<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekspor Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/tag/ekspor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/tag/ekspor/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 15:59:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</title>
		<link>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Daihatsu Perkuat Manufaktur Indonesia dan Perluas Pasar Ekspor PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus memperkuat perannya sebagai salah satu basis produksi otomotif di Indonesia. Strategi tersebut dijalankan melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas manufaktur, serta perluasan pasar kendaraan produksi dalam negeri. Baca Juga &#8220;PMI manufaktur Australia menyusut di September, jasa melambat&#8220; Selama lima tahun terakhir, produksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/">Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Daihatsu Perkuat Manufaktur Indonesia dan Perluas Pasar Ekspor</p>



<p class="wp-block-paragraph">PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus memperkuat perannya sebagai salah satu basis produksi otomotif di Indonesia. Strategi tersebut dijalankan melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas manufaktur, serta perluasan pasar kendaraan produksi dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://id.investing.com/news/stock-market-news/pmi-manufaktur-australia-menyusut-di-september-jasa-melambat-93CH-3077163">PMI manufaktur Australia menyusut di September, jasa melambat</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama lima tahun terakhir, produksi ADM rata-rata menyumbang sekitar 35% terhadap keseluruhan produksi otomotif nasional. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran fasilitas Daihatsu dalam mendukung rantai industri kendaraan bermotor di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Marketing Director &amp; Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi mengatakan perusahaan ingin mempertahankan kontribusi tersebut melalui penguatan manufaktur dan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selama 48 tahun hadir di Indonesia, Daihatsu terus tumbuh bersama masyarakat dan industri otomotif nasional,” ujar Rokky dalam Astra Media Day 2026, Rabu (23/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapasitas Produksi Daihatsu Mencapai 530.000 Unit per Tahun</p>



<p class="wp-block-paragraph">ADM telah membangun basis produksi di Indonesia sejak mulai beroperasi pada 1978. Saat ini, perusahaan mengoperasikan 10 fasilitas yang mendukung kegiatan manufaktur dan operasional perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Enam fasilitas produksi Daihatsu berada di Jakarta, Cibitung, dan Karawang. Seluruh fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 530.000 unit kendaraan setiap tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan kapasitas menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar. ADM juga menambah fasilitas produksi melalui pembangunan pabrik baru di Karawang pada 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pabrik tersebut dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp2,9 triliun. Kehadiran fasilitas baru diharapkan memperkuat kemampuan produksi Daihatsu sekaligus meningkatkan daya saing manufakturnya di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi Kumulatif ADM Tembus 9 Juta Unit</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan panjang ADM di Indonesia turut tercermin dari jumlah produksi kumulatif perusahaan. Hingga Agustus 2025, total produksi ADM telah mencapai 9 juta unit kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi tersebut tidak seluruhnya ditujukan untuk pasar domestik. Selama lima tahun terakhir, sekitar 70% kendaraan yang diproduksi ADM diserap konsumen Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, sekitar 30% produksi dialokasikan untuk kebutuhan ekspor. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa fasilitas manufaktur ADM juga berfungsi sebagai bagian dari rantai pasok kendaraan untuk pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspor Daihatsu dari Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar ekspor menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan manufaktur ADM. Kendaraan yang diproduksi di Indonesia kini telah menjangkau lebih dari 60 negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah tujuan ekspor mencakup ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Selatan. Perluasan pasar tersebut membuat Indonesia memiliki peran dalam jaringan produksi dan distribusi Daihatsu secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volume Ekspor Naik 11 Persen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga Agustus 2026, ADM mencatat volume ekspor lebih dari 85.000 unit. Jumlah tersebut meningkat sekitar 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SUV menjadi kelompok kendaraan dengan kontribusi terbesar terhadap ekspor ADM. Jenis kendaraan tersebut menyumbang sekitar 50% dari keseluruhan ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hatchback berada di posisi berikutnya dengan kontribusi sekitar 26%. Sementara itu, kendaraan komersial menyumbang sekitar 24% dari total ekspor perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi negara tujuan, sekitar 60% ekspor ADM terkonsentrasi di tiga pasar. Filipina menyumbang sekitar 29%, Jepang 18%, dan Peru 12%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jaringan Ekspor Menjangkau Berbagai Kawasan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaran negara tujuan ekspor menunjukkan bahwa kendaraan produksi ADM memiliki pasar yang cukup beragam. Produk tersebut tidak hanya dikirim ke negara-negara Asia, tetapi juga menjangkau kawasan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan pasar ekspor memberikan ruang bagi manufaktur Indonesia untuk meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi. Aktivitas tersebut juga mendukung keterhubungan industri komponen lokal dengan kebutuhan produksi kendaraan untuk pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi ADM, penguatan ekspor menjadi bagian dari strategi mempertahankan daya saing manufaktur. Perusahaan dapat memanfaatkan basis produksi Indonesia untuk melayani permintaan dari berbagai negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan Daihatsu Domestik Capai 97.000 Unit</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengandalkan pasar ekspor, ADM tetap mempertahankan fokus pada konsumen Indonesia. Penjualan ritel Daihatsu hingga Agustus 2026 tercatat lebih dari 97.000 unit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut tumbuh sekitar 9% secara tahunan. Pada periode yang sama, penjualan ritel otomotif nasional mencapai sekitar 594.000 unit atau meningkat 14% dibandingkan periode sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan realisasi tersebut, Daihatsu mencatat pangsa pasar domestik sebesar 16,3%. Posisi tersebut menempatkan Daihatsu pada peringkat kedua dalam penjualan otomotif nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gran Max Menjadi Kontributor Utama Penjualan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komposisi penjualan Daihatsu di pasar domestik masih didominasi oleh beberapa kelompok produk. Lebih dari 90% penjualan perusahaan berasal dari tiga kelompok kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gran Max Series memberikan kontribusi terbesar dengan sekitar 52% penjualan. Produk LCGC yang terdiri atas Sigra dan Ayla menyumbang sekitar 30%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, SUV Terios memberikan kontribusi sekitar 10%. Komposisi tersebut menunjukkan peran kendaraan komersial, mobil LCGC, dan SUV dalam portofolio penjualan Daihatsu di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjualan Tersebar hingga Luar Jawa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasar Daihatsu juga tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sekitar 55% penjualan perusahaan berasal dari wilayah luar Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi karakter wilayah, sekitar 45% penjualan berasal dari kawasan rural. Sebaran tersebut memperlihatkan pentingnya jaringan distribusi dalam menjangkau konsumen di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ADM mendukung distribusi kendaraan melalui jaringan yang mencakup lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam mendekatkan produk dan layanan Daihatsu kepada konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rantai Pasok Daihatsu Libatkan Ribuan Pemasok Lokal</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas manufaktur ADM juga memberikan dampak terhadap ekosistem industri pendukung. Perusahaan melibatkan lebih dari 2.000 pemasok dan UMKM lokal dalam rantai pasok produksinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingkat local purchase ADM tercatat lebih dari 80%. Penggunaan komponen dan pasokan dari dalam negeri memperkuat keterlibatan industri lokal dalam kegiatan manufaktur kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem industri Daihatsu juga disebut memiliki potensi membuka sekitar 1 juta lapangan kerja. Dampaknya tidak hanya berasal dari aktivitas pabrik, tetapi juga dari jaringan pemasok dan kegiatan pendukung lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan pemasok lokal menjadi salah satu faktor penting dalam membangun industri otomotif yang terintegrasi. Rantai pasok yang kuat juga dapat mendukung keberlanjutan produksi ketika perusahaan meningkatkan kapasitas manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi Menjadi Penopang Pengembangan Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investasi pabrik baru di Karawang senilai Rp2,9 triliun menjadi salah satu langkah ADM dalam memperkuat basis produksinya. Pengembangan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan perluasan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rokky mengatakan perusahaan ingin menjaga kontribusi Daihatsu terhadap industri nasional melalui manufaktur yang kompetitif. Pengembangan produk dan kemudahan akses mobilitas masyarakat juga menjadi bagian dari arah perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Kami ingin menjaga kontribusi tersebut melalui manufaktur yang kompetitif, produk yang relevan, serta dukungan mobilitas yang semakin mudah diakses oleh masyarakat,” kata Rokky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kapasitas produksi hingga 530.000 unit per tahun, ADM memiliki basis manufaktur yang cukup besar untuk mendukung pasar domestik dan ekspor. Pertumbuhan volume ekspor serta jaringan distribusi domestik menjadi bagian dari strategi perusahaan ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.industry.co.id/read/156405/allprint-indonesia-2026-menjadi-pusat-b2b-cetak-digital-hingga-manufaktur-cerdas">ALLPrint Indonesia 2026: Menjadi Pusat B2B Cetak Digital hingga Manufaktur Cerdas</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/">Daihatsu Perkuat Ekspor, Produksi 530.000 Unit per Tahun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/09/23/daihatsu-perkuat-ekspor-produksi-530-000-unit-per-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Manufaktur RI Catat Ekspor Rp 150 Triliun</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/26/industri-manufaktur-ri-catat-ekspor-rp-150-triliun/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/26/industri-manufaktur-ri-catat-ekspor-rp-150-triliun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 13:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suplai Rantai & Logistik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri Manufaktur Indonesia Jadi Penggerak Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi Industri manufaktur Indonesia terus menjadi salah satu sektor strategis dalam menopang perekonomian nasional. Dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB, sektor ini memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan ekspor nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, industri manufaktur [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/26/industri-manufaktur-ri-catat-ekspor-rp-150-triliun/">Industri Manufaktur RI Catat Ekspor Rp 150 Triliun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri Manufaktur Indonesia Jadi Penggerak Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri manufaktur Indonesia terus menjadi salah satu sektor strategis dalam menopang perekonomian nasional. Dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB, sektor ini memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan ekspor nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa tahun terakhir, industri manufaktur juga menjadi salah satu penyumbang utama nilai ekspor Indonesia. Tingginya kontribusi tersebut menunjukkan bahwa produk manufaktur nasional masih memiliki daya saing di pasar global meski menghadapi tekanan ekonomi internasional dan persaingan perdagangan yang semakin ketat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.antaranews.com/berita/5578377/kemenperin-tegaskan-manufaktur-tetap-jadi-penggerak-ekonomi-ri">Kemenperin tegaskan manufaktur tetap jadi penggerak ekonomi RI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Manufaktur Berpotensi Tingkatkan Ekspor Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekspor Indonesia hingga ratusan triliun rupiah. Produk manufaktur seperti elektronik, otomotif, tekstil, makanan olahan, hingga produk kimia menjadi komoditas utama yang berkontribusi terhadap perdagangan luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengamat ekonomi menilai peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk menjadi faktor penting agar industri nasional mampu bersaing di pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperkuat pasar ekspor tradisional, industri manufaktur Indonesia juga dinilai perlu memperluas penetrasi ke pasar nontradisional yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Manufaktur Masih Hadapi Tantangan Global</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski memiliki peluang besar, industri manufaktur Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Persaingan global yang semakin kompetitif membuat perusahaan harus terus meningkatkan efisiensi dan inovasi produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ketergantungan terhadap impor bahan baku masih menjadi persoalan utama bagi sebagian industri dalam negeri. Kondisi tersebut membuat biaya produksi rentan terdampak fluktuasi nilai tukar dan perubahan harga komoditas global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan lain datang dari aspek infrastruktur dan logistik yang dinilai belum sepenuhnya merata di berbagai wilayah Indonesia. Biaya distribusi yang tinggi masih menjadi hambatan bagi pelaku industri untuk meningkatkan daya saing produk ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Dinilai Perlu Perkuat Dukungan Industri</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah memiliki peran penting dalam memperkuat industri manufaktur nasional agar mampu meningkatkan kontribusi ekspor. Dukungan kebijakan dinilai diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa langkah yang dianggap penting antara lain pemberian insentif industri, penguatan rantai pasok domestik, serta peningkatan kualitas infrastruktur industri dan logistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pemerintah juga perlu memperluas akses pasar internasional melalui perjanjian perdagangan dan promosi produk Indonesia di luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan sumber daya manusia industri juga menjadi faktor penting agar perusahaan manufaktur Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan Kualitas Produk Jadi Kunci Daya Saing Ekspor</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku industri menilai peningkatan kualitas produk menjadi strategi utama untuk memenangkan persaingan ekspor. Produk manufaktur Indonesia perlu memenuhi standar internasional agar dapat diterima di berbagai negara tujuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi teknologi dan digitalisasi industri juga dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi produksi serta mempercepat inovasi produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kualitas, kemampuan membangun branding produk Indonesia di pasar global juga menjadi faktor penting dalam memperluas pangsa ekspor nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Pemerintah dan Industri Dibutuhkan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan industri manufaktur tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah atau pelaku usaha secara terpisah. Kolaborasi antara pemerintah, industri, lembaga pendidikan, dan sektor keuangan diperlukan untuk memperkuat ekosistem manufaktur nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan strategi yang tepat, industri manufaktur Indonesia dinilai mampu menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan nilai ekspor nasional secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah dinamika ekonomi global, sektor manufaktur tetap menjadi salah satu harapan terbesar Indonesia dalam memperkuat daya saing ekonomi dan memperluas pasar produk nasional di tingkat internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://infoekonomi.id/2026/05/kemenperin-bantah-deindustrialisasi-kontribusi-manufaktur-ke-pdb-naik-jadi-1920-persen/">Kemenperin Bantah Deindustrialisasi, Kontribusi Manufaktur ke PDB Naik Jadi 19,20 Persen</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/26/industri-manufaktur-ri-catat-ekspor-rp-150-triliun/">Industri Manufaktur RI Catat Ekspor Rp 150 Triliun</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/26/industri-manufaktur-ri-catat-ekspor-rp-150-triliun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Tingkatkan Ekspor Manufaktur demi Ekonomi</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/09/pemerintah-tingkatkan-ekspor-manufaktur-demi-ekonomi/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/09/pemerintah-tingkatkan-ekspor-manufaktur-demi-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 07:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemenperin Perkuat Ekspor Manufaktur untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi NasionalPemerintah Siapkan Stimulus dan Insentif Industri demi Tingkatkan Daya Saing Global Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat strategi industri nasional dengan menyiapkan berbagai stimulus dan insentif bagi sektor manufaktur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan kontribusi ekspor produk manufaktur ke pasar global. Pemerintah menilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/09/pemerintah-tingkatkan-ekspor-manufaktur-demi-ekonomi/">Pemerintah Tingkatkan Ekspor Manufaktur demi Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin Perkuat Ekspor Manufaktur untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional<br>Pemerintah Siapkan Stimulus dan Insentif Industri demi Tingkatkan Daya Saing Global</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat strategi industri nasional dengan menyiapkan berbagai stimulus dan insentif bagi sektor manufaktur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan kontribusi ekspor produk manufaktur ke pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai sektor manufaktur masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, kebijakan industri ke depan tidak hanya difokuskan pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk memperluas penetrasi ekspor agar kapasitas produksi industri nasional terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8475027/menperin-buka-suara-soal-kondisi-industri-manufaktur-ri">Menperin Buka Suara soal Kondisi Industri Manufaktur RI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan struktur industri Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada pasar dalam negeri. Sekitar 80 persen produk industri diserap pasar domestik, sedangkan kontribusi ekspor manufaktur baru mencapai sekitar 20 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agus, pemerintah tidak ingin peningkatan ekspor justru mengurangi pasokan untuk kebutuhan dalam negeri. Oleh sebab itu, strategi yang diterapkan adalah memperbesar kapasitas produksi industri agar kebutuhan domestik tetap terpenuhi sambil memperluas pasar ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin meningkatkan kontribusi ekspor tanpa mengurangi porsi domestik. Perlindungan terhadap pasar dalam negeri tetap dijaga, tetapi ekspansi produk manufaktur ke pasar global harus terus diperbesar,” kata Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (6/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan peningkatan ekspor manufaktur akan memberikan dampak berantai terhadap perekonomian nasional. Selain meningkatkan devisa negara, ekspansi ekspor juga dapat mendorong utilisasi industri, memperluas investasi, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agus menilai peluang ekspor produk manufaktur Indonesia masih sangat besar. Sejumlah sektor industri dinilai memiliki daya saing tinggi di pasar internasional, seperti industri makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik, petrokimia, serta produk berbasis sumber daya alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor manufaktur Indonesia dinilai masih menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Hal itu terlihat dari capaian pertumbuhan industri pengolahan pada kuartal I/2026 yang tumbuh sebesar 5,04 persen secara tahunan atau year on year (YoY).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertumbuhan tersebut menjadikan sektor industri pengolahan sebagai penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusinya mencapai 1,03 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat sebesar 5,61 persen pada periode yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agus, capaian tersebut mencerminkan bahwa permintaan terhadap produk manufaktur Indonesia masih cukup tinggi, baik dari pasar domestik maupun internasional. Kondisi ini menunjukkan industri nasional masih mampu bertahan di tengah tekanan geopolitik, perlambatan ekonomi global, dan ketidakpastian rantai pasok dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Kinerja industri manufaktur tetap solid karena adanya permintaan yang meningkat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.</mark><mark>Ini menegaskan bahwa manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” ujarnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pertumbuhan ekonomi, optimisme industri juga tercermin dari berbagai indikator kepercayaan bisnis yang masih berada di zona ekspansi. Kemenperin mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) selama kuartal I/2026 konsisten berada di atas level 50.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai IKI tercatat sebesar 54,12 pada Januari, kemudian 54,02 pada Februari, dan 51,86 pada Maret 2026. Meski mengalami sedikit penurunan, angka tersebut tetap menunjukkan aktivitas industri nasional masih berada dalam fase ekspansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indikator lain yang menunjukkan ketahanan industri adalah Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM). Pada kuartal I/2026, indeks tersebut berada di level 51,37.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agus, angka di atas 50 menandakan mayoritas pelaku industri masih memiliki keyakinan terhadap prospek bisnis manufaktur ke depan. Pelaku usaha dinilai masih optimistis terhadap peningkatan produksi dan permintaan pasar dalam beberapa bulan mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Nilai IKBM sebesar 51,37 berarti mayoritas pelaku industri masih berada dalam fase ekspansi, baik dari sisi produksi maupun permintaan,” jelasnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi industri nasional. Beberapa di antaranya meliputi kenaikan biaya logistik global, fluktuasi nilai tukar, tingginya harga bahan baku impor, hingga ketatnya persaingan produk dari negara lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, perubahan kebijakan perdagangan global dan meningkatnya praktik proteksionisme di beberapa negara turut memengaruhi daya saing ekspor Indonesia. Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat kebijakan industri agar produk manufaktur nasional tetap kompetitif di pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agus mengatakan pemerintah terus melakukan identifikasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi pelaku industri di lapangan. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan stimulus dan insentif industri yang lebih tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa kebijakan yang tengah disiapkan meliputi kemudahan perizinan, insentif fiskal, penguatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan akses pembiayaan industri, hingga dukungan terhadap transformasi teknologi dan digitalisasi sektor manufaktur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga terus mendorong hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah produk nasional. Strategi hilirisasi dinilai penting agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain meningkatkan daya saing ekspor, penguatan industri manufaktur juga diarahkan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja. Sektor manufaktur selama ini menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar ekspor diharapkan mampu membuka peluang kerja baru di berbagai subsektor industri. Dengan demikian, pertumbuhan manufaktur dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kebijakan stimulus dan insentif menjadi penting agar pertumbuhan manufaktur dapat berjalan lebih cepat, berkualitas, dan berkelanjutan,” tutur Agus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pemerintah menargetkan rasio ekspor manufaktur Indonesia dapat meningkat secara bertahap tanpa mengurangi kekuatan pasar domestik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan kebijakan yang tepat, sektor manufaktur diproyeksikan tetap menjadi penopang utama ekonomi Indonesia di tengah dinamika perdagangan internasional dan tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.babelinsight.id/sektor-manufaktur-indonesia-ekspansi-di-kuartal-i-2026-meski-tertekan">Sektor Manufaktur Indonesia Ekspansi di Kuartal I 2026 Meski Tertekan</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/09/pemerintah-tingkatkan-ekspor-manufaktur-demi-ekonomi/">Pemerintah Tingkatkan Ekspor Manufaktur demi Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/09/pemerintah-tingkatkan-ekspor-manufaktur-demi-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perusahaan Tingkatkan Kemampuan Impor dan Ekspor</title>
		<link>https://arventra.id/2026/04/13/perusahaan-tingkatkan-kemampuan-impor-dan-ekspor/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/04/13/perusahaan-tingkatkan-kemampuan-impor-dan-ekspor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:53:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=142</guid>

					<description><![CDATA[<p>H2 KAPASITAS IMPOR DAN EKSPOR PERUSAHAAN NINH BINH MENGUAT DI TENGAH DINAMIKA GLOBALH3 Strategi Pengembangan Wilayah dan Penguatan Rantai Nilai Dalam situasi ekonomi global yang bergejolak, perusahaan di Provinsi Ninh Binh menghadapi tantangan rantai pasok dan perdagangan internasional. Namun, kondisi ini juga mendorong peningkatan strategi bisnis berbasis nilai tambah dan efisiensi operasional. Perusahaan kini lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/04/13/perusahaan-tingkatkan-kemampuan-impor-dan-ekspor/">Perusahaan Tingkatkan Kemampuan Impor dan Ekspor</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">H2 KAPASITAS IMPOR DAN EKSPOR PERUSAHAAN NINH BINH MENGUAT DI TENGAH DINAMIKA GLOBAL<br>H3 Strategi Pengembangan Wilayah dan Penguatan Rantai Nilai</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam situasi ekonomi global yang bergejolak, perusahaan di Provinsi Ninh Binh menghadapi tantangan rantai pasok dan perdagangan internasional. Namun, kondisi ini juga mendorong peningkatan strategi bisnis berbasis nilai tambah dan efisiensi operasional. Perusahaan kini lebih aktif memperkuat daya saing untuk masuk lebih dalam ke rantai nilai global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.neraca.co.id/article/235726/bata-fokus-perkuat-produk-dan-akselerasi-pertumbuhan-di-indonesia">Bata Fokus Perkuat Produk dan Akselerasi Pertumbuhan di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah daerah Ninh Binh menerapkan strategi pembangunan berbasis tiga kawasan utama. Wilayah barat daya difokuskan pada warisan budaya, pariwisata, dan industri kreatif. Wilayah utara dikembangkan sebagai pusat teknologi tinggi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Sementara itu, wilayah tenggara diarahkan menjadi gerbang ekonomi maritim dan logistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan ini memperkuat konektivitas antarwilayah dan menciptakan ruang ekonomi baru. Infrastruktur transportasi dan logistik juga dipercepat melalui pembangunan pelabuhan, kawasan industri, dan zona ekonomi pesisir. Langkah ini memberikan dukungan langsung bagi aktivitas impor dan ekspor perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">H3 Transformasi Industri dan Daya Tarik Investasi Daerah</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ninh Binh kini memiliki 20 kawasan industri aktif dengan lebih dari 1.130 proyek investasi domestik dan asing. Pemerintah daerah memperketat perencanaan investasi agar lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi jangka panjang. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem industri yang kompetitif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi ini menarik minat investor dari Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan berbagai negara lain. Fokus investasi diarahkan pada industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. Hal ini memperkuat posisi Ninh Binh sebagai destinasi industri yang berkembang pesat di kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan lokal juga mulai mengadopsi teknologi otomatisasi dan digitalisasi. Langkah ini meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan kualitas produk. Transformasi digital menjadi kebutuhan utama, bukan lagi pilihan bagi pelaku industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">H3 Kinerja Ekspor Industri Otomotif dan Semen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor manufaktur otomotif menjadi salah satu penggerak utama ekspor daerah. Pabrik Hyundai Thanh Cong Vietnam di Kawasan Industri Gian Khau menerapkan sistem produksi otomatis berstandar tinggi. Perusahaan ini memproduksi berbagai model kendaraan untuk pasar domestik dan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2025, pabrik tersebut menargetkan penjualan lebih dari 42.700 unit kendaraan di pasar domestik. Selain itu, ekspor ditargetkan mencapai sekitar 1.400 unit kendaraan. Perusahaan juga memperluas ekspor ke Asia Tenggara, termasuk Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Taiwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Hyundai Thanh Cong Vietnam, Nguyen Minh Son, menyatakan bahwa perusahaan berfokus pada penguatan pasar domestik dan ekspansi global. Perusahaan juga mengembangkan riset produk sesuai kebutuhan pasar dan menerapkan kecerdasan buatan dalam proses produksi. Strategi ini ditujukan untuk memperkuat posisi dalam rantai pasok global Hyundai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor semen juga menunjukkan kontribusi signifikan terhadap ekspor daerah. Thanh Thang Cement Group telah mengekspor sekitar 50 persen produksi tahunannya dalam tiga tahun terakhir. Volume ekspor diperkirakan mencapai lima juta ton per tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Thanh Thang Cement Group, Nguyen Thi Bich Loan, menyampaikan bahwa infrastruktur pasca-merger Ninh Binh membantu efisiensi distribusi. Lokasi strategis dan konektivitas logistik memperkuat kemampuan ekspor perusahaan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">H3 Reformasi Administrasi dan Dukungan Kepabeanan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi Ninh Binh mempercepat reformasi birokrasi untuk mendukung aktivitas impor dan ekspor. Sistem layanan satu pintu diterapkan untuk mempercepat proses perizinan investasi dan administrasi bisnis. Digitalisasi layanan publik juga terus diperluas untuk meningkatkan transparansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Otoritas kepabeanan memainkan peran penting dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional. Sub-Departemen Kepabeanan Wilayah IV menerapkan pendekatan pelayanan berbasis kemitraan dengan pelaku usaha. Sistem ini menekankan efisiensi, transparansi, dan pengurangan hambatan administrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Sub-Departemen Kepabeanan Wilayah IV, Tran Manh Hung, menyebutkan bahwa transformasi digital menjadi fokus utama. Sistem elektronik seperti ECUS6 dan platform pendukung deklarasi bea cukai telah mempercepat proses layanan. Saat ini, seluruh pembayaran pajak dilakukan secara elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini mengurangi kontak langsung, mempercepat proses kepabeanan, dan menekan biaya logistik perusahaan. Sistem ini juga membantu meningkatkan kepastian usaha dalam kegiatan ekspor dan impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">H3 Data Perdagangan dan Prospek Pertumbuhan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kinerja perdagangan Ninh Binh menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada periode 1 Januari hingga 27 Maret 2026, total omzet impor dan ekspor mencapai 14,7 miliar dolar AS. Angka ini meningkat 51,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah perusahaan yang terlibat dalam prosedur kepabeanan mencapai 1.833 entitas. Jumlah deklarasi kepabeanan juga meningkat menjadi 220.859 dokumen. Pendapatan negara dari sektor ini mencapai 1.041 miliar VND, setara 20,4 persen dari target tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga telah menerbitkan 1.951 sertifikat asal barang untuk mendukung ekspor. Langkah ini membantu perusahaan memperoleh tarif preferensial di pasar internasional. Pemerintah juga aktif mendukung implementasi perjanjian perdagangan bebas seperti VIFTA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, Ninh Binh diproyeksikan semakin kuat sebagai pusat industri dan logistik. Perusahaan terus meningkatkan kemampuan impor dan ekspor melalui teknologi, infrastruktur, dan kebijakan yang adaptif. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci utama pertumbuhan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.tempo.co/ekonomi/tekanan-industri-manufaktur-perang-iran-2128468#google_vignette">Pukulan Beruntun Industri Manufaktur</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/04/13/perusahaan-tingkatkan-kemampuan-impor-dan-ekspor/">Perusahaan Tingkatkan Kemampuan Impor dan Ekspor</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/04/13/perusahaan-tingkatkan-kemampuan-impor-dan-ekspor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kaji Pajak Ekspor Batu Bara Secara Hati-hati</title>
		<link>https://arventra.id/2026/03/28/pemerintah-kaji-pajak-ekspor-batu-bara-secara-hati-hati/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/03/28/pemerintah-kaji-pajak-ekspor-batu-bara-secara-hati-hati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 03:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Bara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=93</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAJAK EKSPOR BATU BARA MASIH DIKAJI, PEMERINTAH PILIH LANGKAH HATI-HATIKajian Pajak Ekspor dan Koordinasi Lintas Kementerian Pemerintah masih mengkaji rencana penerapan pajak ekspor batu bara dengan pendekatan yang cermat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum diberlakukan dan masih dibahas bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Fokus utama pembahasan mencakup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/28/pemerintah-kaji-pajak-ekspor-batu-bara-secara-hati-hati/">Pemerintah Kaji Pajak Ekspor Batu Bara Secara Hati-hati</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PAJAK EKSPOR BATU BARA MASIH DIKAJI, PEMERINTAH PILIH LANGKAH HATI-HATI<br>Kajian Pajak Ekspor dan Koordinasi Lintas Kementerian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah masih mengkaji rencana penerapan pajak ekspor batu bara dengan pendekatan yang cermat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum diberlakukan dan masih dibahas bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Fokus utama pembahasan mencakup aspek teknis serta dampaknya terhadap industri dan penerimaan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/03/26/bahlil-pastikan-solar-tak-impor-stok-nasional-aman/"><strong><em>Bahlil Pastikan Solar Tak Impor, Stok Nasional Aman</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak menimbulkan risiko baru, terutama bagi sektor pertambangan yang menjadi salah satu penopang ekspor nasional. Ia menekankan bahwa peningkatan pendapatan negara tetap menjadi prioritas, namun harus dilakukan dengan perhitungan matang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Struktur Kualitas Batu Bara Jadi Pertimbangan Utama</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu faktor penting dalam kajian ini adalah kualitas batu bara Indonesia. Bahlil menjelaskan bahwa batu bara berkalori tinggi sekitar 6.300 kcal hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total produksi nasional, dengan harga berkisar USD140–145 per ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, produksi nasional didominasi batu bara berkalori rendah, seperti 4.100 dan 3.400 kcal, yang mencapai 60 hingga 70 persen. Kondisi ini membuat pemerintah perlu berhati-hati agar kebijakan pajak ekspor tidak menekan daya saing produk Indonesia di pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kebijakan diterapkan tanpa mempertimbangkan komposisi tersebut, pelaku usaha berpotensi menghadapi beban tambahan yang dapat memengaruhi volume ekspor dan keberlanjutan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen Tingkatkan Penerimaan Negara</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah tetap berupaya mencari sumber penerimaan baru. Bahlil menyatakan bahwa langkah ini penting untuk menjaga stabilitas fiskal, terutama saat tekanan ekonomi global semakin sulit diprediksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa kebijakan fiskal harus dirancang secara seimbang, agar mampu meningkatkan pendapatan negara tanpa mengorbankan keberlangsungan industri. Pendekatan ini juga mencerminkan upaya pemerintah menjaga iklim investasi tetap kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana Bea Keluar Mulai April 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, pemerintah menargetkan penerapan bea keluar (BK) untuk batu bara mulai berlaku pada 1 April 2026. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut keputusan final masih menunggu hasil rapat koordinasi lintas kementerian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyampaikan bahwa jadwal implementasi sangat bergantung pada hasil pembahasan terakhir. Pemerintah masih menyempurnakan detail teknis, termasuk besaran tarif yang akan dikenakan kepada eksportir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain batu bara, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan serupa untuk komoditas nikel. Langkah ini menjadi bagian dari strategi optimalisasi penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harga Global Tinggi Dorong Percepatan Kebijakan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi harga batu bara global yang masih tinggi menjadi salah satu faktor pendorong percepatan kebijakan. Saat ini, harga batu bara berada di atas USD135 per ton, sehingga dinilai sebagai momentum strategis untuk meningkatkan pendapatan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Purbaya menyebut pemerintah dapat mempercepat implementasi jika situasi mendesak. Namun, keputusan tetap mempertimbangkan kondisi industri agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Respons Industri dan Tantangan Implementasi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana kebijakan ini mendapat respons beragam dari pelaku industri tambang. Sebagian besar pelaku usaha menilai bea keluar berpotensi menambah beban operasional, terutama di tengah fluktuasi pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, pemerintah melihat kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan fiskal dan keberlanjutan sektor energi. Dialog antara pemerintah dan pelaku industri terus dilakukan untuk mencari titik temu terbaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penutup: Menjaga Keseimbangan di Tengah Ketidakpastian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam merumuskan kebijakan pajak ekspor batu bara. Di satu sisi, kebutuhan meningkatkan penerimaan negara semakin mendesak. Di sisi lain, stabilitas industri dan daya saing ekspor harus tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang hati-hati dan berbasis data, pemerintah berupaya memastikan kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat jangka panjang. Keputusan final diharapkan dapat mencerminkan keseimbangan antara kepentingan fiskal, industri, dan kondisi pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6303865/pt-gbp-divonis-denda-rp-214-miliar-usai-sampaikan-spt-tak-benar"><strong><em>PT GBP Divonis Denda Rp 214 Miliar Usai Sampaikan SPT Tak Benar</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/28/pemerintah-kaji-pajak-ekspor-batu-bara-secara-hati-hati/">Pemerintah Kaji Pajak Ekspor Batu Bara Secara Hati-hati</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/03/28/pemerintah-kaji-pajak-ekspor-batu-bara-secara-hati-hati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bos Tambang Minta Kelonggaran Ekspor Saat Harga Naik</title>
		<link>https://arventra.id/2026/03/23/bos-tambang-minta-kelonggaran-ekspor-saat-harga-naik/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/03/23/bos-tambang-minta-kelonggaran-ekspor-saat-harga-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 13:19:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomasi & Robotika Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=82</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kenaikan Harga Komoditas Global Dorong Industri Tambang Minta Relaksasi EksporGeopolitik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga dan Permintaan Mineral Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga energi dan komoditas tambang global. Kondisi ini membuka peluang bagi industri tambang Indonesia untuk meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara. Pelaku usaha pun mulai mendorong pemerintah agar memberikan kelonggaran dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/23/bos-tambang-minta-kelonggaran-ekspor-saat-harga-naik/">Bos Tambang Minta Kelonggaran Ekspor Saat Harga Naik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan Harga Komoditas Global Dorong Industri Tambang Minta Relaksasi Ekspor<br>Geopolitik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga dan Permintaan Mineral</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga energi dan komoditas tambang global. Kondisi ini membuka peluang bagi industri tambang Indonesia untuk meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara. Pelaku usaha pun mulai mendorong pemerintah agar memberikan kelonggaran dalam produksi dan ekspor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://arventra.id/2026/03/23/harga-minyak-naik-investor-beralih-dari-emas/">Harga Minyak Naik, Investor Beralih dari Emas</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asosiasi Tambang Indonesia (IMA) menilai momentum kenaikan harga komoditas harus dimanfaatkan secara optimal. Sekretaris Jenderal IMA, Tony Wenas, menyebut meningkatnya harga mencerminkan lonjakan permintaan global. Menurutnya, situasi ini tidak hanya berdampak pada batu bara, tetapi juga berbagai komoditas mineral lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Tambang Melihat Momentum Peningkatan Produksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tony menjelaskan bahwa kenaikan harga komoditas merupakan sinyal kuat meningkatnya kebutuhan pasar internasional. Ia menilai perusahaan tambang nasional berada pada posisi strategis untuk merespons kondisi tersebut. Dengan meningkatkan produksi dan ekspor, perusahaan dapat memperbesar keuntungan sekaligus menambah pemasukan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa kebijakan relaksasi ekspor akan memberikan efek ganda. Negara berpotensi memperoleh tambahan devisa, sementara perusahaan dapat memperluas pangsa pasar global. Dalam situasi harga tinggi, kecepatan respons menjadi faktor penting agar Indonesia tidak tertinggal dari negara produsen lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Antisipasi Dampak Jangka Panjang Konflik Energi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, pelaku industri tetap mencermati risiko jangka panjang dari konflik geopolitik. Ketidakstabilan di Timur Tengah berpotensi mengganggu rantai pasok energi global. Hal ini dapat berdampak pada biaya operasional dan distribusi di sektor pertambangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tony menegaskan bahwa setiap perusahaan telah menyiapkan strategi mitigasi. Langkah ini mencakup efisiensi operasional, diversifikasi pasar, serta penguatan manajemen risiko. Menurutnya, ketahanan perusahaan dalam menghadapi gejolak global akan menjadi kunci keberlanjutan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lonjakan Harga Minyak Dunia Perkuat Tren Kenaikan Komoditas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan harga komoditas tambang tidak terlepas dari melonjaknya harga minyak dunia. Pada 20 Maret 2026, harga minyak Brent menembus USD 112,19 per barel. Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat mencapai USD 98,32 per barel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lonjakan ini dipicu oleh gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah. Irak menyatakan keadaan kahar karena tidak dapat menyalurkan minyak melalui Selat Hormuz. Serangan drone terhadap fasilitas kilang di Kuwait juga memperparah situasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gangguan distribusi energi global meningkatkan kekhawatiran pasar. Beberapa analis bahkan memperkirakan harga minyak dapat menembus USD 180 per barel jika konflik terus berlanjut. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan lanjutan pada harga komoditas tambang lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan Global Berpotensi Redam Tekanan Harga</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Amerika Serikat mempertimbangkan langkah untuk menstabilkan pasar energi. Salah satu opsi yang dibahas adalah pencabutan sanksi terhadap minyak Iran yang tersimpan di kapal tanker. Volume yang diperkirakan mencapai 140 juta barel dapat membantu menambah pasokan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini bertujuan meredam lonjakan harga yang berpotensi menekan ekonomi global. Namun, efektivitas kebijakan tersebut masih bergantung pada dinamika konflik dan respons pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prospek Industri Tambang Indonesia ke Depan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jangka pendek, industri tambang Indonesia berpeluang meraih keuntungan dari tingginya harga komoditas. Namun, peluang ini harus diimbangi dengan kebijakan yang adaptif dan pengelolaan risiko yang matang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika pemerintah memberikan kelonggaran ekspor secara terukur, sektor tambang dapat menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, stabilitas geopolitik dan kebijakan energi global akan menjadi faktor penentu arah industri ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/saham/read/6302556/bursa-asia-melemah-awal-pekan-kospi-dan-nikkei-jatuh-4"><strong><em>Bursa Asia Melemah Awal Pekan, Kospi dan Nikkei Jatuh 4%</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/23/bos-tambang-minta-kelonggaran-ekspor-saat-harga-naik/">Bos Tambang Minta Kelonggaran Ekspor Saat Harga Naik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/03/23/bos-tambang-minta-kelonggaran-ekspor-saat-harga-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
