kedua belah pihak memiliki dasar informasi yang sama sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MagangHub Dirancang Menjembatani Dunia Pendidikan dan Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program MagangHub merupakan salah satu inisiatif Kemnaker untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, pelatihan vokasi, dan kebutuhan industri. Melalui program ini, peserta memperoleh kesempatan belajar langsung di lingkungan kerja sehingga dapat memahami budaya kerja profesional sekaligus meningkatkan kompetensi teknis maupun nonteknis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Pengalaman magang dinilai menjadi bekal penting bagi lulusan baru maupun pencari kerja sebelum memasuki pasar tenaga kerja.</mark>&nbsp;Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga membantu peserta membangun jejaring profesional dan memahami kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi perusahaan, keterlibatan dalam MagangHub memberikan manfaat strategis. Selain berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia nasional, perusahaan juga memiliki kesempatan mengenal potensi peserta sejak dini. Tidak sedikit perusahaan yang kemudian merekrut peserta magang menjadi karyawan setelah program selesai apabila kompetensinya sesuai kebutuhan organisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut menciptakan hubungan yang saling menguntungkan. Peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan, sementara perusahaan mendapatkan akses terhadap talenta muda yang telah memahami budaya kerja dan proses operasional perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia Usaha Diajak Berpartisipasi Mencetak Talenta Berkualitas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker mengajak perusahaan dari berbagai sektor industri untuk berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara MagangHub 2026. Semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin luas pula kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Darmawansyah, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan kebutuhan industri. Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktik dan kemampuan beradaptasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa perusahaan yang mengikuti MagangHub turut mengambil peran dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan nasional. Melalui pembinaan langsung di tempat kerja, perusahaan membantu mencetak calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan sektor industri masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mendukung peningkatan kompetensi peserta, keterlibatan perusahaan juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional. Hubungan yang lebih erat antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu mengurangi kesenjangan kompetensi yang selama ini masih menjadi tantangan di pasar kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen Kemnaker Mewujudkan Program Magang yang Transparan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kewajiban terdaftar di WLKP mencerminkan komitmen Kemnaker dalam membangun tata kelola Program MagangHub yang lebih profesional. Dengan sistem verifikasi yang terintegrasi, pemerintah dapat memastikan setiap perusahaan mitra memenuhi persyaratan administrasi, memiliki legalitas yang jelas, dan siap memberikan pengalaman belajar yang berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini juga memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan program. Data perusahaan yang valid memudahkan proses seleksi, pengawasan, hingga evaluasi sehingga pelaksanaan MagangHub dapat berjalan lebih efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, Kemnaker berharap semakin banyak perusahaan bergabung sebagai mitra resmi Program MagangHub. Melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah dan dunia usaha, program ini diharapkan mampu menghasilkan talenta muda Indonesia yang memiliki daya saing tinggi serta siap memenuhi kebutuhan industri di tingkat nasional maupun global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.viva.co.id/berita/nasional/1912419-tak-hanya-panasonic-ini-deretan-perusahaan-yang-terhubung-dengan-rachmat-gobel">Tak Hanya Panasonic, Ini Deretan Perusahaan yang Terhubung dengan Rachmat Gobel</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/10/kemnaker-mitra-maganghub-wajib-terdaftar-di-wlkp/">Kemnaker: Mitra MagangHub Wajib Terdaftar di WLKP</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/10/kemnaker-mitra-maganghub-wajib-terdaftar-di-wlkp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 11:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemnaker]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=392</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur Indonesia Kembali Kontraksi, Kemnaker Siapkan Antisipasi Potensi Gelombang PHK Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan pelemahan pada Juni 2026. Penurunan Purchasing Managers&#8217; Index (PMI) Manufaktur ke level kontraksi memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi industri nasional, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengakui perlambatan tersebut dapat memengaruhi penyerapan tenaga kerja [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/">PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Indonesia Kembali Kontraksi, Kemnaker Siapkan Antisipasi Potensi Gelombang PHK</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan pelemahan pada Juni 2026. Penurunan Purchasing Managers&#8217; Index (PMI) Manufaktur ke level kontraksi memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi industri nasional, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengakui perlambatan tersebut dapat memengaruhi penyerapan tenaga kerja dan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data terbaru menunjukkan sektor manufaktur menghadapi tekanan dari melemahnya permintaan domestik, penurunan pesanan ekspor, serta kenaikan biaya produksi. Kombinasi faktor tersebut membuat aktivitas produksi melambat dan meningkatkan risiko efisiensi tenaga kerja di berbagai perusahaan manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://journalarta.com/news/2026/07/05/pmi-manufaktur-juni-2026-turun-sinyal-kontraksi-sektor-industri/">PMI Manufaktur Juni 2026 Turun ke 46,9: Sinyal Serius Sektor Industri Masuk Zona Kontraksi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemnaker Antisipasi Dampak Pelemahan Industri dengan Reskilling dan Peluang Kerja Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan perlambatan sektor manufaktur berpotensi berdampak langsung terhadap pasar tenaga kerja. Menurutnya, ketika aktivitas produksi menurun, kebutuhan tenaga kerja di sektor industri juga dapat berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengakui kemungkinan terjadinya peningkatan PHK seiring melemahnya aktivitas manufaktur. Namun, pemerintah berupaya menekan dampak tersebut agar tidak berkembang menjadi gelombang PHK yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah antisipasi, Kemnaker menyiapkan berbagai program penempatan kerja di sektor lain yang masih membutuhkan tenaga kerja. Pemerintah juga memperkuat program pelatihan bagi pekerja terdampak agar memiliki kompetensi baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program reskilling dan upskilling menjadi salah satu fokus utama. Melalui pelatihan tersebut, pekerja yang kehilangan pekerjaan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan atau menguasai bidang baru sehingga memiliki peluang lebih besar untuk kembali bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pelatihan, pemerintah juga terus memperluas akses informasi lowongan kerja dan mendorong kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Klaim JKP Meningkat, Sinyal Pasar Tenaga Kerja Perlu Diwaspadai</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Kemnaker juga mencermati perkembangan data Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebagai salah satu indikator kondisi pasar tenaga kerja.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, sekitar 36.000 pekerja mengajukan klaim manfaat JKP selama Mei 2026. Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah karena mencerminkan adanya pekerja yang kehilangan pekerjaan dan membutuhkan perlindungan sosial selama masa transisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program JKP memberikan manfaat berupa bantuan uang tunai, akses informasi pasar kerja, serta pelatihan kerja bagi peserta yang memenuhi persyaratan. Skema tersebut diharapkan dapat membantu pekerja memperoleh pekerjaan baru dalam waktu yang lebih cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, pemerintah terus memantau perkembangan jumlah klaim untuk memastikan kondisi ketenagakerjaan tetap terkendali di tengah perlambatan sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Turun ke Level 46,9, Kontraksi Terdalam dalam Setahun</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan terhadap industri tercermin dari hasil survei S&amp;P Global Market Intelligence yang menunjukkan PMI Manufaktur Indonesia turun menjadi 46,9 pada Juni 2026. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan level 50,0 pada Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam metodologi PMI, angka di atas 50 menunjukkan ekspansi aktivitas manufaktur, sedangkan angka di bawah 50 menandakan kontraksi. Dengan capaian 46,9, industri manufaktur Indonesia kembali memasuki fase perlambatan setelah sempat berada di ambang ekspansi pada bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekonom S&amp;P Global Market Intelligence, Usamah Bhatti, menyebut kontraksi Juni menjadi yang terdalam dalam satu tahun terakhir. Penurunan tersebut juga merupakan kontraksi kedua dalam tiga bulan terakhir yang menutup kinerja sektor manufaktur sepanjang semester pertama 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, melemahnya pesanan baru menjadi penyebab utama penurunan aktivitas industri. Berkurangnya permintaan membuat perusahaan mengurangi volume produksi sehingga laju output mengalami penurunan terbesar sejak April 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan Domestik dan Ekspor Sama-sama Melemah</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global menilai lemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang menekan aktivitas manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga berbagai kebutuhan membuat konsumsi rumah tangga melambat sehingga permintaan terhadap produk manufaktur ikut menurun. Kondisi tersebut berdampak langsung pada berkurangnya pesanan baru yang diterima perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pasar ekspor juga belum memberikan dukungan yang kuat. Permintaan dari luar negeri tercatat mengalami penurunan paling dalam sejak Agustus 2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan permintaan global terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi internasional, perlambatan aktivitas perdagangan dunia, serta perubahan kebijakan perdagangan di sejumlah negara mitra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turunnya permintaan dari pasar domestik dan ekspor secara bersamaan mempersempit ruang pertumbuhan industri manufaktur. Akibatnya, banyak perusahaan memilih menyesuaikan kapasitas produksi sambil menunggu perbaikan kondisi pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya Produksi Naik, Produsen Hadapi Tekanan Ganda</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadapi penurunan permintaan, pelaku industri juga dibebani oleh meningkatnya biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harga bahan baku yang lebih tinggi serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing membuat biaya operasional perusahaan meningkat. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap margin keuntungan produsen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga keberlangsungan usaha, sebagian perusahaan terpaksa menyesuaikan harga jual produknya. Namun, kenaikan harga juga berpotensi menekan permintaan karena daya beli konsumen belum sepenuhnya pulih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan dari sisi biaya dan permintaan menciptakan tantangan ganda bagi industri manufaktur. Situasi ini membuat perusahaan harus lebih selektif dalam mengelola produksi, investasi, hingga kebutuhan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri Bergantung pada Pemulihan Permintaan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur memiliki peran strategis terhadap perekonomian Indonesia karena menjadi salah satu penyumbang utama produk domestik bruto (PDB), investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, perbaikan kinerja manufaktur akan sangat bergantung pada pemulihan konsumsi domestik, membaiknya permintaan ekspor, serta stabilitas biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi ketenagakerjaan, langkah pemerintah melalui program reskilling, upskilling, dan perluasan kesempatan kerja menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak perlambatan industri terhadap pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pelaku usaha akan mencermati perkembangan permintaan pasar, inflasi, nilai tukar, serta kebijakan ekonomi yang dapat mendukung aktivitas produksi. Jika indikator tersebut mulai membaik, sektor manufaktur berpeluang kembali memasuki fase ekspansi dan memperkuat penyerapan tenaga kerja pada paruh kedua 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://industri.kontan.co.id/news/bogasari-perkuat-bisnis-pangan-lewat-umkm-dorong-nilai-tambah-produk-lokal">Bogasari Perkuat Bisnis Pangan Lewat UMKM, Dorong Nilai Tambah Produk Lokal</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/">PMI Manufaktur Anjlok, Kemnaker Antisipasi PHK</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/05/pmi-manufaktur-anjlok-kemnaker-antisipasi-phk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
