<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemprov Kaltim Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/tag/pemprov-kaltim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/tag/pemprov-kaltim/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 14:15:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>
	<item>
		<title>Pemprov Kaltim Kejar Swasembada Beras Akhir 2026</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/07/pemprov-kaltim-kejar-swasembada-beras-akhir-2026/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/07/pemprov-kaltim-kejar-swasembada-beras-akhir-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 14:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suplai Rantai & Logistik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=399</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemprov Kaltim Percepat Program Swasembada Beras Menuju Target 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mempercepat program peningkatan produksi pangan untuk mencapai target swasembada beras pada akhir 2026. Strategi yang disiapkan mencakup perluasan lahan sawah, pembangunan infrastruktur pertanian, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan. Baca Juga &#8220;Aset Industri Asuransi Sentuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/07/pemprov-kaltim-kejar-swasembada-beras-akhir-2026/">Pemprov Kaltim Kejar Swasembada Beras Akhir 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pemprov Kaltim Percepat Program Swasembada Beras Menuju Target 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mempercepat program peningkatan produksi pangan untuk mencapai target swasembada beras pada akhir 2026. Strategi yang disiapkan mencakup perluasan lahan sawah, pembangunan infrastruktur pertanian, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/8241191/aset-industri-asuransi-sentuh-rp-1197-triliun">Aset Industri Asuransi Sentuh Rp 1.197 Triliun</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji mengatakan produksi padi daerah terus mengalami peningkatan. Saat ini, capaian produksi lokal telah mencapai lebih dari 60 persen dari kebutuhan beras masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita sudah mengalami peningkatan produksi padi. Saat ini capaiannya sudah lebih dari 60 persen dan kita menargetkan pada akhir 2026 dapat mencapai 100 persen,&#8221; ujar Seno Aji usai memimpin rapat koordinasi Swasembada Padi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pasokan beras dari daerah lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan Beras Kaltim Capai 350 Ribu Ton Per Tahun</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemprov Kaltim mencatat kebutuhan beras masyarakat saat ini berada di kisaran 350 ribu ton setiap tahun. Jika dikonversikan dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG), kebutuhan tersebut mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, produksi padi mandiri daerah masih berada pada angka 270.867 ton GKG per tahun. Setelah melalui proses penggilingan, jumlah tersebut menghasilkan sekitar 157.555 ton beras konsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut membuat Kalimantan Timur masih mengalami kekurangan pasokan sekitar 192 ribu ton beras. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah masih mengandalkan pasokan dari sejumlah wilayah penghasil beras seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan produksi lokal menjadi langkah strategis untuk memperkecil ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menjaga kestabilan pangan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan Sawah Baru Jadi Strategi Tingkatkan Produksi Padi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu langkah utama Pemprov Kaltim untuk mencapai swasembada beras adalah memperluas area pertanian produktif. Pemerintah daerah menyiapkan program pencetakan sawah baru serta optimalisasi lahan yang sudah tersedia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, Kaltim memiliki sekitar 31.000 hektare sawah aktif dari total kurang lebih 46.000 hektare lahan sawah. Pada 2026, pemerintah menargetkan penambahan sekitar 15.000 hektare sawah aktif melalui berbagai program pengembangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tambahan lahan tersebut berasal dari pencetakan sawah baru seluas 2.300 hektare serta pengembangan sekitar 12.800 hektare lahan potensial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Artinya, akan ada penambahan sekitar 15.000 hektare lahan sawah aktif di Kalimantan Timur,&#8221; jelas Seno Aji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah yang memiliki potensi lahan sawah terbesar berada di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara, serta Kutai Kartanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Perkuat Kolaborasi Dengan Pusat Dan Petani</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seno Aji menyampaikan bahwa pencapaian swasembada padi membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah kabupaten dan kota, Perum Bulog, TNI, serta kelompok tani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemprov Kaltim juga meminta seluruh daerah melakukan revitalisasi dan verifikasi data pertanian. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan produksi padi secara lebih akurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menyampaikan rencana kerja hingga akhir 2026 kepada Kementerian Pertanian. Dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan program swasembada padi di Kalimantan Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Akhir Juli ini rencana kerja hingga akhir 2026 sudah ditunggu Menteri Pertanian,&#8221; kata Seno Aji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan Alsintan Menjadi Tantangan Produksi Pertanian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain perluasan lahan, ketersediaan alat dan mesin pertanian atau alsintan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, pemerintah daerah menghadapi keterbatasan karena pengadaan bantuan alsintan berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Pemprov Kaltim berperan memfasilitasi usulan kelompok tani agar dapat disampaikan kepada Kementerian Pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bantuan alsintan seluruhnya berasal dari Kementerian Pertanian. Tugas kita memfasilitasi usulan dari kelompok tani agar dapat disampaikan kepada Menteri Pertanian melalui Dinas Pangan,&#8221; ungkap Seno Aji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan teknologi pertanian dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi produksi, mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan hasil pertanian di berbagai wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Target 65 Ribu Hektare Sawah Aktif Dorong Surplus Beras</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Pertanian menargetkan Kalimantan Timur memiliki sedikitnya 65.000 hektare sawah aktif dengan tingkat produktivitas mencapai 4 hingga 5 ton per hektare.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain peningkatan luas lahan, pemerintah juga mendorong penerapan pola tanam dua kali panen dalam satu tahun. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi beras secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seno Aji optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh program berjalan sesuai rencana. Dengan tambahan lahan, peningkatan produktivitas, dan dukungan berbagai pihak, Kalimantan Timur berpotensi tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga menghasilkan surplus beras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program swasembada padi menjadi langkah penting bagi Kaltim dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Keberhasilan program ini akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan, dukungan infrastruktur, serta sinergi antara pemerintah dan petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.antaranews.com/berita/5639309/atr-bpn-berlakukan-first-in-first-out-untuk-pengurusan-akta-tanah">ATR/BPN berlakukan &#8220;first in first out&#8221; untuk pengurusan akta tanah</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/07/pemprov-kaltim-kejar-swasembada-beras-akhir-2026/">Pemprov Kaltim Kejar Swasembada Beras Akhir 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/07/pemprov-kaltim-kejar-swasembada-beras-akhir-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
