<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 12:01:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Km per Hari</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:01:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Petrofin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Kilometer per Hari, AMT Jadi Tulang Punggung Pasokan Nasional Perjalanan distribusi energi di Indonesia tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan armada logistik, tetapi juga pada dedikasi para Awak Mobil Tangki (AMT) yang bekerja di lapangan. Setiap hari, mereka memastikan pasokan energi tetap tersedia di SPBU, bandara, kawasan industri, hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/">Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Km per Hari</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Kilometer per Hari, AMT Jadi Tulang Punggung Pasokan Nasional</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan distribusi energi di Indonesia tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan armada logistik, tetapi juga pada dedikasi para Awak Mobil Tangki (AMT) yang bekerja di lapangan. Setiap hari, mereka memastikan pasokan energi tetap tersedia di SPBU, bandara, kawasan industri, hingga wilayah terpencil agar kebutuhan masyarakat dan sektor usaha dapat terpenuhi tanpa gangguan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha dari PT Elnusa Tbk, mencatat rata-rata perjalanan distribusi energi mencapai lebih dari 600.000 kilometer setiap hari. Jarak tersebut setara dengan lebih dari 15 kali mengelilingi Bumi dalam satu hari. Capaian ini menunjukkan besarnya skala operasional perusahaan dalam mendukung distribusi energi nasional di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/"><em><strong>Danantara Percepat 3 Proyek Sampah Jadi Listrik PSN</strong></em></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penghargaan untuk Awak Mobil Tangki Berprestasi dan Dukungan bagi Keluarga</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pekerja lapangan, Elnusa Petrofin memberikan penghargaan kepada AMT yang menunjukkan kinerja terbaik selama menjalankan tugas operasional, termasuk saat periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah pengemudi tangki yang bertugas di berbagai wilayah operasional, mulai dari Medan, Padang, Siak, Jambi, Lampung, Bali, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, hingga Jayapura. Para penerima mendapatkan hadiah berupa sepeda motor sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi kerja mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya fokus pada pekerja, perusahaan juga memberikan beasiswa pendidikan bagi putra-putri penerima penghargaan. Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap keluarga para pekerja yang selama ini berperan penting dalam mendukung kelancaran tugas distribusi energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai indikator, seperti volume penyaluran energi, jarak tempuh distribusi, kepatuhan terhadap prosedur operasional, penerapan standar keselamatan kerja, serta perilaku dan disiplin selama bertugas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peran Strategis AMT dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pekerja yang berada di garis depan distribusi energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, setiap perjalanan yang dilakukan para Awak Mobil Tangki memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas operasional. Di balik setiap liter bahan bakar dan energi yang sampai ke masyarakat, terdapat dedikasi, tanggung jawab, serta komitmen tinggi untuk menjaga pasokan tetap tersedia di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Doni menjelaskan bahwa para AMT tetap menjalankan tugas saat sebagian besar masyarakat beristirahat, termasuk ketika hari libur dan perayaan besar berlangsung. Mereka juga harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari kondisi geografis hingga cuaca yang tidak menentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan distribusi energi, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau jumlah armada yang dimiliki perusahaan. Faktor sumber daya manusia menjadi elemen utama yang memastikan seluruh rantai pasok energi dapat berjalan secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Komitmen Perusahaan Perkuat Budaya Kerja dan Keselamatan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Elnusa Petrofin menilai investasi pada sumber daya manusia merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan distribusi energi. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan penghargaan kepada pekerja yang menunjukkan kinerja unggul dan konsisten menerapkan budaya keselamatan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain meningkatkan motivasi karyawan, program apresiasi ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya kerja profesional, disiplin, dan berorientasi pada keselamatan. Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan industri logistik energi yang menuntut standar operasional tinggi serta tingkat keandalan yang konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan semakin kompleksnya distribusi ke berbagai wilayah, peran para Awak Mobil Tangki diperkirakan akan semakin strategis. Dukungan terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlanjutan layanan distribusi energi yang aman, andal, dan mampu menjangkau seluruh penjuru Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/saham/read/6292346/elnusa-kantongi-laba-bersih-rp-718-miliar-sepanjang-2025"><strong><em>Elnusa Kantongi Laba Bersih Rp 718 Miliar Sepanjang 2025</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/">Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Km per Hari</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Danantara Percepat 3 Proyek Sampah Jadi Listrik PSN</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:53:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PSN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiga Proyek Sampah Jadi Listrik Berstatus PSN, Danantara Percepat Realisasi Fasilitas Waste-to-Energy Pemerintah mempercepat pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dengan menetapkan tiga proyek di Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/">Danantara Percepat 3 Proyek Sampah Jadi Listrik PSN</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Tiga Proyek Sampah Jadi Listrik Berstatus PSN, Danantara Percepat Realisasi Fasilitas Waste-to-Energy</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mempercepat pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dengan menetapkan tiga proyek di Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penetapan status PSN disambut positif oleh PT Danantara Investment Management (DIM) dan anak usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), yang mendapat mandat untuk mengembangkan platform pengolahan sampah menjadi energi di Indonesia. Ketiga proyek tersebut menjadi gelombang pertama pembangunan fasilitas waste-to-energy yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/"><strong><em>Bahlil Perintahkan Lemigas Tinjau Impor Minyak Rusia</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Status PSN Perkuat Percepatan Pengembangan PSEL Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penetapan proyek sebagai PSN mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang memasukkan Program Pengelolaan Sampah Terpadu ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional. Kebijakan tersebut diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 dan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan masuknya proyek ke dalam daftar PSN, pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, percepatan perizinan, serta penyelesaian berbagai hambatan yang berpotensi menghambat pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengatasi persoalan sampah, proyek ini juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan porsi energi baru terbarukan, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan penguatan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tiga Lokasi Prioritas Jadi Fondasi Ekosistem Waste-to-Energy</h3>



<h4 class="wp-block-heading">Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya Jadi Gelombang Pertama</h4>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga proyek yang memperoleh status PSN berada di wilayah dengan tantangan pengelolaan sampah yang cukup besar. Masing-masing proyek akan dikembangkan oleh Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) yang telah ditunjuk pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bekasi Environment Nusantara akan mengembangkan PSEL Kota Bekasi. Nusantara Bogor New Energy bertanggung jawab atas proyek PSEL Bogor Raya. Sementara Nusantara Bali New Energy akan mengelola pengembangan fasilitas PSEL Denpasar Raya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga perusahaan tersebut akan menjalankan pembangunan dan operasional proyek sesuai rencana yang telah disepakati bersama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Denera Berperan dalam Pengembangan Teknologi dan Investasi</h4>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai perusahaan yang dibentuk untuk mengembangkan platform PSEL nasional, Denera memiliki peran strategis dalam menyiapkan investasi, memilih teknologi yang sesuai, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap proyek mampu mengolah sampah secara efisien sekaligus menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Danantara Dorong Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Chief Executive Officer Danantara Investment Management, Pandu Sjahrir, menilai penetapan status PSN menjadi momentum penting bagi pengembangan industri waste-to-energy di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, proyek pengolahan sampah menjadi energi tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis dalam mengurangi volume sampah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun sistem pengelolaan limbah yang lebih modern dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandu menegaskan bahwa pengembangan ekosistem waste-to-energy dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap TPA sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dukungan Pemerintah Percepat Realisasi Proyek</h3>



<h4 class="wp-block-heading">Pengelolaan Sampah Kini Menjadi Prioritas Nasional</h4>



<p class="wp-block-paragraph">CEO Daya Energi Bersih Nusantara, Fadli Rahman, menyebut status PSN menunjukkan bahwa pengelolaan sampah kini tidak lagi menjadi isu daerah semata. Pemerintah telah menempatkannya sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional yang membutuhkan solusi terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Fadli, penetapan tersebut akan mempercepat pembangunan tiga proyek awal sekaligus membuka jalan bagi pengembangan fasilitas serupa di berbagai daerah lain di Indonesia.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan</h4>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan proyek PSEL sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, investor, penyedia teknologi, dan masyarakat. Dukungan seluruh pihak diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghasilkan listrik, fasilitas PSEL juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, dan mendukung target nasional dalam pengurangan emisi karbon.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Waste-to-Energy Dinilai Relevan untuk Masa Depan Kota Besar</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi terus meningkatkan volume sampah di berbagai kota besar Indonesia. Di sisi lain, kebutuhan energi nasional juga terus meningkat seiring perkembangan ekonomi dan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kondisi tersebut, teknologi pengolahan sampah menjadi energi dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus. Sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan dapat diolah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui percepatan pembangunan tiga proyek PSEL berstatus PSN, pemerintah dan Danantara berharap dapat membangun fondasi ekosistem waste-to-energy yang lebih kuat. Jika berhasil, model ini berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah nasional sekaligus mempercepat transisi Indonesia menuju energi bersih di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7580775/penjelasan-pln-soal-keluhan-tagihan-listrik-membengkak"><strong><em>Penjelasan PLN Soal Keluhan Tagihan Listrik Membengkak</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/">Danantara Percepat 3 Proyek Sampah Jadi Listrik PSN</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/10/danantara-percepat-3-proyek-sampah-jadi-listrik-psn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahlil Perintahkan Lemigas Tinjau Impor Minyak Rusia</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:36:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[Lemigas]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bahlil Tugaskan Lemigas Kelola Impor Minyak Rusia untuk Perkuat Ketahanan Energi Pemerintah mulai menyiapkan langkah baru dalam pengelolaan impor energi nasional dengan melibatkan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Lemigas akan diberi peran dalam pengadaan impor minyak mentah, termasuk pasokan yang berasal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/">Bahlil Perintahkan Lemigas Tinjau Impor Minyak Rusia</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Bahlil Tugaskan Lemigas Kelola Impor Minyak Rusia untuk Perkuat Ketahanan Energi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mulai menyiapkan langkah baru dalam pengelolaan impor energi nasional dengan melibatkan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Lemigas akan diberi peran dalam pengadaan impor minyak mentah, termasuk pasokan yang berasal dari Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menyederhanakan rantai pasok impor migas. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen kerja sama energi yang terjalin antara Indonesia dan Rusia dalam beberapa waktu terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/"><strong><em>Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Siapkan Realisasi Impor Minyak Rusia Secara Bertahap</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil menjelaskan bahwa salah satu agenda yang sedang dipersiapkan adalah impor minyak mentah dari Rusia. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama yang dicapai setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menargetkan realisasi impor minyak mentah hingga 150 juta barel yang akan dilakukan secara bertahap sampai akhir 2026. Pasokan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas kebutuhan energi nasional di tengah dinamika pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, koordinasi dengan Lemigas akan segera dilakukan untuk memastikan kesiapan lembaga tersebut dalam menjalankan tugas baru yang diberikan pemerintah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Lemigas Diproyeksikan Menjadi Pengelola Impor Energi Melalui Skema BLU</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Peran Lemigas dalam pengadaan energi merujuk pada ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Liquified Petroleum Gas (LPG) untuk Ketahanan Energi Nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam regulasi tersebut, pemerintah membuka peluang bagi Badan Layanan Umum (BLU) di sektor energi untuk terlibat langsung dalam kegiatan impor komoditas strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lemigas sebagai BLU di bawah Kementerian ESDM diproyeksikan dapat mengelola pengadaan minyak mentah, BBM, dan LPG yang dibutuhkan untuk mendukung ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai skema ini dapat menciptakan tata kelola yang lebih efisien sekaligus meningkatkan kontrol negara terhadap proses pengadaan energi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Skema Government to Government Dinilai Lebih Efisien</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu alasan utama pemerintah melibatkan Lemigas adalah untuk memangkas rantai distribusi impor yang selama ini melibatkan banyak pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui mekanisme baru tersebut, kerja sama energi dapat dilakukan langsung antarnegara atau government to government (G to G). Setelah tercapai kesepakatan antarpemerintah, implementasi teknis dapat diteruskan melalui lembaga yang ditunjuk negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model kerja sama seperti ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi, mempercepat proses pengadaan, dan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam negosiasi pasokan energi strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pendekatan G to G juga berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam menjalin kerja sama jangka panjang dengan negara pemasok energi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perpres 26 Tahun 2026 Menjadi Landasan Hukum Pengadaan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ketentuan mengenai keterlibatan BLU dalam kegiatan impor energi diatur dalam Pasal 4 Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regulasi tersebut menyebutkan bahwa BLU dapat melakukan impor berdasarkan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara lain maupun pemasok energi luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi negara dalam mengamankan pasokan energi tanpa harus bergantung pada mekanisme pengadaan konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai langkah tersebut penting mengingat kebutuhan energi nasional terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Aturan Baru Beri Fleksibilitas dalam Kondisi Mendesak</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengatur kerja sama impor, Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 juga memberikan ruang bagi BLU maupun Pertamina untuk melakukan pengadaan energi dalam kondisi tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasal 5 regulasi tersebut memperbolehkan adanya perbedaan harga impor berdasarkan volume, jenis produk, negara asal, maupun jadwal pengiriman apabila situasi dianggap mendesak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penetapan kondisi mendesak berada di bawah kewenangan Menteri ESDM. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia ketika terjadi gangguan pasokan global atau lonjakan kebutuhan domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan adanya fleksibilitas tersebut, pemerintah memiliki instrumen yang lebih cepat dalam merespons dinamika pasar energi internasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Impor Energi Jadi Bagian Strategi Ketahanan Energi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan minyak mentah dan produk bahan bakar. Karena itu, diversifikasi sumber pasokan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama dengan Rusia berpotensi menambah alternatif sumber pasokan sekaligus memperluas pilihan pemerintah dalam mengelola kebutuhan energi jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan pentingnya pengembangan produksi energi domestik, termasuk peningkatan lifting minyak dan gas bumi serta percepatan pembangunan infrastruktur energi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Fokus Perkuat Keamanan Pasokan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penugasan Lemigas dalam pengelolaan impor minyak menunjukkan upaya pemerintah untuk memperkuat peran negara dalam rantai pasok energi strategis. Melalui dukungan regulasi baru dan skema kerja sama antarpemerintah, Indonesia berupaya menciptakan sistem pengadaan energi yang lebih efisien dan terintegrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika berjalan sesuai rencana, kebijakan ini tidak hanya membantu menjamin ketersediaan pasokan energi nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar energi global. Ke depan, efektivitas implementasi kebijakan ini akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan minyak, BBM, dan LPG bagi kebutuhan masyarakat serta sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/news/read/7462617/bahlil-ingin-bertemu-pencipta-lagu-mas-bahlil-ganteng"><strong><em>Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu &#8216;Mas Bahlil Ganteng</em></strong>&#8216;</a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/">Bahlil Perintahkan Lemigas Tinjau Impor Minyak Rusia</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/08/bahlil-perintahkan-lemigas-tinjau-impor-minyak-rusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:27:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pipa Cisem II]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=297</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menandai kesiapan operasional penuh Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap II (Cisem II). Infrastruktur energi strategis ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas jaringan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/">Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menandai kesiapan operasional penuh Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap II (Cisem II). Infrastruktur energi strategis ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional sekaligus meningkatkan ketahanan energi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peresmian kesiapan operasi penuh dilakukan melalui seremoni commissioning Pipa Cisem II dan integrasi sistem transmisi gas yang digelar di Stasiun Kandang Haur Timur (KHT), Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada 6 Juni 2026. Acara tersebut melibatkan Kementerian ESDM, PT Pertamina Gas (Pertagas), PT PGN Tbk, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/"><strong><em>Bioetanol E5 Wajib Digunakan di Jawa pada Semester 2 2026</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pipa Cisem II Menjadi Penghubung Strategis Jaringan Gas Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pipa Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat sistem transmisi gas bumi yang menghubungkan berbagai sumber pasokan dengan pusat-pusat konsumsi energi di Pulau Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pipa sepanjang sekitar 242 kilometer tersebut membentang dari Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Kehadirannya melengkapi jaringan Cisem I yang telah beroperasi sejak 2023 dan menjadi tulang punggung distribusi gas bumi di wilayah Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan beroperasinya Cisem II, pemerintah semakin dekat mewujudkan integrasi jaringan transmisi gas bumi dari Sumatera hingga Jawa. Integrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem energi yang lebih efisien, fleksibel, dan andal dalam memenuhi kebutuhan nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Commissioning Cisem II Tingkatkan Keandalan Pasokan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut operasional penuh Cisem II sebagai pencapaian penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, proyek ini akan memperkuat konektivitas jaringan pipa gas bumi nasional sekaligus meningkatkan fleksibilitas penyaluran gas dari berbagai sumber pasokan ke wilayah yang membutuhkan energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laode menegaskan bahwa keberhasilan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, kontraktor, dan seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian konstruksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, tahap commissioning awal telah dilaksanakan pada Maret 2026 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Tahapan lanjutan di Kandang Haur Timur memastikan seluruh sistem terintegrasi dan siap beroperasi secara penuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Integrasi Jaringan Gas Bumi Dukung Industri dan Kelistrikan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Operasional Cisem II memberikan manfaat strategis bagi berbagai sektor ekonomi. Jaringan yang semakin terhubung memungkinkan distribusi gas bumi dilakukan secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan pasar dan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasokan gas dapat dialirkan secara optimal untuk mendukung sektor manufaktur, pembangkit listrik, industri pupuk, kilang, hingga kawasan industri strategis yang membutuhkan energi berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan infrastruktur ini juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Komersial PT PGN Tbk, Aldiansyah Idham, menyatakan bahwa operasional Cisem II menjadi tonggak penting bagi pengembangan sistem gas bumi Indonesia yang semakin terintegrasi dan modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan memperkuat keandalan pasokan energi nasional serta membuka peluang optimalisasi pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor ekonomi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Proyek Cisem II Catat Kinerja Keselamatan dan TKDN yang Tinggi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memberikan manfaat energi, pembangunan Cisem II juga mencatat sejumlah capaian penting dari sisi pelaksanaan proyek. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono, menjelaskan bahwa proyek ini berhasil mencatat lebih dari 4,65 juta jam kerja aman tanpa insiden fatal atau zero accident.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada masa puncak konstruksi antara Juni hingga Juli 2025, proyek ini menyerap hampir 2.000 tenaga kerja. Kehadiran proyek tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan aktivitas pendukung lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi industri nasional, proyek Cisem II juga menunjukkan komitmen terhadap penggunaan produk dalam negeri. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dicapai mencapai 60,58 persen dan masih dalam proses verifikasi akhir.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pertagas Ditunjuk Sebagai Operator Pipa Cisem II</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan optimal, Menteri ESDM telah menetapkan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS) sebagai pengelola Pipa Cisem II melalui keputusan resmi yang diterbitkan pada Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, melalui proses pemilihan mitra strategis yang dilakukan LEMIGAS, PT Pertamina Gas ditunjuk sebagai operator jaringan tersebut. Penunjukan ini melanjutkan peran Pertagas yang sebelumnya juga mengoperasikan Cisem I sejak 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan infrastruktur pendukung, sistem operasi, dan personel yang tersebar di berbagai wilayah Jawa untuk menjamin pengoperasian jaringan berjalan aman dan andal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, integrasi penuh Cisem II akan meningkatkan fleksibilitas sistem transmisi gas serta memperkuat konektivitas antarwilayah dalam jaringan gas bumi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pasokan Awal Berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahap awal operasional, pasokan gas yang mengalir melalui Pipa Cisem II berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), salah satu sumber gas strategis nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Interkoneksi antara JTB dan jaringan transmisi Cisem memungkinkan distribusi gas dilakukan secara lebih efisien menuju berbagai pusat konsumsi energi. Salah satu penerima manfaat utama adalah Kawasan Industri Terpadu Batang yang tengah berkembang sebagai pusat investasi manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketersediaan pasokan energi yang stabil dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing kawasan industri serta menarik investasi baru ke Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Operasional Cisem II Perkuat Ketahanan Energi Indonesia</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Beroperasinya Pipa Cisem II menandai langkah penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. Selain memperkuat jaringan transmisi gas bumi, proyek ini juga mendukung peningkatan pemanfaatan energi domestik dan pertumbuhan sektor industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sistem distribusi yang semakin terhubung, pemerintah berharap pasokan energi dapat tersalurkan secara lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Ke depan, pengembangan jaringan gas bumi nasional akan terus menjadi salah satu fondasi utama dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/news/read/7345111/istana-buka-suara-soal-sapi-kurban-dari-presiden-pakai-banpres"><strong><em>Istana Buka Suara soal Sapi Kurban dari Presiden Pakai Banpres</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/">Operasional Penuh Pipa Cisem II Perkuat Pasokan Gas Bumi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/08/operasional-penuh-pipa-cisem-ii-perkuat-pasokan-gas-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bioetanol E5 Wajib Digunakan di Jawa pada Semester 2 2026</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 20:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Bioetanol E5]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=294</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Mulai Wajibkan Campuran Bioetanol E5 di Jawa pada Semester II 2026 Program Bioetanol E5 Jadi Langkah Baru Penguatan Ketahanan Energi Nasional Pemerintah mempercepat pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai bagian dari strategi transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional. Setelah menjalankan program biodiesel B40 dan menyiapkan implementasi B50, pemerintah kini akan mewajibkan penggunaan campuran bioetanol [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/">Bioetanol E5 Wajib Digunakan di Jawa pada Semester 2 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pemerintah Mulai Wajibkan Campuran Bioetanol E5 di Jawa pada Semester II 2026</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Program Bioetanol E5 Jadi Langkah Baru Penguatan Ketahanan Energi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mempercepat pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai bagian dari strategi transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional. Setelah menjalankan program biodiesel B40 dan menyiapkan implementasi B50, pemerintah kini akan mewajibkan penggunaan campuran bioetanol 5 persen atau E5 pada bahan bakar minyak non-subsidi mulai semester II 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di sektor transportasi. Selain mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, program ini diharapkan mampu memperkuat pasokan energi domestik dan menekan kebutuhan impor energi dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa kewajiban pencampuran bioetanol E5 merupakan amanat dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang pemanfaatan bahan bakar nabati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Eniya, seluruh badan usaha penyedia bahan bakar minyak diwajibkan melakukan pencampuran bioetanol ke dalam BBM non-public service obligation (non-PSO) atau BBM non-subsidi. Implementasi awal akan difokuskan di seluruh wilayah Pulau Jawa sebelum diperluas ke daerah lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/"><strong><em>Pemerintah Pacu Blok Rokan demi Produksi 1 Juta Barel</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jawa Menjadi Wilayah Pertama Penerapan Mandatori E5</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilihan Jawa sebagai wilayah awal penerapan E5 didasarkan pada kesiapan infrastruktur distribusi energi dan tingginya konsumsi bahan bakar di kawasan tersebut. Dengan jumlah kendaraan yang besar, Jawa dinilai menjadi lokasi paling efektif untuk mengawali implementasi program nasional bioetanol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga telah menyusun peta jalan pengembangan bioetanol secara bertahap. Setelah penerapan E5 pada 2026, target berikutnya adalah meningkatkan kadar campuran menjadi 20 persen atau E20 pada 2028.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperbesar porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Penggunaan bioetanol juga dinilai dapat membantu menurunkan emisi gas rumah kaca dibandingkan penggunaan bahan bakar berbasis fosil secara penuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengembangkan bioetanol, pemerintah tetap melanjutkan program biodiesel yang saat ini telah mencapai B40. Persiapan menuju implementasi B50 juga terus dilakukan guna mempercepat transformasi sektor energi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pertamax Green 95 Jadi Fondasi Pengembangan Pasar Bioetanol</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendukung pelaksanaan mandatori E5, pemerintah akan memanfaatkan infrastruktur pencampuran bahan bakar yang telah tersedia. Salah satu fondasi awal program ini berasal dari pengembangan produk Pertamax Green 95 yang sebelumnya diperkenalkan oleh PT Pertamina (Persero) sebagai proyek uji pasar bioetanol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui produk tersebut, Pertamina telah menguji respons konsumen terhadap bahan bakar yang mengandung campuran bioetanol. Pengalaman dari tahap uji pasar dinilai menjadi modal penting dalam memperluas distribusi bioetanol secara nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eniya mengungkapkan bahwa ketentuan teknis pelaksanaan mandatori E5 akan dituangkan dalam Keputusan Menteri ESDM yang dijadwalkan terbit dalam waktu dekat. Regulasi tersebut akan mengatur mekanisme pencampuran, distribusi, hingga pengawasan implementasi di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga berencana menambah jumlah outlet penyaluran bahan bakar berbasis bioetanol pada 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan produk di berbagai wilayah serta mendukung kelancaran pelaksanaan program.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Produksi Bioetanol Domestik Didorong untuk Kurangi Ketergantungan Impor</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan program E5 tidak hanya bergantung pada kesiapan distribusi, tetapi juga pada kemampuan meningkatkan produksi bioetanol dalam negeri. Karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan industri bioetanol nasional agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang akan meningkat setelah kebijakan mandatori diberlakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bioetanol di Indonesia umumnya diproduksi dari bahan baku berbasis pertanian seperti tebu dan molase. Pengembangan industri ini berpotensi memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus membuka peluang investasi baru di bidang energi terbarukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan penerapan E5, pemerintah berharap konsumsi bahan bakar berbasis energi terbarukan dapat meningkat secara bertahap. Kebijakan ini juga diharapkan membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor yang selama ini masih menjadi salah satu tantangan sektor energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, keberhasilan implementasi bioetanol E5 di Jawa akan menjadi tolok ukur bagi perluasan program ke wilayah lain. Jika berjalan sesuai rencana, kebijakan ini dapat menjadi fondasi penting bagi terciptanya sistem energi yang lebih berkelanjutan, efisien, dan mandiri bagi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7430166/profil-lemigas-lembaga-di-bawah-kementerian-esdm-yang-kini-bisa-impor-minyak-mentah"><strong><em>Profil Lemigas, Lembaga di Bawah Kementerian ESDM yang Kini Bisa Impor Minyak Mentah</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/">Bioetanol E5 Wajib Digunakan di Jawa pada Semester 2 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/07/bioetanol-e5-wajib-digunakan-di-jawa-pada-semester-2-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Pacu Blok Rokan demi Produksi 1 Juta Barel</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 20:19:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Blok Rokan]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengembangan Migas Nonkonvensional di Blok Rokan Dipercepat untuk Kejar Target Produksi 1 Juta Barel Pemerintah Andalkan Blok Rokan sebagai Motor Peningkatan Produksi Minyak Nasional Pemerintah mempercepat pengembangan minyak dan gas bumi (migas) nonkonvensional sebagai bagian dari strategi meningkatkan produksi energi nasional. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak sekaligus memperkuat ketahanan energi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/">Pemerintah Pacu Blok Rokan demi Produksi 1 Juta Barel</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pengembangan Migas Nonkonvensional di Blok Rokan Dipercepat untuk Kejar Target Produksi 1 Juta Barel</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Andalkan Blok Rokan sebagai Motor Peningkatan Produksi Minyak Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mempercepat pengembangan minyak dan gas bumi (migas) nonkonvensional sebagai bagian dari strategi meningkatkan produksi energi nasional. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai Blok Rokan menjadi wilayah kerja yang paling siap untuk mengembangkan teknologi migas nonkonvensional. Kawasan tersebut memiliki potensi cadangan yang menjanjikan berdasarkan hasil survei geologi dan kajian awal yang telah dilakukan oleh Pertamina Hulu Rokan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan teknologi migas nonkonvensional pada blok-blok yang memiliki potensi cadangan besar namun belum dapat dioptimalkan melalui metode produksi konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, Blok Rokan menjadi salah satu wilayah yang paling memungkinkan untuk memulai implementasi teknologi tersebut dalam waktu dekat. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengejar target peningkatan produksi minyak nasional hingga mendekati 1 juta barel per hari pada 2029.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/"><strong><em>Industri Keramik Mulai Pulih, Kejar Utilitas 75 Persen</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Teknologi EOR dan Fracking Jadi Strategi Tambahan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengembangkan migas nonkonvensional, pemerintah juga terus mendorong penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan hydraulic fracturing atau fracking di sejumlah wilayah kerja migas. Kedua teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan tingkat perolehan minyak dari lapangan yang sudah berproduksi maupun membuka potensi cadangan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah optimistis kombinasi berbagai teknologi tersebut mampu meningkatkan produksi minyak nasional secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Target produksi nasional pada 2029 diproyeksikan berada di kisaran 900 ribu hingga 1 juta barel per hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Target tersebut menjadi bagian penting dari agenda ketahanan energi nasional. Saat ini Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan minyak dalam negeri. Peningkatan produksi domestik diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap neraca perdagangan energi serta meminimalkan dampak fluktuasi nilai tukar rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yuliot mencontohkan pengalaman Amerika Serikat yang berhasil meningkatkan produksi migas melalui pengembangan sumber daya nonkonvensional. Penerapan teknologi tersebut mampu mengubah negara tersebut dari pengimpor energi menjadi salah satu eksportir migas terbesar di dunia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Kebut Penyusunan Regulasi Migas Nonkonvensional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mempercepat implementasi proyek, pemerintah tengah menyelesaikan kerangka regulasi yang menjadi dasar pengembangan migas nonkonvensional. Sejumlah penyedia teknologi juga telah menyampaikan proposal kerja sama yang saat ini sedang dievaluasi bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yuliot menegaskan pemerintah tidak memprioritaskan asal penyedia teknologi tertentu. Fokus utama saat ini adalah memastikan teknologi yang dipilih mampu mendukung peningkatan produksi secara efektif dan ekonomis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SKK Migas menargetkan regulasi terkait migas nonkonvensional dapat diselesaikan paling lambat akhir Juni 2026. Dengan demikian, implementasi program pengembangan dapat mulai dijalankan pada awal Juli tahun yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Percepatan regulasi dinilai penting karena kebutuhan energi nasional terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri. Semakin cepat produksi domestik bertambah, semakin besar peluang Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Hasil Uji Coba Awal Tunjukkan Potensi Produksi Menjanjikan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan bahwa uji coba awal yang dilakukan Pertamina di wilayah pengembangan migas nonkonvensional menunjukkan hasil positif. Dari satu sumur yang telah dibor dan diuji, produksi tercatat mencapai sekitar 500 barel minyak per hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Djoko, angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring rencana penambahan sumur baru pada tahap pengembangan berikutnya. Hasil awal ini menjadi indikasi bahwa sumber daya migas nonkonvensional memiliki prospek yang menjanjikan untuk mendukung target produksi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini Pertamina juga tengah mengajukan skema kontrak bagi hasil yang lebih menarik guna mendukung pengembangan proyek pada fase berikutnya. Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat investasi sekaligus mempercepat eksplorasi dan produksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Migas Nonkonvensional Dinilai Memiliki Umur Produksi Lebih Panjang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Djoko menjelaskan bahwa pengembangan migas nonkonvensional akan menggunakan kontrak yang berdiri sendiri dan berbeda dari skema yang berlaku pada proyek migas konvensional. Perbedaan ini diperlukan karena karakteristik cadangan dan metode produksinya tidak sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada migas konvensional, produksi dilakukan dari reservoir yang telah terbentuk secara alami. Sementara itu, migas nonkonvensional memanfaatkan cadangan yang berada lebih dekat dengan sumber atau dapur minyak sehingga volume yang dapat diproduksikan berpotensi lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunggulan lainnya adalah umur produksi yang relatif lebih panjang. Saat lapangan konvensional mengalami penurunan produksi alami atau natural decline, sumber daya nonkonvensional masih memiliki peluang untuk mempertahankan tingkat produksi dalam jangka waktu lebih lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan teknologi, regulasi yang memadai, serta hasil awal yang menunjukkan prospek positif, pengembangan migas nonkonvensional di Blok Rokan berpotensi menjadi salah satu pilar utama peningkatan produksi minyak nasional. Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini dapat membantu Indonesia mendekati target produksi 1 juta barel per hari sekaligus memperkuat kemandirian energi pada masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7004448/pln-borong-pasokan-gas-nilai-transaksi-capai-rp-360-triliun"><strong><em>PLN Borong Pasokan Gas, Nilai Transaksi Capai Rp 360 Triliun</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/">Pemerintah Pacu Blok Rokan demi Produksi 1 Juta Barel</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/07/pemerintah-pacu-blok-rokan-demi-produksi-1-juta-barel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Keramik Mulai Pulih, Kejar Utilitas 75 Persen</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 06:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Keramik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=288</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Keramik Nasional Optimistis Capai Utilisasi 75 Persen pada 2026 Industri keramik nasional menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah beberapa tahun menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global. Seiring membaiknya permintaan pasar dan meningkatnya kapasitas produksi, pelaku industri optimistis tingkat utilisasi pabrik dapat kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/">Industri Keramik Mulai Pulih, Kejar Utilitas 75 Persen</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Industri Keramik Nasional Optimistis Capai Utilisasi 75 Persen pada 2026</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Industri keramik nasional menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah beberapa tahun menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global. Seiring membaiknya permintaan pasar dan meningkatnya kapasitas produksi, pelaku industri optimistis tingkat utilisasi pabrik dapat kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) memperkirakan tingkat utilisasi industri keramik nasional pada 2026 dapat mencapai kisaran 73 hingga 75 persen. Target tersebut mencerminkan tren pemulihan yang mulai terlihat sejak tahun lalu dan menjadi sinyal positif bagi sektor manufaktur berbasis material bangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/"><strong><em>Pengusaha Sebut Industri Keramik Butuh Pasokan Gas Stabil</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">ASAKI Revisi Target Utilisasi di Tengah Pemulihan Industri</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum ASAKI, Edy Suyanto, menjelaskan bahwa target utilisasi industri keramik sebelumnya dipatok pada level 80 persen. Namun setelah mempertimbangkan kondisi pasar dan perkembangan industri terkini, asosiasi merevisi target tersebut menjadi 73 hingga 75 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Edy, revisi target dilakukan untuk menyesuaikan proyeksi dengan realisasi di lapangan. Meski lebih rendah dari target awal, angka tersebut tetap menunjukkan peningkatan dibandingkan capaian beberapa tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data industri menunjukkan tingkat utilisasi keramik nasional pernah mencapai sekitar 75 persen pada 2021. Setelah itu, angka tersebut mengalami penurunan dan menyentuh titik terendah pada 2024, yaitu sekitar 66 persen.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kinerja Produksi Mulai Meningkat pada 2025 dan 2026</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemulihan mulai terlihat sepanjang 2025 dan berlanjut pada awal 2026. Berdasarkan data industri hingga Mei 2026, tingkat utilisasi pabrik keramik nasional telah mencapai sekitar 72 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan ini menunjukkan bahwa permintaan pasar mulai bergerak positif. Aktivitas sektor konstruksi, properti, dan renovasi bangunan menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan konsumsi produk keramik dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika tren tersebut terus berlanjut hingga akhir tahun, target utilisasi 75 persen dinilai masih realistis untuk dicapai oleh industri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Segmen Keramik Premium Tumbuh Seiring Ekspansi Industri</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain peningkatan utilisasi, industri keramik nasional juga mencatat perkembangan pada segmen produk menengah hingga premium. Pada 2020, kontribusi segmen tersebut hanya sekitar 23 persen dari total kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun pada 2026, porsinya meningkat menjadi sekitar 33 persen. Kenaikan ini menunjukkan bahwa produsen dalam negeri semakin fokus menghadirkan produk bernilai tambah tinggi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan komposisi produk tersebut juga mencerminkan peningkatan kualitas manufaktur nasional. Industri tidak hanya mengejar volume produksi, tetapi juga memperkuat daya saing melalui inovasi desain dan teknologi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kapasitas Produksi Terus Bertambah untuk Penuhi Kebutuhan Domestik</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspansi kapasitas menjadi salah satu strategi utama yang dilakukan industri keramik dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang periode 2020 hingga 2024, kapasitas produksi nasional bertambah sekitar 73 juta meter persegi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pada periode 2025 hingga 2029, industri merencanakan tambahan kapasitas sekitar 90 juta meter persegi. Dengan demikian, total ekspansi yang dilakukan dan direncanakan mencapai hampir 165 juta meter persegi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut ASAKI, tambahan kapasitas tersebut memungkinkan industri dalam negeri memenuhi kebutuhan pasar domestik tanpa harus bergantung pada produk impor. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen keramik terbesar di dunia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kemenperin Dorong Modernisasi dan Transformasi Industri Keramik</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian mencatat kapasitas produksi terpasang industri keramik nasional saat ini mencapai sekitar 650 juta meter persegi per tahun. Sektor ini juga berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dengan jumlah sekitar 150 ribu pekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah terus mendorong berbagai program strategis. Langkah tersebut meliputi penerapan standar industri hijau, transformasi menuju industri 4.0, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta modernisasi fasilitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pelaku industri juga didorong mengembangkan inovasi desain yang mengikuti tren global tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat posisi produk keramik nasional di pasar domestik maupun ekspor.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peluang Industri Keramik Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun masih menghadapi tantangan berupa biaya energi, persaingan impor, dan dinamika ekonomi global, prospek industri keramik nasional dinilai tetap menjanjikan. Pertumbuhan sektor properti, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya kebutuhan renovasi bangunan menjadi faktor pendukung utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tingkat utilisasi yang terus membaik, ekspansi kapasitas produksi yang berkelanjutan, dan dukungan kebijakan pemerintah, industri keramik memiliki peluang besar untuk memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika tren pemulihan dapat dipertahankan, target utilisasi hingga 75 persen pada 2026 bukan hanya menjadi indikator kebangkitan industri keramik, tetapi juga mencerminkan meningkatnya daya saing manufaktur Indonesia di tengah persaingan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/crypto/read/7658142/tokenisasi-saham-bikin-industri-kripto-dan-pasar-modal-makin-dekat"><strong><em>Tokenisasi Saham Bikin Industri Kripto dan Pasar Modal Makin Dekat</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/">Industri Keramik Mulai Pulih, Kejar Utilitas 75 Persen</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/05/industri-keramik-mulai-pulih-kejar-utilitas-75-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Sebut Industri Keramik Butuh Pasokan Gas Stabil</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 06:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Keramik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=285</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Keramik Nasional Bergantung pada Stabilitas Pasokan dan Harga Gas Bumi Industri keramik nasional menghadapi tantangan serius terkait pasokan dan harga gas bumi yang terus meningkat. Pelaku usaha menilai gas bumi merupakan faktor utama yang menentukan keberlangsungan produksi karena hingga saat ini belum tersedia sumber energi pengganti yang mampu mendukung proses manufaktur keramik secara optimal. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/">Pengusaha Sebut Industri Keramik Butuh Pasokan Gas Stabil</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Industri Keramik Nasional Bergantung pada Stabilitas Pasokan dan Harga Gas Bumi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Industri keramik nasional menghadapi tantangan serius terkait pasokan dan harga gas bumi yang terus meningkat. Pelaku usaha menilai gas bumi merupakan faktor utama yang menentukan keberlangsungan produksi karena hingga saat ini belum tersedia sumber energi pengganti yang mampu mendukung proses manufaktur keramik secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah upaya ekspansi industri dan meningkatnya kebutuhan pasar domestik, pelaku usaha meminta pemerintah menjamin ketersediaan pasokan gas serta menjaga harga tetap kompetitif. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempertahankan daya saing industri keramik Indonesia di pasar regional maupun global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/"><strong><em>41 Ribu Rumah di Cirebon Segera Terhubung Jaringan Gas</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">ASAKI Minta Pemerintah Menjamin Pasokan Gas untuk Industri</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) menegaskan bahwa kelancaran pasokan gas bumi menjadi kebutuhan mendasar bagi industri keramik nasional. Ketua Umum ASAKI, Edy Suyanto, menyebut gas bumi merupakan energi utama yang tidak dapat digantikan oleh sumber lain dalam proses produksi keramik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, keberlangsungan industri sangat bergantung pada ketersediaan gas yang stabil. Gangguan pasokan berpotensi menghambat produksi, meningkatkan biaya operasional, dan menekan daya saing perusahaan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edy menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki industri keramik yang termasuk terbesar di dunia. Posisi tersebut perlu didukung oleh kebijakan energi yang mampu menjaga keberlanjutan investasi dan ekspansi sektor manufaktur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kenaikan Harga Regasifikasi LNG Picu Kekhawatiran Pelaku Industri</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain masalah pasokan, industri keramik juga menghadapi ancaman kenaikan biaya energi akibat rencana penyesuaian harga regasifikasi LNG yang dijadwalkan berlaku mulai Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ASAKI mencatat harga regasifikasi LNG berpotensi meningkat dari sekitar 14,9 dolar AS menjadi kisaran 21 hingga 25 dolar AS per MMBTU. Kondisi tersebut diperkirakan akan mendorong kenaikan harga beli gas bagi industri secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada awal Januari 2026, rata-rata harga gas untuk industri keramik penerima program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) berada di level sekitar 9 dolar AS per MMBTU. Angka tersebut kemudian naik menjadi sekitar 11 dolar AS per MMBTU pada April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kenaikan harga regasifikasi diberlakukan, rata-rata harga gas yang dibayar industri keramik diperkirakan dapat mencapai sekitar 15 dolar AS per MMBTU. Dalam waktu enam bulan, kenaikan tersebut berarti melampaui 60 persen.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Harga Gas Indonesia Dinilai Kurang Kompetitif di Kawasan ASEAN</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku industri juga menyoroti perbedaan harga gas Indonesia dibandingkan negara-negara tetangga. Menurut ASAKI, harga gas industri di Indonesia masih relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa negara ASEAN yang menjadi pesaing utama sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malaysia disebut memiliki harga gas industri sekitar 9,5 dolar AS per MMBTU, sedangkan Thailand berada di kisaran 9,9 dolar AS per MMBTU. Selisih harga tersebut dinilai dapat memengaruhi daya saing produk manufaktur Indonesia, termasuk keramik, di pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biaya energi yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan harga pokok produksi sehingga mengurangi kemampuan industri dalam bersaing dengan produk impor maupun produk dari negara lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Industri Pengguna Gas Kirim Surat Keberatan kepada Pemerintah</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai respons terhadap rencana kenaikan harga gas, ASAKI telah mengirimkan surat keberatan kepada pihak distributor gas. Namun hingga saat ini, asosiasi mengaku belum menerima tanggapan resmi terkait permintaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya ASAKI, Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) yang mewakili sekitar 20 sektor industri pengguna gas juga telah menyampaikan surat kepada pemerintah. Forum tersebut meminta perhatian khusus terhadap persoalan harga dan pasokan gas yang dinilai semakin membebani sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua FIPGB, Yustinus Gunawan, menilai kenaikan harga gas dapat memberikan tekanan besar terhadap sektor riil. Menurutnya, gas bumi bukan hanya sumber energi, tetapi juga menjadi bahan baku penting yang mendukung berbagai aktivitas industri nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Target Utilisasi Industri Keramik Direvisi Akibat Tantangan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tekanan biaya energi turut memengaruhi proyeksi kinerja industri keramik tahun ini. ASAKI merevisi target utilisasi industri yang sebelumnya dipatok mencapai 80 persen menjadi sekitar 73 hingga 75 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyesuaian tersebut mencerminkan kehati-hatian pelaku usaha dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk kenaikan biaya produksi dan ketidakpastian pasokan energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data Kementerian Perindustrian menunjukkan kapasitas produksi terpasang industri keramik nasional telah mencapai sekitar 650 juta meter persegi per tahun. Tingkat utilisasi produksi diperkirakan berada di kisaran 73 persen, sementara sektor ini mampu menyerap sekitar 150 ribu tenaga kerja secara langsung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Stabilitas Energi Menjadi Kunci Masa Depan Industri Keramik</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Industri keramik merupakan salah satu sektor manufaktur strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Kapasitas produksi yang besar dan tingginya penyerapan tenaga kerja menjadikan sektor ini penting untuk terus dijaga pertumbuhannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pelaku usaha berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang mampu menjamin ketersediaan pasokan gas sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Kebijakan energi yang tepat dinilai akan menjadi faktor penentu bagi keberlanjutan investasi, peningkatan utilisasi produksi, serta daya saing industri keramik Indonesia di masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6954890/batu-bara-masih-jadi-sumber-energi-utama-pembangkit-listrik-hingga-2035"><strong><em>Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Utama Pembangkit Listrik hingga 2035</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/">Pengusaha Sebut Industri Keramik Butuh Pasokan Gas Stabil</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/05/pengusaha-sebut-industri-keramik-butuh-pasokan-gas-stabil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>41 Ribu Rumah di Cirebon Segera Terhubung Jaringan Gas</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Gas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembangunan Jaringan Gas Cirebon Dipercepat, 41 Ribu Rumah Siap Terhubung pada 2026 Pemerintah Targetkan Puluhan Ribu Sambungan Rumah Baru di Empat Kecamatan Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di berbagai daerah. Salah satu proyek strategis yang kini dipercepat berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/">41 Ribu Rumah di Cirebon Segera Terhubung Jaringan Gas</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pembangunan Jaringan Gas Cirebon Dipercepat, 41 Ribu Rumah Siap Terhubung pada 2026</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Targetkan Puluhan Ribu Sambungan Rumah Baru di Empat Kecamatan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di berbagai daerah. Salah satu proyek strategis yang kini dipercepat berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan target sekitar 41 ribu sambungan rumah baru pada tahap pertama pembangunan tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon tengah mematangkan berbagai persiapan guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal. Program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswandoro, menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama akan menjangkau sekitar 41.000 sambungan rumah yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Palimanan, Gempol, Depok, dan Dukupuntang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agung, keberhasilan pembangunan jargas tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pembangunan jaringan gas membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, dan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, manfaat jargas dapat segera dirasakan oleh warga Kabupaten Cirebon,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/"><strong><em>Produksi Gas Nasional Capai 95% Target Tahun 2026</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengembangan Jargas Melanjutkan Program yang Sudah Berjalan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan jaringan gas di Kabupaten Cirebon bukanlah program baru. Daerah ini telah menjadi salah satu wilayah yang lebih dulu menikmati manfaat penggunaan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui beberapa tahap pembangunan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator Kelompok Kerja Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Migas, Sugiarto, menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah telah membangun sebanyak 14.663 sambungan rumah di Kabupaten Cirebon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah tersebut berasal dari tiga fase pembangunan yang dilakukan secara bertahap. Pada 2012, pemerintah membangun 4.000 sambungan rumah. Program kemudian dilanjutkan pada 2019 dengan tambahan 6.105 sambungan rumah dan kembali diperluas pada 2021 sebanyak 4.558 sambungan rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan jaringan yang sudah terbangun menjadi fondasi penting bagi pengembangan tahap berikutnya. Infrastruktur yang telah tersedia memungkinkan proses ekspansi dilakukan lebih efisien dibandingkan membangun jaringan dari awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sugiarto menilai perluasan jaringan gas akan memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan energi bersih di sektor rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap pengembangan jargas berikutnya dapat memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih aman, lebih hemat, dan lebih ramah lingkungan,&#8221; katanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kontrak Proyek Sudah Ditandatangani, Pekerjaan Dimulai Mei 2026</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mempercepat pelaksanaan proyek, Ditjen Migas telah menandatangani kontrak pembangunan serta kontrak jasa konsultasi pengawasan jaringan gas rumah tangga Kabupaten Cirebon Tahap 1 pada Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatanganan kontrak tersebut menjadi langkah penting sebelum pekerjaan konstruksi dimulai secara penuh di lapangan. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agung Kuswandoro menjelaskan bahwa proyek resmi dimulai pada 20 Mei 2026 dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026. Dengan demikian, ribuan rumah tangga di Kabupaten Cirebon diharapkan sudah dapat menikmati layanan gas bumi secara langsung mulai awal tahun berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menekankan pentingnya pelaksanaan proyek yang tepat waktu agar manfaat ekonomi dan sosial dari program ini dapat segera dirasakan masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jargas Dinilai Lebih Efisien dan Mendukung Energi Bersih</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Program jaringan gas rumah tangga merupakan salah satu upaya pemerintah mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG bersubsidi sekaligus meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan jargas menawarkan sejumlah keuntungan bagi rumah tangga. Selain pasokan yang tersedia secara langsung melalui jaringan pipa, pengguna tidak perlu lagi membeli atau mengganti tabung gas secara berkala.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi keamanan, sistem distribusi gas melalui jaringan pipa juga dinilai lebih terkontrol karena telah dilengkapi standar keselamatan yang ketat. Selain itu, penggunaan gas bumi menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar konvensional lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks ketahanan energi nasional, perluasan jargas juga membantu meningkatkan penyerapan gas bumi domestik. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa pembangunan jaringan gas rumah tangga telah menjadi salah satu program prioritas nasional dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai kota dan kabupaten di Indonesia terus menjadi sasaran pengembangan untuk memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih modern.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengawasan Ketat Dilakukan untuk Menjaga Kualitas Pekerjaan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian ESDM memastikan seluruh tahapan pembangunan akan diawasi secara ketat agar kualitas pekerjaan sesuai standar yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inspektur IV Kementerian ESDM, Bambang Utoro, menegaskan bahwa aspek kualitas, keselamatan kerja, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pembangunan jargas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur energi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami akan memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai jadwal, memenuhi standar kualitas, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Program ini memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional,&#8221; ujar Bambang.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perluasan Jargas Diharapkan Mendorong Kesejahteraan Masyarakat</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan 41 ribu sambungan rumah baru di Kabupaten Cirebon menjadi salah satu proyek jargas terbesar yang dijalankan pemerintah pada tahun 2026. Kehadiran jaringan gas tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui akses energi yang lebih mudah, efisien, dan ekonomis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membantu menekan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan energi, program ini juga mendukung target pemerintah dalam memperluas penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, serta pengawasan yang ketat, proyek jargas Cirebon diharapkan dapat selesai tepat waktu. Jika target tercapai, puluhan ribu keluarga di empat kecamatan akan memperoleh akses energi modern yang dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7620275/harga-pertalite-dan-solar-tak-naik-hingga-akhir-2026-bagaimana-tahun-depan"><strong><em>Harga Pertalite dan Solar Tak Naik hingga Akhir 2026, Bagaimana Tahun Depan?</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/">41 Ribu Rumah di Cirebon Segera Terhubung Jaringan Gas</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/03/41-ribu-rumah-di-cirebon-segera-terhubung-jaringan-gas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Gas Nasional Capai 95% Target Tahun 2026</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:01:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Produksi Gas Nasional Dekati Target APBN 2026, Eksplorasi Baru Perkuat Optimisme Sektor Migas Kinerja Produksi Gas Mencapai 95 Persen dari Sasaran Tahun Ini Kinerja produksi gas bumi nasional menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Hingga akhir Mei 2026, realisasi produksi gas telah mencapai 6.550 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), atau sekitar 95 persen dari target [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/">Produksi Gas Nasional Capai 95% Target Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Produksi Gas Nasional Dekati Target APBN 2026, Eksplorasi Baru Perkuat Optimisme Sektor Migas</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Kinerja Produksi Gas Mencapai 95 Persen dari Sasaran Tahun Ini</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja produksi gas bumi nasional menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Hingga akhir Mei 2026, realisasi produksi gas telah mencapai 6.550 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), atau sekitar 95 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026. Capaian tersebut memperkuat optimisme pemerintah terhadap kemampuan sektor hulu migas dalam memenuhi kebutuhan energi nasional sekaligus menjaga ketahanan energi jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa produksi gas nasional berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target tahunan sebesar 6.787 MMSCFD. Selain itu, pemerintah juga memproyeksikan penyaluran gas domestik mencapai 5.400 MMSCFD sepanjang tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Djoko, capaian produksi saat ini menunjukkan tren yang menggembirakan setelah berbagai upaya optimalisasi produksi dilakukan oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di sejumlah wilayah operasi migas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Produksi gas saat ini sudah mendekati target APBN. Kami optimistis realisasi akan terus meningkat hingga akhir tahun dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Djoko dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/02/desa-keliki-manfaatkan-energi-surya-untuk-ketahanan-pangan/"><strong><em>Desa Keliki Manfaatkan Energi Surya untuk Ketahanan Pangan</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tren Produksi Bulanan Menunjukkan Stabilitas Pasokan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Data SKK Migas memperlihatkan produksi gas nasional relatif stabil sepanjang lima bulan pertama 2026. Pada Januari, produksi tercatat sekitar 6.459 MMSCFD. Angka tersebut meningkat menjadi 6.667 MMSCFD pada Februari dan berada di level 6.659 MMSCFD pada Maret.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi kemudian mencapai salah satu titik tertinggi pada April dengan volume sekitar 6.807 MMSCFD. Meski mengalami penyesuaian menjadi sekitar 6.179 MMSCFD pada Mei, rata-rata produksi masih berada pada level yang mendukung pencapaian target tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stabilitas produksi ini menjadi faktor penting karena gas bumi saat ini memainkan peran strategis dalam bauran energi nasional. Selain digunakan untuk pembangkit listrik, gas juga menjadi sumber energi utama bagi sektor industri manufaktur, pupuk, petrokimia, dan berbagai industri berbasis energi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah terus mendorong peningkatan pemanfaatan gas domestik guna mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus mendukung agenda transisi energi yang lebih bersih dibandingkan penggunaan bahan bakar fosil lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Temuan Cadangan Baru di Kalimantan Timur Berpotensi Jadi Motor Pertumbuhan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah upaya menjaga produksi eksisting, sektor eksplorasi juga memberikan sinyal positif. SKK Migas melaporkan perkembangan eksplorasi yang dilakukan perusahaan energi asal Italia, ENI, melalui sumur Geliga-1 di Blok Ganal, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasi pengeboran tersebut berada sekitar 70 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur dan menjadi bagian dari pengembangan kawasan Indonesia Deepwater Development (IDD). Hingga saat ini, progres pengeboran telah mencapai sekitar 13 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil awal eksplorasi menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan. ENI memperkirakan wilayah tersebut menyimpan sumber daya sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi dan sekitar 300 juta barel kondensat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika potensi tersebut dapat dikonfirmasi melalui tahapan eksplorasi lanjutan dan pengembangan lapangan, temuan ini berpotensi menjadi salah satu penopang utama produksi gas nasional dalam beberapa dekade mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain proyek ENI, SKK Migas masih memiliki agenda pengeboran puluhan sumur eksplorasi lainnya sepanjang tahun ini. Sebanyak 34 sumur eksplorasi masih berada dalam daftar target pengeboran hingga akhir 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa proyek eksplorasi yang melibatkan perusahaan besar seperti Petronas, TotalEnergies, dan Pertamina juga diharapkan mampu menghasilkan penemuan migas skala besar yang dapat meningkatkan cadangan energi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Produksi Minyak Masih Menghadapi Tantangan Operasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan kinerja gas yang mendekati target, produksi minyak nasional masih menghadapi sejumlah kendala operasional. Hingga 31 Mei 2026, realisasi lifting minyak tercatat sekitar 576,2 ribu barel minyak per hari (BOPD).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut terdiri atas produksi minyak mentah sebesar 491,3 ribu BOPD, kondensat sekitar 55,8 ribu BOPD, serta natural gas liquid (NGL) sebesar 29,1 ribu BOPD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski masih berada di bawah target lifting minyak APBN 2026 yang sebesar 610 ribu BOPD, SKK Migas memperkirakan produksi akan membaik pada semester kedua tahun ini. Outlook hingga akhir tahun diperkirakan berada pada kisaran 600 ribu hingga 610 ribu BOPD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Djoko menjelaskan bahwa capaian produksi minyak sempat tertekan akibat sejumlah gangguan teknis yang terjadi sejak awal tahun. Salah satu faktor utama adalah kebocoran pipa milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang berdampak pada aktivitas beberapa kontraktor migas di wilayah Dumai dan Sumatra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah masalah tersebut teratasi, industri kembali menghadapi gangguan pasokan listrik yang memengaruhi operasi di wilayah Pertamina Hulu Rokan (PHR). Selain itu, terjadi penurunan produksi di Lapangan Banyuurip yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gangguan beruntun tersebut menyebabkan realisasi produksi minyak belum mampu mencapai level optimal pada awal tahun. Namun, SKK Migas menilai kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat diperbaiki melalui berbagai langkah teknis yang sedang dijalankan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Eksplorasi dan Optimalisasi Lapangan Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja produksi gas yang mendekati target APBN menunjukkan bahwa sektor hulu migas Indonesia masih memiliki daya tahan yang kuat di tengah tantangan global. Dukungan eksplorasi agresif, peningkatan teknologi pengeboran, serta optimalisasi lapangan eksisting menjadi faktor utama yang menjaga produksi tetap stabil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, keberhasilan menemukan cadangan baru seperti di Blok Ganal memberikan harapan bagi peningkatan produksi nasional pada masa depan. Temuan tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan energi dalam jumlah besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pemerintah dan pelaku industri akan terus berupaya mempercepat eksplorasi, meningkatkan investasi migas, serta menjaga keandalan fasilitas produksi. Langkah tersebut diperlukan agar target produksi energi nasional dapat tercapai sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen gas penting di kawasan Asia Pasifik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6954890/batu-bara-masih-jadi-sumber-energi-utama-pembangkit-listrik-hingga-2035"><strong><em>Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Utama Pembangkit Listrik hingga 2035</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/">Produksi Gas Nasional Capai 95% Target Tahun 2026</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/03/produksi-gas-nasional-capai-95-target-tahun-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
