<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keamanan Kerja (K3) Digital Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/category/keamanan-kerja-k3-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/category/keamanan-kerja-k3-digital/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 14:18:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>PMI Manufaktur RI Kontraksi, PHK Naik Awal September</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/01/pmi-manufaktur-ri-kontraksi-phk-naik-awal-september/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/01/pmi-manufaktur-ri-kontraksi-phk-naik-awal-september/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:18:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kontraksi]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Manufaktur RI]]></category>
		<category><![CDATA[September]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=533</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMI Manufaktur Indonesia Turun ke 49,8 pada Agustus 2026Kinerja industri manufaktur Indonesia melemah pada Agustus 2026. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan kembali masuk zona kontraksi setelah mencatat ekspansi pada Juli 2026. Data S&#38;P Global yang dirilis pada Selasa (1/9/2026) menunjukkan aktivitas manufaktur kembali menghadapi tekanan. Pelemahan produksi dan penyerapan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/01/pmi-manufaktur-ri-kontraksi-phk-naik-awal-september/">PMI Manufaktur RI Kontraksi, PHK Naik Awal September</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Indonesia Turun ke 49,8 pada Agustus 2026<br>Kinerja industri manufaktur Indonesia melemah pada Agustus 2026. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke level 49,8 dan kembali masuk zona kontraksi setelah mencatat ekspansi pada Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data S&amp;P Global yang dirilis pada Selasa (1/9/2026) menunjukkan aktivitas manufaktur kembali menghadapi tekanan. Pelemahan produksi dan penyerapan tenaga kerja menjadi faktor utama yang menahan kinerja sektor tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Manufaktur Kembali di Bawah Level 50<br>PMI menggunakan angka 50 sebagai batas antara ekspansi dan kontraksi. Angka di atas 50 menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://money.kompas.com/read/2026/09/01/181059226/pmi-manufaktur-masuk-zona-kontraksi-kemenperin-waspadai-banjir-produk-impor">PMI Manufaktur Masuk Zona Kontraksi, Kemenperin Waspadai Banjir Produk Impor</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, angka di bawah 50 menandakan aktivitas sektor manufaktur mengalami penurunan. Dengan PMI sebesar 49,8, kondisi industri Indonesia pada Agustus berada tipis di bawah level netral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global menilai kondisi bisnis manufaktur Indonesia secara umum kembali relatif stabil pada pertengahan kuartal III 2026. Namun, penurunan produksi membuat performa sektor secara keseluruhan masih terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi manufaktur kembali turun pada Agustus meski penurunannya relatif ringan. Persaingan bisnis yang semakin ketat, permintaan yang lesu, dan kenaikan harga barang menjadi sejumlah faktor yang menekan produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesanan Baru Mulai Menguat, tetapi Masih Tipis<br>Di tengah penurunan produksi, permintaan menunjukkan tanda pemulihan terbatas. Pesanan baru meningkat untuk pertama kalinya dalam tiga bulan dan kembali berada sedikit di atas level netral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketahanan pada permintaan domestik maupun pelanggan manufaktur. Namun, peningkatannya masih terlalu kecil untuk mendorong pemulihan sektor secara menyeluruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian perusahaan mencatat kenaikan permintaan dan tambahan pesanan dari pelanggan. Di sisi lain, perusahaan lain masih menghadapi permintaan yang lemah, persaingan yang lebih ketat, serta daya beli pelanggan yang menurun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maryam Baluch, Ekonom S&amp;P Global Market Intelligence, mengatakan data terbaru menunjukkan sedikit penurunan kondisi manufaktur Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Maryam, penurunan produksi dan tenaga kerja kembali terjadi setelah sektor tersebut sempat membaik pada bulan sebelumnya. Sementara itu, kondisi permintaan secara umum masih berada dalam keadaan relatif netral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PHK dan Pengunduran Diri Menekan Ketenagakerjaan<br>Pelemahan aktivitas produksi turut berdampak pada pasar tenaga kerja manufaktur. Sejumlah perusahaan kembali mengurangi jumlah pekerja karena kebutuhan produksi mengalami penurunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingkat ketenagakerjaan kembali masuk zona kontraksi pada Agustus. Perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja melalui kombinasi PHK dan pengunduran diri secara sukarela.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian perusahaan juga melaporkan kesulitan mempertahankan jumlah karyawan. Pengunduran diri sukarela menjadi salah satu faktor yang ikut menekan tingkat ketenagakerjaan sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan tersebut menunjukkan tekanan pada industri tidak hanya terlihat dari sisi produksi. Perusahaan juga mulai menyesuaikan struktur tenaga kerja dengan kondisi pesanan dan kebutuhan operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Backlog Meningkat untuk Bulan Kedua<br>Pekerjaan yang belum terselesaikan atau backlog kembali meningkat pada Agustus. Kenaikan tersebut menjadi yang kedua secara berturut-turut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, laju penumpukan pekerjaan masih berada pada tingkat moderat. Pertumbuhannya juga lebih lambat dibandingkan Juli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan backlog terjadi ketika perusahaan menghadapi kombinasi permintaan yang belum sepenuhnya pulih dan kapasitas operasional yang masih terbatas. Perkembangan ini menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam melihat arah produksi berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas Pembelian Berhenti Menurun<br>Aktivitas pembelian perusahaan manufaktur stabil pada Agustus setelah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian perusahaan meningkatkan pembelian untuk memenuhi kenaikan pesanan baru. Namun, perusahaan lain masih mengurangi pembelian karena arus pesanan belum cukup kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga menghadapi waktu pengiriman bahan baku yang lebih panjang. Meski demikian, tingkat keterlambatan pemasok masih tergolong ringan dan hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan Juli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persediaan Bahan Baku Mulai Ditambah<br>Perusahaan manufaktur meningkatkan persediaan bahan baku pada Agustus. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama dalam lima bulan terakhir, meski skalanya masih tipis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah perusahaan memilih membangun stok pengaman untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan baku. Strategi tersebut menunjukkan pelaku industri mulai mengantisipasi risiko biaya produksi pada periode mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan bahan baku, persediaan produk jadi kembali turun. Penurunan tersebut telah berlangsung selama empat bulan berturut-turut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laju pengurangan persediaan produk jadi berada pada tingkat moderat. Namun, kecepatannya menyamai penurunan pada Mei 2025 dan menjadi yang tercepat dalam lebih dari empat tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan Harga Mulai Mereda<br>Tekanan inflasi di sektor manufaktur kembali mereda pada Agustus. Meski demikian, kenaikan harga bahan baku dan harga jual produk masih berada pada level yang tinggi secara historis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga bahan baku serta biaya dari pemasok tetap meningkatkan beban operasional perusahaan. Sebagian produsen kemudian meneruskan kenaikan biaya tersebut kepada konsumen melalui harga jual yang lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlambatan tekanan harga menjadi salah satu perkembangan positif dalam laporan terbaru. Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengelola biaya apabila tren penurunan inflasi berlanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepercayaan Bisnis Mencapai Level Tertinggi dalam Tujuh Bulan<br>Di tengah lemahnya aktivitas manufaktur, pelaku usaha justru menunjukkan optimisme yang lebih kuat. Tingkat kepercayaan bisnis meningkat ke level tertinggi dalam tujuh bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku usaha berharap permintaan membaik dalam 12 bulan mendatang. Mereka juga melihat kondisi pasar yang lebih stabil dapat mendukung peningkatan produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maryam Baluch menilai pemulihan kepercayaan bisnis menjadi sinyal positif. Kepercayaan tersebut terus meningkat sejak mencapai titik terendah pada April.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut S&amp;P Global, optimisme pelaku usaha menunjukkan produsen masih melihat peluang perbaikan meski kinerja manufaktur saat ini terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Manufaktur Masih Bergantung pada Pemulihan Permintaan<br>PMI Manufaktur Indonesia sebesar 49,8 pada Agustus menunjukkan sektor industri kembali menghadapi kontraksi. Pelemahan produksi dan tenaga kerja menjadi perhatian utama dalam laporan terbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kenaikan pesanan baru memberikan sinyal bahwa permintaan mulai menunjukkan ketahanan. Stabilnya aktivitas pembelian dan meningkatnya stok bahan baku juga menunjukkan perusahaan mulai menyiapkan diri menghadapi perubahan biaya serta permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pemulihan manufaktur akan sangat bergantung pada kekuatan pesanan baru, perkembangan biaya input, dan kemampuan perusahaan mempertahankan tenaga kerja. Jika permintaan membaik secara konsisten, sektor manufaktur berpeluang kembali melewati level PMI 50.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, tekanan terhadap produksi dan tenaga kerja dapat berlanjut jika permintaan tetap lemah. Data PMI pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah kontraksi Agustus hanya bersifat sementara atau menjadi awal pelemahan yang lebih panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://industri.kontan.co.id/news/lemahnya-integrasi-industri-dari-hulu-hingga-hilir-bayangi-sektor-manufaktur">Lemahnya Integrasi Industri dari Hulu hingga Hilir Bayangi Sektor Manufaktur</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/01/pmi-manufaktur-ri-kontraksi-phk-naik-awal-september/">PMI Manufaktur RI Kontraksi, PHK Naik Awal September</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/01/pmi-manufaktur-ri-kontraksi-phk-naik-awal-september/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asia Tegaskan Reputasi Lewat Bahan Baku yang Aman</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/15/asia-tegaskan-reputasi-lewat-bahan-baku-yang-aman/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/15/asia-tegaskan-reputasi-lewat-bahan-baku-yang-aman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:32:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Baku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=488</guid>

					<description><![CDATA[<p>Asia Perkuat Reputasi lewat Bahan Baku yang Aman Asia Food Trading &#38; Services Co., Ltd. memperkuat komitmennya terhadap keamanan pangan melalui pengendalian bahan baku dan pemilihan pemasok yang memiliki proses produksi serta ketertelusuran yang jelas. Langkah tersebut menjadi penting bagi perusahaan katering industri yang melayani banyak pekerja dan perusahaan manufaktur. Bagi Asia Catering, kualitas makanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/15/asia-tegaskan-reputasi-lewat-bahan-baku-yang-aman/">Asia Tegaskan Reputasi Lewat Bahan Baku yang Aman</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Asia Perkuat Reputasi lewat Bahan Baku yang Aman</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Food Trading &amp; Services Co., Ltd. memperkuat komitmennya terhadap keamanan pangan melalui pengendalian bahan baku dan pemilihan pemasok yang memiliki proses produksi serta ketertelusuran yang jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut menjadi penting bagi perusahaan katering industri yang melayani banyak pekerja dan perusahaan manufaktur. Bagi Asia Catering, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh proses memasak, tetapi juga dari asal dan mutu bahan yang digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan memilih membangun hubungan jangka panjang dengan pemasok yang dinilai mampu menjaga kualitas dan keamanan produk. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menjaga konsistensi makanan sekaligus mempertahankan kepercayaan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Catering Prioritaskan Asal Bahan Baku</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketertelusuran bahan baku menjadi salah satu perhatian utama Asia Catering. Perusahaan mengutamakan bahan yang memiliki sumber jelas agar proses pengadaan dapat dikendalikan sejak awal rantai pasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut juga membantu perusahaan menjaga konsistensi kualitas ketika menyediakan makanan dalam jumlah besar. Kebutuhan katering industri membutuhkan pasokan yang stabil karena layanan ditujukan kepada banyak pekerja dan perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Catering memilih bekerja sama dengan pemasok terkemuka yang memiliki proses produksi dan sistem ketertelusuran yang jelas. Perusahaan juga menegaskan tidak ingin mengorbankan kualitas bahan hanya demi mengejar biaya yang lebih rendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip keamanan pangan yang menempatkan pemilihan bahan sebagai bagian penting dari pengendalian mutu. JAPFA, misalnya, menyatakan bahwa bahan baku dipilih secara ketat dan pemasok harus memenuhi persyaratan keamanan, kualitas, serta ketertelusuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompas.id/artikel/minim-ekspansi-dan-investasi-teknologi-tinggi-di-manufaktur-serapan-sarjana-terbatas">Manufaktur Lemas, Peluang Kerja bagi Sarjana Kian Terbatas</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja Sama Asia dan JAPFA Perkuat Rantai Pasok</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Dewan Direksi Asia Food Trading &amp; Services Co., Ltd. Nguyen Xuan Dao mengatakan penghargaan dari JAPFA menjadi tonggak penting dalam hubungan kedua perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kerja sama tersebut memiliki arti strategis karena Asia Catering menjalankan layanan katering industri dalam skala besar. Perusahaan melayani kebutuhan makanan untuk pabrik, kawasan industri, dan berbagai bisnis manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sumber bahan baku adalah elemen fundamental dalam memastikan kualitas setiap hidangan,” kata Nguyen Xuan Dao.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama dengan JAPFA membantu Asia memperkuat rantai pasokan, khususnya untuk kebutuhan daging dan bahan makanan yang digunakan di dapur industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam bisnis katering skala besar, kesinambungan pasokan menjadi faktor penting. Keterlambatan atau perubahan kualitas bahan dapat memengaruhi proses produksi makanan dan layanan kepada pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">JAPFA Berikan Penghargaan kepada Asia Catering</p>



<p class="wp-block-paragraph">JAPFA memberikan sertifikat dan plakat penghargaan kepada Asia Food Trading &amp; Services Co., Ltd. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Mitra Katering Industri dengan Pendapatan Tertinggi untuk enam bulan pertama 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Predikat tersebut menunjukkan kontribusi Asia dalam jaringan bisnis JAPFA selama periode tersebut. Namun, penghargaan tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kemitraan dalam membangun rantai pasok pangan yang stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Asia, kerja sama dengan pemasok bukan sekadar hubungan transaksi. Perusahaan menempatkan mitra pemasok sebagai bagian dari strategi untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada pelanggan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketertelusuran Bahan Jadi Bagian dari Keamanan Pangan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketertelusuran atau traceability memungkinkan pelaku usaha mengetahui asal bahan dan tahapan yang dilalui produk sebelum digunakan. Informasi tersebut dapat membantu perusahaan melakukan pengawasan ketika terjadi masalah kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">JAPFA menyebut ketertelusuran sebagai bagian penting dalam rantai nilai produknya. Perusahaan menyatakan produk dapat ditelusuri dari sumber, termasuk bahan baku pakan, hingga melalui tahapan produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">JAPFA juga menerapkan persyaratan kepada pemasok melalui Supplier Code of Conduct. Persyaratan tersebut mencakup aspek sumber bahan, uji tuntas, pengadaan yang bertanggung jawab, serta kepatuhan terhadap standar keamanan dan kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi bisnis katering, sistem semacam itu dapat memberikan dasar yang lebih kuat untuk mengontrol kualitas bahan. Pengawasan yang konsisten juga membantu menjaga standar makanan ketika volume produksi meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahan Protein Menjadi Bagian Penting Pasokan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebutuhan katering industri mencakup berbagai bahan makanan, termasuk sumber protein. JAPFA Food sendiri menyediakan bahan baku seperti daging ayam, daging sapi, dan makanan laut untuk kebutuhan pelaku usaha makanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk produk daging sapi, JAPFA menyebut bahan melalui pemeriksaan kualitas dan berasal dari pemasok terpercaya. Sementara produk makanan laut tertentu dikelola melalui rantai pasok terintegrasi untuk menjaga kualitas dan ketertelusuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan bahan dengan standar yang konsisten menjadi penting bagi dapur industri. Setiap perubahan kualitas bahan dapat memengaruhi rasa, tekstur, keamanan, serta konsistensi menu yang disajikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, hubungan antara penyedia katering dan pemasok menjadi bagian dari pengendalian kualitas secara keseluruhan. Semakin jelas rantai pasok, semakin mudah perusahaan melakukan pemantauan terhadap bahan yang digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Jaga Kualitas Tanpa Mengorbankan Keamanan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Catering menegaskan komitmennya untuk menggunakan bahan baku asli dan dapat dilacak. Perusahaan menempatkan aspek keamanan sebagai pertimbangan utama ketika memilih bahan untuk kebutuhan dapur industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan pekerja yang menjadi penerima layanan makanan. Dalam skala industri, kualitas makanan dapat berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kepercayaan pengguna layanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nguyen Xuan Dao mengatakan perusahaan tidak ingin mengejar efisiensi biaya dengan mengorbankan kualitas bahan. Menurutnya, konsistensi pasokan dan keamanan makanan harus menjadi bagian dari strategi pengembangan perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen tersebut memperlihatkan bahwa keamanan pangan perlu dibangun sejak tahap pengadaan. Proses memasak yang baik tidak akan cukup apabila bahan yang digunakan tidak memenuhi standar kualitas dan keamanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan Jadi Dorongan Tingkatkan Standar Katering</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan sebagai Mitra Katering Industri dengan Pendapatan Tertinggi selama enam bulan pertama 2026 menjadi pencapaian bagi Asia Food Trading &amp; Services Co., Ltd.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, nilai penting penghargaan tersebut tidak hanya terletak pada pencapaian penjualan. Pengakuan tersebut juga memperkuat posisi Asia sebagai mitra dalam rantai pasok industri makanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia melihat kerja sama dengan perusahaan manufaktur besar sebagai peluang untuk terus meningkatkan standar layanan. Fokusnya mencakup keamanan, stabilitas pasokan, kualitas bahan, serta keberlanjutan hubungan dengan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, standar keamanan pangan juga terus menjadi perhatian dalam industri pangan. JAPFA menyatakan pendekatan keamanan pangannya mencakup pengendalian proses produksi, pemilihan bahan baku, standar fasilitas, serta sertifikasi yang relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rantai Pasok Aman Dukung Masa Depan Katering Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan bisnis katering industri menuntut perusahaan menjaga kualitas secara konsisten. Jumlah makanan yang diproduksi dalam skala besar membuat pengendalian bahan baku menjadi semakin penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asia Catering memilih memperkuat aspek tersebut melalui kerja sama dengan pemasok yang memiliki proses produksi dan ketertelusuran yang jelas. Strategi ini diharapkan membantu perusahaan menjaga standar makanan sekaligus mempertahankan kepercayaan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama dengan JAPFA menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Penghargaan yang diterima Asia dapat menjadi momentum untuk memperluas kemitraan dan memperkuat pengelolaan rantai pasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, tantangan industri bukan hanya memastikan bahan tersedia. Perusahaan juga perlu memastikan setiap bahan memenuhi persyaratan kualitas, aman digunakan, dapat ditelusuri, dan mampu mendukung layanan makanan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/5-nganh-cong-nghiep-cap-ii-co-chi-so-san-xuat-tang-cao">5 industri tingkat kedua dengan pertumbuhan indeks produksi yang tinggi</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/15/asia-tegaskan-reputasi-lewat-bahan-baku-yang-aman/">Asia Tegaskan Reputasi Lewat Bahan Baku yang Aman</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/15/asia-tegaskan-reputasi-lewat-bahan-baku-yang-aman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sandiaga Uno Dorong Industri Sertifikasi Jadi Sektor Strategis</title>
		<link>https://arventra.id/2026/08/01/sandiaga-uno-dorong-industri-sertifikasi-jadi-sektor-strategis/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/08/01/sandiaga-uno-dorong-industri-sertifikasi-jadi-sektor-strategis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 14:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Strategis]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=455</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sandiaga Uno Nilai Industri Sertifikasi Berpotensi Jadi Sektor Strategis Masa DepanStandar Global Meningkat, Kebutuhan Layanan Sertifikasi dan Assurance Semakin Besar Investor dan pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menilai industri sertifikasi dan assurance memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Perkembangan perdagangan global yang semakin bergantung pada standar kualitas, keberlanjutan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/01/sandiaga-uno-dorong-industri-sertifikasi-jadi-sektor-strategis/">Sandiaga Uno Dorong Industri Sertifikasi Jadi Sektor Strategis</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga Uno Nilai Industri Sertifikasi Berpotensi Jadi Sektor Strategis Masa Depan<br>Standar Global Meningkat, Kebutuhan Layanan Sertifikasi dan Assurance Semakin Besar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investor dan pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menilai industri sertifikasi dan assurance memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Perkembangan perdagangan global yang semakin bergantung pada standar kualitas, keberlanjutan, dan keamanan produk menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan layanan sertifikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sandiaga, perubahan standar internasional mendorong perusahaan di berbagai sektor untuk memastikan produk dan operasional mereka memenuhi ketentuan yang berlaku di pasar global. Kondisi tersebut membuka peluang bagi industri sertifikasi, inspeksi, pengujian, serta verifikasi untuk memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pelaku usaha maupun konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://premium.bisnis.com/read/20260731/658/1992523/indeks-kepercayaan-industri-iki-menguat-benarkah-manufaktur-mulai-pulih">Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Menguat, Benarkah Manufaktur Mulai Pulih?</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan kebutuhan layanan tersebut terlihat dari berbagai sektor yang mulai memperkuat penerapan standar, mulai dari manufaktur, energi, industri halal, hingga perusahaan yang mengadopsi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>&#8221; Saya melihat industri sertifikasi dan assurance akan menjadi salah satu sektor strategis di masa depan.</mark><mark>Semakin tinggi standar yang diterapkan di berbagai negara, semakin besar pula kebutuhan terhadap lembaga yang dapat memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pasar,&#8221; ujar Sandiaga Salahuddin Uno.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sertifikasi Jadi Faktor Penting dalam Persaingan Global</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan pola perdagangan dunia membuat standar internasional semakin berperan dalam menentukan daya saing produk. Perusahaan yang ingin memperluas pasar ekspor tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus mampu menunjukkan kepatuhan terhadap berbagai regulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sertifikasi menjadi salah satu instrumen penting untuk membuktikan bahwa produk telah memenuhi persyaratan tertentu. Hal tersebut mencakup aspek keamanan pangan, keberlanjutan lingkungan, kualitas produksi, hingga kepatuhan terhadap standar industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Indonesia, perkembangan industri sertifikasi memiliki posisi strategis karena dapat mendukung peningkatan daya saing produk dalam negeri. Dengan semakin banyak perusahaan yang memperoleh sertifikasi sesuai standar global, peluang produk nasional untuk masuk ke pasar internasional juga semakin terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mendukung kegiatan ekspor, layanan sertifikasi juga berperan dalam membangun kepercayaan antara produsen, mitra bisnis, regulator, dan konsumen. Kehadiran lembaga sertifikasi yang kredibel membantu memastikan bahwa klaim kualitas atau keberlanjutan suatu produk dapat dipertanggungjawabkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MUTU Dinilai Memiliki Peluang Besar dalam Industri Assurance</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga melihat perusahaan yang bergerak di bidang inspeksi dan pengujian memiliki peluang besar untuk tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan pasar. Salah satu perusahaan yang dinilai memiliki potensi pengembangan adalah PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, MUTU memiliki pengalaman panjang dalam industri sertifikasi dan telah membangun fondasi bisnis yang kuat. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan assurance, perusahaan tersebut dinilai memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan bisnisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya melihat MUTU memiliki fondasi bisnis yang kuat dan pengalaman yang panjang di bidangnya.&nbsp;<mark>Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap sertifikasi dan assurance, saya optimistis perusahaan ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang,&#8221; ujar Sandiaga.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">MUTU terus mengembangkan layanan yang menyesuaikan kebutuhan industri modern. Penguatan layanan tersebut mencakup sertifikasi keberlanjutan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga pengembangan ekosistem pasar karbon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian dunia usaha terhadap isu keberlanjutan. Banyak perusahaan kini tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas operasional mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Layanan Verifikasi Mendukung Ekonomi Berkelanjutan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan industri sertifikasi juga berkaitan erat dengan meningkatnya penerapan prinsip ESG di tingkat global. Perusahaan yang ingin menarik investasi maupun memperluas pasar internasional semakin membutuhkan bukti bahwa kegiatan bisnis mereka berjalan sesuai standar keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks tersebut, lembaga sertifikasi dan assurance memiliki peran sebagai pihak independen yang melakukan pemeriksaan, pengujian, dan verifikasi terhadap berbagai klaim perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan lembaga tersebut membantu menciptakan transparansi dalam dunia usaha. Investor, konsumen, dan mitra bisnis dapat memperoleh informasi yang lebih terpercaya sebelum mengambil keputusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, sektor sertifikasi juga mendukung transformasi industri menuju ekonomi hijau. Melalui layanan verifikasi karbon dan sertifikasi keberlanjutan, perusahaan dapat mengukur serta menunjukkan komitmen terhadap pengurangan dampak lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia Perlu Perkuat Ekosistem Sertifikasi Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat meningkatnya kebutuhan pasar, penguatan industri sertifikasi nasional menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Lembaga sertifikasi yang memiliki kompetensi dan kredibilitas dapat membantu perusahaan Indonesia memenuhi standar internasional secara lebih efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga menilai perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan standar global akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Menurutnya, kemampuan memenuhi persyaratan internasional menjadi salah satu faktor penting dalam memenangkan persaingan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>&#8220;Perusahaan yang mampu memenuhi standar internasional akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.</mark>&nbsp;Karena itu, lembaga sertifikasi dan assurance akan memegang peranan yang semakin penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sertifikasi tidak lagi hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis. Perusahaan yang memiliki sertifikasi terpercaya dapat meningkatkan reputasi, memperluas pasar, serta memperkuat hubungan dengan mitra global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Sertifikasi Diproyeksikan Semakin Dibutuhkan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kebutuhan terhadap layanan sertifikasi dan assurance diperkirakan terus meningkat seiring perubahan regulasi perdagangan dan tuntutan konsumen terhadap produk yang berkualitas serta berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan sektor ini juga membuka peluang bagi pengembangan tenaga profesional di bidang inspeksi, pengujian, audit, dan verifikasi. Ekosistem sertifikasi yang kuat dapat memberikan manfaat luas bagi industri nasional, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan semakin ketatnya standar internasional, industri sertifikasi diproyeksikan menjadi salah satu sektor pendukung utama bagi transformasi ekonomi Indonesia. Peran lembaga assurance akan semakin penting dalam memastikan dunia usaha mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar global yang terus berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.medcom.id/otomotif/motor/8ko190MN-mahasiswa-ulbi-bandung-serbu-pabrik-sepeda-united-bike">Mahasiswa ULBI Bandung, &#8216;Serbu&#8217; Pabrik Sepeda United Bike!</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/08/01/sandiaga-uno-dorong-industri-sertifikasi-jadi-sektor-strategis/">Sandiaga Uno Dorong Industri Sertifikasi Jadi Sektor Strategis</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/08/01/sandiaga-uno-dorong-industri-sertifikasi-jadi-sektor-strategis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ESDM Perketat Izin Tambang Lewat Evaluasi Rencana Kerja</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/13/esdm-perketat-izin-tambang-lewat-evaluasi-rencana-kerja/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/13/esdm-perketat-izin-tambang-lewat-evaluasi-rencana-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 02:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian ESDM Perketat Evaluasi RKAB untuk Penerbitan Izin Operasional Tambang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat pengawasan terhadap kegiatan pertambangan dengan mewajibkan setiap perusahaan memenuhi berbagai persyaratan sebelum memperoleh persetujuan operasional. Kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tidak lagi menjadi satu-satunya syarat untuk memulai aktivitas tambang. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) menegaskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/13/esdm-perketat-izin-tambang-lewat-evaluasi-rencana-kerja/">ESDM Perketat Izin Tambang Lewat Evaluasi Rencana Kerja</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Kementerian ESDM Perketat Evaluasi RKAB untuk Penerbitan Izin Operasional Tambang</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat pengawasan terhadap kegiatan pertambangan dengan mewajibkan setiap perusahaan memenuhi berbagai persyaratan sebelum memperoleh persetujuan operasional. Kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tidak lagi menjadi satu-satunya syarat untuk memulai aktivitas tambang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) menegaskan bahwa perusahaan wajib menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang memenuhi standar teknis, lingkungan, keselamatan kerja, dan administrasi. Kebijakan ini bertujuan menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih transparan, akuntabel, serta berbasis sistem digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/12/lapangan-ronggolawe-simpan-potensi-10-juta-barel-minyak/"><strong><em>Lapangan Ronggolawe Simpan Potensi 10 Juta Barel Minyak</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">RKAB Menjadi Dokumen Utama dalam Persetujuan Kegiatan Pertambangan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa setiap kegiatan pertambangan harus memiliki dasar hukum yang jelas dan perencanaan usaha yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tri, pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh persyaratan sebelum memberikan persetujuan operasional kepada perusahaan tambang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setiap kegiatan pertambangan harus memiliki dasar hukum, perencanaan yang jelas, dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” ujar Tri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, RKAB menjadi dokumen wajib bagi pemegang IUP maupun IUP Khusus (IUPK). Dokumen tersebut memuat rencana kegiatan mulai dari eksplorasi, operasi produksi, pengolahan dan pemurnian, hingga kegiatan pascatambang.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Evaluasi RKAB Dilakukan Melalui Sistem MinerbaOne Secara Daring</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian ESDM kini menerapkan proses pengajuan dan evaluasi RKAB melalui sistem MinerbaOne yang terintegrasi secara elektronik. Langkah digitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pengawasan dalam pengelolaan sektor mineral dan batu bara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam proses evaluasi, Ditjen Minerba menilai berbagai aspek penting, seperti legalitas perusahaan, rencana teknis penambangan, penerapan Good Mining Practice, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, serta pemenuhan kewajiban penerimaan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tri menegaskan bahwa persetujuan RKAB hanya diberikan setelah seluruh dokumen dan persyaratan dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga melakukan koreksi terhadap dokumen yang masih memiliki kekurangan agar aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai rencana.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sistem e-RKAB Perkuat Pengawasan dan Penyederhanaan Administrasi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pengaturan terbaru mengenai RKAB diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2025. Melalui kebijakan tersebut, seluruh penyampaian dokumen dilakukan secara elektronik menggunakan sistem e-RKAB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menyederhanakan format RKAB menjadi tiga matriks untuk tahap eksplorasi dan sepuluh matriks untuk tahap operasi produksi. Meski administrasi dibuat lebih sederhana, pengawasan terhadap keselamatan pertambangan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), reklamasi, penggunaan jasa pertambangan, dan program pengembangan masyarakat tetap dilakukan secara ketat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Berikan Pendampingan Agar Perusahaan Memenuhi Persyaratan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian ESDM tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga memberikan pendampingan kepada perusahaan yang dokumen RKAB-nya belum memenuhi ketentuan. Pendampingan dilakukan melalui berbagai sesi coaching clinic untuk membantu perusahaan memahami aspek yang perlu diperbaiki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa bagian yang masih sering membutuhkan penyempurnaan meliputi data eksplorasi dan cadangan mineral, rencana penambangan, kegiatan pengolahan dan pemurnian, strategi pemasaran, serta kelengkapan dokumen legalitas perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, penerapan evaluasi RKAB yang lebih ketat diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola sektor pertambangan nasional. Sistem yang lebih transparan dan berbasis digital juga diharapkan dapat memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, menjaga keselamatan, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7890033/kajian-13-proyek-hilirisasi-bakal-rampung-juli-2026"><strong><em>Kajian 13 Proyek Hilirisasi Bakal Rampung Juli 2026</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/13/esdm-perketat-izin-tambang-lewat-evaluasi-rencana-kerja/">ESDM Perketat Izin Tambang Lewat Evaluasi Rencana Kerja</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/13/esdm-perketat-izin-tambang-lewat-evaluasi-rencana-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Dorong Inspeksi K3 Berkala Gedung Surabaya</title>
		<link>https://arventra.id/2026/03/05/dprd-dorong-inspeksi-k3-berkala-gedung-surabaya/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/03/05/dprd-dorong-inspeksi-k3-berkala-gedung-surabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 15:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[K3]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=37</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPRD Surabaya Dorong Inspeksi K3 Berkala Gedung Bertingkat Pasca Insiden Gondola Insiden kecelakaan kerja yang menimpa dua pekerja gondola di Tower B Ascott Waterplace, Surabaya Barat, pada 2 Maret 2026, menewaskan satu pekerja, Edy Suparno (51). Peristiwa ini mendorong DPRD Surabaya memperkuat pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk pekerjaan di ketinggian, guna mencegah tragedi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/05/dprd-dorong-inspeksi-k3-berkala-gedung-surabaya/">DPRD Dorong Inspeksi K3 Berkala Gedung Surabaya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">DPRD Surabaya Dorong Inspeksi K3 Berkala Gedung Bertingkat Pasca Insiden Gondola</p>



<p class="wp-block-paragraph">Insiden kecelakaan kerja yang menimpa dua pekerja gondola di Tower B Ascott Waterplace, Surabaya Barat, pada 2 Maret 2026, menewaskan satu pekerja, Edy Suparno (51). Peristiwa ini mendorong DPRD Surabaya memperkuat pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk pekerjaan di ketinggian, guna mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Evaluasi dan Penguatan Sistem K3</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi D DPRD Surabaya, yang membidangi Pendidikan dan Sosial, menekankan bahwa insiden ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, bukan sekadar penanganan kasus. Abdul Malik, anggota Komisi D, menyatakan, “Setiap proyek tinggi harus menerapkan prosedur keselamatan secara ketat dan inspeksi rutin agar risiko fatal dapat diminimalkan.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Malik, pekerjaan dengan gondola memiliki risiko tinggi, terutama saat cuaca ekstrem. Hujan deras dan angin kencang seharusnya menjadi dasar untuk menghentikan sementara pekerjaan. “Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas. Tidak boleh ada pekerjaan dipaksakan ketika kondisi berbahaya,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dasar Regulasi dan Tanggung Jawab Pengawasan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Standar K3 di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, serta aturan turunan yang mengatur pekerjaan konstruksi dan pekerjaan berisiko tinggi. Pengawasan penerapan K3 berada di bawah instansi ketenagakerjaan dan harus dilakukan secara berkala, tidak hanya pasca-insiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://86news.co/2026/03/05/tingkatkan-standar-keselamatan-kph-banyumas-barat-wajibkan-penggunaan-apd-penuh-di-tpk-cimanggu/">Tingkatkan Standar Keselamatan, KPH Banyumas Barat Wajibkan Penggunaan APD Penuh di TPK Cimanggu</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malik menekankan, inspeksi berkala penting untuk memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD), kelayakan gondola, dan prosedur mitigasi risiko dijalankan secara konsisten. Hal ini akan memperkuat kepatuhan perusahaan terhadap standar nasional dan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosedur Mitigasi Risiko dan Inspeksi Rutin</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi D mendorong perusahaan memiliki protokol jelas mengenai penghentian pekerjaan saat cuaca berisiko tinggi. Inspeksi rutin juga perlu mencakup pemeriksaan gondola, sistem keselamatan, serta pelatihan pekerja. Dengan langkah ini, potensi kecelakaan dapat dikurangi, sekaligus meningkatkan kesadaran perusahaan akan pentingnya budaya K3.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malik menegaskan, “Inspeksi berkala adalah langkah preventif untuk melindungi pekerja dan memastikan setiap pekerjaan ketinggian sesuai standar keselamatan.” Evaluasi berkala ini juga mencakup koordinasi internal perusahaan dan pelaporan ke instansi terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Pemerintah Kota dan Instansi Pengawas</p>



<p class="wp-block-paragraph">DPRD mendorong pemerintah kota Surabaya bekerja sama dengan instansi pengawas ketenagakerjaan untuk memperkuat pengawasan di gedung bertingkat. Fokus utama adalah proyek perawatan rutin seperti pencucian jendela, perawatan fasad, dan instalasi peralatan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sinergi ini diharapkan membangun ekosistem K3 yang berkelanjutan dan mampu menciptakan standar keselamatan tinggi di seluruh proyek ketinggian. Selain itu, koordinasi lintas instansi memudahkan identifikasi risiko dan penerapan prosedur mitigasi secara cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prioritas Keselamatan Pekerja</p>



<p class="wp-block-paragraph">Abdul Malik menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus diutamakan di atas kepentingan produktivitas. “Perlindungan pekerja tidak bisa dikompromikan. Evaluasi dan penguatan pengawasan K3 perlu dijadikan budaya kerja,” ujarnya. Implementasi prosedur ini akan membantu Surabaya menjadi contoh kota yang menerapkan standar keselamatan kerja efektif untuk gedung bertingkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak dan Harapan untuk Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Insiden gondola ini menjadi peringatan penting bagi seluruh sektor konstruksi di Surabaya. Dengan inspeksi K3 berkala, mitigasi risiko, dan koordinasi lintas instansi, proyek gedung bertingkat dapat berjalan lebih aman dan efisien. Implementasi K3 yang konsisten juga meningkatkan kepercayaan investor terhadap keamanan operasional dan kualitas manajemen proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi pengawasan K3 di Surabaya menegaskan bahwa industri modern harus menempatkan keselamatan pekerja sebagai prioritas utama. Dengan pendekatan preventif dan sistematis, kejadian fatal dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan standar industri yang profesional, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://barta1.com/2026/03/05/nihil-kecelakaan-kerja-pln-up3-kotamobagu-raih-penghargaan-zero-accident-dari-pemprov-sulut/">Nihil Kecelakaan Kerja, PLN UP3 Kotamobagu Raih Penghargaan Zero Accident dari Pemprov Sulut</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/05/dprd-dorong-inspeksi-k3-berkala-gedung-surabaya/">DPRD Dorong Inspeksi K3 Berkala Gedung Surabaya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/03/05/dprd-dorong-inspeksi-k3-berkala-gedung-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Manufaktur Indonesia Melesat Februari 2026, Produksi Naik</title>
		<link>https://arventra.id/2026/03/02/aktivitas-manufaktur-indonesia-melesat-februari-2026-produksi-naik/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/03/02/aktivitas-manufaktur-indonesia-melesat-februari-2026-produksi-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 09:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keamanan Kerja (K3) Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Suplai Rantai & Logistik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=30</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aktivitas Manufaktur Indonesia Melesat Februari 2026: Ekspansi Sektor Industri dan Prospek Positif Aktivitas manufaktur Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan pada Februari 2026, dengan peningkatan yang mencatatkan angka tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Pencapaian ini menjadi bukti adanya dorongan yang kuat dalam sektor industri Indonesia, ditandai dengan lonjakan pesanan baru, peningkatan produksi, serta peningkatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/02/aktivitas-manufaktur-indonesia-melesat-februari-2026-produksi-naik/">Aktivitas Manufaktur Indonesia Melesat Februari 2026, Produksi Naik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas Manufaktur Indonesia Melesat Februari 2026: Ekspansi Sektor Industri dan Prospek Positif</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan pada Februari 2026, dengan peningkatan yang mencatatkan angka tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Pencapaian ini menjadi bukti adanya dorongan yang kuat dalam sektor industri Indonesia, ditandai dengan lonjakan pesanan baru, peningkatan produksi, serta peningkatan pembelian bahan baku yang menggambarkan optimisme di kalangan pelaku industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI Indonesia Capai Angka Tertinggi Sejak Maret 2024</p>



<p class="wp-block-paragraph">S&amp;P Global mengungkapkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia tercatat di angka 53,8 pada Februari 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dari bulan sebelumnya yang berada di angka 52,6. Lebih lanjut, angka PMI di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi dalam sektor manufaktur. Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi sejak Maret 2024, memberikan indikasi bahwa sektor ini mulai menguat pasca-pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMI yang meningkat ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur Indonesia berada pada jalur yang baik untuk melanjutkan tren pertumbuhannya. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa pasar domestik semakin membaik, dengan permintaan yang terus tumbuh, baik dari sektor konsumen maupun pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan Pesanan Baru Dorong Produksi dan Pembelian Bahan Baku</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu faktor utama yang memicu kenaikan PMI Indonesia adalah peningkatan pesanan baru, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap meningkatnya produksi. Permintaan yang meningkat ini mendorong sektor manufaktur untuk mengoptimalkan kapasitas produksi, dengan mengurangi tingkat persediaan dan memulai kembali perekrutan tenaga kerja untuk mendukung permintaan yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260227/259/1956201/alarm-manufaktur-tergerus-belanja-perpajakan-hingga-stagnasi-industri">Alarm Manufaktur, Tergerus Belanja Perpajakan hingga Stagnasi Industri</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan ini juga tercermin dalam tingginya angka pembelian bahan baku, yang tercatat meningkat pesat pada Februari 2026. Pembelian bahan baku tersebut tercatat sebagai yang tertinggi sejak Maret 2024, menandakan bahwa industri-industri terkait mulai menambah persediaan bahan baku untuk mendukung produksi yang terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur yang memproduksi barang konsumen, bahan bangunan, serta kendaraan bermotor merupakan beberapa sektor yang mencatatkan peningkatan pesanan baru yang signifikan. Hal ini menjadi tanda positif bagi pemulihan ekonomi Indonesia, terutama dalam mendongkrak sektor industri yang sebelumnya terhambat oleh tantangan ekonomi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan Aktivitas Pembelian Bahan Baku dan Rekrutmen Tenaga Kerja</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan dalam aktivitas pembelian bahan baku ini juga diikuti dengan rencana untuk merekrut lebih banyak tenaga kerja. Sektor manufaktur Indonesia tercatat memperkenalkan lebih banyak lowongan pekerjaan untuk mendukung proses produksi yang lebih besar. Ini adalah sinyal bahwa sektor ini mulai pulih dan mengarah pada pertumbuhan lapangan kerja yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, aktivitas perekrutan tenaga kerja ini diharapkan mampu menurunkan tingkat pengangguran, memberikan kesempatan bagi para pekerja yang sebelumnya terdampak krisis global dan pandemi. Dalam beberapa bulan ke depan, diharapkan penciptaan lapangan kerja di sektor manufaktur akan meningkat secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Positif untuk Sektor Manufaktur Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, data PMI dan indikator terkait menunjukkan prospek positif untuk sektor manufaktur Indonesia pada 2026. Meningkatnya pesanan baru, peningkatan kapasitas produksi, serta pembelian bahan baku yang semakin agresif merupakan indikator kuat bahwa sektor ini akan terus tumbuh. Apalagi, dengan adanya lonjakan produksi, tidak hanya sektor domestik yang akan merasakan dampaknya, tetapi sektor ekspor Indonesia juga diproyeksikan akan semakin berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan yang Masih Harus Diatasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski ada banyak sinyal positif, sektor manufaktur Indonesia masih harus menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga bahan baku global, serta ketergantungan pada pasar internasional yang belum sepenuhnya stabil. Pemerintah dan pelaku industri harus terus berkolaborasi untuk menciptakan solusi yang dapat memperkuat daya saing manufaktur Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, sektor manufaktur Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memainkan peran penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia pada 2026. Pemerintah diharapkan dapat memberikan kebijakan yang mendukung, serta memfasilitasi perbaikan infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung kelancaran distribusi barang dan bahan baku, yang akan lebih mempercepat laju ekspansi sektor manufaktur di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://www.kompas.id/artikel/tantangan-nilai-tambah-di-balik-pertumbuhan-manufaktur">Tantangan Nilai Tambah di Balik Pertumbuhan Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/02/aktivitas-manufaktur-indonesia-melesat-februari-2026-produksi-naik/">Aktivitas Manufaktur Indonesia Melesat Februari 2026, Produksi Naik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/03/02/aktivitas-manufaktur-indonesia-melesat-februari-2026-produksi-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
