Solusi AI dan Storage Huawei Dorong Produktivitas Smart Factory
Transformasi digital di sektor manufaktur terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap sistem produksi yang cepat, efisien, dan minim gangguan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk menghadirkan solusi jaringan dan storage berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) guna membantu perusahaan manufaktur mengurangi risiko downtime.
Baca Juga “Apindo Sebut Sektor Manufaktur Paling Terdampak Pelemahan Rupiah, tapi Tak Bisa Naikkan Harga“
Perusahaan teknologi di bawah naungan PT Multipolar Tbk itu menawarkan dua solusi utama, yaitu Huawei iMaster NCE-Campus dan Huawei OceanStor Dorado. Kedua teknologi tersebut dikembangkan oleh Huawei dengan Multipolar Technology sebagai networking partner di Indonesia.
Solusi Smart Factory Dirancang untuk Operasional Industri Modern
Division Head Network Presales Multipolar Technology, Budianto Chandra, mengatakan solusi tersebut dirancang untuk mendukung operasional manufaktur yang lebih andal, aman, fleksibel, dan efisien.
Pernyataan itu disampaikan dalam seminar bertajuk “Smart Factory in Action: Stop Downtime, Start Performance” yang digelar di Holiday Inn Cikarang, Bekasi.
Menurut Budianto, industri manufaktur modern membutuhkan jaringan yang mampu menghubungkan area produksi, gudang, kantor, kamera pengawas, dashboard monitoring, hingga pusat data secara terintegrasi.
Selain itu, sistem jaringan juga harus mendukung berbagai perangkat industri seperti robotic arm, autonomous guided vehicle, warehouse management system, dan sensor Internet of Things (IoT) secara real-time.
“Huawei iMaster NCE-Campus hadir untuk menyederhanakan pengelolaan konektivitas jaringan yang kompleks,” ujar Budianto.
Huawei iMaster NCE-Campus Gunakan AI untuk Kelola Jaringan Industri
Huawei iMaster NCE-Campus mengusung unified IT/OT management yang memungkinkan perusahaan mengelola ribuan perangkat jaringan dan puluhan ribu terminal secara bersamaan.
Salah satu keunggulan utamanya terletak pada kemampuan otomatisasi jaringan berbasis AI. Teknologi ini membantu perusahaan mempercepat proses pengelolaan jaringan sekaligus meminimalkan potensi gangguan operasional.
Solusi tersebut juga mendukung fitur plug-and-play provisioning yang memungkinkan proses onboarding perangkat jaringan baru berjalan lebih cepat dan efisien.
Selain itu, access point Wi-Fi 7 yang terintegrasi mampu menghadirkan konektivitas stabil tanpa blindspot di area industri dengan lalu lintas data tinggi.
AI-Based Monitoring Bantu Cegah Downtime Produksi
Platform iMaster NCE-CampusInsight yang terintegrasi dalam sistem ini dilengkapi teknologi AI-based root cause analysis dan network digital map.
Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan memantau performa jaringan, pengalaman pengguna, dan aplikasi dalam satu dashboard terpadu atau single pane of glass management.
Sistem ini juga mendukung lebih dari 27 protokol operational technology (OT) seperti Modbus, Profinet, dan Onvif. Dukungan tersebut membantu perusahaan mendeteksi sekaligus memblokir ancaman siber yang dapat mengganggu proses produksi.
Dengan sistem monitoring berbasis AI, potensi gangguan jaringan dapat diidentifikasi lebih cepat sehingga downtime di lini produksi bisa dicegah.
Huawei OceanStor Dorado Percepat Akses Data dan Disaster Recovery
Untuk mendukung kecepatan akses data, Huawei menghadirkan solusi storage generasi terbaru melalui OceanStor Dorado.
Menurut Budianto, storage kini bukan lagi sekadar pendukung infrastruktur teknologi informasi. Dalam industri manufaktur modern, storage telah menjadi strategic enabler yang menentukan kecepatan dan stabilitas operasional perusahaan.
OceanStor Dorado dibekali teknologi FlashLink Algorithms yang mampu meningkatkan efisiensi cache hingga 50 persen dan mempercepat rekonstruksi data sampai 20 kali lebih cepat.
Teknologi tersebut juga membantu menurunkan latensi sistem penyimpanan sehingga akses data dapat berlangsung lebih stabil dan responsif.
Sistem Storage Tetap Berjalan Meski Terjadi Gangguan Disk
OceanStor Dorado memiliki fitur RAID-TP yang memungkinkan sistem tetap beroperasi meski terjadi kerusakan pada tiga disk secara bersamaan.
Selain itu, solusi ini mampu menangani kegagalan hingga tujuh controller dari total delapan controller tanpa menghentikan proses produksi perusahaan.
Kemampuan disaster recovery dan business continuity yang dimiliki OceanStor Dorado menjadi nilai tambah penting bagi perusahaan manufaktur yang membutuhkan sistem operasional tanpa gangguan.
Smart Factory Jadi Kunci Daya Saing Industri Manufaktur
Kolaborasi antara Huawei iMaster NCE-Campus dan OceanStor Dorado dinilai mampu menjadi fondasi penting dalam pengembangan smart factory di Indonesia.
Menurut Budianto, integrasi solusi jaringan dan storage berbasis AI membantu perusahaan menciptakan sistem produksi yang lebih aman, efisien, dan minim downtime.
“Perusahaan manufaktur dapat menjadi lebih produktif, inovatif, dan kompetitif dibandingkan kompetitor,” ujarnya.
Transformasi digital berbasis AI kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri manufaktur global. Perusahaan yang mampu membangun sistem operasional terintegrasi dinilai akan lebih siap menghadapi tantangan industri modern yang semakin mengandalkan data dan otomatisasi.
Baca Juga “Epicor Dorong Transformasi Digital Manufaktur Indonesia Lewat ERP dan AI“