Kawan Lama Group Perluas Bisnis Manufaktur Nasional

Kawan Lama Group

Kawan Lama Group Perkuat Bisnis Manufaktur untuk Dukung Ekosistem Industri Nasional

Kawan Lama Group
memperkuat lini bisnis manufaktur sebagai strategi utama dalam menghadapi persaingan produk impor sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional. Langkah tersebut dilakukan dengan memperluas kapasitas produksi dan memperkuat integrasi antara sektor manufaktur dan jaringan ritel perusahaan.

Baca Juga “Langkah naik kelas industri manufaktur Indonesia

Perusahaan menempatkan manufaktur sebagai salah satu pilar penting dalam pengembangan bisnis jangka panjang. Strategi ini juga mendukung kebutuhan produk bagi unit usaha ritel yang telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi Manufaktur Jadi Fokus Pengembangan Perusahaan
Kawan Lama Group Percepat Penguatan Produksi Dalam Negeri

Strategic Marketing Services Director Adeline Ausy Setiawan mengatakan perusahaan saat ini memprioritaskan percepatan pengembangan sektor manufaktur.

Menurutnya, penguatan produksi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah tingginya produk impor di pasar domestik.

“Pilar yang ingin kami accelerate lebih kencang adalah manufacturing, karena itu memang kita perlukan,” ujar Ausy dalam keterangan perusahaan, Senin (11/5/2026).

Saat ini, Kawan Lama Group telah mengoperasikan tiga fasilitas produksi utama. Salah satunya berada di kawasan Cikande dengan luas sekitar 110 ribu meter persegi. Selain itu, perusahaan juga memiliki fasilitas produksi di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal seluas 31 ribu meter persegi.

Produk Manufaktur Diperluas ke Furnitur dan Peralatan Teknik
Perusahaan Produksi Sofabed hingga Sepatu Safety

Selain memperkuat lini produk rumah tangga dan furnitur, perusahaan juga mulai memperluas produksi ke berbagai sektor lain. Kawan Lama Group kini memproduksi matras, sofabed, hingga sepatu safety untuk kebutuhan industri dan konsumen domestik.

Ausy menyebut perusahaan saat ini menjadi salah satu produsen sofabed terbesar di Indonesia. Diversifikasi produk dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar manufaktur nasional.

“Sekarang kita sudah mulai macam-macam juga. Kita juga buat sepatu safety,” kata Ausy.

Berdasarkan profil perusahaan, unit manufaktur Kawan Lama juga memproduksi berbagai kebutuhan rumah tangga dan perkantoran, termasuk kursi kantor, bean bag, hingga peralatan teknis seperti kompor gas portabel.

Transfer Teknologi Jadi Strategi Pengembangan Industri
Kawan Lama Group Gandeng Mitra Internasional

Vice President of Corporate Affairs, Corporate Communications & Sustainability Melinda Pudjo mengatakan perusahaan juga fokus meningkatkan penguasaan teknologi industri melalui kerja sama dengan mitra internasional.

Menurut Melinda, skema joint venture atau kerja sama strategis dilakukan untuk mempercepat transfer pengetahuan dan pengembangan teknologi manufaktur modern, termasuk di bidang robotika.

“Percepatan transfer knowledge itu penting. Ada beberapa JV juga. Ahlinya datang, kita belajar, termasuk robotiknya,” ujar Melinda.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemampuan produksi industri nasional.

Ekosistem Retail dan Produksi Jadi Keunggulan Perusahaan
Jaringan Ritel Dinilai Mempermudah Penyerapan Produk

Kawan Lama Group menilai sinergi antara fasilitas produksi dan jaringan ritel internal menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan. Produk hasil manufaktur dapat langsung diserap oleh berbagai unit bisnis ritel seperti AZKO
dan Informa
.

Menurut Melinda, banyak perusahaan manufaktur menghadapi tantangan dalam distribusi produk. Namun, Kawan Lama Group memiliki ekosistem bisnis yang memungkinkan hasil produksi terserap secara berkelanjutan.

“Ketika kita bicara produksi, banyak pabrik bingung mau jual ke mana. Makanya kami bicara ekosistem,” ujarnya.

Model bisnis berbasis ekosistem ini dinilai membantu perusahaan menjaga efisiensi rantai pasok sekaligus memperkuat stabilitas produksi.

Target Jangka Panjang Fokus pada Ekspor dan Penguatan SDM
Produk Lokal Didorong Masuk Pasar Internasional

Selain memperkuat pasar domestik, perusahaan juga menargetkan peningkatan kapasitas ekspor dalam jangka panjang. Beberapa produk manufaktur Kawan Lama Group saat ini telah dipasarkan ke luar negeri.

Melinda mengatakan perusahaan berharap pengembangan industri manufaktur dapat mendorong peningkatan kemampuan tenaga kerja lokal melalui transfer teknologi dan investasi asing.

“Harapannya kita punya scalability, transfer knowledge, dan kita bisa ekspor,” katanya.

Meski masih menggunakan sebagian produk impor untuk menjaga efisiensi operasional, perusahaan menilai penguatan industri dalam negeri tetap menjadi prioritas utama dalam strategi bisnis jangka panjang.

Pengamat industri menilai langkah ekspansi manufaktur yang dilakukan Kawan Lama Group mencerminkan tren perusahaan besar yang mulai memperkuat produksi domestik di tengah ketidakpastian rantai pasok global. Selain meningkatkan daya saing produk lokal, strategi tersebut juga berpotensi memperluas lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional.

Baca Juga “Jalan Sunyi Hendro Wijayanto, Ubah Bengkel Jadi Perusahaan Manufaktur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *