PPN dan BPH Migas Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Timur

Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan BPH Migas memastikan stok energi, termasuk BBM, LPG, dan avtur, di wilayah Indonesia Timur dalam kondisi aman dan siap distribusi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying agar pasokan tetap stabil bagi seluruh konsumen.

Kegiatan ini dilakukan melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026, dengan peninjauan langsung ke infrastruktur strategis di Sulawesi Selatan, termasuk Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Integrated Terminal Makassar, SPPBE Patra Trading, serta SPBU 74.901.15 Samratulangi.

baca juga”Bahlil Prioritaskan Ganti PLTD Jadi PLTS di Sejumlah Wilayah

Peninjauan Langsung untuk Memastikan Kesiapan Pasokan Energi

Peninjauan dilakukan untuk mengecek kesiapan distribusi energi menjelang arus mudik dan puncak konsumsi selama Lebaran. Menurut Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ketersediaan BBM dan LPG cukup dan aman.

“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok energi, terutama BBM dan LPG, aman. Konsumen diharapkan tidak membeli secara berlebihan karena pasokan telah terjamin,” jelas Mahmud saat kunjungan di Makassar, Jumat (13/3/2026).

Selain mengecek kuantitas, tim juga meninjau kualitas produk, memastikan produk yang diterima konsumen memenuhi standar yang ditetapkan, terutama pada SPBU yang melayani arus tinggi.

Peran BPH Migas dan Dewan Energi Nasional

Kegiatan ini juga melibatkan Komite BPH Migas Harya Adityawarman dan Hasbi Anshory, serta Anggota Dewan Energi Nasional Johni Jonatan Numberi, yang ikut meninjau jalannya distribusi energi. Tim memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal sehingga seluruh rantai distribusi BBM, LPG, dan avtur siap menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat.

Menurut Alimuddin Baso, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026 dibentuk untuk menjaga layanan energi tetap berjalan lancar. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat yang berlibur atau melakukan mudik dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Infrastruktur Strategis di Sulawesi: Tulang Punggung Distribusi Energi

Integrated Terminal Makassar menjadi pusat distribusi BBM untuk wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi, Maluku, dan Papua. Alimuddin Baso menekankan, “Hampir 60% backbone supply BBM di Timur melewati terminal ini, sehingga perannya sangat vital untuk memastikan distribusi energi lancar.”

Selain BBM dan LPG, kesiapan avtur juga menjadi prioritas, mengingat Bandara Sultan Hasanuddin merupakan hub penerbangan utama di kawasan ini. Peninjauan juga mencakup SPBU 74.902.32 Urip Sumoharjo, serta pangkalan LPG di area SPBU, untuk memastikan masyarakat dan pelaku transportasi dapat memperoleh energi secara optimal.

Layanan dan Pelayanan di SPBU Dapat Respons Positif

Sejumlah pelanggan mengapresiasi layanan SPBU Pertamina menjelang Idulfitri. Enal, pelanggan SPBU Samratulangi, menilai pengisian BBM berjalan lancar tanpa antre panjang. Muhammad Fadli menambahkan, pelayanan operator sangat ramah dan membantu, membuat proses pengisian BBM mudah bagi semua pelanggan.

Di SPBU Urip Sumoharjo, Dewi Astuti menyebut fasilitas SPBU memudahkan konsumen, termasuk ruang salat dan toilet bersih. “Pelayanan ini sangat membantu, terutama menjelang arus mudik dan Lebaran,” ujarnya.

Kesiapan Menghadapi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang

Selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga menyiagakan seluruh fasilitas utama untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM dan LPG. Dengan koordinasi aktif bersama ESDM dan BPH Migas, tim Satgas dapat merespons perubahan permintaan secara cepat, menjaga pasokan tetap aman bagi masyarakat dan sektor transportasi.

Selain itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan energi juga melakukan monitoring distribusi harian untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi di daerah wisata dan jalur mudik utama. Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak perlu menimbun energi berlebihan, karena pasokan telah dijamin.

Kesimpulan: Distribusi Energi Aman dan Terjamin

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok BBM hingga LPG di Indonesia Timur aman dan mencukupi, baik untuk masyarakat umum maupun transportasi udara. Kesiapan distribusi ini menegaskan efektivitas koordinasi antara pemerintah dan operator energi, serta pentingnya peran infrastruktur strategis seperti Integrated Terminal Makassar dan Aviation Fuel Terminal Hasanuddin.

Dengan langkah-langkah ini, masyarakat dapat merasa aman saat mudik Lebaran, sementara Pertamina dan pemerintah tetap menjaga ketersediaan energi nasional, sekaligus meminimalkan risiko gangguan pasokan di masa libur panjang.

baca juga”Harga Minyak Mentah Diprediksi Tembus USD 105 per Barel saat Libur Idul Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *