<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LPG Archives - arventra.id</title>
	<atom:link href="https://arventra.id/tag/lpg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://arventra.id/tag/lpg/</link>
	<description>Wawasan Inovasi Industri &#38; Teknologi Manufaktur Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 10:40:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Skema Distribusi CNG ke Rumah Tangga, Ini Penjelasannya</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/27/skema-distribusi-cng-ke-rumah-tangga-ini-penjelasannya/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/27/skema-distribusi-cng-ke-rumah-tangga-ini-penjelasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[CNG]]></category>
		<category><![CDATA[Gas]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=369</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Siapkan Skema Distribusi CNG untuk Rumah Tangga, Penyaluran Mengikuti Sistem LPG Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mematangkan program penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif energi untuk rumah tangga. Salah satu langkah yang disiapkan adalah membangun sistem distribusi CNG yang mengadopsi mekanisme penyaluran liquefied petroleum gas (LPG), sehingga masyarakat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/27/skema-distribusi-cng-ke-rumah-tangga-ini-penjelasannya/">Skema Distribusi CNG ke Rumah Tangga, Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pemerintah Siapkan Skema Distribusi CNG untuk Rumah Tangga, Penyaluran Mengikuti Sistem LPG</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mematangkan program penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif energi untuk rumah tangga. Salah satu langkah yang disiapkan adalah membangun sistem distribusi CNG yang mengadopsi mekanisme penyaluran liquefied petroleum gas (LPG), sehingga masyarakat dapat menggunakan energi baru tersebut tanpa harus membeli tabung gas sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skema distribusi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG sekaligus meningkatkan pemanfaatan gas bumi yang tersedia melimpah di dalam negeri. Selain menekan impor, program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi beban subsidi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa distribusi CNG akan memanfaatkan pola yang selama ini telah diterapkan pada LPG. Pemerintah akan melibatkan PT Pertamina (Persero) bersama jaringan agen dan pangkalan agar proses penyaluran kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Laode, penggunaan sistem distribusi yang sudah dikenal masyarakat akan memudahkan implementasi program saat mulai dijalankan. Dengan demikian, pemerintah tidak perlu membangun mekanisme distribusi yang benar-benar baru dari awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Polanya mengikuti LPG. Ada fungsi agen dan pangkalan, sehingga harus dikerjasamakan dengan Pertamina,&#8221; kata Laode di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (26/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam skema tersebut, tabung CNG tidak akan dijual kepada masyarakat. Seluruh tabung menjadi aset badan usaha yang ditunjuk pemerintah atau perusahaan penyedia energi. Konsumen cukup membawa tabung kosong ke pangkalan untuk ditukarkan dengan tabung yang telah berisi gas, sebagaimana mekanisme pertukaran tabung LPG saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan sistem tersebut, masyarakat hanya membayar isi gas yang digunakan. Model ini dinilai mampu menjaga standar keamanan tabung sekaligus mempermudah proses pengawasan terhadap kelayakan peralatan yang beredar di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tabung itu milik badan usaha. Masyarakat tinggal tukar tabung dan hanya membeli isi gasnya,&#8221; ujar Laode.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai konsep tersebut dapat memberikan kepastian mengenai kualitas tabung yang digunakan. Seluruh proses pemeriksaan, perawatan, hingga penggantian tabung yang sudah tidak layak pakai menjadi tanggung jawab badan usaha, sehingga aspek keselamatan pengguna tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/25/serbuk-sorgum-jadi-sumber-energi-baru-untuk-pltu/"><strong><em>Serbuk Sorgum Jadi Sumber Energi Baru untuk PLTU</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Distribusi CNG Memanfaatkan Infrastruktur Agen dan Pangkalan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan jaringan agen dan pangkalan LPG menjadi salah satu alasan utama pemerintah memilih model distribusi tersebut. Infrastruktur distribusi LPG telah menjangkau berbagai wilayah Indonesia sehingga dinilai lebih efisien dibandingkan membangun sistem distribusi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kerja sama dengan Pertamina, pemerintah berharap distribusi CNG dapat dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah. Tahapan implementasi juga akan mempertimbangkan ketersediaan pasokan gas serta kesiapan fasilitas pengisian tabung CNG.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mempercepat penyaluran kepada masyarakat, penggunaan jaringan distribusi yang sudah ada juga diharapkan dapat menekan biaya investasi awal. Dengan demikian, proses transisi dari LPG menuju CNG dapat berlangsung lebih efisien tanpa mengganggu pasokan energi rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga akan menyiapkan standar operasional mengenai penyimpanan, pengangkutan, dan pengisian tabung CNG. Langkah tersebut diperlukan karena CNG menggunakan tekanan tinggi sehingga membutuhkan prosedur keselamatan yang berbeda dibandingkan LPG.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Program Konversi CNG Bertujuan Mengurangi Impor LPG</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan program konversi sebagian konsumsi LPG menjadi CNG. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi energi nasional sekaligus upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama ini kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mengalokasikan anggaran subsidi yang cukup tinggi setiap tahun. Dengan memanfaatkan gas bumi domestik, pemerintah berharap pengeluaran negara dapat ditekan secara bertahap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, Indonesia memiliki cadangan gas yang sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Gas dengan kandungan metana dan etana atau C1 dan C2 dinilai sangat sesuai untuk diolah menjadi compressed natural gas sebagai bahan bakar rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita harus melakukan bauran energi. Salah satunya dengan mendorong penggunaan CNG karena bahan bakunya melimpah di Indonesia,&#8221; kata Bahlil dalam Energy Forum di Hotel Borobudur, Kamis (25/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, kebutuhan gas untuk menggantikan konsumsi LPG nasional diperkirakan tidak lebih dari 800 million standard cubic feet per day (MMSCFD). Dengan kapasitas tersebut, pemerintah menilai pasokan gas domestik mampu memenuhi kebutuhan program konversi apabila dijalankan secara bertahap.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cadangan Gas Baru Dinilai Mampu Mendukung Program CNG</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Optimisme pemerintah terhadap program konversi juga didukung oleh penemuan sejumlah cadangan gas baru. Salah satunya berasal dari temuan perusahaan energi ENI di Kalimantan Timur yang memiliki potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (TCF).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, masih terdapat tambahan potensi sekitar 2 TCF yang diperkirakan dapat dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang. Lapangan gas tersebut ditargetkan mulai berproduksi pada periode 2028 hingga 2029 sehingga dapat memperkuat pasokan gas untuk kebutuhan domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai peningkatan produksi gas nasional akan membuka peluang lebih besar untuk mengurangi impor energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri. Tidak hanya sektor rumah tangga, pemanfaatan gas bumi juga diproyeksikan mendukung sektor industri dan transportasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Uji Coba CNG Masih Berlangsung Sebelum Implementasi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum diterapkan secara luas, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) masih melaksanakan uji coba tahap ketiga penggunaan CNG untuk rumah tangga. Pengujian dilakukan guna memastikan aspek keamanan, keandalan distribusi, serta kenyamanan penggunaan oleh masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tabung yang digunakan memiliki ukuran setara LPG 3 kilogram agar mudah digunakan oleh rumah tangga. Teknologi tersebut menggunakan tekanan sekitar 200 hingga 250 bar dan telah dirancang kompatibel dengan kompor yang saat ini digunakan masyarakat sehingga tidak memerlukan penggantian peralatan memasak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil uji coba nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan regulasi, standar teknis, serta sistem distribusi sebelum program diperluas ke berbagai daerah. Pemerintah juga akan mengevaluasi kesiapan fasilitas pengisian CNG, jaringan distribusi, hingga mekanisme pengawasan terhadap keselamatan penggunaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, program konversi CNG diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Selain mengurangi ketergantungan pada impor LPG, kebijakan ini juga berpotensi meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik, menghemat devisa negara, serta menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7893909/tak-hanya-diekspor-gas-natuna-kini-mengalir-ke-dalam-negeri"><strong><em>Tak Hanya Diekspor, Gas Natuna Kini Mengalir ke Dalam Negeri</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/27/skema-distribusi-cng-ke-rumah-tangga-ini-penjelasannya/">Skema Distribusi CNG ke Rumah Tangga, Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/27/skema-distribusi-cng-ke-rumah-tangga-ini-penjelasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahlil Ajukan Anggaran Rp815,5 M untuk Kompor Listrik</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/17/bahlil-ajukan-anggaran-rp8155-m-untuk-kompor-listrik/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/17/bahlil-ajukan-anggaran-rp8155-m-untuk-kompor-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 03:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi Material & Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Kompor Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bahlil Ajukan Anggaran Rp 815,56 Miliar untuk Program Kompor Listrik demi Kurangi Impor LPG Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran sebesar Rp 815,56 miliar untuk program pengadaan kompor listrik pada tahun anggaran 2027. Usulan tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/17/bahlil-ajukan-anggaran-rp8155-m-untuk-kompor-listrik/">Bahlil Ajukan Anggaran Rp815,5 M untuk Kompor Listrik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Bahlil Ajukan Anggaran Rp 815,56 Miliar untuk Program Kompor Listrik demi Kurangi Impor LPG</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran sebesar Rp 815,56 miliar untuk program pengadaan kompor listrik pada tahun anggaran 2027. Usulan tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gas elpiji (LPG) yang masih cukup tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program kompor listrik dimasukkan dalam rencana anggaran Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE). Dari total pagu anggaran Ditjen EBTKE yang diusulkan mencapai Rp 1,813 triliun, porsi terbesar dialokasikan untuk pengembangan kompor listrik sebagai salah satu alternatif energi rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk memperluas pilihan sumber energi bagi masyarakat. Selain LPG, pemerintah juga mulai mendorong pemanfaatan energi berbasis listrik dan compressed natural gas (CNG) agar sistem energi nasional menjadi lebih beragam dan tidak bergantung pada satu jenis bahan bakar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/15/produksi-minyak-pertamina-hulu-energi-tembus-1-juta-barel/"><strong><em>Produksi Minyak Pertamina Hulu Energi Tembus 1 Juta Barel</em></strong></a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Alasan Pemerintah Mendorong Penggunaan Kompor Listrik sebagai Alternatif LPG</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil menjelaskan bahwa pengadaan kompor listrik merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional. Selama ini, kebutuhan LPG dalam negeri sebagian masih dipenuhi melalui impor sehingga membuat negara rentan terhadap perubahan harga energi dan kondisi pasar internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Senin (15/6/2026), Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyiapkan berbagai alternatif energi untuk kebutuhan rumah tangga. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi energi yang kita dorong ke depan tidak hanya tentang LPG, tapi kompor listrik, CNG, macam-macam lah kita buat. Itu sebesar Rp 815,56 miliar,” ujar Bahlil dalam rapat tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan kompor listrik juga sejalan dengan agenda transisi energi yang tengah dijalankan pemerintah. Dengan meningkatnya penggunaan energi listrik, terutama yang berasal dari sumber energi baru dan terbarukan, diharapkan sektor rumah tangga dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Rincian Anggaran Ditjen EBTKE untuk Program Energi Baru dan Terbarukan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Usulan anggaran Ditjen EBTKE tahun 2027 mencapai Rp 1,813 triliun. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pengadaan kompor listrik, tetapi juga mendukung sejumlah program pengembangan energi bersih dan efisiensi energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain anggaran kompor listrik sebesar Rp 815,56 miliar, pemerintah mengalokasikan dana Rp 635,2 miliar untuk program konversi sepeda motor listrik. Program ini bertujuan untuk mempercepat penggunaan kendaraan rendah emisi dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, anggaran sebesar Rp 58,58 miliar direncanakan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Pembangunan PLTMH menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, khususnya di daerah yang memiliki potensi sumber daya air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui berbagai program tersebut, Ditjen EBTKE diharapkan dapat memperkuat pencapaian target bauran energi nasional yang lebih berkelanjutan. Pengembangan teknologi energi bersih juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ketersediaan energi untuk jangka panjang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kementerian ESDM Ajukan Total Anggaran Rp 27,33 Triliun pada 2027</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, Kementerian ESDM mengusulkan pagu indikatif sebesar Rp 27,33 triliun untuk tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program strategis di sektor energi dan sumber daya mineral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Porsi anggaran terbesar diajukan untuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dengan nilai sekitar Rp 11,33 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur gas bumi yang dinilai penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa proyek yang mendapatkan alokasi anggaran antara lain pembangunan Pipa Gas Dusem sebesar Rp 3,948 triliun, jaringan gas rumah tangga (jargas) sebesar Rp 5,212 triliun, Pipa Transmisi Gas Semarang–Jogja–Solo sebesar Rp 702,38 miliar, serta Pipa Transmisi Gas Cirebon–Bandung sebesar Rp 577,56 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan memperoleh usulan anggaran sebesar Rp 10,46 triliun. Sebagian besar dana tersebut dialokasikan untuk program Listrik Desa (Lisdes) sebesar Rp 9,75 triliun yang bertujuan meningkatkan akses listrik bagi masyarakat di wilayah yang belum mendapatkan layanan optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, terdapat anggaran sebesar Rp 520 miliar untuk program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh akses sambungan listrik yang lebih mudah dan terjangkau.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Alokasi Anggaran Unit Lain di Lingkungan Kementerian ESDM</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Ditjen Migas, Ditjen Ketenagalistrikan, dan Ditjen EBTKE, sejumlah unit kerja lain di lingkungan Kementerian ESDM juga memperoleh usulan pendanaan untuk menjalankan tugas dan program masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM memperoleh alokasi sebesar Rp 881,43 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor energi dan pertambangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, Badan Geologi diusulkan memperoleh anggaran Rp 749,49 miliar, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) sebesar Rp 702,53 miliar, serta Sekretariat Jenderal ESDM sebesar Rp 532,75 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggaran lainnya mencakup Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebesar Rp 474,43 miliar, Inspektorat Jenderal Rp 124,46 miliar, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Rp 105,31 miliar, Ditjen Penegakan Hukum ESDM Rp 86,38 miliar, dan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional sebesar Rp 78,6 miliar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tantangan dan Prospek Program Kompor Listrik di Masa Mendatang</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan kompor listrik menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membangun sistem energi yang lebih efisien dan beragam. Namun, implementasi program tersebut memerlukan kesiapan infrastruktur kelistrikan, distribusi perangkat, serta edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan kompor listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan program ini juga bergantung pada kemampuan pemerintah memastikan pasokan listrik yang andal dan biaya penggunaan yang kompetitif dibandingkan LPG. Selain itu, penerimaan masyarakat menjadi faktor penting karena perubahan pola konsumsi energi rumah tangga membutuhkan waktu dan adaptasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan anggaran yang diusulkan mencapai Rp 815,56 miliar, program kompor listrik diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Ke depan, kebijakan diversifikasi energi seperti kompor listrik, CNG, dan pengembangan energi terbarukan akan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/7892122/yum-brands-lepas-bisnis-pizza-hut-rp-4788-triliun"><strong><em>Yum Brands Lepas Bisnis Pizza Hut Rp 47,88 Triliun</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/17/bahlil-ajukan-anggaran-rp8155-m-untuk-kompor-listrik/">Bahlil Ajukan Anggaran Rp815,5 M untuk Kompor Listrik</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/17/bahlil-ajukan-anggaran-rp8155-m-untuk-kompor-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Minta Peralihan LPG ke CNG Dipercepat</title>
		<link>https://arventra.id/2026/06/12/prabowo-minta-peralihan-lpg-ke-cng-dipercepat/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/06/12/prabowo-minta-peralihan-lpg-ke-cng-dipercepat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 11:35:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[CNG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prabowo Percepat Peralihan LPG ke CNG untuk Kurangi Risiko Geopolitik dan Impor Energi Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) sebagai langkah strategis menghadapi ketidakpastian kondisi geopolitik global. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang selama ini masih sangat tinggi. Menteri [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/12/prabowo-minta-peralihan-lpg-ke-cng-dipercepat/">Prabowo Minta Peralihan LPG ke CNG Dipercepat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Prabowo Percepat Peralihan LPG ke CNG untuk Kurangi Risiko Geopolitik dan Impor Energi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) sebagai langkah strategis menghadapi ketidakpastian kondisi geopolitik global. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang selama ini masih sangat tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa arahan tersebut muncul dalam pembahasan bersama Presiden mengenai sektor energi dan program hilirisasi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melihat perkembangan geopolitik yang belum selesai, Bapak Presiden memerintahkan untuk segera mencari sumber energi alternatif. Salah satu yang menjadi fokus saat ini adalah percepatan peralihan LPG ke CNG,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain program konversi LPG ke CNG, pemerintah juga membahas penataan sektor pertambangan, kesiapan pasokan listrik nasional, serta jaminan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/06/10/distribusi-energi-elnusa-petrofin-tembus-600-000-km-per-hari/"><strong><em>Distribusi Energi Elnusa Petrofin Tembus 600.000 Km per Hari</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ketergantungan Impor LPG Jadi Tantangan Ketahanan Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Peningkatan konsumsi LPG dalam negeri menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi alternatif. Berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN), kebutuhan LPG Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 9,27 juta metrik ton, sedangkan produksi domestik hanya sekitar 1,91 juta metrik ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia harus mengimpor sekitar 7,47 juta metrik ton LPG setiap tahun. Ketergantungan impor membuat Indonesia rentan terhadap perubahan harga energi dunia dan ketegangan geopolitik internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DEN Muhammad Kholid Syeirazi menjelaskan bahwa sekitar 70 persen impor LPG Indonesia berasal dari Amerika Serikat. Sisanya berasal dari Uni Emirat Arab sekitar 11,88 persen dan Qatar sekitar 11,84 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika struktur energi rumah tangga terlalu bergantung pada impor, maka gejolak global akan langsung berdampak pada APBN dan stabilitas ekonomi nasional,” kata Kholid.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peralihan CNG Berpotensi Mengurangi Beban Subsidi Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tingginya konsumsi LPG juga memberikan tekanan besar terhadap anggaran subsidi dan kompensasi energi pemerintah. Data DEN menunjukkan total subsidi dan kompensasi energi meningkat dari Rp119,1 triliun pada 2015 menjadi sekitar Rp313,9 triliun pada 2025. Bahkan pada 2022, angkanya sempat mencapai Rp551 triliun akibat lonjakan harga energi global setelah konflik Rusia dan Ukraina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai diversifikasi energi rumah tangga melalui pemanfaatan gas domestik dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak 2012, penggunaan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri telah melampaui volume ekspor gas nasional. Pada 2025, pemanfaatan gas domestik mencapai sekitar 3.882 BBTUD, sementara ekspor berada di angka sekitar 1.718 BBTUD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kholid, Indonesia memiliki cadangan gas bumi yang cukup besar. Namun, pemerintah masih perlu memastikan ketersediaan infrastruktur, regulasi, standar keamanan, serta harga yang terjangkau agar CNG dapat digunakan secara luas oleh masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">CNG Dinilai Lebih Murah dan Efisien untuk Berbagai Sektor</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi ekonomi, CNG memiliki potensi penghematan yang cukup besar dibandingkan LPG. Biaya energi gas alam diperkirakan sekitar Rp38,5 per megajoule (MJ), jauh lebih rendah dibandingkan LPG nonsubsidi yang dapat mencapai sekitar Rp285 per MJ.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain untuk kebutuhan rumah tangga, CNG juga memiliki peluang besar digunakan pada sektor transportasi dan industri. Penggunaan CNG pada kendaraan dapat menurunkan biaya operasional sekaligus menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sektor industri, gas bumi juga dinilai mampu memberikan pasokan energi yang lebih stabil dan efisien dibandingkan penggunaan batu bara maupun bahan bakar minyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan potensi gas domestik yang besar, percepatan konversi LPG ke CNG menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Meski demikian, keberhasilan kebijakan ini bergantung pada kesiapan infrastruktur, dukungan regulasi, dan kemampuan pemerintah menghadirkan akses energi yang aman serta ekonomis bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6575207/ragam-hoaks-terkait-bahan-bakar-simak-faktanya"><strong><em>Ragam Hoaks Terkait Bahan Bakar, Simak Faktanya</em></strong></a>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/06/12/prabowo-minta-peralihan-lpg-ke-cng-dipercepat/">Prabowo Minta Peralihan LPG ke CNG Dipercepat</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/06/12/prabowo-minta-peralihan-lpg-ke-cng-dipercepat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Uji Coba Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/07/pemerintah-uji-coba-gas-cng-3-kg-pengganti-lpg/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/07/pemerintah-uji-coba-gas-cng-3-kg-pengganti-lpg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 05:51:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Gas CNG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=208</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Uji Coba Gas CNG 3 Kg untuk Kurangi Ketergantungan LPG Impor Pemerintah mulai mengembangkan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menekan impor energi sekaligus mengurangi beban subsidi yang terus meningkat setiap tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/07/pemerintah-uji-coba-gas-cng-3-kg-pengganti-lpg/">Pemerintah Uji Coba Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Pemerintah Uji Coba Gas CNG 3 Kg untuk Kurangi Ketergantungan LPG Impor</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah mulai mengembangkan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menekan impor energi sekaligus mengurangi beban subsidi yang terus meningkat setiap tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan pengujian terhadap teknologi dan desain tabung CNG ukuran kecil sebelum diterapkan secara luas ke masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, penggunaan CNG dinilai lebih efisien karena memanfaatkan sumber gas alam domestik yang melimpah. Pemerintah berharap konversi energi tersebut dapat memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://arventra.id/2026/05/07/harga-minyak-dunia-turun-7-persen-48-jam-penentu/">Harga Minyak Dunia Turun 7 Persen, 48 Jam Penentu</a></em></strong>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemerintah Fokus Tekan Impor LPG dan Beban Subsidi Energi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian ESDM mencatat konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Namun, produksi LPG dalam negeri hanya berkisar 1,6 hingga 1,7 juta ton, sehingga sebagian besar kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mengeluarkan devisa dalam jumlah besar. Bahlil menyebut nilai impor LPG dapat mencapai Rp120 triliun hingga Rp150 triliun per tahun, terutama ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain biaya impor, pemerintah juga terus menanggung subsidi energi dengan nilai yang sangat besar. Anggaran subsidi itu disebut berada pada kisaran Rp80 triliun hingga Rp500 triliun per tahun, tergantung kondisi harga energi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pemerintah mulai mencari sumber energi alternatif yang berasal dari dalam negeri untuk menggantikan sebagian konsumsi LPG subsidi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">CNG Dinilai Lebih Murah dan Efisien</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menilai CNG memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif rumah tangga. Selain berasal dari gas alam domestik, biaya penggunaan CNG juga diklaim lebih rendah dibanding LPG subsidi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahlil mengatakan biaya penggunaan CNG dapat lebih murah sekitar 30 hingga 40 persen dibanding LPG 3 kilogram. Efisiensi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah terus melanjutkan pengembangan teknologi tabung CNG ukuran kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, penggunaan CNG sebenarnya sudah diterapkan pada tabung berukuran 12 kilogram hingga 20 kilogram untuk sektor komersial. Hotel, restoran, dan sejumlah fasilitas layanan publik telah memanfaatkan energi tersebut dalam kegiatan operasional sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga mulai menguji pemanfaatan CNG untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari tahap awal perluasan penggunaan gas domestik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengembangan Tabung CNG 3 Kg Masih Tahap Pengujian</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Meski dinilai menjanjikan, implementasi CNG untuk rumah tangga masih menghadapi sejumlah tantangan teknis. Pemerintah kini fokus mengembangkan tabung berukuran 3 kilogram agar lebih praktis dan aman digunakan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, pengembangan teknologi tabung CNG 3 kilogram telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir. Pemerintah masih melakukan pengujian terhadap sistem keamanan dan ketahanan tabung karena CNG disimpan dalam tekanan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CNG merupakan gas alam yang dikompresi hingga tekanan sekitar 200–250 bar atau setara 2.900–3.600 psi. Gas tersebut mayoritas mengandung metana dan etana yang umum digunakan sebagai bahan bakar alternatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena disimpan dalam tekanan tinggi, tabung CNG harus memenuhi standar keamanan khusus agar aman dalam proses distribusi maupun penggunaan sehari-hari.</p>



<h3 class="wp-block-heading">CNG Berpotensi Jadi Solusi Transisi Energi Nasional</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan CNG 3 kilogram dinilai dapat menjadi langkah awal menuju transisi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia. Selain mengurangi ketergantungan impor LPG, pemanfaatan gas domestik juga dapat memperkuat stabilitas energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keberhasilan program ini tetap bergantung pada kesiapan infrastruktur distribusi, standar keamanan tabung, serta penerimaan masyarakat terhadap penggunaan energi alternatif baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah diperkirakan masih akan melanjutkan tahap uji coba dan evaluasi dalam beberapa waktu ke depan sebelum memutuskan implementasi secara nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6325026/pemerintah-bentuk-satgas-pertumbuhan-ekonomi-ini-fungsinya"><strong><em>Pemerintah Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Ini Fungsinya</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/07/pemerintah-uji-coba-gas-cng-3-kg-pengganti-lpg/">Pemerintah Uji Coba Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/07/pemerintah-uji-coba-gas-cng-3-kg-pengganti-lpg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CNG Jadi Alternatif LPG, Lebih Murah 40 Persen</title>
		<link>https://arventra.id/2026/05/05/cng-jadi-alternatif-lpg-lebih-murah-40-persen/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/05/05/cng-jadi-alternatif-lpg-lebih-murah-40-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 06:39:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[CNG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=199</guid>

					<description><![CDATA[<p>CNG Disiapkan Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Lebih Murah hingga 40 Persen Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mendorong penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram. Kebijakan ini bertujuan menekan impor energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa biaya penggunaan CNG berpotensi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/05/cng-jadi-alternatif-lpg-lebih-murah-40-persen/">CNG Jadi Alternatif LPG, Lebih Murah 40 Persen</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">CNG Disiapkan Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Lebih Murah hingga 40 Persen</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mendorong penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram. Kebijakan ini bertujuan menekan impor energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa biaya penggunaan CNG berpotensi lebih murah sekitar 30–40 persen dibanding LPG. Langkah ini dinilai strategis untuk mengurangi beban subsidi energi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan gas domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://arventra.id/2026/05/03/esdm-gandeng-kejagung-kawal-proyek-pipa-gas-541-km/"><strong><em>ESDM Gandeng Kejagung Kawal Proyek Pipa Gas 541 Km</em></strong></a>&#8220;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Itu CNG dan Bagaimana Cara Kerjanya</h3>



<p class="wp-block-paragraph">CNG atau compressed natural gas adalah bahan bakar gas yang berasal dari gas bumi dengan kandungan utama metana. Gas ini dimampatkan pada tekanan tinggi, umumnya di atas 200 bar, sehingga lebih mudah disimpan dan didistribusikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada Perpres 64 Tahun 2012, CNG digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi hingga rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan LPG yang berbentuk cair pada tekanan moderat, CNG tetap berbentuk gas namun disimpan dalam tabung bertekanan tinggi. Sementara itu, LNG berbentuk cair karena didinginkan pada suhu sangat rendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam praktiknya, CNG telah digunakan di sektor industri, hotel, restoran, hingga program pemerintah seperti dapur Makan Bergizi Gratis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Alasan Pemerintah Mendorong CNG sebagai Pengganti LPG</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan CNG menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Data pemerintah menunjukkan konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi domestik hanya sekitar 1,6–1,7 juta ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesenjangan ini membuat Indonesia masih sangat bergantung pada impor. Dengan memanfaatkan gas alam domestik, CNG dinilai mampu menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, harga CNG yang lebih stabil memberikan keuntungan bagi masyarakat. Biaya yang lebih murah hingga 40 persen dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kelebihan CNG Dibanding LPG</h3>



<p class="wp-block-paragraph">CNG memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya layak menjadi alternatif LPG.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama, CNG lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang lebih rendah. Hal ini mendukung upaya pengurangan polusi udara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, harga CNG relatif lebih stabil karena bergantung pada pasokan gas domestik. Hal ini berbeda dengan LPG yang rentan terhadap fluktuasi harga global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, ketersediaan gas alam di Indonesia cukup melimpah. Pemanfaatan sumber daya ini dapat meningkatkan ketahanan energi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keempat, pembakaran CNG lebih bersih sehingga lebih efisien untuk berbagai kebutuhan, termasuk memasak dan industri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tantangan Pengembangan CNG di Indonesia</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Meski memiliki banyak keunggulan, pengembangan CNG masih menghadapi sejumlah tantangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur distribusi. Jaringan pengisian dan distribusi CNG belum merata di seluruh wilayah Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tabung CNG memerlukan teknologi khusus karena harus menahan tekanan tinggi. Hal ini membuat biaya investasi awal menjadi relatif besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan ekosistem CNG juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk industri, pemerintah daerah, dan sektor swasta.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rencana Implementasi CNG Tabung 3 Kg</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah saat ini tengah menyiapkan skema distribusi CNG dalam kemasan tabung 3 kg sebagai pengganti LPG subsidi. Program ini masih dalam tahap pengembangan dan uji kesiapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bahlil, penggunaan CNG sudah mulai diterapkan di beberapa sektor. Namun, implementasi untuk rumah tangga masih memerlukan persiapan lebih lanjut, terutama dari sisi infrastruktur dan distribusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah menargetkan program ini dapat berjalan secara bertahap agar tidak mengganggu pasokan energi yang sudah ada.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Prospek CNG sebagai Energi Masa Depan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan CNG memiliki potensi besar sebagai bagian dari transisi energi di Indonesia. Selain lebih ekonomis, CNG juga mendukung pengurangan emisi karbon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam jangka panjang, pengembangan CNG dapat membantu Indonesia mencapai target kemandirian energi. Hal ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang lebih mencemari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur dan dukungan kebijakan yang konsisten.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kesimpulan: Alternatif Energi Lebih Murah dan Berkelanjutan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">CNG menawarkan solusi alternatif yang lebih murah dan ramah lingkungan dibanding LPG. Dengan harga yang bisa lebih rendah hingga 40 persen, CNG berpotensi menjadi pilihan utama di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski masih menghadapi tantangan, langkah pemerintah dalam mengembangkan CNG menunjukkan arah kebijakan energi yang lebih efisien dan mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, percepatan pembangunan infrastruktur dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi CNG secara luas di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<a href="https://www.liputan6.com/news/read/6327442/kasus-suntik-lpg-subsidi-di-klaten-terbongkar-negara-rugi-rp-67-miliar"><strong><em>Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Rugi Rp 6,7 Miliar</em></strong></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/05/05/cng-jadi-alternatif-lpg-lebih-murah-40-persen/">CNG Jadi Alternatif LPG, Lebih Murah 40 Persen</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/05/05/cng-jadi-alternatif-lpg-lebih-murah-40-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPN dan BPH Migas Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Timur</title>
		<link>https://arventra.id/2026/03/16/ppn-dan-bph-migas-pastikan-stok-bbm-dan-lpg-aman-di-timur/</link>
					<comments>https://arventra.id/2026/03/16/ppn-dan-bph-migas-pastikan-stok-bbm-dan-lpg-aman-di-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 01:18:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi Terbarukan untuk Industri]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://arventra.id/?p=60</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan BPH Migas memastikan stok energi, termasuk BBM, LPG, dan avtur, di wilayah Indonesia Timur dalam kondisi aman dan siap distribusi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying agar pasokan tetap stabil bagi seluruh konsumen. Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/16/ppn-dan-bph-migas-pastikan-stok-bbm-dan-lpg-aman-di-timur/">PPN dan BPH Migas Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Timur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan BPH Migas memastikan stok energi, termasuk BBM, LPG, dan avtur, di wilayah Indonesia Timur dalam kondisi aman dan siap distribusi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying agar pasokan tetap stabil bagi seluruh konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini dilakukan melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026, dengan peninjauan langsung ke infrastruktur strategis di Sulawesi Selatan, termasuk Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Integrated Terminal Makassar, SPPBE Patra Trading, serta SPBU 74.901.15 Samratulangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em>Bahlil Prioritaskan Ganti PLTD Jadi PLTS di Sejumlah Wilayah</em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninjauan Langsung untuk Memastikan Kesiapan Pasokan Energi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninjauan dilakukan untuk mengecek kesiapan distribusi energi menjelang arus mudik dan puncak konsumsi selama Lebaran. Menurut Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ketersediaan BBM dan LPG cukup dan aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok energi, terutama BBM dan LPG, aman. Konsumen diharapkan tidak membeli secara berlebihan karena pasokan telah terjamin,” jelas Mahmud saat kunjungan di Makassar, Jumat (13/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengecek kuantitas, tim juga meninjau kualitas produk, memastikan produk yang diterima konsumen memenuhi standar yang ditetapkan, terutama pada SPBU yang melayani arus tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peran BPH Migas dan Dewan Energi Nasional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini juga melibatkan Komite BPH Migas Harya Adityawarman dan Hasbi Anshory, serta Anggota Dewan Energi Nasional Johni Jonatan Numberi, yang ikut meninjau jalannya distribusi energi. Tim memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal sehingga seluruh rantai distribusi BBM, LPG, dan avtur siap menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Alimuddin Baso, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026 dibentuk untuk menjaga layanan energi tetap berjalan lancar. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat yang berlibur atau melakukan mudik dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Infrastruktur Strategis di Sulawesi: Tulang Punggung Distribusi Energi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Integrated Terminal Makassar menjadi pusat distribusi BBM untuk wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi, Maluku, dan Papua. Alimuddin Baso menekankan, “Hampir 60% backbone supply BBM di Timur melewati terminal ini, sehingga perannya sangat vital untuk memastikan distribusi energi lancar.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain BBM dan LPG, kesiapan avtur juga menjadi prioritas, mengingat Bandara Sultan Hasanuddin merupakan hub penerbangan utama di kawasan ini. Peninjauan juga mencakup SPBU 74.902.32 Urip Sumoharjo, serta pangkalan LPG di area SPBU, untuk memastikan masyarakat dan pelaku transportasi dapat memperoleh energi secara optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Layanan dan Pelayanan di SPBU Dapat Respons Positif</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah pelanggan mengapresiasi layanan SPBU Pertamina menjelang Idulfitri. Enal, pelanggan SPBU Samratulangi, menilai pengisian BBM berjalan lancar tanpa antre panjang. Muhammad Fadli menambahkan, pelayanan operator sangat ramah dan membantu, membuat proses pengisian BBM mudah bagi semua pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di SPBU Urip Sumoharjo, Dewi Astuti menyebut fasilitas SPBU memudahkan konsumen, termasuk ruang salat dan toilet bersih.&nbsp;<mark>“Pelayanan ini sangat membantu, terutama menjelang arus mudik dan Lebaran,” ujarnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesiapan Menghadapi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga menyiagakan seluruh fasilitas utama untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM dan LPG.&nbsp;<mark>Dengan koordinasi aktif bersama ESDM dan BPH Migas, tim Satgas dapat merespons perubahan permintaan secara cepat, menjaga pasokan tetap aman bagi masyarakat dan sektor transportasi.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan energi juga melakukan monitoring distribusi harian untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi di daerah wisata dan jalur mudik utama. Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak perlu menimbun energi berlebihan, karena pasokan telah dijamin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulan: Distribusi Energi Aman dan Terjamin</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok BBM hingga LPG di Indonesia Timur aman dan mencukupi, baik untuk masyarakat umum maupun transportasi udara. Kesiapan distribusi ini menegaskan efektivitas koordinasi antara pemerintah dan operator energi, serta pentingnya peran infrastruktur strategis seperti Integrated Terminal Makassar dan Aviation Fuel Terminal Hasanuddin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan langkah-langkah ini, masyarakat dapat merasa aman saat mudik Lebaran, sementara Pertamina dan pemerintah tetap menjaga ketersediaan energi nasional, sekaligus meminimalkan risiko gangguan pasokan di masa libur panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6298481/harga-minyak-mentah-diprediksi-tembus-usd-105-per-barel-saat-libur-idul-fitri#google_vignette">Harga Minyak Mentah Diprediksi Tembus USD 105 per Barel saat Libur Idul Fitri</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://arventra.id/2026/03/16/ppn-dan-bph-migas-pastikan-stok-bbm-dan-lpg-aman-di-timur/">PPN dan BPH Migas Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Timur</a> appeared first on <a href="https://arventra.id">arventra.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://arventra.id/2026/03/16/ppn-dan-bph-migas-pastikan-stok-bbm-dan-lpg-aman-di-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
