<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 15:34:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>
	<item>
		<title>Industri Manufaktur Lirik Hybrid Cloud Hindari Risiko Rugi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/26/industri-manufaktur-lirik-hybrid-cloud-hindari-risiko-rugi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/26/industri-manufaktur-lirik-hybrid-cloud-hindari-risiko-rugi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Hybrid Cloud]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Rugi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Manufaktur Adopsi Hybrid Cloud untuk Cegah Risiko Gangguan OperasionalTransformasi Digital Buka Peluang Sekaligus Risiko Baru bagi IndustriPerkembangan smart manufacturing mendorong industri manufaktur mengandalkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Namun, ketergantungan terhadap sistem digital juga menghadirkan tantangan baru, terutama risiko gangguan operasional yang dapat menyebabkan kerugian finansial besar. Baca Juga &#8220;Respon Kadin Soal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/26/industri-manufaktur-lirik-hybrid-cloud-hindari-risiko-rugi/">Industri Manufaktur Lirik Hybrid Cloud Hindari Risiko Rugi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri Manufaktur Adopsi Hybrid Cloud untuk Cegah Risiko Gangguan Operasional<br>Transformasi Digital Buka Peluang Sekaligus Risiko Baru bagi Industri<br>Perkembangan smart manufacturing mendorong industri manufaktur mengandalkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Namun, ketergantungan terhadap sistem digital juga menghadirkan tantangan baru, terutama risiko gangguan operasional yang dapat menyebabkan kerugian finansial besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rmol.id/bisnis/read/2026/07/25/715910/respon-kadin-soal-pmi-manufaktur-genjot-perdagangan-dan-investasi">Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika sistem produksi mengalami gangguan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh tim teknologi informasi. Aktivitas manufaktur, rantai pasok, distribusi, hingga hubungan dengan pelanggan dapat ikut terganggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan laporan The True Cost of Downtime 2024, perusahaan manufaktur berskala besar berpotensi mengalami kerugian hingga USD 253 juta per tahun akibat penghentian operasional yang tidak direncanakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerugian tersebut muncul dari berbagai faktor, mulai dari berhentinya proses produksi, hilangnya peluang pendapatan, biaya tenaga kerja yang tetap berjalan, hingga pengeluaran tambahan untuk pemulihan sistem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gangguan Sistem Jadi Ancaman Strategis bagi Bisnis<br>Dalam industri modern, infrastruktur teknologi menjadi salah satu fondasi utama keberlangsungan bisnis. Karena itu, gangguan sistem tidak lagi dianggap sebagai persoalan teknis semata, melainkan risiko strategis yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hari Syah Agam, Vice President of Marketing Biznet Gio, menjelaskan bahwa perusahaan perlu membangun sistem infrastruktur yang memiliki tingkat ketahanan tinggi. Menurutnya, bisnis tidak boleh bergantung pada satu titik infrastruktur yang berpotensi menjadi penyebab kegagalan operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan sistem redundansi menjadi salah satu solusi untuk mengurangi risiko tersebut. Dengan pendekatan ini, perusahaan memiliki cadangan sistem yang dapat mengambil alih ketika terjadi gangguan pada infrastruktur utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut menjadi semakin penting bagi industri manufaktur yang menjalankan proses produksi secara terus-menerus. Setiap menit gangguan dapat berdampak pada produktivitas dan biaya operasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hybrid Cloud Menjadi Pilihan untuk Tingkatkan Ketahanan Infrastruktur<br>Untuk menjawab kebutuhan tersebut, banyak perusahaan mulai melirik penerapan hybrid cloud. Konsep ini menggabungkan layanan cloud dengan infrastruktur server lokal atau on-premise sehingga perusahaan dapat memperoleh fleksibilitas sekaligus menjaga kontrol terhadap sistem yang dimiliki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada laporan Flexera 2026 State of the Cloud Report, adopsi lingkungan hybrid cloud telah mencapai 73 persen di berbagai organisasi global. Tren tersebut menunjukkan semakin banyak perusahaan melihat cloud sebagai bagian penting dari strategi transformasi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hybrid cloud memungkinkan perusahaan mengatur beban kerja sesuai kebutuhan. Sistem yang membutuhkan keamanan dan kontrol tinggi dapat tetap berjalan melalui infrastruktur internal, sementara aplikasi tertentu dapat memanfaatkan kemampuan cloud untuk meningkatkan skalabilitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi sektor manufaktur, pendekatan ini mendukung penerapan teknologi seperti otomatisasi produksi, pemantauan berbasis data, serta sistem operasional yang membutuhkan konektivitas tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Teknologi Perkuat Sistem Smart Manufacturing<br>Kolaborasi Biznet Gio dan Indo Mega Vision menghadirkan solusi infrastruktur hybrid cloud yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan sistem bisnis. Infrastruktur tersebut menghubungkan teknologi cloud dengan perangkat server sehingga perusahaan dapat membangun lingkungan operasional yang lebih stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Beberapa kemampuan yang ditawarkan mencakup integrasi antara layanan cloud dan perangkat server lokal, dukungan terhadap skenario kelangsungan bisnis, serta pemulihan data ketika terjadi gangguan.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, solusi tersebut juga mengutamakan aspek keamanan melalui penerapan standar sertifikasi seperti ISO 27001, PCI DSS, dan AICPA SOC. Sertifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga perlindungan data dan keandalan layanan digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan layanan hingga 99,9 persen juga menjadi faktor yang mendukung kebutuhan industri yang membutuhkan sistem operasional tanpa gangguan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hybrid Cloud Dukung Masa Depan Industri Manufaktur Digital<br><mark>Penerapan hybrid cloud menjadi salah satu langkah strategis bagi perusahaan manufaktur dalam menghadapi tantangan era digital.</mark>&nbsp;Infrastruktur ini membantu perusahaan menjaga kesinambungan operasional sekaligus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah meningkatnya penggunaan smart manufacturing, perusahaan perlu memastikan sistem digital yang digunakan memiliki tingkat keamanan dan keandalan tinggi. Gangguan operasional yang tidak terencana dapat memberikan dampak besar terhadap produktivitas dan daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memanfaatkan kombinasi teknologi cloud dan infrastruktur lokal, industri manufaktur dapat membangun sistem yang lebih fleksibel, aman, dan siap menghadapi kebutuhan bisnis masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, hybrid cloud diperkirakan akan semakin berperan sebagai fondasi penting dalam perjalanan transformasi digital industri, terutama bagi perusahaan yang ingin menjaga efisiensi sekaligus mengurangi risiko gangguan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://wartaekonomi.co.id/amp/read624510/connected-factory-dinilai-jadi-kunci-daya-saing-industri-manufaktur-indonesia">Connected Factory Dinilai Jadi Kunci Daya Saing Industri Manufaktur Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/26/industri-manufaktur-lirik-hybrid-cloud-hindari-risiko-rugi/">Industri Manufaktur Lirik Hybrid Cloud Hindari Risiko Rugi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/26/industri-manufaktur-lirik-hybrid-cloud-hindari-risiko-rugi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CORE Nilai Bea Masuk 0% Dorong Daya Saing Manufaktur</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/26/core-nilai-bea-masuk-0-dorong-daya-saing-manufaktur/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/26/core-nilai-bea-masuk-0-dorong-daya-saing-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Bea]]></category>
		<category><![CDATA[CORE]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=448</guid>

					<description><![CDATA[<p>CORE Indonesia Nilai Bea Masuk 0 Persen Perkuat Daya Saing ManufakturKebijakan Tarif Impor Dorong Efisiensi Biaya IndustriPemerintah menerapkan kebijakan tarif Bea Masuk 0 persen untuk impor barang tertentu sebagai upaya mendukung perkembangan industri nasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat membantu sektor manufaktur mengurangi beban biaya produksi dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Baca Juga &#8220;Sektor [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/26/core-nilai-bea-masuk-0-dorong-daya-saing-manufaktur/">CORE Nilai Bea Masuk 0% Dorong Daya Saing Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">CORE Indonesia Nilai Bea Masuk 0 Persen Perkuat Daya Saing Manufaktur<br>Kebijakan Tarif Impor Dorong Efisiensi Biaya Industri<br>Pemerintah menerapkan kebijakan tarif Bea Masuk 0 persen untuk impor barang tertentu sebagai upaya mendukung perkembangan industri nasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat membantu sektor manufaktur mengurangi beban biaya produksi dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0jp6-sektor-manufaktur-dorong-produktivitas-dan-pertumbuhan-yang-berkelanjutan">Sektor Manufaktur Dorong Produktivitas dan Pertumbuhan yang Berkelanjutan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Executive Director CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menilai insentif tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi industri yang masih bergantung pada bahan baku maupun komponen impor. Menurutnya, sektor Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) serta industri petrokimia menjadi dua bidang yang dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemberian tarif bea masuk 0 persen untuk industri maintenance, repair, dan overhaul serta industri petrokimia semestinya bagus untuk mendorong industri terkait di dalam negeri,” ujar Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Faisal, penurunan tarif impor tidak hanya memberikan keuntungan bagi produsen utama, tetapi juga dapat memperkuat ekosistem industri pendukung. Sektor jasa seperti MRO dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan operasional berbagai industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri MRO Berpotensi Ciptakan Efek Berganda<br>Faisal menjelaskan bahwa industri MRO merupakan salah satu sektor jasa yang mendukung aktivitas manufaktur dan berbagai bidang strategis. Industri ini mencakup kegiatan perawatan, perbaikan, serta pemeliharaan berbagai peralatan, termasuk komponen industri dan sektor penerbangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan adanya pembebasan bea masuk, biaya pengadaan komponen impor dapat ditekan. Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas kegiatan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang akan berkembang bukan hanya industrinya, tetapi juga jasa industrinya. Maintenance, repair, dan overhaul merupakan jasa pendukung industri yang akan menciptakan multiplier effect lebih luas,” jelas Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efek berganda tersebut dapat muncul melalui peningkatan aktivitas produksi, kebutuhan tenaga kerja, serta tumbuhnya sektor usaha lain yang berkaitan dengan rantai pasok industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bea Masuk 0 Persen Dinilai Tingkatkan Daya Saing Produk Nasional<br>CORE Indonesia menilai pengurangan biaya impor bahan baku dan komponen dapat membantu industri manufaktur menghasilkan produk dengan harga lebih kompetitif. Efisiensi biaya menjadi salah satu faktor penting agar produk nasional mampu bersaing di pasar domestik maupun global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faisal menyebut, biaya produksi yang lebih rendah dapat mendorong perusahaan melakukan ekspansi dan meningkatkan investasi. Selain itu, kebijakan tersebut juga berpotensi memperkuat posisi industri Indonesia dalam rantai pasok internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Dengan begitu biaya produksi bisa ditekan dan otomatis meningkatkan daya saing industri dalam negeri.</mark><mark>Produknya menjadi lebih kompetitif sehingga diharapkan juga mampu mendorong investasi dan ekspansi industri,” katanya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski memberikan peluang positif, Faisal mengingatkan bahwa daya saing industri tidak hanya dipengaruhi oleh tarif impor. Faktor lain seperti harga energi, biaya logistik, dan ketersediaan bahan baku tetap menjadi tantangan bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan Biaya Produksi Masih Membayangi Manufaktur<br>Menurut Faisal, penurunan bea masuk memang dapat membantu industri, tetapi tekanan biaya produksi masih menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga energi dan logistik dapat mengurangi dampak positif dari insentif tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Walaupun bea masuk diturunkan, ketika komponen biaya produksi lainnya meningkat, tekanannya tetap relatif tinggi. Namun kondisinya tentu lebih baik dibandingkan apabila tarif bea masuk juga masih tinggi,” ujar Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pemerintah dan pelaku industri perlu menjaga keseimbangan kebijakan agar sektor manufaktur dapat berkembang secara berkelanjutan. Dukungan terhadap efisiensi produksi perlu berjalan bersama dengan peningkatan produktivitas dan penguatan industri dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri Manufaktur pada Semester Kedua 2026<br>CORE Indonesia memperkirakan kebijakan Bea Masuk 0 persen dapat membantu menjaga pertumbuhan sektor manufaktur pada paruh kedua menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sektor manufaktur. Jika diikuti dengan kebijakan pendukung lainnya, langkah tersebut dapat membantu industri nasional meningkatkan efisiensi, 2026. Faisal berharap industri mampu mempertahankan pertumbuhan di sekitar 5 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semestinya bisa mendorong kinerja sektor manufaktur pada semester kedua. Harapannya paling tidak mampu bertahan tumbuh di kisaran 5 persen,” pungkas Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ia menilai target pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5 persen masih menghadapi berbagai tantangan. Kondisi ekonomi global, daya beli masyarakat, serta dinamika biaya produksi menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, kebijakan tarif Bea Masuk 0 persen dinilai menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sektor manufaktur. Jika diikuti dengan kebijakan pendukung lainnya, langkah tersebut dapat membantu industri nasional meningkatkan efisiensi, menarik investasi, dan memperluas daya saing di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.fxstreet-id.com/news/imp-manufaktur-flash-zona-euro-naik-lebih-cepat-dari-perkiraan-secara-mengejutkan-ke-52-0-202607240807">PMI Manufaktur Pendahuluan Zona Euro secara Mengejutkan Naik Lebih Cepat dari Prakiraan ke 52,0</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/26/core-nilai-bea-masuk-0-dorong-daya-saing-manufaktur/">CORE Nilai Bea Masuk 0% Dorong Daya Saing Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/26/core-nilai-bea-masuk-0-dorong-daya-saing-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mustika Ratu Andalkan Inovasi untuk Pertumbuhan Bisnis</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/24/mustika-ratu-andalkan-inovasi-untuk-pertumbuhan-bisnis/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/24/mustika-ratu-andalkan-inovasi-untuk-pertumbuhan-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 09:15:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mustika Ratu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=445</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mustika Ratu Perkuat Inovasi Produk dan Omnichannel untuk Dorong Pertumbuhan BisnisPT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menatap sisa tahun 2026 dengan optimisme tinggi setelah mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan pada triwulan I. Perusahaan meyakini inovasi produk, penguatan strategi pemasaran, dan perluasan distribusi omnichannel akan menjadi pendorong utama untuk menjaga kinerja di tengah persaingan industri kecantikan dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/24/mustika-ratu-andalkan-inovasi-untuk-pertumbuhan-bisnis/">Mustika Ratu Andalkan Inovasi untuk Pertumbuhan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Mustika Ratu Perkuat Inovasi Produk dan Omnichannel untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis<br>PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menatap sisa tahun 2026 dengan optimisme tinggi setelah mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan pada triwulan I. Perusahaan meyakini inovasi produk, penguatan strategi pemasaran, dan perluasan distribusi omnichannel akan menjadi pendorong utama untuk menjaga kinerja di tengah persaingan industri kecantikan dan perawatan tubuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260722/257/1990010/pengusaha-masih-berhati-hati-meski-penyerapan-tenaga-kerja-manufaktur-membaik">Pengusaha Masih Berhati-hati meski Penyerapan Tenaga Kerja Manufaktur Membaik</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan perusahaan dalam menjawab perubahan kebutuhan konsumen. Selain menghadirkan produk baru, Mustika Ratu juga memperkuat kehadiran merek melalui kanal digital dan distribusi yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan Tumbuh Lebih dari 40 Persen pada Triwulan I 2026<br>Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Kusuma Ida Anjani, mengungkapkan bahwa penjualan perseroan pada triwulan I 2026 meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menurutnya, hasil tersebut menjadi awal yang positif bagi kinerja perusahaan sepanjang tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh kombinasi inovasi produk, strategi pemasaran yang lebih efektif, serta penguatan jaringan distribusi omnichannel. Melalui pendekatan ini, produk Mustika Ratu semakin mudah dijangkau oleh konsumen di berbagai saluran penjualan, baik offline maupun online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kinerja Perseroan hingga Triwulan I 2026 menunjukkan awal tahun yang cukup baik. Kami membukukan pertumbuhan penjualan lebih dari 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,&#8221; ujar Kusuma Ida Anjani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inovasi Berbasis Bahan Alam Menjadi Fokus Pengembangan Produk<br>Memasuki semester II 2026, Mustika Ratu menilai prospek industri kecantikan masih menjanjikan. Perusahaan melihat meningkatnya preferensi konsumen terhadap produk yang aman, berkualitas, dan memiliki manfaat yang didukung oleh pendekatan ilmiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, perseroan terus mengembangkan portofolio produk berbasis kekayaan alam Indonesia. Formula tradisional dipadukan dengan riset modern agar mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang tahun ini, Mustika Ratu meluncurkan sejumlah inovasi yang memperoleh pengakuan Rekor MURI. Beberapa di antaranya adalah sunscreen Zero Alcohol serta Fragrance Body Serum dan Fragrance Body Lotion berbahan dasar kencur yang memanfaatkan natural UV filter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan produk yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan bahan alami khas Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi Omnichannel dan Digital Perluas Jangkauan Konsumen<br>Selain memperkuat inovasi produk, Mustika Ratu terus mengembangkan strategi distribusi omnichannel agar produk dapat diakses lebih mudah oleh konsumen di seluruh Indonesia. Pendekatan ini mengintegrasikan kanal penjualan fisik dengan platform digital untuk menciptakan pengalaman belanja yang lebih praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan juga meningkatkan aktivitas digital marketing dan memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra bisnis. Langkah tersebut bertujuan memperkuat engagement dengan pelanggan sekaligus menjangkau segmen pasar yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kusuma Ida Anjani, kombinasi inovasi, penguatan merek, distribusi yang lebih luas, dan peningkatan pengalaman konsumen menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri Kecantikan Masih Menjanjikan<br>Mustika Ratu tetap optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan hingga akhir 2026. Optimisme tersebut didukung oleh prospek positif pada kategori beauty, personal care, dan wellness yang terus menunjukkan peningkatan permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit dan perawatan diri, kebutuhan akan produk berkualitas diperkirakan terus bertambah. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Mustika Ratu untuk memperkuat posisinya melalui inovasi berkelanjutan, pemanfaatan bahan alami Indonesia, serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan perilaku konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.prnewswire.com/id/rilis-berita/infimotion-technology-tampil-perdana-ke-publik-pamerkan-kapabilitas-lengkap-e-drive-di-wuxi-302833944.html">InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/24/mustika-ratu-andalkan-inovasi-untuk-pertumbuhan-bisnis/">Mustika Ratu Andalkan Inovasi untuk Pertumbuhan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/24/mustika-ratu-andalkan-inovasi-untuk-pertumbuhan-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadin: RI Jadi Basis Manufaktur Alat Berat Asal China</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/24/kadin-ri-jadi-basis-manufaktur-alat-berat-asal-china/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/24/kadin-ri-jadi-basis-manufaktur-alat-berat-asal-china/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 09:10:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kadin Sebut Indonesia Jadi Basis Manufaktur dan Hub Ekspor Alat Berat LiuGongIndonesia semakin memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi sektor manufaktur. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan bahwa Indonesia telah dipilih sebagai basis manufaktur sekaligus pusat ekspor (export hub) perusahaan alat berat asal China, LiuGong. Langkah ini dinilai menjadi sinyal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/24/kadin-ri-jadi-basis-manufaktur-alat-berat-asal-china/">Kadin: RI Jadi Basis Manufaktur Alat Berat Asal China</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kadin Sebut Indonesia Jadi Basis Manufaktur dan Hub Ekspor Alat Berat LiuGong<br>Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi sektor manufaktur. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan bahwa Indonesia telah dipilih sebagai basis manufaktur sekaligus pusat ekspor (export hub) perusahaan alat berat asal China, LiuGong. Langkah ini dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan industri nasional dan peningkatan daya saing Indonesia di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompas.id/artikel/perbedaan-pmi-menguji-potret-riil-manufaktur">Perbedaan PMI Menguji Potret Riil Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan Anindya Novyan Bakrie saat menghadiri dimulainya pembangunan fasilitas manufaktur alat berat terpadu LiuGong di Karawang. Menurutnya, keputusan perusahaan memilih Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap iklim investasi di Tanah Air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi Rp5,2 Triliun Perkuat Industri Alat Berat Nasional<br>Anindya mengapresiasi komitmen investasi LiuGong yang mencapai sekitar Rp5,2 triliun. Fasilitas manufaktur tersebut dibangun di atas lahan seluas 27 hektare dengan kapasitas produksi hingga 3.000 unit alat berat setiap tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai investasi tersebut memiliki nilai strategis karena mampu memperkuat industri manufaktur nasional sekaligus memenuhi kebutuhan alat berat yang terus meningkat. Permintaan tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring percepatan program hilirisasi dan industrialisasi, terutama pada sektor pertambangan dan mineral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Anindya, Kadin bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi terus mendorong masuknya investasi produktif yang mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI berupaya menghadirkan investasi seperti ini karena akan mendukung kebutuhan alat berat seiring percepatan hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia Dipilih Sebagai Hub Ekspor ke Pasar Global<br>Selain menjadi lokasi produksi, Indonesia juga akan berperan sebagai pusat ekspor produk LiuGong ke berbagai negara.&nbsp;<mark>Anindya menyebut penunjukan tersebut sebagai pencapaian berpotensi memperluas kontribusi sektor manufaktur terhadap ekspor nonmigas dan memper penting yang menunjukkan daya saing industri manufaktur Indonesia semakin diakui di tingkat internasional.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan fasilitas produksi berorientasi ekspor diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah industri nasional. Langkah ini juga berpotensi memperluas kontribusi sektor manufaktur terhadap ekspor nonmigas dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, status sebagai export hub memberikan manfaat yang lebih luas dibandingkan sekadar investasi, karena mampu membuka akses pasar internasional sekaligus meningkatkan aktivitas industri dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Pengembangan SDM dan Peluang Lapangan Kerja<br>Anindya turut mengapresiasi kerja sama LiuGong dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dinilai penting untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan royong dalam pembangunan ekonomi. Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri diyakini dapat menc tiga manfaat utama bagi Indonesia. Selain meningkatkan investasi, proyek tersebut diperkirakan membuka lap sama ekonomi Indonesia dan China. Anindya optimistis proyek tersebut dapat mendorong lebih banyak perusahaan asal China untuk menjadikan Indonesia sebagai lokasi investasi dan basis sektor manufaktur modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pembangunan ekonomi. Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri diyakini dapat menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Anindya, investasi LiuGong setidaknya memberikan tiga manfaat utama bagi Indonesia. Selain meningkatkan investasi, proyek tersebut diperkirakan membuka lapangan kerja baru dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diharapkan Menarik Lebih Banyak Investasi dari China<br>Kadin berharap investasi LiuGong menjadi contoh keberhasilan kerja sama ekonomi Indonesia dan China. Anindya optimistis proyek tersebut dapat mendorong lebih banyak perusahaan asal China untuk menjadikan Indonesia sebagai lokasi investasi dan basis produksi regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan investasi di sektor manufaktur, Indonesia memiliki peluang memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, serta memperbesar kontribusi ekspor bernilai tambah. Jika tren investasi terus berlanjut, sektor manufaktur diproyeksikan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/ford-hop-tac-voi-geely-thanh-lap-lien-doanh-san-xuat-o-to-tai-tay-ban-nha">Ford bermitra dengan Geely untuk mendirikan usaha patungan dalam bidang manufaktur mobil di Spanyol.</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/24/kadin-ri-jadi-basis-manufaktur-alat-berat-asal-china/">Kadin: RI Jadi Basis Manufaktur Alat Berat Asal China</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/24/kadin-ri-jadi-basis-manufaktur-alat-berat-asal-china/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri China Tumbuh 5,4%, Manufaktur Jadi Penopang</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/21/industri-china-tumbuh-54-manufaktur-jadi-penopang/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/21/industri-china-tumbuh-54-manufaktur-jadi-penopang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:29:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Industri China]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Penopang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=438</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri China Tumbuh 5,4 Persen, Manufaktur Teknologi Tinggi Jadi Penggerak EkonomiSektor industri China mencatat kinerja positif pada semester I 2026 dengan pertumbuhan nilai tambah industri sebesar 5,4 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan peran penting sektor manufaktur sebagai salah satu fondasi utama ekonomi China di tengah perubahan kondisi perdagangan global. Baca Juga &#8220;Ramai Diversifikasi Usaha, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/21/industri-china-tumbuh-54-manufaktur-jadi-penopang/">Industri China Tumbuh 5,4%, Manufaktur Jadi Penopang</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri China Tumbuh 5,4 Persen, Manufaktur Teknologi Tinggi Jadi Penggerak Ekonomi<br>Sektor industri China mencatat kinerja positif pada semester I 2026 dengan pertumbuhan nilai tambah industri sebesar 5,4 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan peran penting sektor manufaktur sebagai salah satu fondasi utama ekonomi China di tengah perubahan kondisi perdagangan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://stocksetup.kontan.co.id/news/ramai-diversifikasi-usaha-ini-6-lini-bisnis-bnbr-pasca-jadi-mitra-psel-surabaya">Ramai Diversifikasi Usaha, Ini 6 Lini Bisnis BNBR Pasca Jadi Mitra PSEL Surabaya</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan laporan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), peningkatan aktivitas industri didukung oleh performa manufaktur berteknologi tinggi, pertumbuhan ekspor peralatan, serta percepatan transformasi digital di berbagai sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 32 dari 41 sektor industri utama mencatat pertumbuhan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China tetap memiliki daya tahan kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufaktur Teknologi Tinggi Dorong Pertumbuhan Industri China<br>Kepala Insinyur MIIT, Wang Weiming, menyebut peningkatan profitabilitas perusahaan serta tingginya permintaan global terhadap produk berbasis kecerdasan buatan (AI) dan teknologi hijau menjadi faktor utama yang mendukung pertumbuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permintaan internasional terhadap produk teknologi turut meningkatkan kinerja ekspor China, terutama pada sektor sirkuit terpadu, komponen elektronik, serta perangkat energi terbarukan seperti turbin angin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain faktor eksternal, penguatan industri domestik juga didorong oleh kontribusi wilayah-wilayah industri utama. Sektor manufaktur maju seperti elektronik, otomotif, dan mesin listrik menjadi bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Peralatan Jadi Salah Satu Penopang Ekspor China<br>Sektor manufaktur peralatan menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap pertumbuhan industri China. Nilai tambah output sektor tersebut meningkat 6,4 persen secara tahunan pada semester pertama 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja ekspor peralatan juga mengalami peningkatan signifikan dengan pertumbuhan mencapai 18,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lonjakan tersebut didukung oleh meningkatnya permintaan global terhadap berbagai produk, termasuk peralatan energi baru, kendaraan, dan kapal. Kondisi ini memperkuat posisi China sebagai salah satu pusat produksi manufaktur global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi Digital Percepat Modernisasi Manufaktur<br>Pemerintah China terus mempercepat modernisasi sektor industri melalui pengembangan pabrik pintar (smart factory), kawasan manufaktur berteknologi tinggi, serta sistem produksi yang lebih ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi digital menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing industri. Pemanfaatan teknologi seperti AI, internet industri, dan otomatisasi terus diperluas dalam berbagai sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Departemen Pengembangan Informasi dan Komunikasi MIIT, Xie Cun, mengatakan perkembangan infrastruktur digital menjadi pendukung penting bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga akhir Juni 2026, China telah membangun lebih dari 5,1 juta stasiun pemancar 5G atau base transceiver station. Infrastruktur tersebut memperkuat konektivitas industri dan mendukung penerapan teknologi digital dalam proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapasitas Komputasi AI Meningkat untuk Dukung Industri<br>Selain memperluas jaringan 5G, China juga mencatat peningkatan besar pada kapasitas komputasi berbasis kecerdasan buatan. Kapasitas intelligent computing meningkat 177 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan tersebut mendukung pengembangan berbagai aplikasi industri berbasis AI, mulai dari otomatisasi manufaktur hingga analisis data dalam proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, lebih dari 26.000 proyek &#8220;5G + Industrial Internet&#8221; tengah dikembangkan di China. Program tersebut bertujuan mempercepat integrasi teknologi digital dengan sektor riil serta meningkatkan produktivitas industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri China di Tengah Perubahan Ekonomi Global<br>Pertumbuhan industri China pada semester I 2026 menunjukkan bahwa manufaktur tetap menjadi sektor strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kombinasi antara inovasi teknologi, ekspansi ekspor, dan digitalisasi menjadi faktor utama yang memperkuat daya saing industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, China diperkirakan akan terus mendorong pengembangan manufaktur bernilai tambah tinggi untuk menghadapi persaingan global. Fokus pada teknologi hijau, kecerdasan buatan, dan infrastruktur digital menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mempertahankan posisi sebagai kekuatan manufaktur dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://jatimnow.com/baca-86106-indonesia-energy-week-surabaya-kembali-digelar-pada-juli-2027">Indonesia Energy Week Surabaya Kembali Digelar pada Juli 2027</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/21/industri-china-tumbuh-54-manufaktur-jadi-penopang/">Industri China Tumbuh 5,4%, Manufaktur Jadi Penopang</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/21/industri-china-tumbuh-54-manufaktur-jadi-penopang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apindo: Mobil Listrik Perkuat Manufaktur dan Ekonomi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/21/apindo-mobil-listrik-perkuat-manufaktur-dan-ekonomi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/21/apindo-mobil-listrik-perkuat-manufaktur-dan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:25:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Apindo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apindo Nilai Motor Listrik Nasional Dapat Perkuat Manufaktur dan Dorong Pertumbuhan EkonomiRencana Presiden Prabowo Subianto mengembangkan motor listrik nasional mendapat respons positif dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Organisasi tersebut menilai inisiatif itu berpotensi menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali sektor manufaktur sebagai penggerak utama perekonomian Indonesia. Baca Juga &#8220;ProPak 2026 Dorong Automasi Manufaktur Pangan Domestik&#8220; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/21/apindo-mobil-listrik-perkuat-manufaktur-dan-ekonomi/">Apindo: Mobil Listrik Perkuat Manufaktur dan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Apindo Nilai Motor Listrik Nasional Dapat Perkuat Manufaktur dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi<br>Rencana Presiden Prabowo Subianto mengembangkan motor listrik nasional mendapat respons positif dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Organisasi tersebut menilai inisiatif itu berpotensi menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali sektor manufaktur sebagai penggerak utama perekonomian Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.marketeers.com/propak-2026-dorong-automasi-manufaktur-pangan-domestik/">ProPak 2026 Dorong Automasi Manufaktur Pangan Domestik</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani, mengatakan pengembangan motor listrik nasional dapat mempercepat proses reindustrialisasi.&nbsp;<mark>Menurutnya, penguatan industri manufaktur menjadi faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kontribusi Manufaktur Dinilai Masih Perlu Ditingkatkan<br>Ajib menjelaskan kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini masih berada di kisaran 19,2 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor industri belum kembali menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan karena target pertumbuhan ekonomi di atas enam persen dan penciptaan 19 juta lapangan kerja dalam lima tahun akan sulit dicapai apabila kontribusi manufaktur tetap berada di bawah 20 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Ajib, sektor manufaktur memiliki kemampuan menciptakan nilai tambah yang tinggi sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena itu, penguatan industri menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Motor Listrik Nasional Berpotensi Dorong Reindustrialisasi<br>Apindo memandang program motor listrik nasional dapat menjadi titik awal kebangkitan industri manufaktur dalam negeri. Namun, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada proses produksi, tetapi juga pada kemampuan membangun ekosistem industri yang terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajib menekankan bahwa motor listrik nasional harus memiliki kandungan lokal yang tinggi agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Menurutnya, produk tersebut sebaiknya menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50 persen, termasuk pemanfaatan teknologi dan kekayaan intelektual yang dikembangkan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komponen seperti rangka, bodi, sistem kelistrikan, hingga berbagai perangkat pendukung lainnya diharapkan diproduksi oleh industri nasional sehingga rantai pasok dalam negeri dapat berkembang secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Libatkan Industri Kecil dan Menengah dalam Rantai Pasok<br>Selain meningkatkan kandungan lokal, Apindo juga mendorong keterlibatan pelaku industri kecil dan menengah dalam pengembangan motor listrik nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajib menilai koperasi, usaha kecil, serta produsen komponen otomotif perlu menjadi bagian dari rantai pasok industri kendaraan listrik. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor usaha di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat struktur industri nasional sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga Manfaat Strategis Motor Listrik Nasional<br>Apindo mengidentifikasi sedikitnya tiga manfaat utama apabila program motor listrik nasional dapat direalisasikan secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama, kendaraan listrik dapat dirancang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia sehingga tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi produktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, penggunaan motor listrik berpotensi menurunkan emisi gas buang hingga lebih dari 95 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transisi menuju ekonomi hijau dan mendukung target pengurangan emisi karbon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, peningkatan penggunaan motor listrik diperkirakan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi. Dengan jumlah sepeda motor di Indonesia yang telah mencapai lebih dari 145 juta unit, peralihan ke kendaraan listrik berpotensi memberikan efisiensi besar terhadap anggaran subsidi energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belajar dari Pengalaman Vietnam<br>Sebagai perbandingan, Ajib menyoroti keberhasilan Vietnam dalam memperkuat sektor manufaktur melalui kebijakan industri yang mendukung investasi dan menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kontribusi manufaktur terhadap PDB Vietnam kini telah melampaui 23 persen, bahkan pada beberapa sektor mencapai sekitar 30 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebijakan industri yang tepat mampu meningkatkan daya saing nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Implementasi Menjadi Faktor Penentu Keberhasilan<br>Meski optimistis terhadap rencana pemerintah, Apindo mengingatkan bahwa implementasi program akan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajib menegaskan motor listrik nasional harus benar-benar lahir dari pengembangan industri dalam negeri, bukan sekadar produk luar negeri yang dipasarkan dengan merek lokal.&nbsp;<mark>Penguatan riset, inovasi, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, serta lembaga pendidikan dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program tersebut.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila seluruh aspek tersebut dapat diwujudkan, motor listrik nasional berpotensi menjadi katalis bagi reindustrialisasi Indonesia. Selain memperkuat sektor manufaktur, program ini juga dapat meningkatkan daya saing industri, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam beberapa tahun mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260721/257/1989729/motor-listrik-nasional-bisa-jadi-angin-segar-sektor-manufaktur-ini-syaratnya">Motor Listrik Nasional Bisa Jadi Angin Segar Sektor Manufaktur, Ini Syaratnya</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/21/apindo-mobil-listrik-perkuat-manufaktur-dan-ekonomi/">Apindo: Mobil Listrik Perkuat Manufaktur dan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/21/apindo-mobil-listrik-perkuat-manufaktur-dan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Optimisme Manufaktur, Industri Pengolahan Tetap Ekspansi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/18/optimisme-manufaktur-industri-pengolahan-tetap-ekspansi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/18/optimisme-manufaktur-industri-pengolahan-tetap-ekspansi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 15:11:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansi]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[optimisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Pengolahan Indonesia Tetap Ekspansi, Optimisme Manufaktur Menguat pada 2026 Sektor industri pengolahan Indonesia menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia memperlihatkan aktivitas manufaktur masih berada pada fase ekspansi sepanjang triwulan II 2026. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa permintaan domestik dan aktivitas produksi nasional tetap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/18/optimisme-manufaktur-industri-pengolahan-tetap-ekspansi/">Optimisme Manufaktur, Industri Pengolahan Tetap Ekspansi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri Pengolahan Indonesia Tetap Ekspansi, Optimisme Manufaktur Menguat pada 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor industri pengolahan Indonesia menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia memperlihatkan aktivitas manufaktur masih berada pada fase ekspansi sepanjang triwulan II 2026. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa permintaan domestik dan aktivitas produksi nasional tetap terjaga meski perekonomian dunia masih dibayangi berbagai tantangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompas.id/artikel/tantangan-ekonomi-diramal-berlanjut-perusahaan-konsumen-seimbangkan-efisiensi-dan-ekspansi">Tantangan Ekonomi Berlanjut, Emiten Konsumen Putar Otak Jaga Margin Penjualan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Indonesia mencatat Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) pada triwulan II 2026 mencapai 51,43 persen. Angka tersebut berada di atas level 50 persen yang menjadi batas antara ekspansi dan kontraksi. Meski sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya, capaian ini menunjukkan sektor manufaktur masih tumbuh dan menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek industri juga diperkirakan semakin membaik pada triwulan III 2026. Bank Indonesia memproyeksikan PMI-BI meningkat menjadi 52,32 persen, menandakan optimisme pelaku usaha terhadap kondisi bisnis dalam beberapa bulan mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi dan Permintaan Tetap Menjadi Penggerak Utama Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja positif sektor manufaktur tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas produksi dan permintaan pasar. Bank Indonesia mencatat volume produksi masih menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi selama triwulan II 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas produksi tetap berjalan karena perusahaan memperoleh pesanan yang stabil dari pasar domestik. Di sisi lain, persediaan barang jadi yang memadai membantu pelaku industri memenuhi kebutuhan konsumen tanpa mengalami gangguan berarti pada rantai pasok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan dengan baik. Selama konsumsi rumah tangga dan kebutuhan dunia usaha tetap terjaga, sektor manufaktur memiliki ruang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kapasitas produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perputaran produksi juga memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor ekonomi lainnya. Kegiatan manufaktur yang terus berjalan mendorong permintaan bahan baku, jasa transportasi, logistik, hingga sektor perdagangan sehingga menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beragam Subsektor Manufaktur Tunjukkan Pertumbuhan Positif</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan industri pengolahan tidak hanya terjadi pada satu kelompok usaha. Bank Indonesia mencatat sebagian besar subsektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi selama triwulan II 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri mesin dan perlengkapan menjadi sektor dengan pertumbuhan paling tinggi. Posisi tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas investasi dan kebutuhan terhadap peralatan produksi di berbagai sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, industri makanan dan minuman tetap menjadi salah satu penopang utama manufaktur nasional. Kinerja subsektor ini didukung oleh permintaan masyarakat yang relatif stabil karena berkaitan langsung dengan kebutuhan konsumsi sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri logam dasar dan industri barang galian bukan logam juga masih menunjukkan pertumbuhan positif. Kinerja kedua subsektor tersebut mencerminkan aktivitas pembangunan dan kebutuhan bahan baku industri yang masih berjalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk triwulan III 2026, Bank Indonesia memperkirakan semakin banyak subsektor yang akan mencatatkan peningkatan. Selain industri mesin, sektor pengolahan tembakau serta industri alat angkutan diprediksi mengalami pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Manufaktur Dinilai Masih Menjanjikan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Optimisme pelaku usaha terhadap kondisi industri tidak muncul tanpa alasan. Proyeksi peningkatan PMI-BI menjadi 52,32 persen menunjukkan perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan dalam beberapa bulan ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan tersebut diperkirakan didorong oleh peningkatan volume produksi, bertambahnya pesanan, serta terjaganya persediaan barang jadi. Faktor-faktor tersebut menjadi indikator penting bahwa aktivitas industri masih memiliki fondasi yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, keberlanjutan pertumbuhan tetap bergantung pada sejumlah faktor pendukung. Stabilitas pasokan bahan baku, efisiensi distribusi barang, serta kepastian regulasi menjadi aspek yang terus diperhatikan oleh pelaku industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya logistik yang kompetitif juga memiliki peran penting dalam menjaga daya saing produk manufaktur Indonesia. Semakin efisien proses distribusi, semakin besar peluang industri meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, iklim investasi yang kondusif akan mendorong perusahaan melakukan ekspansi kapasitas produksi. Investasi baru dapat mempercepat modernisasi industri sekaligus meningkatkan kemampuan sektor manufaktur dalam menghadapi persaingan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Pengolahan Tetap Menjadi Penopang Ekonomi Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur selama ini memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Industri pengolahan tidak hanya menghasilkan nilai tambah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas perdagangan, dan memperkuat rantai pasok nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika aktivitas produksi terus meningkat, dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai sektor pendukung, mulai dari usaha kecil penyedia bahan baku hingga perusahaan logistik dan distribusi. Efek berganda tersebut menjadikan manufaktur sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kemampuan sektor industri mempertahankan ekspansi menjadi sinyal positif bagi dunia usaha. Kepercayaan pelaku industri terhadap prospek ekonomi juga dapat meningkatkan minat investasi dan memperkuat daya saing nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjaga Momentum Pertumbuhan Menjadi Tantangan Berikutnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski prospek industri masih positif, menjaga momentum pertumbuhan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan perlu memastikan berbagai hambatan produksi dapat diminimalkan agar ekspansi tetap berlanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbaikan infrastruktur logistik, kemudahan perizinan usaha, kepastian regulasi, serta kelancaran pasokan bahan baku menjadi faktor yang akan menentukan keberlanjutan pertumbuhan industri pengolahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta permintaan domestik yang tetap kuat, sektor manufaktur berpotensi mempertahankan tren ekspansi hingga akhir 2026. Optimisme yang tercermin dalam hasil survei Bank Indonesia menjadi modal penting bagi industri nasional untuk terus tumbuh dan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="PMI Manufaktur Triwulan II-2026 Berada di Zona Ekspansi">BI: PMI Manufaktur Triwulan II-2026 Berada di Zona Ekspansi</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/18/optimisme-manufaktur-industri-pengolahan-tetap-ekspansi/">Optimisme Manufaktur, Industri Pengolahan Tetap Ekspansi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/18/optimisme-manufaktur-industri-pengolahan-tetap-ekspansi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Survei Bank Indonesia: Manufaktur Tetap Ekspansi Q2</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/18/survei-bank-indonesia-manufaktur-tetap-ekspansi-q2/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/18/survei-bank-indonesia-manufaktur-tetap-ekspansi-q2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 15:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansi Q2]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Bank Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=428</guid>

					<description><![CDATA[<p>Survei Bank Indonesia: Industri Manufaktur Tetap Ekspansi pada Triwulan II 2026 Kinerja sektor manufaktur Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia mencatat Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) berada di level 51,43 persen, menandakan aktivitas industri pengolahan tetap berada pada zona ekspansi meski lajunya sedikit melambat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/18/survei-bank-indonesia-manufaktur-tetap-ekspansi-q2/">Survei Bank Indonesia: Manufaktur Tetap Ekspansi Q2</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Survei Bank Indonesia: Industri Manufaktur Tetap Ekspansi pada Triwulan II 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja sektor manufaktur Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia mencatat Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) berada di level 51,43 persen, menandakan aktivitas industri pengolahan tetap berada pada zona ekspansi meski lajunya sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260717/9/1988842/survei-bi-kegiatan-dunia-usaha-meningkat-kinerja-manufaktur-melambat-kuartal-ii2026">Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat, Kinerja Manufaktur Melambat Kuartal II/2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada triwulan I 2026, PMI-BI tercatat sebesar 52,03 persen. Penurunan tipis pada periode April–Juni menunjukkan laju pertumbuhan industri tidak secepat awal tahun, tetapi masih berada di atas ambang batas 50 persen yang menjadi indikator ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara umum, hasil survei tersebut mengindikasikan bahwa aktivitas produksi nasional masih didukung oleh permintaan pasar yang terjaga.&nbsp;<mark>Stabilitas pasokan bahan baku serta peningkatan pesanan juga menjadi faktor yang menopang kinerja industri selama triwulan kedua.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Volume Produksi dan Pesanan Menjadi Penopang Utama Ekspansi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Indonesia menjelaskan sebagian besar komponen pembentuk PMI-BI masih berada dalam fase ekspansi. Komponen tersebut meliputi volume produksi, volume persediaan barang jadi, dan volume total pesanan yang seluruhnya mencatatkan indeks di atas level 50 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volume produksi menjadi komponen dengan kinerja paling kuat pada triwulan II 2026. Indeksnya mencapai 53,81 persen, mencerminkan aktivitas produksi yang masih meningkat di tengah kondisi ekonomi domestik yang relatif stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, volume persediaan barang jadi berada di angka 53 persen, sedangkan volume total pesanan mencapai 52,77 persen. Kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk manufaktur masih terjaga sehingga mendorong perusahaan mempertahankan kapasitas produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Indonesia menilai peningkatan produksi tidak hanya dipengaruhi oleh permintaan masyarakat, tetapi juga oleh tersedianya sarana produksi dan pasokan bahan baku yang memadai. Kondisi tersebut memungkinkan pelaku industri menjaga kelancaran proses produksi sepanjang triwulan kedua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerapan Tenaga Kerja Masih Mengalami Kontraksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah pertumbuhan aktivitas produksi, komponen tenaga kerja masih menunjukkan kondisi yang berbeda. Indeks jumlah tenaga kerja tercatat sebesar 48,65 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang berada di level 48,76 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas ekspansi sehingga menunjukkan penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, Bank Indonesia memperkirakan kondisi tersebut akan membaik secara bertahap pada triwulan berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada triwulan III 2026, indeks penggunaan tenaga kerja diproyeksikan meningkat menjadi 49,70 persen. Walaupun masih berada dalam zona kontraksi, kenaikan tersebut mengindikasikan adanya perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan ini menunjukkan bahwa pelaku industri masih berhati-hati dalam menambah jumlah pekerja. Perusahaan cenderung mengoptimalkan kapasitas produksi yang ada sambil menyesuaikan dengan perkembangan permintaan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Mesin dan Makanan Minuman Pimpin Pertumbuhan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan kelompok lapangan usaha, mayoritas subsektor manufaktur tetap mencatatkan kinerja positif sepanjang triwulan II 2026. Industri mesin dan perlengkapan menjadi sektor dengan indeks ekspansi tertinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di bawahnya terdapat industri makanan dan minuman yang masih menunjukkan pertumbuhan stabil. Subsektor ini terus menjadi salah satu penopang utama industri nasional karena didukung konsumsi rumah tangga yang relatif kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri logam dasar juga mencatatkan ekspansi, diikuti industri barang galian bukan logam. Kinerja positif pada berbagai subsektor tersebut mencerminkan aktivitas manufaktur yang cukup merata di berbagai jenis industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberagaman sektor yang mengalami ekspansi menjadi sinyal bahwa pemulihan industri tidak hanya bergantung pada satu jenis usaha. Kondisi tersebut memberikan fondasi yang lebih kuat bagi pertumbuhan sektor manufaktur secara keseluruhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Indonesia Proyeksikan Manufaktur Menguat pada Triwulan III</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Indonesia memperkirakan aktivitas industri pengolahan akan meningkat pada triwulan III 2026. PMI-BI diproyeksikan naik menjadi 52,32 persen, yang berarti sektor manufaktur diperkirakan tetap berada dalam fase ekspansi dengan laju pertumbuhan yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbaikan tersebut diperkirakan didorong oleh peningkatan volume produksi yang diproyeksikan mencapai 54,33 persen. Selain itu, volume persediaan barang jadi diperkirakan berada di level 53,67 persen, sedangkan volume total pesanan diproyeksikan mencapai 53,66 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Optimisme tersebut mencerminkan ekspektasi pelaku usaha terhadap permintaan yang masih positif pada paruh kedua tahun ini. Dengan meningkatnya pesanan, perusahaan diperkirakan akan mempertahankan bahkan meningkatkan kapasitas produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi subsektor, industri mesin dan perlengkapan diproyeksikan tetap menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi. Selanjutnya disusul industri pengolahan tembakau, industri logam dasar, serta industri alat angkutan yang diperkirakan sama-sama berada dalam zona ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Manufaktur Dinilai Tetap Positif Meski Tantangan Berlanjut</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan sektor manufaktur Indonesia masih memiliki daya tahan di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Walaupun laju ekspansi sedikit melambat dibandingkan awal tahun, indikator utama seperti produksi, persediaan, dan pesanan tetap mencerminkan aktivitas industri yang sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, penyerapan tenaga kerja masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian. Peningkatan produksi diharapkan dapat diikuti oleh bertambahnya kebutuhan tenaga kerja apabila permintaan terus menguat pada triwulan-triwulan berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan proyeksi PMI-BI yang kembali meningkat pada triwulan III 2026, prospek industri pengolahan dinilai tetap positif. Stabilitas permintaan domestik, kelancaran rantai pasok, serta iklim usaha yang kondusif akan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan sektor manufaktur sebagai salah satu penopang utama perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kabarbursa.com/makro/mengapa-industri-manufaktur-as-masih-bertahan">Mengapa Industri Manufaktur AS Masih Bertahan?</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/18/survei-bank-indonesia-manufaktur-tetap-ekspansi-q2/">Survei Bank Indonesia: Manufaktur Tetap Ekspansi Q2</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/18/survei-bank-indonesia-manufaktur-tetap-ekspansi-q2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manufacturing Surabaya 2026 Tampilkan Inovasi Manufaktur</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/15/manufacturing-surabaya-2026-tampilkan-inovasi-manufaktur/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/15/manufacturing-surabaya-2026-tampilkan-inovasi-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:38:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[manufacturing]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=425</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Inovasi Teknologi dan Investasi Industri Jawa TimurPameran Manufaktur Hadirkan Kolaborasi Industri dari 17 Negara Manufacturing Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convention &#38; Exhibition Center (Convex), Surabaya, pada Rabu (15/7/2026). Pameran industri manufaktur terbesar di kawasan timur Indonesia ini berlangsung hingga 18 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 150 perusahaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/15/manufacturing-surabaya-2026-tampilkan-inovasi-manufaktur/">Manufacturing Surabaya 2026 Tampilkan Inovasi Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Inovasi Teknologi dan Investasi Industri Jawa Timur<br>Pameran Manufaktur Hadirkan Kolaborasi Industri dari 17 Negara</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufacturing Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convention &amp; Exhibition Center (Convex), Surabaya, pada Rabu (15/7/2026). Pameran industri manufaktur terbesar di kawasan timur Indonesia ini berlangsung hingga 18 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 150 perusahaan dari 17 negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki penyelenggaraan ke-20, Manufacturing Surabaya 2026 menjadi ruang strategis bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terbaru, membangun jaringan bisnis, serta membuka peluang investasi. Ajang ini mempertemukan perusahaan manufaktur, penyedia solusi teknologi, pemerintah, asosiasi industri, akademisi, dan investor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.pasbana.com/2026/07/di-balik-pabrik-yang-makin-besar-tetapi-margin-justru-makin-tertekan.html">Di Balik Pabrik yang Makin Besar tetapi Margin Justru Makin Tertekan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran yang diselenggarakan PT Pamerindo Indonesia tersebut mengusung semangat percepatan transformasi industri. Fokus utama kegiatan ini adalah mendorong penerapan teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing sektor manufaktur Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Manufacturing Surabaya 2026 juga sejalan dengan perkembangan industri pengolahan Jawa Timur yang terus menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Berdasarkan data Bappeda Jawa Timur, industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar 31,45 persen terhadap perekonomian Jawa Timur pada triwulan I 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jawa Timur Perkuat Peran Sebagai Pusat Manufaktur Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, menyampaikan bahwa Manufacturing Surabaya telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran teknologi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hari ini menjadi awal berbagai kolaborasi yang kami harapkan memberi dampak nyata bagi industri. Transformasi manufaktur tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kemampuan pelaku industri membangun jejaring, berbagi pengetahuan, serta memperkuat rantai pasok,” ujar Meysia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa peserta Manufacturing Surabaya 2026 dapat menemukan berbagai solusi industri, mitra strategis, serta peluang bisnis baru. Hal tersebut diharapkan mampu membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan memperkuat posisi dalam persaingan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggaraan pameran ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai Jawa Timur memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Emil, keunggulan Jawa Timur terletak pada keberadaan kawasan industri, infrastruktur logistik, serta konektivitas rantai pasok yang terus berkembang. Faktor tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi industri di wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Potensi besar tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, penyedia teknologi, dan pelaku industri agar transformasi berjalan lebih cepat. Langkah ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global,” kata Emil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrasi Teknologi Manufaktur Hingga Energi Dalam Satu Ekosistem</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufacturing Surabaya 2026 tidak hanya menghadirkan sektor manufaktur umum, tetapi juga menggabungkan berbagai pameran industri pendukung. Beberapa agenda yang berlangsung bersamaan meliputi Machine Tools Surabaya, Tools &amp; Hardware Surabaya, Industrial Automation &amp; Logistics Surabaya, serta Growtech Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya yang mencakup Electric Power Indonesia dan Water Indonesia. Integrasi berbagai sektor tersebut bertujuan menciptakan ekosistem industri yang lebih terhubung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kolaborasi lintas sektor, pameran ini mendorong perusahaan untuk mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi otomasi, sistem logistik modern, serta solusi energi menjadi bagian penting dalam mendukung manufaktur berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah perusahaan internasional dan nasional turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beberapa di antaranya adalah Gardner Denver, Sodick, dan Trakindo Indonesia yang menampilkan solusi serta teknologi untuk kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agenda Bisnis Buka Peluang Investasi dan Kemitraan Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menampilkan teknologi industri, Manufacturing Surabaya 2026 menghadirkan berbagai program pendukung untuk memperluas peluang bisnis. Kegiatan tersebut mencakup Forklift Hero Competition edisi ketiga, Kaizen Clinic, HSE Championship, dan Business Matching Programme.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program business matching dirancang untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat menjajaki kerja sama baru, memperluas jaringan pemasaran, dan mencari peluang investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Panitia menargetkan lebih dari 9.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.</mark><mark>Jumlah tersebut meningkat sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengunjung berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomasi industri, energi, agrikultur, hingga industri pendukung lainnya. Kehadiran berbagai sektor tersebut menunjukkan semakin luasnya kebutuhan terhadap teknologi dan inovasi industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manufacturing Surabaya 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem manufaktur. Pameran ini membuka ruang kolaborasi antara industri, pemerintah, dan penyedia teknologi untuk menghadapi tantangan industri global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, dan kemitraan bisnis, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan peluang investasi baru. Kolaborasi tersebut juga berpotensi memperkuat rantai pasok industri nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan infrastruktur dan pertumbuhan sektor industri pengolahan, Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai pusat manufaktur Indonesia. Manufacturing Surabaya 2026 menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi industri menuju sektor yang lebih inovatif, produktif, dan kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.trenasia.id/amp/pohon-bisnis-bakrie-group-dari-tambang-properti-hingga-kendaraan-listrik">Pohon Bisnis Bakrie Group, Dari Tambang, Properti hingga Kendaraan Listrik</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/15/manufacturing-surabaya-2026-tampilkan-inovasi-manufaktur/">Manufacturing Surabaya 2026 Tampilkan Inovasi Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/15/manufacturing-surabaya-2026-tampilkan-inovasi-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenperin Perkuat Manufaktur dengan Kirov Rusia</title>
		<link>https://arventra.id/2026/07/15/kemenperin-perkuat-manufaktur-dengan-kirov-rusia/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/07/15/kemenperin-perkuat-manufaktur-dengan-kirov-rusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[kirov]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[rusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemenperin Bangun Kemitraan Manufaktur dengan Wilayah Kirov Rusia Lewat INNOPROM 2026Indonesia Perluas Akses Rantai Pasok Industri Rusia Melalui Kerja Sama Strategis Indonesia memanfaatkan momentum sebagai Partner Country INNOPROM 2026 untuk memperluas peluang kerja sama industri dengan Rusia. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadikan ajang pameran industri internasional tersebut sebagai pintu masuk bagi pelaku usaha nasional untuk terhubung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/15/kemenperin-perkuat-manufaktur-dengan-kirov-rusia/">Kemenperin Perkuat Manufaktur dengan Kirov Rusia</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Bangun Kemitraan Manufaktur dengan Wilayah Kirov Rusia Lewat INNOPROM 2026<br>Indonesia Perluas Akses Rantai Pasok Industri Rusia Melalui Kerja Sama Strategis</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia memanfaatkan momentum sebagai Partner Country INNOPROM 2026 untuk memperluas peluang kerja sama industri dengan Rusia. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadikan ajang pameran industri internasional tersebut sebagai pintu masuk bagi pelaku usaha nasional untuk terhubung dengan rantai pasok manufaktur Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://rmol.id/bisnis/read/2026/07/15/714653/pmi-manufaktur-anjlok-ke-46-9-kemenperin-harus-gerak-cepat-cegah-badai-phk">PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Kemenperin Harus Gerak Cepat Cegah Badai PHK</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rangkaian kegiatan INNOPROM 2026 yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, Kemenperin melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Wilayah Kirov. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu kawasan industri dengan basis manufaktur yang kuat di Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan antara Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Pemerintahan Wilayah Kirov Federasi Rusia Mikhail Anatolyevich Sandalov menghasilkan kesepakatan awal untuk menyusun Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini bertujuan memperkuat kemitraan industri yang lebih konkret antara Indonesia dan Wilayah Kirov.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama yang dibahas mencakup sejumlah sektor strategis, seperti perdagangan bahan baku, produk kimia, komponen industri, serta pengembangan teknologi manufaktur. Kedua pihak juga membuka peluang peningkatan investasi dan pertukaran informasi ekonomi untuk mendukung hubungan industri jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kirov Menjadi Mitra Potensial Bagi Pengembangan Industri Indonesia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai Wilayah Kirov memiliki potensi besar sebagai mitra industri bagi Indonesia. Kawasan tersebut memiliki pengalaman dalam pengembangan sektor manufaktur yang dapat mendukung peningkatan hubungan ekonomi kedua negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami menyambut baik semakin eratnya hubungan antara Kemenperin dan Pemerintah Wilayah Kirov. Momentum ini membuka peluang lebih luas untuk memperkuat kerja sama ekonomi, investasi, dan teknologi,” ujar Agus Gumiwang dalam pertemuan bilateral tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, keterlibatan Indonesia sebagai Partner Country INNOPROM 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jaringan kerja sama industri internasional. Kolaborasi dengan wilayah industri strategis seperti Kirov diharapkan dapat meningkatkan daya saing manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemitraan tersebut juga diarahkan untuk memperluas akses pasar produk industri Indonesia di Rusia. Selain itu, kerja sama ini berpotensi mendukung transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia industri, serta penguatan kapasitas produksi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja Sama Industri Akan Melibatkan Pelaku Usaha Kedua Negara</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pembahasan bilateral tersebut, Kemenperin dan Pemerintah Wilayah Kirov menyepakati beberapa langkah pengembangan kerja sama. Kedua pihak berkomitmen mendorong hubungan antarperusahaan, memperkuat kolaborasi organisasi industri, serta mengadakan berbagai forum bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan seperti konsultasi, seminar, konferensi, dan pertemuan industri akan menjadi sarana untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Rusia. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kerja sama bisnis yang saling menguntungkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penguatan hubungan perdagangan, kedua pihak juga berencana meningkatkan pertukaran informasi mengenai peluang industri. Informasi tersebut mencakup potensi investasi, kebutuhan rantai pasok, serta peluang pengembangan sektor manufaktur di masing-masing wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Indonesia, kerja sama dengan Kirov menjadi peluang untuk memperluas pasar ekspor produk manufaktur. Pelaku industri nasional juga berpotensi memasok kebutuhan bahan baku, produk kimia, serta komponen industri yang diperlukan oleh sektor manufaktur Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Dorong Terbentuknya Proyek Industri Berkelanjutan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menegaskan bahwa tindak lanjut setelah pertemuan bilateral menjadi tahap penting dalam merealisasikan peluang kerja sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tri Supondy, Kemenperin terus mendorong keterlibatan langsung antara pelaku industri kedua negara. Pemerintah mengundang perusahaan dari Wilayah Kirov untuk mengunjungi Paviliun Indonesia di INNOPROM 2026 maupun melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentu kami berharap semakin banyak pelaku industri di Wilayah Kirov dapat bertemu dengan pelaku industri nasional setelah kegiatan INNOPROM 2026. Dengan begitu, kerja sama industri tidak hanya berlangsung pada tingkat pemerintah, tetapi berkembang menjadi kemitraan bisnis nyata,” kata Tri Supondy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam memperkuat hubungan industri global. Pemerintah berupaya menciptakan kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga menghasilkan investasi, inovasi, dan pengembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemitraan Indonesia-Kirov Perkuat Posisi Industri Nasional di Kawasan Eurasia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama antara Kemenperin dan Pemerintah Wilayah Kirov menjadi langkah awal untuk membangun hubungan industri yang lebih luas antara Indonesia dan Rusia. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi sektor manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kerja sama perdagangan, investasi, alih teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia, Indonesia berupaya memperkuat posisi sebagai mitra strategis bagi kawasan Eurasia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kemitraan dengan Wilayah Kirov diharapkan berkembang menjadi berbagai proyek industri konkret. Kolaborasi tersebut dapat membantu memperkuat rantai pasok manufaktur, meningkatkan akses pasar internasional, serta mendukung pertumbuhan industri Indonesia yang berdaya saing global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20260715/47/1988159/arah-baru-investasi-kawasan-industri-di-tengah-ekspansi-manufaktur-dan-data-center">Arah Baru Investasi Kawasan Industri di Tengah Ekspansi Manufaktur dan Data Center</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/07/15/kemenperin-perkuat-manufaktur-dengan-kirov-rusia/">Kemenperin Perkuat Manufaktur dengan Kirov Rusia</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/07/15/kemenperin-perkuat-manufaktur-dengan-kirov-rusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
