Manufacturing Surabaya 2026 Tampilkan Inovasi Manufaktur

manufacturing

Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Inovasi Teknologi dan Investasi Industri Jawa Timur
Pameran Manufaktur Hadirkan Kolaborasi Industri dari 17 Negara

Manufacturing Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convention & Exhibition Center (Convex), Surabaya, pada Rabu (15/7/2026). Pameran industri manufaktur terbesar di kawasan timur Indonesia ini berlangsung hingga 18 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 150 perusahaan dari 17 negara.

Memasuki penyelenggaraan ke-20, Manufacturing Surabaya 2026 menjadi ruang strategis bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terbaru, membangun jaringan bisnis, serta membuka peluang investasi. Ajang ini mempertemukan perusahaan manufaktur, penyedia solusi teknologi, pemerintah, asosiasi industri, akademisi, dan investor.

Baca Juga “Di Balik Pabrik yang Makin Besar tetapi Margin Justru Makin Tertekan

Pameran yang diselenggarakan PT Pamerindo Indonesia tersebut mengusung semangat percepatan transformasi industri. Fokus utama kegiatan ini adalah mendorong penerapan teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing sektor manufaktur Indonesia.

Kehadiran Manufacturing Surabaya 2026 juga sejalan dengan perkembangan industri pengolahan Jawa Timur yang terus menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Berdasarkan data Bappeda Jawa Timur, industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar 31,45 persen terhadap perekonomian Jawa Timur pada triwulan I 2026.

Jawa Timur Perkuat Peran Sebagai Pusat Manufaktur Nasional

Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, menyampaikan bahwa Manufacturing Surabaya telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran teknologi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri.

“Hari ini menjadi awal berbagai kolaborasi yang kami harapkan memberi dampak nyata bagi industri. Transformasi manufaktur tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kemampuan pelaku industri membangun jejaring, berbagi pengetahuan, serta memperkuat rantai pasok,” ujar Meysia.

Ia menjelaskan bahwa peserta Manufacturing Surabaya 2026 dapat menemukan berbagai solusi industri, mitra strategis, serta peluang bisnis baru. Hal tersebut diharapkan mampu membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan memperkuat posisi dalam persaingan global.

Penyelenggaraan pameran ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai Jawa Timur memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.

Menurut Emil, keunggulan Jawa Timur terletak pada keberadaan kawasan industri, infrastruktur logistik, serta konektivitas rantai pasok yang terus berkembang. Faktor tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi industri di wilayah tersebut.

“Potensi besar tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, penyedia teknologi, dan pelaku industri agar transformasi berjalan lebih cepat. Langkah ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global,” kata Emil.

Integrasi Teknologi Manufaktur Hingga Energi Dalam Satu Ekosistem

Manufacturing Surabaya 2026 tidak hanya menghadirkan sektor manufaktur umum, tetapi juga menggabungkan berbagai pameran industri pendukung. Beberapa agenda yang berlangsung bersamaan meliputi Machine Tools Surabaya, Tools & Hardware Surabaya, Industrial Automation & Logistics Surabaya, serta Growtech Indonesia.

Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya yang mencakup Electric Power Indonesia dan Water Indonesia. Integrasi berbagai sektor tersebut bertujuan menciptakan ekosistem industri yang lebih terhubung.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pameran ini mendorong perusahaan untuk mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi otomasi, sistem logistik modern, serta solusi energi menjadi bagian penting dalam mendukung manufaktur berkelanjutan.

Sejumlah perusahaan internasional dan nasional turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beberapa di antaranya adalah Gardner Denver, Sodick, dan Trakindo Indonesia yang menampilkan solusi serta teknologi untuk kebutuhan industri.

Agenda Bisnis Buka Peluang Investasi dan Kemitraan Baru

Selain menampilkan teknologi industri, Manufacturing Surabaya 2026 menghadirkan berbagai program pendukung untuk memperluas peluang bisnis. Kegiatan tersebut mencakup Forklift Hero Competition edisi ketiga, Kaizen Clinic, HSE Championship, dan Business Matching Programme.

Program business matching dirancang untuk mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat menjajaki kerja sama baru, memperluas jaringan pemasaran, dan mencari peluang investasi.

Panitia menargetkan lebih dari 9.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.Jumlah tersebut meningkat sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengunjung berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomasi industri, energi, agrikultur, hingga industri pendukung lainnya. Kehadiran berbagai sektor tersebut menunjukkan semakin luasnya kebutuhan terhadap teknologi dan inovasi industri.

Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Indonesia

Manufacturing Surabaya 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem manufaktur. Pameran ini membuka ruang kolaborasi antara industri, pemerintah, dan penyedia teknologi untuk menghadapi tantangan industri global.

Melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, dan kemitraan bisnis, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan peluang investasi baru. Kolaborasi tersebut juga berpotensi memperkuat rantai pasok industri nasional.

Dengan dukungan infrastruktur dan pertumbuhan sektor industri pengolahan, Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai pusat manufaktur Indonesia. Manufacturing Surabaya 2026 menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi industri menuju sektor yang lebih inovatif, produktif, dan kompetitif.

Baca Juga “Pohon Bisnis Bakrie Group, Dari Tambang, Properti hingga Kendaraan Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *